Rahim Bayaran

Rahim Bayaran
bab 43~Kebencian ~


__ADS_3

Adam dan Andini menikmati kebersamaan mereka di hotel itu rasanya Adam tidak pernah puas untuk menikmati tubuh Andini yang sudah candu baginya.


"Sayang,kita buat Adam junior yuk katanya pengen hamil ya harus rajin mencobanya,biasanya kan selalu ada ungkapan kalau belum beruntung silahkan coba lagi,itu Lo ungkapannya."Ucap Adam dengan nada yang menggoda Andini,dan tangannya selalu saja kesana kemari menggerayangi tubuh Andini.


"Udah,mas aku udah capek banget,apa kita nga makan malam mas?ini udah malam lo."Ucap Andini,lalu Adam langsung bergegas turun dari ranjang dan mereka pergi ke luar jalan mencari makanan.Mereka sangat menikmati suasana yang sangat damai itu,tidak ada orang yang tau kalau Adam seorang pengusaha karna mereka menikmati kuliner pinggir jalan.Pertama-tama Adam merasa tidak selera dengan makanan itu tetapi karna dia takut Andini tersinggung ahirnya dia ikutan makan dan ternyata dia sangat menyukai makanan itu.


"Enak nga sayang makanan nya?"tanya Andini Adam hannya menganggukkan kepalanya karna dia terlalu menikmati makanan itu.


Setelah selesai menikmati makan malam nya,mereka menikmati suasana pegunungan itu dengan udara yang sangat sejuk,setelah puas ahirnya mereka kembali ke kamar dan istrahat,Adam tidak berani meminta jatah kepada Andini lagi karna tadi sore mereka sudah melakukannya sampai beberapa ronde.Mereka tidur berpelukan,Andini sangat merasa bahagia karna Adam sudah seperti pelindung baginya.


Keesokan paginya mereka bersiap-siap meninggalkan hotel dan kembali ke kota.Adam langsung mengantar Andini ke apertemen nya dan dia kembali ke kantornya setelah mengganti pakaiannya.


Amanda,sejak kemarin terus mengurung diri di kamarnya dan membanting semua barang-barang yang ada di kamar itu hingga para pelayan dibuat pusing oleh tingkah Amanda yang sangat pemarah itu.


Seorang pelayan yang berdiri di kamarnya hannya diam Tampa suara saat melihat Amanda terus melempari barang-barang ke dinding,

__ADS_1


"Kamu,lihat aku apa aku ini kurang cantik atau apa aku sudah terlalu tua untuk Adam hingga Dia menikah lagi dengan wanita yang lebih muda?" tanya Amanda kepada pelayan itu,dengan gemetaran pelayan itu menjawabnya.


"Tidak nyonya."ucap pelayan itu lalu Amanda langsung berdiri dan memperhatikan wajahnya di dalam cermin.


"Aku masih kelihatan cantik dan tubuhku juga sangat bagus tidak ada yang salah denganku." ucap Amanda,sementara pelayan itu sudah sangat bosan berdiri terus dikamar itu.Amanda dari kemarin memintanya untuk menemani dia di kamar itu dan pelayan itu sangat kesal dengan sipat Amanda kadang marah-marah, kadang curhat, dan kadang menagis.Dia dengan terpaksa menemani Amanda di kamarnya hingga dia merasa matanya sangat kurang tidur akibat semalam Amanda menyuruh dia berjaga terus di kamar itu.


"Siapa nama kamu?"tanya Amanda kepada pelayan itu,walaupun dia pelayan yang sudah lama bekerja di mansion itu tapi Amanda belum mengetahui namanya karna jarang Amanda mau turun kebelakang walau hannya memeriksa para pelayan di mansion itu


"Sisil nyonya." ucap pelayan itu,


"Sekarang bereskan semua kekacauan di kamar ini setelah itu kamu bisa istirahat."ucap Amanda sementara dia langsung masuk kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.Setelah selesai mandi Amanda langsung merias diri dan memakai pakaian yang sangat seksi hingga tubuhnya yang ramping itu terlihat jelas.Lalu Amanda membawa mobilnya ke sebuah hotel lalu memarkirkan mobilnya dan langsung memesan kamar hotel.


"Bagaimana caranya agar Alex bisa melayaniku kembali,aku sangat merindukan pelayanan nya dia memang pria yang sangat menggairahkan tubuhnya yang atletis itu bisa memberikan kepuasan bagi." batin Amanda dia menelan saliva nya mengingat permainannya dulu bersama Alex.


Amanda terus mencari ide supaya Alex bisa datang menemuinya tapi semua ide yang dia dapatkan rasanya tidak ada yang cocok karna Alex adalah pria yang sangat sulit untuk di jebak.

__ADS_1


Setelah Amanda memutuskan hubungannya dengan pria selingkuhannya itu,dia berubah menjadi wanita yang haus belaian,bagaimana pun Amanda adalah wanita yang normal yang butuh belaian seorang pria.Amanda tidak mau bermain dengan brondong karna dia tidak ingin suatu saat para brondong itu menjadikanya kolam ikan mereka.Dan dia juga harus menjaga privasi nya sebagai istri dari pengusaha hebat di negara ini.


Amanda berpikir jika dia bisa membuat Alex sebagai mainannya maka dia bisa aman,karna tidak mungkin baginya,Alex berani buka mulut untuk membongkar semua kebusukannya.


****


Sementara di rumah keluarga Andini terjadi keributan, dimana sang ayah pulang sudah mabuk dan marah-marah kepada istrinya karna tidak menyiapkan makanan.Semenjak Andini mereka jual kehidupan mereka sangat memprihatinkan apa lagi Adam yang sudah tidak mau memberikan uang kepada keluarga itu.


"Nadia,apa sih yang kamu bisa, cepat kamu cari kerjaan supaya kita bisa makan ayah sudah sangat lapar."Ucap Rahmat membuat Nadia sangat kesal.Ayahnya yang tidak aku berubah membuat hidup mereka sangat berantakan dari dulu keluarga itu hannya mengandalkan Andini untuk mencari uang.


"Apa sih ayah,kamu itu jadi ayah tidak berguna sama sekali,dari dulu sampe sekarang taunya mabuk Dan judi dan Andini juga keluar dari rumah ini karna ayah sudah menjualnya sekarang lihat keluarga kita hampir tiap kelaparan."Ucap Andini dengan suaranya tidak kalah besar dengan ayahnya.


"Dasar durhaka kamu sama orang tua,lihat itu anak mu sama sekali tidak berguna itu akibat kamu mendidiknya tidak becus.Sementara Andini sekarang sudah bisa menikmati hidup dengan nyaman,coba Nadia bisa mencari pria kaya jadi suaminya kita nga akan se miskin ini."Ucap suaminya,dia sebagai pria sama sekali tidak ada yang bisa di harapkan,mendengar ucapannya Nadia langsung mengambil gelas yang ada di meja dan melemparkan ke lantai hingga pecah.Ayahnya langsung diam karna melihat putrinya Nadia sudah mulai emosi.


"Jangan bicara lagi kepada ku atau aku menghancurkan semua yang ada di rumah ini." ucap Nadia hingga membuat ayahnya tidak bisa berkutik lagi.Sementara sang ibu hannya diam menyaksikan pertengkaran antara anak dan ayah.

__ADS_1


Setelah melihat ayahnya diam,Nadia langsung keluar dari rumah mereka dan meninggalkan kedua orang tuanya.Dia sangat merasa tersinggung dengan semua ucapan ayahnya.Nadia pergi menaiki angkot kerumah sahabatnya.Nadia sudah merasa putus asa,dengan hidupnya saat ini,ahirnya Nadia memutuskan mengikuti jejak sahabatnya menjadi wanita malam,agar bisa mengumpulkan uang dan melanjutkan hidup.Nadia sama sekali tidak punya keahlian kecuali memanfaatkan tubuhnya itu,untuk menjadi pembantu atau penjaga toko dia tidak berminat karna gajinya yang tidak seberapa.


👉bersambung👉


__ADS_2