Rahim Bayaran

Rahim Bayaran
bab 104 ~ Amanda masuk rumah sakit ~


__ADS_3

Rania langsung terduduk di ruangan itu,dia lalu minum air mineral yang ada di lemari es.Dia ingin mendinginkan otak ya yang sudah benar-benar panas.


"Adam,mama mohon kembalilah bersama Amanda,mama tidak bisa melihat kalian bercerai,jangan kamu kotori keluarga ini,dengan perceraiannya, mama mohon jika Amanda memang bukan wanita yang sempurna untukmu mama akan mengajarinya lagi." Ucap Rania dia terlihat lebih tenang karna baru kali ini dia melihat anak satu-satunya begitu marah kepadanya.


"Tidak ma,apa pun yang terjadi aku tidak akan mau lagi rujuk dengan wanita itu.mama tau janin yang ada di rahim wanita itu adalah milik Alex,dia telah menjebak Alex,dengan memberinya obat perangsang,hingga Alex tidak bisa menolak permintaan Amanda,bahkan Alex memiliki bukti rekaman perbuatan Amanda."


"Adam,..Berhenti menjelekkan Amanda,kamu boleh tidak menyukai dia,tetapi mama mohon,jangan kamu menjelekkan dia,Alex kamu memang pria yang tidak punya perasaan bisa-bisanya kamu menghasut Adam untuk tidak menyukai Amanda.Jika bukan karna papa memilihmu,aku sudah lama membuang mu dari keluarga Smith." Ucap wanita itu,dia begitu keras,untuk tidak mempercayai semua ucapan Alex dan Adam.


Sudah hampir seminggu Amanda di dalam penjara,Adam sama sekali tidak pernah menemuinya lagi,wajahnya benar-benar kusam dan dipenuhi jerawat,serta rambutnya kusut tidak terawat.Beberapa hari ini Amanda terus menolak makanan yang disediakan oleh penjara,tetapi sedikit pun Amanda tidak pernah mau makan makanan itu.


Amanda benar-benar depresi bahkan dia sudah tiga kali buang air kecil di celananya bau ya g sangat menyengat keluar dari ruangan nya itu.


"Hei bodoh,apa kamu Buang air kecil lagi di celana mu,dasar wanita gila,bisa-bisanya seorang Adam Smith bisa menikah dengan wanita gila sepertimu." Sungut wanita itu,polisi wanita menyuruh seorang penjaga tahanan untuk membersihkan ruangan Amanda yang sangat bauk.


"Hahahaha...aku memang istri pengusaha,Di mana suamiku,kenapa dia tidak menjengukku anak kami akan lahir beberapa hari lagi " Amanda terlihat sangat depresi,dia kadang terlihat tertawa sendiri lalu menangis.Dia tidak mampu menerima semua masalah yang datang kepadanya.

__ADS_1


Amanda tiba-tiba memegangi perutnya yang sangat sakit,ini belum waktunya dia melahirkan,tetapi karna beberapa hari ini dia tidak mau memakan makanan yang disediakan,dia merasa perutnya begitu lapar tetapi dia ingin menyiksa dirinya,terlebih dahulu,benar saja wajahnya terlihat sangat pucat dan dan keringatnya tiba-tiba membasahi pelipisnya.


"Aduh....perutku,tolong aku sakit banget ini,tolong bawa aku kerumah sakit." Ucap Amanda mengundang beberapa polisi wanita untuk melihatnya,benar saja Amanda terlihat tergeletak di ruangannya,polisi itu Lalu memanggil rekannya,dan mereka membawa Amanda kerumah sakit,tapi sebelumnya dia telah menghubungi Adam dan keluarganya.


Amanda dibawa kerumah sakit,dengan penjagaan polisi yang sangat ketat mereka takut jika Amanda hannya berpura-pura,setelah di pasang selang infus dan diberikan vitamin serta makanan dia di pindahkan ke ruang perawatan dia akan di rawat selama tiga hari di rumah sakit itu,dan Amanda sangat kaget saat dia di tempatkan di ruang umum dengan kamar yang pasiennya ada beberapa orang.


"Sialan kenapa aku dibawa ke tempat beginian masukkan aku ke ruangan VVIP, kalian tidak tau kalau aku ini istri seorang pengusaha,coba kalian buka internet,dan lihat keluarga Smith aku adalah menantu keluarga itu,jangankan berobat di ruangan mahal rumah sakitnya ini saja mampu dia beli,cepat pindahkan aku." Ucap Amanda,dia begitu kesal karna di masukkan ke ruangan kalangan bawah.


"Maaf nyonya,tuan Adam yang telah menyuruh kami memasukkan anda ke ruangan kelas tiga,sekali lagi maafkan aku." Ucap seorang polisi yang menjaganya.


"Siapa yang lelaki sampah,biarpun dia lelaki sampah setidaknya kamu telah menjebak nya untuk bisa menikmati malam yang panjang bersama pria itu." Adam tiba-tiba masuk keruangan Amanda,pria itu sangat kesal melihat Amanda karna dia masih sanggup menghina Alex yang hampir meregang nyawa hannya karna ke egois an wanita itu.


Karna tidak ingin terjadi keributan di ruangan itu dokter akhirnya tidak mengijinkan satupun menjenguk Amanda,mereka memberikan perawatan intensif agar wanita itu kembali sehat dan dibawa dari rumah sakit itu.


"Tuan Adam,wanita itu hannya kelaparan saja,dia berusaha tidak memberikan makan janinnya,sepertinya wanita itu harus di perhatikan selama kehamilannya,karna jika dia terus begini nyawa janin Yang ada di kandungannya bisa berbahaya." Ucap dokter itu menjelaskan Adam sedikit meras khawatir,dia takut Alex kecewa jika anak yang dikandungan Amanda terjadi sesuatu.

__ADS_1


"Baik lah,dok kami akan lebih memperhatikan wanita itu dokter terima kasih."


Adam merasa bingung, siapa yang akan di tugaskan dia untuk lebih memperhatikan Amanda selama kehamilannya,agar bayi yang ada dikandungan ya bisa sehat.Dia teringat kepada ibunya yang selalu mendukung amanda.


Setidaknya bayi itu,tidak berdosa biarlah ibunya yang iblis tapi anaknya nanti bisa didik,agar akhlaknya bisa baik,tidak seperti mamanya." Suara hati Adam.


Adam lalu meninggalkan rumah sakit dan mempercayakan pengawasannya kepada polisi yang menjaganya,setelah dia membayar semua administrasinya dia kembali ke rumahnya karna,belakangan ini dia selalu sibuk dan meninggalkan istrinya kepada para pelayannya.


Sementara itu disebuah hotel terjadi perkelahian yang sangat hebat,Dimana Nadia di hajar oleh dua wanita,yaitu istri dari pria yang sedang dia kencani belakangan ini.


"Dasar perempuan murahan,sudah berapa lama kamu berhubungan dengan suamiku hah,kamu salah orang,jika ingin menikmati harta suamiku,maka kamu harus berhadapan denganku." Ucap wanita itu, dia menjambak rambut Nadia,hingga rambut itu berserakan dilantai,bahkan wanita itu merobek pakaian Nadia,dan menelanjanginya.


Nadia tidak tinggal diam,dia lalu memukul wajah wanita itu,lalu merobek pakaiannya juga hingga dada wanita itu terlihat keluar,Nadia langsung memukul dengan kasar dada wanita itu hingga dia terjatuh ke lantai,lalu tiba-tiba wanita yang satu lagi mengambil pas bunga lalu memukul kepala Nadia,dan dia merasa kepalanya sangat pusing.


"Aku tidak akan mau melepaskan dia,karna aku sudah hamil anaknya,apa kamu keberatan,kamu nga menarik lagi dihadapan suamimu lihat wajahmu sudah tua,dada mu sudah melorot,bahkan mungkin area sensitifnya tidak menggigit lagi,makanya suamimu mencari selingkuhan lagi." Ucap Nadia,Wanita itu semakin emosi saat Nadia melontarkan kata-kata itu lalu dia berdiri lagi dan menendang kepala Nadia,karna wanita itu masih posisi duduk,karna di hantam dengan pas bunga.

__ADS_1


***bersambung***


__ADS_2