Rahim Bayaran

Rahim Bayaran
bab 58 ~ Mulai mencari tau ~


__ADS_3

Mendengar ucapan Andini yang sangat pedas membuat emosi Nadia langsung naik,


"birhhhh.....Ada hak apa kamu melarang orang tua ku menikmati kebahagiaan, apa kamu pikir orang tua ku bisa makan dan menikmati hidup karna kamu?" Ucap Nadia setelah dia menyiram air minum ke wajah Andini,lalu Adam langsung berlari ke arah Nadia dan mengambil air minum dan menyiramnya Kemabli ke wajah Nadia.


"briihhh....Beraninya kamu menyiram istriku,jadi kamu pikir ibumu bisa menikmati uang dan makanan enak dan juga pakaian bagus seperti ini dari mana,hah....." Adam langsung membentak Nadia,ibunya langsung berdiri dan membersihkan wajah Nadia pakai tissue yang ada di meja itu.


"Apa maksud ucapan anda,hah emang kamu siapa berani-beraninya kamu membentak anak saya!"Ucap Fatimah dia merasa dirinya sudah hebat, karna punya usaha yang sangat besar,dia tidak tau sama sekali usaha yang dia pegang adalah milik Adam.


"Mama...Jangan keterlaluan harusnya mama mikir tid"


"Plak...kamu tidak berhak untuk meninggikan suaramu padaku."Belum selesai Andini bicara sang ibu langsung menampar wajah Andini hingga Adam begitu marah kepada mertuanya itu.


Kalau bukan karna Fatimah seorang wanita,bahkan dia wanita yang sudah jauh beda umurnya Adam ingin sekali menghajar mertuanya itu tetapi Adam masih memakai akal sehatnya lalu dia mengambil ponsel dan menghubungi seseorang.


📞 Robi mulai besok, kunci toko yang dipegang oleh keluarga nona muda, jangan biarkan mereka masuk dan hitung semua kerugian dari modal yang sudah ku keluarkan aku ingin mereka membayar semua kerugiannya." Ucap Adam lalu dia memutuskan teleponnya lalu meraih tangan Andini


"Sayang,jika mereka tidak menganggap mu sebagai anak,kamu juga tidak perlu menjadikan mereka orang tua."Ucap Adam lalu mereka membayar makanan yang belum mereka nikmati dan pergi meninggalkan restoran itu.


Sementara Nadia dan kedua orang tuanya bingung sendiri,dengan ucapan Adam serta mereka tidak sadar kalau Adam sudah menarik kembali usaha yang diberikannya kepada mereka.


"Dasar,manusia nga berguna datang ke sini hannya memancing ribut,dasar anak tidak tau di untung,kamu sama aja dengan ibu mu dulu sama-sama perempuan tidak berguna." Ucap Fatimah emosi dia belum menyadari arti dari ucapan Adam serta kemarahan Adam kepadanya.

__ADS_1


Adam langsung meninggalkan restoran menuju rumah barunya,hatinya masih sangat kesal akibat ulah keluarga Andini.sementara Andini sangat merasa malu dengan ulah keluarganya yang tidak punya rasa malu sama sekali.


Mas,maafkan keluargaku."Ucap Andini memulai pembicaraan,dia merasa tidak nyaman melihat Adam yang terus diam mulai keluar dari restoran itu.


"Aku tidak marah,tapi aku tidak ingin kamu masih menganggap mereka keluarga,rasanya aku belum pernah jumpa orang yang seperti itu selama ini,betul-betul nga punya harga diri."Ucap Adam,Andini semakin menunduk mendengar ucapan suaminya,dia juga menyadari sipat keluarganya itu,tapi dia sangat tidak tega jika adiknya sampai jual diri untuk membiayai hidup mereka.Andini mengira kedua orang tuanya akan berubah jika mereka di bantu diam-diam.Ternyata dugaan Andini salah orang tuanya semakin tidak tau malu.


Adam melihat Andini yang semakin menunduk,lalu dia menepikan mobilnya dan meraih tangan Andini,


"Maafkan aku sayang,aku tidak marah kepada mu tapi aku tidak ingin terlalu baik kepada mereka,apalagi dari dulu mereka terus menghina dan menyiksa mu." Ucap Adam lalu memeluk istrinya,Andini hannya diam dan menganggukkan kepalanya.Lalu Adam kembali menyetir dia ingin mereka secepatnya sampai di rumahnya.


*****


Hari sudah hampir sore, Amanda terlihat keluar dari sebuah salon kecantikan,dia sedang melakukan perawatan kulit agar kulitnya semakin bersinar.Amanda sebenarnya wanita yang sangat cantik,banyak pria kaya yang ingin menikmati tubuh mulusnya itu,tapi dia selalu menjaga privasinya sebagai istri konglomerat.


"Selamat sore nyonya?"ucap para kariawan atau para security yang kebetulan bertemu dengannya dan dia hannya melewati mereka Tampa membalas sapaan mereka.Para kariawan itu sudah hapal dengan sipat angkuh Amanda.


Pada saat dia sampai di lantai paling atas yaitu ruangan kaki tangan sang kakek,dia langsung tersenyum saat melihat Alex dengan gagahnya berdiri di ruangan itu sambil membaca sebuah buku.


Tiba-tiba dia langsung memeluk Alex dari belakang setelah dia melihat sekelilingnya tidak ada orang,


"hai....aku sangat merindukan mu." Ucap Amanda Alex sangat kaget lalu dia melepaskan tangan Amanda dan kembali ke tempat duduknya.

__ADS_1


"Apa yang nyonya lakukan di ruangan ini? apa nyonya tidak tau kalau ruangan ini dipantau oleh kamera tersembunyi." Ucap Alex dia begitu kesal melihat keberanian Amanda kepadanya.


"Alex,kapan kita pergi liburan bersama? pengen banget bisa bersama mu satu harian,aku benar-benar mulai jatuh cinta pada mu." Ucap Amanda,dia begitu berani mengungkapkan isi hatinya kepada Alex,sementara Alex sama sekali tidak peduli,dia hannya tetap pokus pada pekerjaan nya.


Amanda terus-terusan menganggu Alex di ruangan itu,hingga pintu terbuka dan Adam sudah berdiri di depan pintu memandangi, tingkah Amanda yang sangat mengherankan bagi adam.


"Tuan...!!!! anda kemari ada angin apa anda kemari." Alex sangat terkejut saat melihat Adam sudah berdiri di depan pintu dan memandangi Amanda yang berdiri persis di depan alex.bwgitu juga dengan Amanda dia tidak menyangka Adam akan berkunjung ke tempat kakeknya hari ini.


"Kakek,menyuruhku untuk memeriksa berkas yang belum kamu bawa ke mansion ku kemarin."Ucap Adam tapi dia masih terus memandangi Alex dan Amanda bergantian.Dia merasa ada yang aneh dengan sipat mereka berdua.


"Alex, aku pamit dulu jangan lupa untuk menyelesaikan tugas yang aku berikan pada mu." Ucap Amanda tapi sikap nya terlihat aneh di mata Adam.


"Tuan,silahkan duduk aku akan memberikan semua berkasnya kepada tuan." Ucap Alex,dia terlihat sedikit tidak tenang membuat Adam semakin curiga kepada Alex dan Amanda.


"Alex apa aku bisa bertanya sesuatu kepada mu?" tanya Adam


"Deg.." tiba-tiba jantung Alex berdetak dia merasa Adam Mulai curiga kepadanya,Tetapi Alex tetap berpura-pura tenang karna dia tidak ingin Adam semakin curiga kepadanya.


"Silahkan tuan aku tidak keberatan."Ucap Alex membuat Adam semakin yakin kalau Alex dan Amanda menyembunyikan sesuatu darinya.


"Apa menurut mu Amanda sangat cantik." Tanya Adam

__ADS_1


"Deg..."Jantung Alex terus berdetak sangat cepat dia semakin salah tingkah mendengar pertanyaan Adam.


👉bersambung👉


__ADS_2