Rahim Bayaran

Rahim Bayaran
bab 33 ~ Bertemu keluarga ~


__ADS_3

Setelah Adam selesai melakukan panggilan video,dia langsung tidur dan mengabaikan tatapan Amanda yang sangat sinis.


Pukul empat dini hari Adam terbangun,dia mencoba untuk tidur kembali tetapi matanya sudah tidak bisa diajak kompromi ahirnya dia masuk kamar mandi,dan bersiap-siap hendak berangkat ke apertemen istrinya hari ini dia ingin sekali sarapan pagi bersama istrinya itu.


Setelah bersiap-siap ahirnya dia berangkat sendiri Tampa menunggu sopirnya,asam juga tidak ingin menganggu istirahat sang sopir,saat dia hendak berjalan menuju pintu dia melihat Dea kepala pelayan di rumahnya sudah bangun,


"Dea,jika kakek mencariku, katakan kepadanya kalau aku sudah berangkat pagi-pagi sekali.Aku ingin sarapan bersama nona Andini," ucap Adam Dea yang di percayakan Adam sebagai kepala pelayan di rumahnya mengantar sang majikan sampai ke pintu.


"hati-hati tuan,saya akan sampaikan nanti kepada kakek." ucap Dea dengan sangat sopan.


Lalu Adam mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi karna hari masih sangat pagi ahirnya dia bisa membawa mobilnya Tampa harus bermacet-macetan,setelah Adam sampai dia langsung masuk kedalam apertemen ya dan hari masih sangat pagi,Adam melihat istrinya yang tidur dengan gaun yang sangat seksi tubuh Andini membuat gairahnya pagi-pagi langsung naik.


Lalu Adam langsung naik ke ranjang lalu memeluk Andini,dan menciumi bibir Andini,sementara Andini yang tidur sangat pulas merasa dirinya sedang bermimpi di peluk mesra oleh suaminya itu,Adam semakin bergairah saat dia tau kalau Andini tidur Tampa bra.


Adam langsung menyingkap baju Andini keatas hingga kedua bukit Andini terlihat dengan jelas hal itu membuat Adam semakin tidak bisa menahan gairahnya,saat Adam sedang menikmati kedua bukit Andini,entah sadar atau tidak Andini mendesah dengan sangat manja, hingga semakin membuat Adam tidak bisa menahannya lagi.Ahirnya Adam membuka penutup bukit kecil yang di bawah lalu Adam memasukkan adiknya kedalam milik Andini hingga Andini menjerit karna merasakan sakit,karna mereka sudah tidak melakukannya beberapa hari ini.


"Tuan,apa yang kamu lakukan? tanya Andini dia merasa sangat kaget saat suaminya sudah menindihnya Adam yang sudah merasakan nikmat luar biasa langsung menutup mulut Andini pakai mulutnya sambil terus memasukkan miliknya kedalam milik Andini hingga ahirnya Adam merasakan batasnya dan menumpahkan semua cairan kenikmatan miliknya kedalam milik Andini,setelah selesai melakukannya ahirnya Adam turun dari tubuh Andini lalu menutup tubuh mereka berdua dengan selimut

__ADS_1


"Terima kasih sayang karna kamu sudah ikhlas melayani ku kapan pun aku mau," ucap Adam lalu mengecup kening Andini penuh cinta.


"Kapan kamu sampai tuan,"tanya Andini dengan suara khas bangun tidurnya


"Aku baru sampai,dan aku melihat tubuh mu itu hingga aku tidak bisa menahan gairah ku,sayang kapan sih kamu tidak memanggilku tuan aku tidak suka sayang," ucap Adam


"Ya udah aku panggil mas aja ya kalau manggil mas aku mungkin bisa kalau panggil yang lain aku belom bisa," ucap Andini sambil turun dari ranjang menuju kamar mandi.


"Kamu mau kemana sayang,"tanya Adam


"Mau mandi habis itu mau membuat sarapan untuk mu apa kamu sudah sarapan tadi mas?Tanya Andini lalu Adam langsung turun dari ranjang lalu menggendong tubuh Andini kedalam kamar mandi dan membisikkan sesuatu ke telinga Andini,


"sayang,bukan kah tadi udah aku capek, nanti malam lagi ya mas ini sudah pagi nanti kamu terlambat ngantor sayang," ucap Andini dengan suara yang sangat manja membuat Adam semakin tidak tahan apalagi di saat Andini memanggilnya sayang membuatnya semakin bergairah.


"Udah diam, perusahaan itu milikku jadi aku bebas datang jam berapa kekantor itu," ucap Adam lalu langsung membawa Andini ke kamar mandi dan menghidupkan shower lalu mereka,mengulangi permainan itu Adam tidak bosan-bosanya memainkan tubuh Andini apalagi saat melihat tubuh Andini yang memakai pakaian tipis yang basah membuat Adam semakin tidak tahan dia langsung jongkok lalu menciumi milik Andini hingga Andini tidak kuat menahannya lagi dia langsung memeluk tubuh Adam dengan erat.Ahirnya mereka menyelesaikan permainan kedua di kamar mandi,setelah selesai Andini memakai pakaiannya lalu beranjak keluar kamar menuju dapur dan membuatkan susu dan roti untuk sarapan suaminya itu.


"Sayang terima kasih untuk hari ini ya, aku cukup bangga memiliki istri seperti mu yang mampu melayaniku dengan baik," ucap Adam dia begitu bahagia saat Andini menyiapkan segala kebutuhannya,sesuatu yang tidak pernah dilakukan istri pertamanya Amanda.

__ADS_1


"Sayang,nanti sore kamu siap-siap ya karna kita harus pergi membeli beberapa baju untukmu,karna nanti malam kita akan bertemu dengan seseorang,"ucap Adam sambil menikmati sarapan pagi yang sudah di siapkan oleh istrinya itu,lalu tiba-tiba mereka mendengar ada yang mengetuk pintu dari luar karna Adam tidak memberikan sandi pintu apartemennya kepada Susi pelayan mereka.Lalu Andini beranjak dari tempat duduknya dan membukakan pintu


"Nona,maafkan ak.."Susi belum melanjutkan ucapannya Adam sudah berdiri di depan mereka dan Susi sangat gemetaran melihat tuannya sudah berada di apartemennya pagi-pagi.


"Sekarang,kamu bereskan semua pakaian mu dan keluar dari apertemenku,aku tidak mau memelihara lalat di istanaku ini," ucap Adam,dia begitu marah karna sang pelayan itu semakin tidak tau aturan.


"Tuan,maafkan aku semalam nona Andini mengusirku dari apertemen ini tuan," ucap Susi dia berjongkok memohon ampun kepada Adam karna dia sangat merasa butuh dengan pekerjaannya ini,tentu saja Andini sangat kaget saat melihat Susi berani melaporkan perbuatannya.


"Aku bukan mengusirnya mas,hannya saja aku kesal kepadanya saat dia hannya diam melihatku saat di hina Mbak Amanda," ucap Andini mencari pembelaan walaupun sebenarnya dia tau kalau Adam tidak akan berani marah kepadanya.


"aku tidak peduli,kalau istriku sudah mengusir mu silahkan kamu pergi,"Ucap Adam lalu pergi mengambil kunci mobilnya dan hendak berangkat kerja.


"Tuan,tolong beri aku kesempatan aku tidak mengulanginya lagi tolong aku nona,"ucap Susi dia memohon-mohon kepada mereka hingga membuat hati Andini tersentuh,


"Sudah kamu silahkan berdiri dan bereskan meja makan,habis ini kita belanja ke supermarket depan untuk membeli perlengkapan dapur," ucap Andini dia sangat tidak tega melihat Susi terus memohon sambil meneteskan air mata dia langsung mengingat masa lalunya yang cukup menyakitkan itu.


"Sayang,kenapa kamu biarkan dia kembali bekerja bukan kah kamu marah kepadanya," tanya Adam saat Susi sudah pergi kebelakang."

__ADS_1


"Sudah lah mas berikan dia kesempatan,semoga dia tidak mengulangi kesalahannya itu," ucap Andini,lalu Adam segera mencium kening Andini dan langsung berangkat bekerja.


👉bersambung👉


__ADS_2