Rahim Bayaran

Rahim Bayaran
bab 127 ~ Sadis ~


__ADS_3

Semua orang yang berada di ruangan itu sesaat tercengang dengan apa yang terjadi hingga akhirnya Alex langsung berlari ke arah Amanda dan menendang kaki Amanda hingga terpental jatuh ke lantai.


Andini langsung menyerahkan bayi Adrian kepada baby sitter dan dia berlari ke arah pria tua itu,dia langsung mengambil beberapa helai tissue dan berusaha menutupi luka di kepala pria itu agar darah tidak mengalir.


"Security......Cepat kalian semua urusi wanita iblis ini jangan biarkan dia sampai Kabur dari mansion ini aku akan membawa tuan besar ke rumah sakit." Alex Tampa pikir panjang menggendong pria itu dan membawanya ke dalam mobil,lalu dia berangkat ke rumah sakit bersama Andini.


Andini dengan tangan gemetaran terus menahan agar darah tidak keluar dari luka pria itu.


"Kakek....Sadarlah maafkan aku ini mungkin karna kebodohan ku datang ke mansion hingga wanita itu berubah gila,sadarlah kakek aku mohon " Andini terus menagis melihat keadaan pria itu,wajahnya sudah terlihat sangat pucat.


Sesampainya di rumah sakit,para dokter perawat langsung menangani pria itu,melihat pria itu belum sadarkan diri dia langsung di bawa ke ruangan ICU.


Sementara Adam sedang sibuk mengadakan rapat di kantornya,ponselnya sudah berbunyi hampir lima kali dia terus silent karna dia tidak ingin diganggu.


Hingga bunyi ke enam Adam tidak sabar lagi akhirnya dia mengangkat ponselnya.


📞Ada apa aku sedang rapat tidak bisakah nanti kamu menghubungiku?" Ucap Adam dengan suara seraknya.

__ADS_1


📞Maaf tuan,tuan besar masuk rumah sakit,sekarang dia di ruangkan ICU,Amanda memukulnya dengan stik baseball,di mansion.


Saat Adam mendengar kabar itu,dia langsung pergi dari ruangan itu Tampa memberitahunya kepada seluruh kepala bagian yang sedang rapat.Semua orang yang ada di ruangan itu bertanya-tanya apa yang terjadi.


Adam sampai lupa membawa asistennya karna dia sangat kebingungan.Dia menyetir dengan kecepatan tinggi hingga beberapa kali mobilnya nyaris menabrak mobil orang.Para pengguna jalanan itu mengumpat kepada Adam,dan mereka membunyikan klakson dengan kasar tetapi Adam tidak menghiraukannya.


Saat Adam sampai dirumah sakit,dia mencari Alex dan Andini ternyata mereka menunggu hasil dari dokter.


"Apa yang terjadi katakan!!!!!! Aku tidak akan memaafkan wanita itu jika terjadi sesuatu dengannya,selama ini kakek membiarkan dia bebas bukan karna dia tidak tau dimana posisinya tetapi karna dia masih menghargainya sebagai mantan cucunya "Ucap Adam,dia terus mondar-mandir di ruangan itu menunggu dokter keluar dari ruangan kakeknya.


Seorang dokter keluar dari ruangan pemeriksaan lalu dia menyuruh Adam untuk mengikutinya ke ruangannya.


"Dokter,apa sesuatu yang serius terjadi kepada kakek saya?"


"Mohon tenang pak Adam,kakek anda kondisinya benar-benar parah,pria itu mengalami cidera otak,dan otak belakang nya mengalami pendarahan hebat,kemungkinan besar pria itu akan lama untuk sadar,bahkan jika memang dia sadar,dia akan lupa semuanya " Ucap sang dokter.


"Zedarrr....." Seketika Adam merasa tubuhnya kaku,dia benar-benar merasa bersalah Tampa mengucapkan sepatah kata pun dia keluar dari ruangan dokter,dan kembali menemui Alex,sementara Andini belum terlihat dari Adam sampai di tempat itu.

__ADS_1


"Mas......Apa bagaimana keadaan kakek hiks ..." Andini langsung memeluk erat tubuh suaminya saat dia melihat Adam sudah berada di ruangan itu Para dokter belum mengijinkan siapa pun untuk melihat pria itu.


"Lepaskan aku,aku akan menemui wanita itu ke mansion,kalian tunggu kakek disini." Adam lalu melepaskan pelukan Andini dan setengah berlari dia pergi ke parkiran dan pulang menuju mansion nya.


Amanda terlihat santai di dalam gudang,walupun dia sudah diikat semua tubuhnya tetapi dia sama sekali terlihat tenang.


"Burrrrhhh...." Adam membawa air satu ember lalu menyiram tubuh Amanda,dan Adam mendekatinya lalu menarik rambut Amanda dengan kasar.


"Kamu manusia sialan,apa yang sudah kamu lakukan kepada kakekku hah." Adam yang masih menarik rambutnya lalu memukul kepala Amanda ke dinding hingga kening Amanda membiru.


"Hahahah...kalian akan menerima semua pembalasanku,aku akan membunuh semua orang yang tidak menerimaku" Amanda tertawa dengan sangat keras hingga membuat Adam semakin emosi lalu dia menendang wajah Amanda hingga hidungnya mengeluarkan darah segar.


"Dasar iblis,lebih baik kamu mati,mungkin kamu tidak akan takut jika hannya masuk penjara hari ini aku akan membuatmu cacat." Ucap Adam lalu memijak kaki Amanda pakai sepatunya hingga wanita itu berteriak kencang menahan tangisnya.


""Aaahhhhh......Sakit.....Lepaskan itu bajingan."


"Kamu akan menerima lebih dari ini,jika sesuatu terjadi dengan kakekku " Ucap Adam,wajahnya terlihat sangat menakutkan.

__ADS_1


****bersambung***


__ADS_2