
Satu bulan sudah tuan Smith berada di ruangan ICU,akibat benturan keras di kepalanya akhirnya pria itu mengalami kelumpuhan otak dan urat syarafnya hingga semua badannya tidak ada yang bisa digerakkan.
Sudah tiga hari ini pria itu melewati masa kritisnya,bahkan dia sudah sadar tetapi dia benar-benar tidak bisa bicara dan dia lupa semuanya.Andini benar-benar merasa kasihan dengan pria itu.Selama beberapa hari ini dia rutin mendatangi pria itu dan bahkan dia yang menyuapi makanan kepada pria itu.
Rania yang melihat ketulusan hati Andini meneteskan air mata,dia dulu yang menolak keras hubungan Adam dan Andini akhirnya hari ini dia tau kenapa anaknya Adam benar-benar mencintai wanita itu.Karna sikap lemah lembut dari wanita itu.
Keluarga Smith sudah bebas mengunjungi pria itu karna dia sudah dipindahkan keruangan perwatan.Rania membuka pintu ruangan,lalu mendatangi Andini yang sedang menyuapi mertuanya.
"Andini...!!!!" Andini lalu menoleh kebelakang ya dan dia sangat kaget saat melihat kedua mertuanya sudah berdiri di belakanganya.Dia merasa sedikit kikuk,karna baru ini dia melihat mertuanya mendatanginya Tampa keributan apa pun.
__ADS_1
"Tante...silahkan duduk Tante maaf aku tidak melihat kedatangan Tante dan om." Ucap Andini dia merasa bibirnya sangat berat memanggil kedua mertuanya dengan sebutan papa mama.
"Kenapa kamu memanggil kami Tante dan om,maafkan mama Andini,selama ini mata mama tertutup melihat ketulusan hatimu,sekarang mama baru sadar kenapa anakku yang keras kepala itu sangat mencintaimu karna kamu adalah wanita yang baik." Ucap Rania lalu dia memeluk tubuh Andini yang sedang berdiri dia begitu kaget dengan sikap mertuanya itu.
"Andini maukah kamu memaafkan mama,hari ini juga mama sadar kalau cucuku yang sebenarnya adalah anak yang kamu kandung,mama benar-benar bodoh bisa tertipu dengan Amanda." Ucap Rania dia sedikit serak mungkin dia begitu sedih dengan mantan menantu yang dia bela habis-habisan ternyata malam ingin menghancurkan keluarganya.
"Udah ma kita doakan kakek secepatnya sadar agar kita bisa berkumpul semua."Ucap Andini.Dia benar-benar bahagia akhirnya kedua pasangan itu menerima keberadaanya di keluarga Smith.
Alex dan Dea meninggalkan mansion mereka membawa baju-baju mereka dari sana,ternyata mereka memutuskan untuk menikah di rumah orang tua Alex,pria itu berjanji akan membuat resepsi pernikahannya jika tuan Smith sudah sadar dan sembuh.
__ADS_1
"Sayang maafkan aku,jika nanti tuan besar sudah sadar kita akan membuat pesta besar-besaran sekarang kita yang penting sah dulu." Ucap Alex sambil menggenggam jemari kekasih hatinya itu.
Mereka membawa mikaila ke rumah Alex agar orang tuanya juga tau kalau bayi itu adalah cucunya.
"Nga papa sayang,yang penting sah aku sudah sangat bahagia.Ngomong-ngomong mas nanti kalau nyonya Amanda mengambil mikaila dari kita gimana padahal aku udah terlanjur sayang dengan anak ini."Tanya Dea,dia sedikit khwatir jika dia dipisahkan dari anak itu.
"Aku tidak akan memberikannya sayang dan aku akan menuntutnya jika dia berani mengambil mikaila karna dia sudah membuangnya sedari lahir ke dunia ini." Ucap Alex,dia terus menyetir mobilnya dengan penuh ke hati-hatian karna dia membawa bayi di dalam mobilnya.
****bersambung****
__ADS_1