
Susi yang sangat kaget melihat adengan itu,langsung mundur pelan-pelan dia tidak ingin tuannya tau kalau dia melihat adengan mesra mereka.Adam yang tidak bosan bermain di bibir Andini sementara Andini juga terlena dengan permainan Adam hingga tiba-tiba dia tersadar dan mendorong tubuh Adam dari depannya.
Wajah Andini sudah bagaikan udang rebus dia menundukkan kepalannya karna dia sangat malu bertatapan dengan Adam.
"Ayo makan Andini, supaya kamu minum obat mu tidak usah malu kita kan sudah sah suami istri untuk apa kamu malu," ucap Adam lalu Andini pelan-pelan mengangkat wajahnya dan menikmati berbagai makanan yang ada di meja itu.
"lumayan juga masakan Susi walau pun dia masih muda tapi dia sudah pintar memasak apa kamu suka makanannya? tanya Adam
"Suka tuan,?jawab Andini singkat
"Kamu jangan panggil aku tuan karna aku suami mu bukan tuan mu,"ucap Adam karna dia sangat tidak suka kalau Andini memanggil dia dengan panggilan tuan.
"Jadi aku harus panggil apa ?"tanya Andini lagi lalu Adam memikirkan sesuatu,
"Panggil aku suami atau panggil aku sayang gimana bagus kan," ucap Adam dengan senyum yang lebar
"Aku Uda biasa panggil tuan,"ucap Andini lagi
"aku nga mau tau intinya kamu harus memanggilku sayang atau nga suamiku," ucap Adam penuh percaya diri sementara Andini merasa mulutnya sangat berat jika harus memanggil Adam dengan sebutan sayang karna dari dulu dia tidak pernah memanggil sayang sekalipun itu kepada Riko,mantan kekasihnya.
Adam hannya memandangi Andini yang sedang makan,
__ADS_1
"Tuan apa kamu sudah makan kenapa tidak ikut makan?Tanya Andini
"Kamu makan saja aku sudah makan tadi di mansion bersama kakek ayo lanjutkan makan," ucap Adam dan terus memandangi wajah Andini.
Setelah Andini menyelesaikan makannya Adam langsung masuk kamar dan mengambil obat yang akan diberikan kepada Andini,
"Ayo,kamu minum obat mu ini dan sini aku oleskan salep ini supaya tidak meninggalkan bekas di tubuh mu ini," ucap Adam penuh perhatian.Disaat Andini sedang meminum obatnya Adam melihat leher Andini yang masih menyisakan bekas kebiruan tiba-tiba saja amarah Adam memuncak lalu dia pergi meninggalkan Andini menuju balkon dan menghubungi asistennya.
Setelah selesai berbicara dengan asistennya dia kembali ke dalam untuk menemui Andini,ternyata Andini sudah masuk ke kamarnya lalu Adam menyusul Andini.
Adam merebahkan tubuhnya di samping Andini,dan berbalik menghadap Andini
"Sayang,maafkan aku karna belum bisa menjaga mu dengan baik hingga kamu mengalami hal seperti ini,"ucap Adam sambil menatap Andini penuh cinta.Dia memandang wajah Andini yang begitu cantik dan bibir yang sangat seksi dan merah alami tiba-tiba saja Adam ingin sekali menikmati bibir itu.
"Sayang,terima kasih karna sudah memberikan dirimu dengan tulus kepada ku,ucap Adam disaat mereka sudah selesai melakukan hubungan suami istri yang penuh gairah itu.Entah kenapa Adam selalu ketagihan dengan tubuh Andini,Malam ini Adam bermain bersama Andini hampir 4 kali tapi tetap saja Adam merasa kurang kalau saja Andini masih kuat dia tetap ingin melakukannya Tampa henti,tapi ahirnya dia kasihan melihat Andini yang sudah tidak kuat bahkan milik Andini sampai lecet karna ulah Adam.
Setelah jam menunjukkan pukul satu dini hari,Adam turun dari ranjang karna Andini sudah tidur sangat pulas mungkin dia terlalu lelah melayani Adam yang tidak ada lelahnya sama sekali dia beranjak ke kamar mandi dan membersihkan dirinya,setelah itu Adam mencium kening Andini lalu meninggalkannya kembali ke mansion dan tidur dikamar Amanda,Adam takut kakek curiga dengan terpaksa dia tidur sekamar dengan Amanda walaupun Adam tidur di lantai beralaskan karpet.
Bangun pagi Andini melihat Adam sudah tidak di ada sampingnya,lalu dia turun dari ranjang dan membuka pintu kamar
"Susi,apa tuan sudah berangkat kerja?tanya Andini karna dia yakin tadi malam mereka tidur bersama bahkan dia masih merasakan perih di daerah intimnya saking ganasnya permainan Adam mengingat itu Andini menjadi malu sendiri.
__ADS_1
"Nyonya,tadi malam tuan Adam keluar sekitar pukul 1 dini hari," ucap Susi membuat perasaan Andini sangat kecewa,lalu dia kembali masuk ke kamar Tampa membersihkan dirinya sama sekali lalu tiba tiba ponselnya berdering,lalu dia mengambilnya dan melihat layarnya Adam melakukan video call,
📞 halo...istriku tercinta,apa kamu sudah bangun?tunjukkan wajah mu kepada ku kenapa kamu sembunyi apa kamu tidak ingin melihat suami mu yang tampan ini?ucap Adam dari sebrang sana membuat Andini lupa kalau dia ingin merajuk
Lalu Andini menunjukkan wajahnya ke layar ponselnya hingga Adam melihatnya,
📞apa kamu masih tiduran,mandi lah apa kamu belum mandi wajib?tanya Adam lalu tiba-tiba Andini memutuskan sambungan teleponnya dan berlari ke kamar mandi untuk mandi,Sementara itu Amanda yang mendengar suaminya begitu romantis dengan Andini dia sangat marah dan emosi bisa-bisanya Adam telponan di kamarnya sementara dia tau kalau Amanda masih berada di kamar itu,lalu Amanda keluar dan duduk di meja makan untuk sarapan pagi.
Melihat Andini memutuskan hubungan teleponnya dia yakin Andini sedang mandi lalu dia mengirim pesan kepada istrinya itu
[sayang,hari ini kamu pergi belanja nanti aku suruh sopir mengantar mu dan kamu harus ke salon ya sayang supaya kamu tetap cantik nikmati semua apa yang ingin kamu beli.] setelah Adam mengirim pesan kepada Andini dia langsung bersiap-siap hendak berangkat kerja.
Sudah hampir tiga puluh menit Amanda menunggu kakek dan suaminya Adam untuk melakukan rutinitas di pagi hari yaitu sarapan pagi,tapi satu pun diantara mereka tidak kunjung datang hingga membuat Amanda semakin kesal,
"Kamu,sini kemana kakek dan tuan kenapa belum juga turun kebawah untuk sarapan pagi?"tanya Amanda kepada salah satu pelayan mereka di mansion itu.
"Maaf nyonya,tuan sudah berangkat barusan dia tidak ingin sarapan pagi, sementara kakek sedang dikamar.Kakek menyuruh kami membawa sarapan nya ke dalam kamar," ucap pelayan itu membuat Amanda semakin yakin kalau kakek nya sedang menghindarinya tidak biasanya kakek melakukan hal seperti itu.
"Ya sudah kamu silahkan pergi kebelakang lanjutkan pekerjaan mu," ucap Amanda lalu dia sarapan sendiri di meja itu walaupun dia sangat tidak bersemangat.Pada saat dia sedang makan tiba-tiba dia melihat Stepan asisten pribadi sang kakek melewatinya Tampa menegur sama sekali,dia langsung menaiki tangga menuju kamar sang kakek
"Apa yang dilakukan pria itu di mansion ini dan untuk apa dia menemui kakek?" ucap Amanda bingung lalu dia menyelesaikan sarapannya dan pergi naik keatas menyusul Stepan.
__ADS_1
👉bersambung👉