
Alex meninggalkan apertemenya dengan keadaan marah,dia merasa sangat kesal dengan istri tuan mudanya itu karna sudah berulang kali menjebaknya.Alex merasa dirinya bagaikan lelaki yang tidak punya harga diri,ahirnya Alex memutuskan untuk pergi menemui Adam di apertemenya,dia ingin memastikan apa yang di ucapkan oleh Amanda.
Alex langsung pergi menuju apertemen Adam.Dia ingin melihat langsung apa benar Adam sudah mengotori pernikahannya bersama Amanda.
Pada saat Alex menaiki lift,tiba-tiba seorang wanita berlari memasuki lift,dan Alex merasa sangat familiar dengan wajah wanita itu.Alex tidak terlalu memperdulikan keberadaan wanita itu hingga pada saat lift berhenti Alex sangat merasa heran karna wanita itu memasuki apertemen Adam.Ahirnya Alex mengurungkan niatnya untuk memasuki apertemen itu.
"Apa yang membuat mu hingga Samapi meluangkan waktu untuk datang ke apertemen ku ini."Ucap Adam saat Adam sudah keluar dari dalam apertemenya.Alex tidak mau memasuki apertemen itu karna melihat seorang wanita muda juga masuk kesana ahirnya Alex mengirim pesan kepada Adam untuk menemuinya diluar apertemenya.
"Tuan muda,siapa wanita yang barusan masuk ke dalam apertemen mu."Tanya Alex di saat dia sudah di persilahkan Adam untuk duduk di ruangannya.
"Dia istri ku."Ucap Adam Tampa merasa takut sedikit pun,sementara Alex sangat merasa terkejut ternyata apa yang dikatakan oleh Amanda kepadanya memang benar kalau Adam sudah memiliki wanita lain.
"Tuan bagaimana dengan nyonya Amanda,bagaiman jika tuan besar mengetahui semua ini,apa lagi kesehatan tuan besar sekarang ini lagi terganggu."Ucap Alex dia merasa kurang senang dengan sikap tuan muda nya itu.Tiba-tiba Amanda keluar dari kamar
Mas,Ada tamu rupanya." ucap Andini
"Mas tadi yang di dalam lift ya?Tanya Andini,sambil memandangi wajah Alex,Adam yang melihat Andini memandang wajah Alex langsung memberi isyarat
"Ehemm...liat terus suka ya?"tanya Adam dia terlihat cemburu saat Andini terus melihat ke arah Alex.
"Tidak mas,aku hannya merasa kayaknya aku pernah bertemu mas ini tapi lupa dimana."Ucap Andini hingga membuat Alex salah tingkah,dia merasa tidak enak hati kepada Adam ahirnya dia pamit kepada Adam dan Andini.
__ADS_1
"Tuan,saya pamit karna saya masih ada urusan,mari nona." ucap Alex lalu segera pergi meninggalkan mereka berdua di apertemen itu.
****
Sementara di rumah orang tua Andini,mereka sedang merayakan pesta dimana hari ini dua orang pria datang menemui mereka dan membawa mereka ke sebuah ruko yang penuh dengan barang-barang yang mau di jua,l bahkan mereka juga di berikan sebuah mobil pengantar barang apa bila ada yang belanja banyak ke toko itu.
"Nadia,kamu tau kami sangat bahagia hari ini,dua orang pria datang ke rumah ini dan mempercayakan kami untuk mengelola toko mereka, bahkan mereka juga sudah menyiapkan mobil pengantar barang, pokoknya sekarang kita harus berpesta ahirnya kita bisa memiliki uang dari sekarang Tampa susah-susah." ucap Fatimah ibunya.Dia tidak tau kalau toko itu pemberian Adam,atas permintaan Andini.
"Baguslah mah,setidaknya mulai sekarang kalian bisa menikmati hidup,kalian harus pintar mengelola toko itu,supaya bisa terus menghasilkan,dan ayah juga harus bisa memperbaiki diri,mulai sekarang Nadia akan bekerja,"Ucap Nadia.Semenjak Amanda mengajaknya kerja sama dia sudah meninggalkan pekerjaan kotornya,sekarang dia masih pokus untuk mencari cara agar bisa membawa Andini dari hadapan suaminya.
Nadia tidak ikut berpesta bersama orang tuanya, dia langsung pergi meninggalkan mereka,sudah beberapa hari ini dia mencari-cari keberadaan Riko tapi dia sama sekali tidak menemukan Riko.
"Entah kemana perginya pria brengsek itu,aku ingin dia ikut membantuku menyingkirkan Andini si pelakor itu."Ucap Nadia sambil duduk di sebuah cafe dan melihat-lihat sekelilingnya.Nadia sudah sangat tidak sabar ingin segera menyingkirkan Andini agar dia bisa menikmati uang yang sudah di janjikan Amanda.Berulang kali Nadia menghubungi nomor ponsel Riko tetapi hasilnya sia-sia karna nomornya tetap saja tidak aktif.
"Mas,apa kamu sudah merasa lelah?" tanya Andini,dia tidak ingin menjadi wanita yang egois melihat wajah suaminya yang sudah lumayan lelah membuat Andini merasa tidak enak hati.
"Tidak sayang,kalau kamu masih ingin belanja aku akan menunggu mu di cafe itu,aku ingin istrahat sebentar silahkan kamu beli apa yang kamu ingin kan yang penting kamu bahagia." ucap Adam membuat Andini semakin jatuh cinta kepada suaminya itu.
"Terima kasih sayang,aku kesana dulu ya." ucap Andini dan langsung berlari ke sebuah toko tas branded berlogo guc**i.Andini keliling mencari sebuah tas yang sangat dia inginkan.
Adam terus memandangi Andini dari kejauhan,hingga dia tidak sadar seorang wanita seksi sudah berjalan ke arahnya.Wanita itu melihat Adam bukan pria sembarangan karna dia melihat kunci mobil mewah yang berada di atas meja.
__ADS_1
"Sendirian mas?"tanya wanita itu,Adam sekilas melihat wanita itu,dia sama sekali tidak tertarik kepada wanita yang berpenampilan terbuka seperti itu.
Adam hannya menganggukkan kepalanya kepada wanita itu,membuat wanita itu semakin tertarik kepada Adam.Baginya pria seperti Adam adalah lelaki yang sangat istimewa.
"Mas,bisa duduk?" tanya wanita itu sambil melemparkan senyum nakalnya kepada Adam.
"Silahkan."Ucap Adam lalu wanita itu langsung duduk di depan kursi Adam hingga menutupi pandangan Adam kepada istrinya.Dia merasa jijik dengan penampilan wanita yang sangat seksi di depannya.
"Kenalkan nama aku,Raisa." ucapnya,tetapi Adam tidak meresponnya sama sekali karna dia tidak ingin istrinya salah paham.
"Masak iya pria ini tidak tertarik dengan penampilan ku,biasanya pria sekali menatap ku pasti akan tertarik dan mengajakku untuk menikmati indahnya tubuh ku ini."batin Raisa.
"Sayang,aku sudah selesai belanja ini kartu mu."Ucap Andini lalu memberikan kartu black card kepada Adam membuat Raisa semakin penasaran kepada Adam.
"Hmm,pantas dia pria yang sangat kaya."Batin Raisa
"Siapa ini mas?" tanya Andini hingga Raisa berdiri dan menyalami Andini dengan sopan.Sementara Andini merasa kurang suka melihat penampilan Raisa yang sangat terbuka itu.
"Saya Raisa kebetulan saja tadi aku lewat dari depan mas ini jadi aku menyapanya."Ucap Raisa basa basi.
"Mas,kita pulang aku sudah sangat capek." ucap Andini karna dia merasa wanita yang di sampingnya bukan lah wanita baik-baik.lalu Andini langsung menarik tangan Adam dan segera meninggalkan wanita itu.
__ADS_1
👉bersambung👉