
Sudah dua jam Andini tidak sadar dari pingsannya membuat Adam semakin khawatir.
"Andini,bangun"panggil Adam sambil menepuk-nepuk wajah Andini,tetapi Andini tetap saja tidak menunjukkan tanda-tanda kalau dia akan sadar.Melihat keadaan Andini yang sangat menderita Adam merasa kasihan semenjak bersama dirinya Andini sering kali mendapat penganiayaan.
***
Sementara itu di mansion Adam,Amanda sedang berusaha mendekati sang kakek, dia ingin sang kakek memberikan salah satu aset dari Adam untuk dia kelola dia mencari alasan supaya sang kakek percaya dengan semua ucapannya.
"Kakek,apa kamu membutuhkan sesuatu nanti Amanda akan mengambil untuk kakek," ucap Amanda sambil mendekati sang pria tua itu yang sedang menikmati udara di bawah pohon yang berada di belakang mansion.
"Aku tidak membutuhkan apa pun,silahkan kamu pergi karna aku tidak ingin di ganggu," ucap pria tua itu mendengar ucapan sang kakek Amanda sedikit kaget karna selama ini sang kakek tidak pernah berbicara kasar kepadanya bahkan sang kakek lah yang selalu mendukung hubungan mereka.
"Kakek,apa Amanda punya kesalahan kepada kakek hingga kakek marah kepada Amanda," tanya Amanda
"Tidak,kakek hannya ingin menikmati udara yang ada di taman ini." ucap pria tua itu,dia masih berusaha memperlakukan Amanda dengan baik walaupun dia sangat kecewa dengan sipat istri dari cucu kesayangannya.
flashback
Siang itu seorang pria tua berjalan memasuki sebuah hotel mewah di temani oleh seorang pengawalnya mereka memasuki sebuah hotel karna mereka ada pertemuan dengan seseorang dari Singapura.Tetapi betapa kagetnya sang pria tua ini melihat Amanda berjalan begitu mesra bersama seorang pria yang bukan suaminya.Sepanjang pertemuannya dengan klien yang dari singapura sang pria tua ini tidak pokus sama sekali tentang pembahasan mereka karna dia selalu teringat dengan istri cucunya yang berhianat itu setelah pertemuannya selesai dan tamu sudah pergi pria tua itu menyuruh seseorang mencari tau tentang pria yang sedang dekat dengan Amanda dibelakang suaminya.Tidak berapa lama pria tua itu tau ternyata Amanda selingkuh dengan suami orang sekaligus musuh besar keluarga besarnya dari situlah sang kakek sangat kecewa kepada Amanda.
flash on
__ADS_1
"Kakek,Amanda bisa nga minta sesuatu kepada kakek," ucap Amanda dengan nada yang sangat manja membuat kakek semakin kecewa kepadanya.
Sang kakek yang masih mempertahankan Amanda karna dia takut keluarga besarnya akan malu karna pernikahan cucunya hancur.
"Amanda,kakek belum bisa memberikan apa pun kepada mu karna sekarang ini juga perusahaan keluarga mu bisa berjalan karna bantuan dari keluarga kami.ucap sang kakek dengan penuh penekanan walau pun kata-katanya lembut tetapi ada nada sedikit merendahkan membuat Amanda jadi malu.
"Amanda tau kakek maafin Amanda ya kek karna sudah lancang meminta sesuatu sama kakek"ucap Amanda dia menunduk karna dia malu kepada kakeknya Adam yang sudah banyak membantu keluarganya selama ini.
"Kakek,Amanda permisi dulu," ucap Amanda lalu pergi meninggalkan sang kakek sendirian di taman itu.
"Aku sangat kecewa kepada mu Amanda seandainya Adam menceraikan mu aku tidak akan menghalanginya lagi kamu tega menjalin hubungan dengan musuh keluarga besar kami." ucap sang kakek dengan nada yang sangat kecil,lalu dia berdiri dan langsung meninggalkan taman itu menuju kamarnya.
"Apa yang sudah kamu lakukan Andini inilah akibat kamu tidak menuruti omongan suami hingga kamu babak belur di hajar oleh Riko," ucap Adam dengan lembut dia tidak berani lagi untuk marah kepada Andini karna dia takut andini bakal trauma.
"Tuan,aku sangat lapar," ucap Andini membuat Adam tersadar lalu dia menatap ke arah Yuni lalu Tampa disuruh Yuni menekan nomor ponsel yang ada dikamar itu dan memesan berbagai menu makanan dari hotel itu.Baru berapa menit Yuni memesan makanannya Adam sudah tidak sabar untuk menunggunya,
"Kenapa begitu lama makanannya datang apa hotel ini mempekerjakan koki yang sangat lambat?"Adam marah-marah nga karuan di kamar itu.
Andini hannya diam melihat Adam yang selalu marah untuk berbicara pun Andini masih malas karna bekas tamparan di mulut Andini masih terasa ngilu apalagi bagian *********** yang digigit sangat menyakitkan bagi Andini.
Setelah menunggu tiga puluh menit ahirnya makanan pun datang,Adam dengan sangat sabar memasukkan makanan sedikit demi sedikit ke mulut Andini sampai Andini merasa kenyang setelah itu Adam memberi dia obat untuk mengurangi rasa sakit Andini.
__ADS_1
Setelah Riko melarikan diri dari hotel dia bingung harus pergi kemana sebenarnya Riko sangat menyesali perbuatannya dia tidak terima kalau Andini ternyata sudah menikah,
"Sialan...siapa pria brengsek yang sudah berani menikahi Andini,aku akan membunuh mu Andini adalah wanita ku sampai kapan pun aku tidak membiarkan Andini diambil pria mana pun," ucap Riko sambil memukul-mukul stang mobilnya dia tetap membawa laju mobilnya karna dia sangat frustasi mengetahui Andini sudah menikah.
Karna bingung tidak tau tujuannya kemana ahirnya Riko melajukan mobilnya menuju rumah Nadia,
Dari kejauhan Riko sudah melihat Nadia sedang bersiap-siap hendak keluar lalu Tampa berpikir panjang Riko ahirnya membawa kendaraanya ke arah Nadia,
"Nadia,kamu mau kemana?"tanya Riko melihat Nadia sudah berdandan cantik,
"Aku mau menemui suami Andini," ucap Nadia hari ini dia ingin kembali ingin menemui Adam walaupun kemarin itu Adam marah kepadanya Nadia tidak takut baginya sipat Adam yang kasar itu sudah biasa yang terpenting bagi Nadia adalah bagaimana caranya dia bisa mendekati pria kaya itu.
"Sebaiknya hari ini kamu tidak perlu menemui pria itu Nadia,karna dia sedang sibuk mengurus Andini," ucap Riko lalu Nadia menghentikan langkahnya dan melihat ke arah Riko,
"Kenapa dengan Andini,apa dia sedang sakit?"tanya Andini membuat Riko menundukkan kepalanya
"tadi aku bertemu dengan Andini di kantorku karna dia datang kesana menemui Yuni lalu aku menemui Andini dan aku sangat kecewa kepada Andini karna ternyata dia sudah menikah lalu aku membawanya kabur kehotel dan aku menganiaya dia di hotel," ucap Riko dan Nadia sangat kaget ternyata cinta Riko kepada Andini telah membuatnya menjadi orang jahat.
"Kenapa kamu tidak membawanya pergi jauh, lalu kalian menikah? kamu emang pria bodoh harusnya kamu bawa Andini sejauh mungkin, bukan malah menganiayanya yang ada entar kamu malah dipenjara," ucap Nadia memanas-manasi Riko tiba-tiba saja Nadia berniat memanfaatkan,Riko untuk menghancurkan hidup Nadia agar dia tidak menghalangi rencana Nadia mendekati Adam pria yang sangat di dambakan oleh Nadia saat ini.
👉bersambung👉
__ADS_1