
Amanda sedikit merasa bebas di mansion,kedua mertuanya sudah berangkat pagi-pagi sekali ke Jepang untuk melihat perkembangan cabang perusahaan yang ada di kota sakura itu.Sementara pria tua yang sudah tidak mendukung hubungannya dengan Adam sedang berada di rumah sakit karna sampai hari ini,penyakitnya semakin parah saja.
"Hidupku cukup membosankan,pengen jalan-jalan ke mall tapi bayi ini sungguh membuatku tidak bebas.Apa yang harus kulakukan di mansion sebesar ini,ya sudah lebih baik aku memanggil salon langganan ku,agar bisa merawat kulitku disini." Ucap Amanda,lalu dia menghubungi salon langganannya dan dia melakukan perawatan di mansion itu.
"Bagaimana nyonya,apa pelayanan kami kali ini cukup membuat mu puas,kami akan selalu siap kapan pun nyonya memanggil kami." Ucap pelayan salon itu dengan ramah.
"Ya..Sudah seharusnya kalian memberikan aku pelayanan terbaik,kalian kan tau aku ini istri dari pengusaha yang sangat kaya yaitu Adam Smith,jadi segala sesuatunya harus terlihat sempurna.Ucap Amanda dengan nada sombong.
"Baik lah nyonya,silahkan lakukan pembayaran ke langsung agar kami bisa kembali,jika nyonya membutuhkan kami silahkan hubungi kami kembali." Ucap pegawai salon itu,lalu mereka meninggalkan mansion saat Amanda sudah membayar tagihannya.
"Hidup memang terlalu indah saat kita bisa memiliki suami yang kaya raya,apa pun yang ku butuhkan tinggal gesek langsung lunas,semoga kemewahan ini bisa terus ku nikmati bersama anakku nanti.Saat Amanda sedang asik memikirkan hidupnya tiba-tiba dia melihat Alex menaiki lantai atas.amanda langsung mengikuti pria itu lalu mengintipnya.
"Apa yang dilakukan pria sampah itu di ruang kerjanya Adam,apa dia sedang mencari sesuatu kapan ya si tua Bangka itu kembali kesini aku sangat berharap dia cepat menghadap sang pencipta karna dialah salah satu yang selalu mencurigai ku." Suara hati Amanda,dia terus memperhatikan gerak gerik Alex.Saat Alex hendak keluar,Amanda berlari sembunyi dia tidak ingin pria itu memergoki nya.
Alex merasa tubuhnya sangat gerah,seharian dia sibuk mengurusi Smith di rumah sakit.Karna pria itu sudah mulai sehat,dia sudah memberi ijin asistennya untuk menjenguknya.Alex lalu memasuki kamarnya yang ada di mansion itu,berhubung Karna dia lebih sering tinggal di mansion itu,dia akhirnya membawa beberapa bajunya.Amanda terus mengikuti gerak-gerik pria itu,dia mengintip Alex dari pintu kamar,yang sedikit terbuka.
__ADS_1
Saat Alex membuka setengah bajunya,Amanda menelan saliva nya,dia begitu takjub melihat tubuh polos Alex.Tiba-tiba saja Amanda merasa tubuhnya kepanasan,dia ingin pria itu melainkan tubuhnya yang sudah lama tidak di sentuh.
"Oohh Alex,kamu benar-benar membuatku ketagihan,Alex berikan aku malam ini kehangatan cintamu,aku begitu rindu dengan belaian mu itu." Suara hati Amanda dia terus memperhatikan Alex yang sedang bermain ponsel di kamar itu Tampa memakai baju.
Amanda akhirnya meninggalkan tempat itu dia pergi meninggalkan kamar Alex lalu dia pergi menuju kamarnya yang dulu dia tempati.Sekarang kamarnya berada di bawah,dulu mertuanya menyuruhnya pindah kamar karna tidak baik wanita hamil muda naik turun tangga.
Lama Amanda dikamar,pikirannya terus melayang,membayangkan tubuh Alex sedang menindihnya.
"Aduh...bagaimana ini,tiba-tiba saja gairahku memuncak,untuk meminta kepada pria itu rasanya aku malu,selama ini aku terlalu sering merendahkannya." Amanda terus mondar mandir di kamar itu,dia tidak tau harus berbuat apa,pikirannya terus traveling membayangkan Alex sedang memainkan area sensitifnya.
"Apa yang kamu lakukan dikamar ini keluar kamu,dasar perempuan tidak punya otak,semakin lama kamu semakin tidak punya harga diri." Ucap Alex lalu dia mengambil bajunya dan segera mengenakannya.
"Apa lagi yang kulakukan kalau tidak ingin meminta sesuatu dari mu,cepat puaskan aku sekarang,bayi ini sangat menginginkannya saat ini,kamu harus bisa memuaskan aku." Ucap Amanda,lalu dia mulai mendekati Alex.
"Pergi kamu,wanita gila dasar perempuan maniak,bisa-bisanya kamu terus memanfaatkan aku.Aku tidak Sudi meniduri wanita murahan seperti mu,sudah cukup selama ini kamu memanfaatkan ku." Ucap Alex,pria itu lalu berniat pergi dan meninggalkan Amanda,tetapi Amanda langsung menarik tangan Alex dan menamparnya dengan kasar.
__ADS_1
"jangan jual mahal kamu brengsek,emang kamu pikir kamu sudah hebat,aku hannya ingin,kamu segera berikan aku kepuasan." Amanda langsung mendorong tubuh Alex ke ranjang tetapi pria itu sangat kuat,dia terus berdiri dan akhirnya Alex keluar dari kamar itu.
Amanda berlari mengejar Alex,beruntung pada saat itu pelayan sama sekali tidak ada yang naik ke kamar itu.Amanda menarik baju Alex hingga baju yang dikenakan oleh Alex koyak karna terus di tarik oleh wanita itu.
"Apaan sih....ini manusia memang nga tau malu banget,bisa-bisanya ya seorang wanita nga punya harga diri sama sekali,aku tidak Sudi melayani wanita sepertimu pantas saja tuan Adam mencari wanita lain,ternyata karna kamu terlalu Arongan dan juga nga punya rasa malu sedikit pun." Amanda tersinggung dengan ucapan Alex dengan kasar dia menarik tangan Alex lalu menyeret pria itu kembali ke kamar itu.
Tenaga Amanda semakin kuat mungkin karena dia sudah emosi,dia mendorong Alex dengan kasar dan menciumi bibir pria itu.Alex terus berusaha dengan apa yang dilakukan oleh Amanda.
Pada saat itu Adam menaiki tangga,dia mendatangi mansion ya karna ingin mengambil berkas yang dia berikan kepada Alex tadi pagi.Pada saat dia hendak ke ruang kerja dia mendengar suara yang sangat berisik dari kamar Alex,diam-diam Adam mendekati kamar itu,mungkin karna Amanda sudah benar-benar bernafsu,dia lupa mengunci kamar itu,bahkan pintu kamar itu masih terbuka sedikit hingga Adam bisa melihat semua apa yang dilakukan Alex bersama Amanda.
"Lepaskan aku wanita licik,kalau bukan karna sedang hamil aku sudah menendang mu,kamu memang wanita tidak punya malu sedikit pun " Ucap Alex.Karna sudah tidak tahan akhirnya Alex mendorong tubuh Amanda,tetapi dia melakukan itu sangat hati-hati karna dia juga tidak ingin wanita itu celaka.
"Puaskan aku,jika tidak aku akan terus memaksamu." Amanda benar-benar seperti iblis dia terus memaksa Alex untuk memuaskan hasratnya hingga akhirnya Adam mendorong pintu.
"Apa yang kalian lakukan."
__ADS_1
***bersambung****