
Setelah puas keliling markas besar Adam, ahirnya Andini kembali masuk kedalam mansion itu lalu dia keliling di dalam mansion itu dia memasuki berbagai ruangan yang ada di dalam mansion Andini diberi kebebasan mengelilingi semua ruangan itu kecuali ruangan bawah tanah yang sangat rahasia Andini dilarang memasuki itu.
" Kenapa saya tidak diperbolehkan masuk kedalam tuan?"tanya Andini kepada pengawal yang mengikutinya,
"maafkan saya nona,tolong jangan memanggilku tuan tolong panggil saya,Alfaro jika tuan Adam mendengar kalau nona memanggil saya tuan nanti saya bisa di pecat nona,"ucap pengawal itu,
"emang dia sehebat apa sampai kalian takut kepadanya?"tanya Andini membuat pengawal itu terheran
"nona tidak tau kalau tuan Adam adalah orang yang sangat hebat,nanti nona akan tau sendiri,silahkan nona keliling lagi kalau nona masih ingin? kalau tidak silahkan nona masuk kedalam kamar anda karna saya tidak mau tuan Adam melihat kita sedang berbicara.ucap pengawal itu berhubung Andini sudah mulai lelah ahirnya Andini masuk ke kamarnya lalu istrahat.
*****
Dikantornya Adam sangat sibuk menandatangi semua berkas yang diberikan oleh sekretarisnya lalu tiba-tiba Robi masuk menemuinya
tok...tok...
"silahkan masuk"ucap Adam lalu Robi langsung masuk,
"maaf tuan saya mau memberitahu kan semua tentang Andini kepada anda,"ucap Robi lalu Adam mengangkat kepalanya lalu berdiri dan duduk di kursi yang ada di ruangan itu,
"silahkan kamu katakan apa yang kamu ketahui,"ucap Adam sambil menyulut rokok ke mulutnya.
__ADS_1
nama dia Andini tuan,dia bekerja sebagai OB di sebuah perusahan kecil,dan dia memiliki kekasih yang seorang menejer dari informasi sahabat dekatnya, kekasihnya telah selingkuh dengan adiknya dan Andini adalah wanita baik-baik yang menolak banyak pria demi sang menejer itu dan menurut sahabatnya juga orang tua Andini sangat kejam kepada Andini dan Andini setiap hari mendapat siksaan dari ayah ibu dan juga adiknya,tetapi saya tidak tau tuan apa motif orang tuanya kenapa dia sangat dibenci oleh mereka,
Dan sampai sekarang kekasihnya Riko masih mencari keberadaan Andini karna Riko kekasihnya itu sangat mencintai Andini dan Andini juga sangat jatuh cinta kepada Riko."ucap Robi membuat Adam merasa kecewa karna ternyata Andini mencintai pria lain.
"baik lah Robi terima kasih atas kerja kerasmu,bonus mu akan saya transper"ucap Adam dan Robi yang mendengar kata bonus sangat bahagia.
"terima kasih tuan Adam,"jawab Riko
"satu lagi nanti sore kita pergi ke markas untuk menemui wanita itu,"ucap Adam dan mendengar ucapan Adam Robi merasa kecewa padahal hari ini dia ada janji menemui wanita pesanannya
Di sore harinya para penghuni markas itu sibuk, karna tiba-tiba tuan mereka mengunjungi markas itu biasanya jarang Adam berkunjung ke tempat itu tetapi karna Adam sudah menitipkan calon istri sirinya di markas itu dia jadi semakin sering berkunjung bahkan dia sudah mendatangi markas itu sebanyak dua kali dalam Minggu ini.
Disaat para penghuni mansion itu sibuk memperbaiki tugas masing-masing Andini malah tidur dengan sangat pulas.Andini merasa hidupnya sangat bahagia di mansion ini,makan dengan bebas pekerjaan tidak ada,tidur bisa pulas membuatnya lupa akan semua masalahnya dulu bahkan dia seakan melupakan kekasihnya Riko.
"Dimana wanita itu..?tanya Adam kepada pengawal yang biasa menjaga Andini,
"maafkan saya tuan saya lupa memanggilnya dari kamar dia sedang tidur tuan?ucap pria itu dengan ketakutan
"sudah biarkan saja,dan kalian bisa kembali ke tugas masing-masing,"ucap Adam lalu mereka semua pergi meninggalkan Adam di ruangan itu bersama Robi.
Robi adalah seorang asisten,sekaligus kaki tangan Adam,dia sangat mempercayai Robi dan dia sangat menyukai Robi karna menganggap Robi sangat pintar dan telaten didalam pekerjaannya.
__ADS_1
Lalu Adam tiba-tiba berdiri dan pergi masuk ke kamar Andini,Robi hannya bisa melihat dia sangat mengerti dengan sipat tuannya itu walaupun dia kasar dan angkuh tetapi dia memiliki sipat penyayang.
Adam membuka pintu kamar Andini yang tidak terkunci dan dia melihat Andini tidur dengan pose yang sangat menantang tiba-tiba saja Adam merasa tubuhnya kepanasan melihat body Andini yang sangat cantik dengan dada yang lumayan berukuran besar.Lalu Adam mengunci pintu kamar Andini dan dia memandangi wajah Andini yang sangat cantik.
Adam duduk di samping Andini sambil memandangi wajah Andini yang begitu sayu tiba-tiba saja Adam merasa kesal saat dia ingat ucapan Robi yang mengatakan Andini sangat mencintai Riko.Tiba-tiba saja Andini menggeliat dan membuka matanya dia langsung kaget saat melihat Adam sudah di sampingnya,
"tuan...apa yang kamu lakukan disini," ucap Andini sambil menarik selimut menutupi tubuhnya.
"Kenapa kamu tidur tidak menutup pintu,tadi saya di sampingmu karna aku melihat ada nyamuk hampir mengigit wajahmu,jangan berpikiran aneh-aneh jangan kamu pikir kalau aku mencintaimu,"ucap Adam sambil berlalu dari kamar,Andini merasa ada yang aneh dengan ucapan Adam,
"emang siapa yang berpikiran aneh-aneh,malah aku heran kok bisa dia ada di kamarku"ucap Andini sambil berjalan menuju kamar mandi karna hari sudah mulai sore,dia ingin membersihkan diri.
Adam yang di ruang tamu memanggil semua pengawal dan pelayan yang ada di mansion itu,
"ini peraturan baru yang saya buat, jangan ada yang berani masuk ke kamar Andini jika dia sedang tidur paham kalian semua,"ucap Alfaro dengan nada yang sangat tinggi,
"paham tuan.' Ucap mereka dengan serempak.Dan kamu Alfaro tugas mu adalah menemani Andini kemana pun dia pergi apa pun yang dia inginkan semuanya kamu penuhi,"ucap Adam dan Robi yang mendengar setiap kata-kata Adam merasa ada yang aneh dengan tuannya.Tiga tahun Adam menikah dengan Amanda istrinya Robi tidak pernah melihat Adam se perhatian itu.
"Apa tuan Adam jatuh cinta kepada nona Andini" batin Robi, karna baru ini dia melihat Adam begitu perhatian dengan seorang wanita.Setelah para penjaga dan para pelayan pergi Andini keluar dari kamar,Adam sangat terpesona melihat kecantikan Andini karna setelah mandi Andini memoles wajahnya dan rambutnya terurai Alfaro yang memandang Andini pun cukup terpesona hingga dia tidak sadar kalau Adam sudah melihatnya.
"Alfaro,apa perlu aku mencongkel bola mata mu itu,"ucap Adam membuat Alfaro tersadar
__ADS_1
"maafkan aku tuan,aku tidak mengulanginya lagi." ucap Alfaro lalu Andini menghampiri mereka semua "Tuan maafkan aku karna tadi aku ketiduran aku tidak menyambut tuan."ucap Andini.
👉bersambung👉