Rahim Bayaran

Rahim Bayaran
bab 63 ~ Mulai tegas ~


__ADS_3

Alex benar-benar tidak terima diperlakukan Amanda dengan semena-mena,lalu dia kembali mendorong tubuh Amanda dan dia masuk ke kamarnya lalu mengunci pintu kamarnya dari dalam.setelah itu menghubungi seseorang,dan menyuruhnya datang ke apartemennya.


Tidak berapa lama pintu apartemennya berbunyi dan seorang pria yang berperawakan tinggi dan hitam datang ke apertemen itu.Amanda sangat kaget melihat kedatangan pria itu keruangan itu.


"Billy beri kepuasan batin kepada wanita ini pastikan dia benar-benar puas,karna dia seorang wanita yang haus belaian."Ucap Alex lalu pergi meninggalkan Amanda dan pria itu di dalam apertemen,setelah dia mengganti bajunya yang sudah berantakan.


"Alex.......brengsek kamu berani-beraninya kamu mempermalukan aku."Amanda menjerit sekuat tenaganya berharap Alex mendengar ucapannya.


"Nyonya,tidak usah takut aku akan memberikan kepuasan yang anda inginkan,dan aku pastikan semua rahasia mu akan ku tutup rapat-rapat."Ucap pria itu,Amanda lalu memandang ke arah pria itu dengan sangat sinis,


"Diam,aku tidak butuh pria bayaran seperti mu,kamu pikir aku butuh lelaki sampah seperti mu! enyah kamu dari sini,jijik aku melihat laki-laki yang tidak berguna seperti kamu."Ucap Amanda,membuat pria itu merasa tersinggung,dia merasa sangat sakit hati dengan kata-kata Amada yang sangat pedas.

__ADS_1


Tampa menunggu lama pria, itu membopong tubuh Amada,lalu dia melempar tubuh itu ke atas ranjang,lalu dia merobek baju yang dikenakan oleh Amanda,dan membuka semua pakaiannya dan melemparnya ke lantai.Belum sempat Amada bergerak,pria itu langsung menindih tubuh Amanda lalu ******* bibir Amanda,dan meremas kedua gunung kembarnya, dengan sangat kasar,hingga Amanda,menjerit karna di diserang dengan sangat tiba-tiba.


Amanda benar-benar ngeri kepada pria itu, Hingga tiga jam permainan pria itu belum juga mencapai batasnya,hingga Amanda merasa tubuhnya sudah hampir pingsan.


"Ayo sayang,aku akan memuaskan batin mu,bertahan lah sebentar lagi juga akan sampai." Ucap pria itu,sambil terus memainkan tubuh Amanda.Hingga ahirnya pria itu mencapai batasnya.


Amanda langsung berdiri dan pergi menuju kamar mandi,dia merasa miliknya sangat sakit dan perih,dia benar-benar sangat menderita,lalu Amanda berdiri di depan cermin dan melihat semua tanda yang ada di leher dan di tubuhnya.Dia merasa sangat kesal kepada pria itu.


"Dasar bajingan kamu Alex,kamu akan menerima akibatnya saat kamu sudah berani mempermainkan aku." Batin Amanda,dia langsung keluar dari kamar mandi dan memakai baju yang sudah dia bawa,dia melihat pria itu sudah pergi meninggalkan nya terlebih dahulu di apertemen itu.


Amanda langsung masuk kedalam mansion untuk memastikan,pemilik mobil itu.Saat Amanda memasuki mansion dia sangat kaget ternyata Andini dan Adam sudah duduk di sopa,

__ADS_1


"Untuk apa kamu membawa wanita itu ke mansion ini?"Tanya Amanda,hingga Andini dan Adam langsung melihat ke arah suara itu.Andini menunduk,dia selalu merasa tidak nyaman jika berada di mansion itu apalagi sampai bertemu Amanda.


"Tidak ada larangan,aku membawa istriku ke mansion pribadi ku," Ucap Adam,dia melihat semua tanda biru yang ada di leher Amanda hingga dia mendengus


"hhuuhh...harusnya,kamu bisa menjaga sedikit kehormatan mu sebagai wanita.Aku tidak tau dari segi mana kakek melihat mu,hingga memaksaku menikah dengan wanita murahan seperti mu."Ucap Adam,lalu dia menarik tangan Andini dan membawanya naik ke ruang kerjanya untuk memeriksa berkas yang sudah disiapkan Alex kepadanya.


Amanda merasa semakin sakit hati kepada Adam ,apalagi saat Amanda melihat Adam begitu memberikan cinta yang tulus kepada Andini.


"entah sampai kapan wanita itu bisa membereskan Andini ,si pelakor ini jika aku tidak bisa mendapatkan hati Adam,maka kamu pun tidak akan bisa mendapatkan dia.kamu akan menyesal karna sudah berani menyentuh milikku."Batin Amanda lalu dia segera pergi meninggalkan ruangan itu,dia mengabaikan semua sapaan dari para pelayan mansion itu.


Amanda melempar semua barang-barang yang ada di meja riasnya semua peralatan make up nya hancur berantakan,rasa cemburunya semakin meningkat melihat kemesraan Adam dan Andini.

__ADS_1


"Kayaknya wanita itu tidak bisa di harapkan,aku harus bertidak sendiri.aku akan menyelesaikan mu dengan tangan ku sendiri,pelakor nikmatilah kebahagian mu karna ini hari-hari terakhir kamu bersama suamiku."batin Amanda,dengan senyum jahatnya dia mencari ide untuk secepatnya menyingkirkan Andini dari kehidupan rumah tangganya.


👉bersambung👉


__ADS_2