
Amanda sangat kecewa dengan semua peraturan yang di buat oleh Adam kepadanya.Tapi apa yang bisa dia lakukan kecuali menuruti keinginan Adam dia tidak ingin di buang dari mansion ini Tampa sepeser uang pun,apa lagi saat ini kondisi perusahaan ayahnya yang butuh dukungan dana dari perusahaan raksasa milik keluarga suaminya itu.
"Dasar cewek sialan bisa-bisanya dia merebut Adam dariku,aku tidak akan membiarkan mu tenang di mansion ini."ucap Amanda dengan sangat kesal.Lalu dia turun kebawah hendak makan siang tetapi dia tidak melihat siapa-siapa di mansion itu.
Saat Amanda berada di meja makan beberapa pelayan datang menghampirinya,"kemana tuan,apa dia pergi bekerja hari ini?"tanya Amanda kepada pelayan yang berdiri di depannya.
"Iya nyonya tuan sudah berangkat dari tadi pagi."ucap pelayan itu Amanda hannya diam menangapi ucapan pelayannya.
"Terus,pelakor itu dimana sekarang?" tanya Amanda membuat pelayan itu bingung dengan pertanyaan Amanda,
"pelakor siapa maksud nona?tanya pelayan itu kepada Amanda,
"Kamu emang terlalu bodoh,kamu tidak tau kalau tuan mu sudah membawa wanita muda kerumah ini? dia itu pelakor kalian semua pelayan di rumah ini, tidak perlu melayani dia kalau bisa kalian buat, dia tidak betah tinggal di mansion ini mengerti?ucap Amanda kepada para pelayan itu dan para pelayan hannya menunduk diam karna mereka hannya tunduk kepada aturan Adam tuan mereka.
Sementara Adam di kantornya merasa khawatir kepada Andini,karna dia meninggalkan Amanda di rumah dia merasa khawatir Amanda masih marah kepada Andini.Adam berniat menghubungi Andini tetapi dia tidak tau nomor ponsel Andini.
"Aku emang terlalu bodoh kenapa aku tidak meminta nomor ponsel wanita itu,"ucap Adam berbicara sendiri.Adam berniat ingin pulang secepatnya ke mansion tetapi pekerjaan Adam sangat banyak karna,dia sedang memulai bisnis baru di bidang properti.Adam selalu berusaha untuk pokus tetapi pikirannya selalu tertuju kepada Andini lalu tiba-tiba dia berdiri dan menutup semua pekerjaannya dan berniat kembali pulang ke mansion nya.
"Robi,aku pulang dulu ke mansion ada pekerjaan yang harus ku selesaikan di sana!" ucap Adam mencari alasan,
"ada pekerjaan atau karna kangen dengan istri muda ya tuan," ucap Robi bercanda hingga ada melemparkan pena yang ada di kantong nya ke pada Robi
__ADS_1
"ini pekerjaan yang sangat penting kamu pasti tidak mengerti menangani ini,kamu jangan bicara sembarangan atau nanti gaji mu tidak aku berikan,"ucap Adam mengancam Robi.
"Ampun tuan Adam, silahkan tuan pergi untuk mengerjakan yang tuan katakan,"ucap Robi dengan senyum penuh kelicikan.Lalu Adam segera turun dan menaiki mobilnya lalu pergi meninggalkan kantornya.
Sementara Andini masih dikamar nya dia sama sekali tidak berani keluar kamar karna dia takut Andini akan menghajarnya lagi.apa lagi sekarang Adam tidak berada di mansion dia semakin takut keluar dari kamarnya.Tiba-tiba Andini berniat mencoba peralatan makeup yang ada di kamar itu.
lalu Andini pergi ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya lalu dia memakai pakaian yang sangat bagus dan merias sendiri wajahnya.
Andini sangat puas melihat wajahnya yang tampak sangat cantik dengan polesan yang sangat sederhana,
"baik lah Andini silahkan nikmati dunia mu di mansion ini sebelum dia membuang mu ke jalanan,untuk saat ini aku akan menikmati semuanya."ucap Andini kepada dirinya sendiri
"selama ini semua penderitaan dan siksaan sudah aku terima bahkan pria yang kucintai tega di ambil oleh adikku,hari ini aku tidak mau ditindas oleh siapa pun termasuk istrinya itu." ucap Andini kembali, lalu dia memberanikan diri keluar dari kamar dan turun kebawah menuju meja makan karna perutnya sudah keroncongan.
"biarkan aku yang mengambil makanan ku silahkan kalian kembali ke belakang,"ucap Andini karna dia tidak pernah dilayani.Lalu tiba-tiba Amanda datang menghampiri Andini,
"kalian pelayan bodoh, tidak perlu kalian melayani dia di rumah ini karna dia hannya seorang pelakor,"ucap Amanda sehingga Andini tidak bisa menahan amarahnya lagi
"Siapa yang pelakor? kamu yang jadi istri tidak becus, sehingga suamimu menjadikan ku istri keduanya aku juga tidak ingin menjadi istri kedua,"Andini berteriak kepada Amanda membuat Amanda semakin tidak bisa menahan emosinya apalagi dia dikatakan istri tidak becus.
"Apaa...yang kamu katakan anak ingusan kurang ajar kamu berani-beraninya kamu menghakimiku,"ucap Amanda lalu dia berlari ke arah Andini dan menarik rambut Andini sekuat tenaga hingga beberapa helai rambut Andini putus
__ADS_1
"Awww....sakittt lepaskan aku..."ucap Andini sambil berteriak dan Amanda sama sekali tidak mau melepaskan rambut Andini para pelayan yang melihat kejadian langsung memanggil security dan pengawal Andini pelayan itu tidak berani melerai mereka berdua karna mereka sangat tau betul sipat Amanda.
Pada saat itu Adam juga sudah sampai di mansion dia melihat para security berlari kedalam rumah lalu Adam segera keluar dan juga berlari kedalam rumah untuk melihat apa yang terjadi di mansion nya itu.
Pada saat dia masuk dia melihat security berusaha melepaskan tangan Amanda dari rambut Andini,
"Apa_apaan ini?"Adam menjerit ke arah Amanda lalu melepaskan tangan Amanda dari rambut Andini, wajah Andini dan rambutnya semua sudah sangat berantakan lalu Andini mendekati Amanda dan
"Plakkk...."Andini langsung menampar wajah Amanda Andini sangat marah kepada Amanda karna sudah dua kali dia di hajar oleh Amanda.
"Dasar pelakor kamu berani menamparku sini kamu aku akan menghabisi mu,"ucap Amanda dia tidak terima dipermalukan oleh Andini di depan Adam dan para pelayan
"AMANDA..kamu berhenti,"Adam berteriak kepadanya hingga Amanda tidak berani lagi mendekat ke arah Andini.
"Sekarang kamu masuk ke kamarmu atau aku akan marah kepada mu?"Adam membentak Amanda lalu Amanda mengambil kunci mobil dan tasnya lalu dia pergi dari mansion itu dan Adam sama sekali tidak peduli saat dia melihat Amada sudah pergi.
"Kalian semua ngapain aja hingga bisa Amanda menghajar Andini kalian diam saja dan kamu Alfaro apa saja yang kamu kerjakan di mansion ini,
mulai sekarang kamu tidak perlu bekerja disini lagi lebih baik kamu kembali ke markas,mengurusi wanita seperti Amanda saja kamu tidak mampu." ucap Adam dengan sangat marah.
"Maafkan saya tuan,saya lalai saya akan kembali sekarang ke markas," ucap Alfaro lalu pergi meninggalkan mereka semua,dia sangat takut kepada Adam karna sudah mengecewakannya.
__ADS_1
Andini sama sekali tidak peduli kepada Adam saat dia marah kepada para security dan para pelayan, dia langsung berlari naik dan masuk ke kamar lalu mengunci pintu dari dalam. Dia sangat kecewa kepada Adam karna dia sudah di cap wanita pelakor oleh istrinya.
👉bersambung👉