
Adam langsung berlari menuju pintu apartemennya dengan sangat buru-buru dia langsung membuka pintu,dia melihat keadaan apertemen nya yang sangat berantakan.
"Andini....kamu dimana!" Adam langsung berlari ke dalam kamar Andini dan melihat Andini sudah berlumuran darah dengan tubuh yang lebam-lebam dan tangan serta mulut di sumpal pakai ****** ***** pria.
"Andini.....bangun...sayang Andini...apa yang terjadi padamu."Ucap Adam lalu membuka ikatan tangan Andini dan membuang pakaian dalam yang berada di mulut Andini.Lalu Adam langsung memeluk Andini,lalu dia memakaikan pakaian untuk Andini lalu menggendongnya dan membawa ke lantai dasar dan memasukkan nya kedalam mobil.
"Tuan,apa yang terjadi kepada nona?" tanya Robi yang kebetulan dia masih berada di dalam mobil,sedang telponan dengan para klien yang pertemuan nya dibatalkan oleh Adam.
"Keluar kau bajingan dari mobilku,ini semua karna kamu mencari pelayan yang tidak becus.sekarang kamu pergi dari hadapanku bawa kepada ku wanita brengsek yang sudah menganiaya istriku,jika sesuatu terjadi kepada istriku,aku tidak akan memaafkan mu." Ucap Adam lalu dia meninggalkan Robi yang masih sangat kaget.
Adam membawa mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi hingga beberapa mobil yang dia lewati memberikan sumpah serapah kepada Adam.
"Sesampainya di rumah sakit Adam langsung menggendong istrinya dan membawanya ke ruang IGD,para dokter dan perawat langsung menangani Andini.Adam terus mendampingi Andini dan memegang tangannya.
"Andini,tolong bangun aku akan membalas ini semua kepada wanita itu aku tidak akan membiarkan dia hidup dengan tenang." Ucap Adam.Beberapa dokter dan perawat yang sedang memeriksa Andini merasa iba melihat Adam.seluruh tubuh Andini lebam bahkan kedua PU***ing *********** terlihat luka parah akibat terkena gigitan.
"Tuan,silahkan keluar dari ruangan ini kami akan memeriksa lebih lanjut apakah nyonya mengalami pelecehan seksual." Ucap salah satu dokter wanita.Mendengar ucapan wanita itu seketika amarah Adam semakin memuncak.
"Lakukan yang terbaik untuk istriku."Ucap Adam lalu dia keluar dari ruangan itu dan menunggu di luar ruangan.Adam tidak bisa konsentrasi dia terus merasa cemas menunggu hasil dari pemeriksaan dokter.
__ADS_1
Adam terus mondar mandir sambil menunggu dokter memanggilnya hingga pada saat itu Robi datang menemuinya,
"Tuan,bagaiman dengan keadaan nona,aku benar-benar menyesal dengan kejadian ini tuan maafkan aku."Ucap robi,lalu Adam langsung berdiri dan mencengkram leher baju Robi,
"Keluar dari ruangan ini,aku tidak menyangka kamu bisa se ceroboh ini memberikan pelayan untuk istriku pergi....."Ucap Adam menjerit,hingga beberapa dokter yang menangani Andini keluar
"Tuan Adam,mohon jangan membuat keributan di rumah sakit ini,itu bisa mengganggu ketenangan para pasien." Ucap salah satu perawat, hingga Adam melepas tangganya dari leher Robi dan mendorong nya dengan keras hingga Robi terpental ke lantai.
Para dokter dan perawat itu kembali masuk kedalam ruangan karna melihat Adam sudah mulai tenang,lalu Robi berdiri
"Tuan,aku akan mencari dia dan membawanya kehadapan tuan " Ucap Robi lalu keluar dari rumah sakit itu.Robi benar-benar merasa bersalah Karna selama bekerja dengan Adam baru kali ini dia melihat Adam se marah itu kepadanya.Dia pun tidak tau bagaimana wanita dari desa bisa berbuat sejahat itu kepada istri tuannya.
"Silahkan duduk tuan Adam,aku akan menjelaskan apa yang terjadi kepada istri tuan." Ucap sang dokter,lalu Adam menarik kursi dan duduk di depan dokter
"Apa yang terjadi dengan istriku dokter bagaimana keadaanya,apa dia baik-baik saja." Ucap Adam dengan tidak sabar.
"Tenang tuan,istri anda hannya mengalami gegar otak ringan akibat benturan keras di kepalanya, mungkin secepatnya dia akan sadar dan menurut dari pemeriksaan kami istri anda tidak mengalami pelecehan seksual dia hannya di aniaya,kemungkinan besar dia melawan saat akan di lecehkan sehingga dia di hantam dengan pukulan di kepalanya."Ucap sang dokter,walau pun Adam sedikit merasa lega, tetapi dia tetap saja murka kepada wanita yang sudah berusaha membunuh istrinya.
"Apa saya bisa menunggunya di dalam dokter?"tanya Adam dia sudah tidak sabar menunggu Andini segera siuman.
__ADS_1
"Silahkan." Ucap dokter lalu Adam segera memasuki ruangan Andini,dia langsung duduk di pinggiran ranjang Andini dia meraih tangan Andini dan menciuminya.
"Sayang maafkan aku, ini semua terjadi akibat kebodohan ku yang meninggalkan mu di saat hatiku merasa cemas kepada mu." Ucap Adam dan terus menciumi tangan Andini.Adam memandangi wajah istrinya yang sangat cantik.Walau pun wajahnya masih terlihat kusam dan biru-biru tetapi itu tidak mengurangi kecantikan Andini di hati Adam.Tidak bosan-bosannya Adam menunggu Andini ciuman dia tidak berani meninggalkan Andini walau hannya sedetik pun.
"Lalu Adam mengirim pesan kepada Dea agar datang menemuinya ke rumah sakit,dimana Andini di rawat.Adam ingin mereka berdua menemani Andini di rumah sakit itu.
Sementara Susi dan kekasihnya menginap di sebuah hotel kelas bawah,mereka menikmati hari dimana Susi sangat puas melihat Andini yang tidak berdaya akibat penganiayaan yang di buat oleh kekasihnya.Mereka melarikan diri disaat Andini jatuh pingsan saat kekasihnya memukul kepala Andini.Susi memaksa kekasihnya segera pergi meninggalkan Andini di apertemen itu karna dia melihat Andini sudah tidak berdaya.
"Sayang,harusnya tadi aku menikmati tubuh mulusnya itu ,aku rasa tubuh wanita itu sangat lah nikmat." Ucap pria itu dengan senyum yang penuh kejahatan.
"Emang,tubuh ku ini kurang nikmat untuk mu " Ucap Susi manja,mereka menikmati kebahagiannya di hotel itu apalagi perhiasan Andini yang mereka bawa sudah mereka jual dengan nilai nominal yang sangat tinggi.
"Tidak sayang,tubuh mu juga sangat nikmat.bahkan aku tidak bosan untuk menikmati tubuh mu yang begitu indah ini." Ucap pria itu.Dia merasa sangat beruntung karna bisa memiliki Susi.dia sebagai pria hannya memberikan kenikmatan gratis dari Susi sementara dia mendapat biaya hidup dari Susi.
"Sayang,kira-kira kamu kerja dimana lagi kalau uang kita sudah habis?lebih baik kita mencari kontrakan yang lebih jauh dari tempat ini,karna aku tidak ingin suami dari bos mu itu akan menangkap kita." Ucap pria itu,hingga Susi menganggukkan kepalanya.
"Baik lah sayang,aku akan melakukan apa pun untuk mu,karna aku begitu mencintai mu.tapi jangan sekali-kali kamu berani bermain-main di belakang ku " Ucap Susi mengancam kekasihnya.
Lalu mereka berdua kembali menikmati,kenikmatan dunia yang sangat di inginkan susi.baginya kekasihnya itu adalah pria yang sangat jago dalam memberikan kepuasan kepadanya.
__ADS_1
👉bersambung👉