
Setelah menunggu lebih dari 30 menit ahirnya Adam bisa berangkat dengan naik helikopter,Adam sudah sangat tidak sabar ingin menemui istrinya karna dia tidak ingin istrinya itu pergi meninggalkannya.Setelah menempuh perjalanan kurang lebih empat puluh lima menit ahirnya Adam sampai di kota J dengan selamat setelah turun di landasan dia langsung di jemput oleh supir karna dia sudah menghubunginya sebelum melakukan penerbangan.Lalu mereka langsung berangkat menuju apartemennya yang di tempati istri muda nya itu.
"Sayang....."panggil Adam membuat Andini langsung kaget dia sangat heran kenapa suaminya bisa di apartemennya sementara suaminya itu sedang melakukan perjalanan bisnis.
"Sayang,kamu kenapa kamu jangan pernah mengucapkan kata itu lagi aku tidak mau dengar kata perceraian dari mulut mu itu," ucap Adam lalu memeluk Andini dengan sangat erat,dia sangat takut kehilangan istrinya itu.Andini yang masih sangat kesal langsung melepas pelukan Adam lalu keluar dari kamar menuju balkon disana dia menatap keluar dia berharap suatu saat dia benar-benar bisa menikmati rumah tangga yang bahagia.
Lalu Adam mendekatinya lagi dan memeluk Andini dari belakang dan menciumi rambut istri nya itu,
"Sayang nanti malam temani aku bertemu seseorang," ucap Adam membuat Andini merasa terpancing,
"Emang istrimu kemana,nanti dikira istri sah mu itu aku ini pelakor capek tuan,setiap saat aku dikira merebut mu dari dia makannya lebih baik ceraikan aku saja," Andini berteriak keras di hadapan Adam Andini sudah sangat kesal terus di perlakukan seperti wanita murahan.
Adam hannya bisa diam saat Andini mengeluarkan semua isi hatinya supaya Andini merasa lega,Adam sama sekali tidak membalas kemarahan istrinya itu dia sudah seperti lelaki yang takut istri tapi baginya itu tidak penting yang terpenting itu istrinya tidak marah lagi kepadanya.
Melihat Adam hannya diam Andini semakin kesal saja lalu dia masuk ke kamarnya lalu tidur dan langsung menutup tubuhnya dengan selimut.Melihat Andini menutup tubuhnya Adam langsung naik ke ranjang dan membaringkan tubuhnya di samping istrinya .Adam tidak berani lagi menganggu istri yang lagi merajuk itu tidak lama kemudian istrinya tertidur lalu Adam turun dari ranjang lalu keluar kamar.
"kemana pembantu sialan itu kenapa Andini selalu saja mengijinkan nya keluar,"batin Adam lalu dia turun ke bawah meninggalkan Andini sendirian di apertemenya dia tidak peduli lagi pembantu itu karna dia ingin pulang ke mansion nya.
Sesampainya di mansion dia langsung di sambut oleh para pelayan di mansion itu karna mereka sudah tidak melihat ya beberapa hari
"Selamat sore tuan,"ucap salah satu pelayan itu dengan ramah tapi Adam tidak peduli dia langsung pergi bergegas ke kamar Amanda.
__ADS_1
Adam langsung mendorong pintu kamar hingga terbuka sangat lebar membaut Amanda langsung berdiri karna dia sangat kaget pintu kamarnya ada yang buka,
"Apa yang kamu lakukan kepada istriku?" ucap Adam dengan sangat marah wajahnya yang sudah merah padam karna menahan marahnya
"Hahaha istri mu itu sudah mengadu kepada mu kalau bukan pelakor apa lagi?dia emang pantas mendapat itu dia hannya wanita murahan yang menjajakan tubuhnya kepada semua pria kaya." ucap Amanda membuat Adam semakin marah lalu dia menarik tubuh Amanda dan melemparnya ke atas ranjang,
"jaga ucapan mu itu kamu benar-benar membuatku marah dia wanita yang hebat, setidaknya dia hannya memberikan tubuhnya kepada pria yang benar-benar sudah menghalalkannya.kamu dan dia sungguh dua wanita yang jauh berbeda." ucap Adam membuat Amanda sangat tersinggung,dia tidak menyangka kalau Adam akan se marah itu kepadanya bahkan memperlakukannya dengan sangat kasar.
"Kamu berani kasar pada ku hannya karna wanita itu hah," ucap Amanda lalu dia mengambil black card nya itu dan melemparnya ke pada Adam,
"ini ambil bahkan kamu memberikan kartu ini kepadanya padahal dia masih baru menjadi istri mu." ucap Amanda lalu pergi keluar dari kamarnya,tetapi Amanda malah sangat kaget saat melihat kakeknya sudah berdiri di depan kamarnya.
"Adam..."panggil sang kakek lalu Adam keluar dan mulai menetralkan wajahnya Adam tidak ingin kakeknya curiga kepada mereka berdua.
"Ada apa kakek apa yang membaut kakek berdiri di depan pintu kamar kami," ucap Adam dia pura-pura tidak terjadi apa pun lalu dia keluar lalu memapah tubuh kakeknya itu.
"Tadi kakek dengan kamu sudah pulang kata pelayan kakek tidak ingin kamu pergi lagi makanya kakek menunggu mu di depan kamar kalian," ucap sang kakek dia sangat merindukan cucunya itu.
Setelah sampai di ruang tamu Adam langsung membantu kakeknya untuk duduk di kursi lalu mereka cerita-cerita sementara Amanda berlari mendekati mereka karna Amanda ingin tau hal apa yang di obrolin mereka berdua.
Amanda sangat kesal kepada suruhannya karna sudah beberapa hari ini dia belum menyampaikan informasi tentang asisten kakeknya itu dia sudah tidak sabar lagi menunggu informasi itu.
__ADS_1
Sementara itu di apertemen Andini terbangun saat hari sudah gelap lalu dia keluar dari kamarnya dan melihat Adam sudah pergi membuat dia menjadi merasa bersalah karna sudah marah-marah kepada suaminya itu.
Andini belum melihat asistennya semenjak dia mengusirnya tadi siang bahkan ini sudah malam dia belum juga kembali.
๐ฌ Tuan kamu ada dimana?apa tuan tadi melihat ya?lalu Andini mengirim pesan itu kepada suaminya.
Setelah Andini selesai mandi dia memasak makanan untuknya sendiri lalu dia, menghidangkannya di meja dan makan sendirian.
Adam yang masih menemani kakeknya tidak berani membuka ponsel karna kakek sangat marah jika ada orang yang berani bermain ponsel di hadapannya.ahirnya sampai tengah malam Adam naik ke kamar istrinya setelah mengantar kakeknya istrahat.
Adam langsung mengambil ambal lalu tidur di lantai seperti biasa dan menghubungi Andini lewat panggilan video call,tidak berapa lama Andini langsung mengangkat ponselnya karna dia belum tertidur
๐" apa yang kamu lakukan di sana sayang, apa kamu sudah Bobo,ayo tunjukan wajah mu kepadaku aku sudah kangen banget,"ucap Adam Amanda yang masih terjaga sangat emosi karna Adam seakan-akan memamerkan kemesraannya di hadapannya.
๐"kamu bersama Mbak Amanda?"tanya Andini
๐iya sayang tapi aku tidur di lantai dia tidur di tempat tidurnya,sayang bukain baju mu dong aku kangen banget sama kamu tadi kamu marah-marah terus sama ku,"ucap Adam dengan wajah di manyun kan membuat Andini merasa gemas melihat tingkah suaminya itu.
๐Eh sayang, aku mau nanya Susi emang kemana? apa dia keluar nga permisi hingga kamu malah bertanya kepada ku?"tanya Adam dan Andini merasa takut memberitahunya kalau dia mengusir pelayan itu dari apertemen ya.
๐bersambung๐
__ADS_1