Rahim Bayaran

Rahim Bayaran
bab 39 ~ Mulai terganggu ~


__ADS_3

Alex sangat marah, kepada dirinya sendiri karna terjebak permainan wanita ular seperti amanda.Lalu dia segera meninggalkan istana milik tuannya itu, dia tidak tau bagaimana memperbaiki kekacauan akibat ulah dari Amanda.Seharian ini Alex bekerja tidak pokus sama sekali dia selalu memikirkan kejadian tadi malam sampai dia bisa tidur dan menikmati malam yang panjang bersama istri dari tuan mudanya.


"Apa yang kulakukan jika tuan Adam tau ,kalau aku telah tidur dengan istrinya bodoh,memang aku sangat bodoh bisa-bisanya aku di jebak oleh wanita ular seperti itu ."batin Alex,dia tidak bisa berpikiran jernih hari ini,apa lagi hari ini sang empunya perusahaan yang telah percaya kepadanya menyuruhnya untuk menemui dia di mansion Adam.Pada saat Alex masih sangat frustasi tiba-tiba nomor baru mengirim kan Poto ke ponselnya dan Alex langsung membuka dan dia sangat kaget saat melihat poto nya bersama Amanda yang sedang di tempat tidur Tampa sehelai benang pun.alex langsung menghapus Poto itu dia sangat yakin kalau nomor itu adalah nomor Amanda.amanda mengirim pesan lagi,


💬 bukan kah Poto itu sangat bagus sayang,"Alex semakin geram dengan tingkah Amanda yang seakan-akan terus menghantuinya.


💬Persetan dengan wanita seperti mu."Alex mengirim pesan itu kepada Amanda,dan tidak berapa lama Amanda langsung mengirim balasannya lagi


💬👙Apa nanti malam kamu punya waktu,ayo kita ulangi permainan kita yang tadi malam lagi"


Lalu Alex langsung menghapus semua pesan Amada,dia merasa hubungan tuan muda dan istrinya pasti sedang tidak baik-baik saja, melihat keberanian Amanda menggodanya,dia sudah seperti wanita haus belaian.


Lalu Alex bangkit dari meja kerjanya bersiap untuk menemui tuan nya,dia langsung keluar dari kantor menuju parkiran di kantor nya juga Alex sangat di hormati sebagai kaki tangan sang pemilik perusahaan tempat mereka bekerja,para kariawan menghargai Alex sama seperti menghargai pemilik perusahaan itu.


Sebelum Alex berangkat ke mansion tuan mudanya, dia berhenti sebentar di sebuah mall mewah untuk membeli pesanan tuannya yaitu sebotol anggur,yang sangat mewah.Di saat hendak masuk kedalam mall Andini bertabrakan dengan Alex,


"brakkkk..."semua belanjaan Andini jatuh berantakan hingga beberapa pakaian dalam wanita jatuh semua membuat Andini merasa malu dengan buru-buru dia langsung mengambil semua barang-barangnya.

__ADS_1


"Maafkan saya nona karna tidak memperhatikan anda,"ucap Alex sambil menunduk sopan kepada andini,pada saat Amanda melihat kejadian itu saat dia baru keluar dari sebuah dokter kecantikan dia sedang melakukan perawatan di klinik itu.Amanda langsung menghampiri Andini dan melayangkan tamparan yang sangat keras ke wajah cantik Andini hingga hidung Andini mengeluarkan setetes darah,


"Dasar wanita rubah,apa semua pria ingin kamu goda, dengan wajah polos mu itu." ucap Amanda,Alex yang melihat itu merasa sangat kaget,Alex tidak mengerti arti ucapan Amanda,lalu Andini segera pergi meninggalkan mereka berdua karna beberapa orang sudah mulai mengerumuni mereka.


"Alex ingin mengejarnya dan minta maaf karna belum sempat tadi dia meminta maaf karna tiba-tiba saja Amanda datang dan menampar Andini hingga Alex tercengang untuk beberapa saat,hingga dia tidak sempat minta maaf Andini sudah masuk mobil dan langsung pergi.


Amanda tidak peduli melihat reaksi Alex,Dia langsung pergi meninggalkan Alex yang sedang kebingungan.Alex langsung masuk kedalam mall dan segera mencari pesanan sang kakek dia tidak ingin kakek menunggunya terlalu lama,walaupun dia masih bertanya-tanya kenapa Samapi Amanda menampar gadis muda yang barusan.


Sementara itu Andini terus menagis di dalam mobil supir sudah berulang kali meminta maaf kepadanya,tapi Andini merasa hatinya cukup sakit karna terus-terusan mendapat penganiayaan dari Amanda.


flashback


"kamu nga ada makin gendut sayang mungkin karna aku setiap hari meremas nya saja makanya punya mu makin gede,sehingga bra mu tidak ada yang muat lagi." ucap Adam menggoda istrinya itu sementara wajah Andini manyun mendengar ucapan suaminya itu dan Adam tersenyum melihat wajah istrinya itu.


"Iya sayang silahkan kamu nanti pergi ditemani oleh Susi ya."ucap Adam sambil mengacak-acak rambut istrinya membuat Andini semakin memanyunkan bibirnya.


"Tidak mas,aku tidak mau bersama Susi biar aku sendiri saja itu lebih nyaman." ucap Andini

__ADS_1


"Iya sudah nanti aku suruh supir mengantar mu."ucap Adam sambil mengecup kening istrinya dan langsung berangkat ke kantornya.


flash on


"Nona,tolong maafkan aku,kalau saja aku tadi mendampingi nona mungkin nyonya Andini tidak akan berani menampar nona."ucap supir itu dia sangat merasa bersalah karna tidak menemani Andini.


"Sudah lah pak ini sudah menjadi takdirku.Aku harus menerimanya dengan ikhlas,ini mungkin salahku karna sudah hadir di antara mereka berdua walaupun ini bukan keinginan ku pak." ucap Andini air matanya terus menetes saat dia ingat betapa kasarnya Amanda menghajarnya.Supir hannya mendengar setiap kata-kata Andini Tampa berani mengomentarinya,lalu dia mengantar Andini ke apertemen dan kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai supir baik itu Adam atau keluarga Adam.


Alex yang sudah sampai di mansion tuan mudanya,langsung bergegas menemui sang kakek,belum sempat dia melangkah Amanda sudah datang dari atas dan mendekatinya,


"Kamu mau menemui kakek,hati-hati ya semua permainan kita ada di ponselku, kamu harus membantuku menutup semua aibku karna aku sudah mengakhiri hubungan ku dengan pria itu."ucap Amanda,kata-katanya itu terdengar ancaman bagi Alex dan Amanda langsung pergi meninggalkan Alex yang masih mematung di ruangan itu, Amada tidak ingin ada yang curiga dengan gerak geriknya di mansion itu apa lagi dengan kakeknya dia harus hati-hati,ternyata walaupun sudah tua kakeknya itu masih sangat pintar.


"Selamat siang tuan,aku datang menemui mu dan ini pesanan mu tuan." ucap Alex dia berbicara sambil menunduk karna dia sangat takut kepada kakeknya itu.


"Alex bagaiman penyelidikan anak buah mu tentang Amanda aku ingin secepatnya tau semua keburukan wanita rubah itu." ucap kakek membuat Alex semakin takut saja dia tidak ingin kakeknya melihat raut wajahnya yang sudah mulai gemetaran.


"Maafkan aku tuan,sampai hari ini semuanya belum ada yang pasti dan rasanya bukti-bukti perselingkuhan nyonya Amanda tidak bisa kita selidiki kebenarannya." ucap Alex dia benar-benar sangat takut kepada pria tua yang berada di depannya itu.

__ADS_1


"Kenapa begitu lama,pada hal aku ingin berangkat ke Sidney untuk berobat karna sepertinya kesehatanku sangat menurun ahir-ahir ini"ucap kakek itu.


👉bersambung👉


__ADS_2