
Adam dengan sabar menunggu Andini di dalam ruangan rumah sakit itu.Dia tidak berani meninggalkan Andini walau hannya semenit,karna Adam takut kalau tiba-tiba Andini terbangun dan tidak melihatnya.Adam terus memegang tangan Andini.Hingga ahirnya karna dia merasa kelelahan dia lalu tertidur di samping Andini dengan tangan berpegangan.
Sementara itu,Andini merasa kepalanya sangat pusing lalu dia membuka matanya dan dia melihat sekelilingnya,semuanya serba putih.lalu dia melihat ke samping Adam sudah tidur sambil memegang tangannya.
"Jangan....sentuh aku pergiiiii....kamu lepaskan aku."Andini menjerit dengan sangat keras lalu mendorong tubuh Adam hingga dia terjatuh dari kursi yang dia duduki.
"Sayang......ini aku sayang,sadar sayang."Ucap Adam lalu dia memeluk Andini dan menciumi wajah Andini,hingga ahirnya Andini sadar ternyata itu suaminya.Setelah Andini sadar kalau itu Adam,lalu dia memeluk suaminya dengan sangat erat sambil menagis.
"Hiks....hiks....mas kamu disini,aku takut mas jangan tinggalin aku lagi mas.Hiks...hiks.."Andini menagis di pelukan Adam,hingga Adam merasa hatinya sangat teriris.
"aku akan membunuh orang yang sudah melukai istriku ." batin Adam,dia begitu marah kepada Susi yang sudah dia bantu malah menusuknya dari belakang.
"Aku tidak akan meninggalkan mu lagi sayang,maafkan aku." ucap Adam Tampa bosan dia terus menciumi istrinya,tidak ada nafsu dalam ciuman itu dia merasa sangat bersyukur ahirnya Andini siuman setelah dia menunggu hingga beberapa jam.
Lalu Adam kembali menidurkan Andini,setelah itu dia mengambil obat salep,lalu mengolesi luka di wajah Andini,agar lukanya tidak meninggalkan bekas di wajah cantik istrinya itu.
"Mas,aku sangat lapar."Ucap Andini,Adam dengan cepat langsung memesan makanan via online.Setelah makanan datang Adam,dengan sangat sabar menyuapi Andini.Pada saat Adam menyuapi Andini,tiba-tiba pintu ruangan mereka terbuka ternyata Dea sudah datang menemui mereka.
"Tuan,apa yang terjadi dengan nona Andini." tanya dea,dia begitu kaget melihat semua wajah Andini yang penuh luka dan memar.
"Dia di aniaya oleh Susi pelayan yang direkomendasikan oleh Robi sekarang kamu temani Andini disini aku ingin menemui Robi."Ucap Adam lalu meletakkan piring yang sudah kosong di atas nakas.
__ADS_1
Adam lalu pamit kepada Andini,setelah dia selesai memberi Andini makan dan minum obat.tidak lupa Adam menyuruh salah satu penjaga di markas untuk datang ke kantornya dia ingin Andini dijaga ketat oleh mereka.
Sementara itu Robi,masih merasa sangat marah kepada Susi,sebenarnya Robi tidak kenal betul dengan Susi,dia juga mendapat Susi dari teman kuliahnya dulu.robi berulang kali menghubungi temannya itu tapi ponselnya selalu saja mati.
Karna begitu frustasi ahirnya Robi pergi ke markas.Dia menemui beberapa preman dan meminta bantuan kepada mereka untuk mencari keberadaan Susi.
"Pokoknya kalian secepatnya harus menemukan wanita kotor itu.Dia sudah berani bermain-main dengan tuan Adam." Ucap Robi dia tidak ingin hannya karna dia karier Robi hancur itulah sebabnya dengan sangat berani dia meminta bantuan ke markas Adam.
Drtttt tiba-tiba ponsel Robi berbunyi lalu dia mengambil ponsel dari kantong bajunya dan melihat nama tuannya.
📞kamu dimana? suara Adam yang sangat garang membuat Robi semakin takut.
📞Tuan saya lagi berada di markas,aku telah menyuruh kelompok X untuk terlibat dalam pencarian Susi,mereka sedang bersiap-siap untuk mencarinya tuan." ucap Robi
Dengan terburu-buru Robi langsung menemui tuannya ke kantor,dia tidak ingin Adam semakin kecewa kepadanya.
Sementara itu di Sidney,sang kakek sangat marah karna dia mendapat laporan kalau Adam meninggalkan pertemuan rapat di negara singapura,Dia merasa curiga kepada Adam karna Adam tidak pernah menjadi orang yang tidak bertanggung jawab dalam pekerjaannya.Sepenting apa pun urusannya Adam tetap mengutamakan pekerjaannya.
Ingin sekali rasanya sang kakek meninggalkan negara Sidney ini,tapi dia masih memiliki jadwal Fisioterapi selama tiga kali lagi.Tidak mungkin baginya untuk pulang pada saat ini.Dia ingin sekali mengetahui apa yang menyebabkan Adam bolos dari rapat yang begitu penting di perusahaanya.
Enam orang suruhan Robi telah berpencar di kota ini,mereka dengan sangat profesional melakukan pencarian ke hotel-hotel kelas rendah saat mereka tau kalau wanita itu hannya seorang pelayan.
__ADS_1
Pada saat hari sudah mulai malam, tiba-tiba pria suruhan itu melihat seorang wanita yang sangat mirip dengan Poto yang diberikan oleh robi.dia sedang makan di warung lesehan dengan seorang pria.Penjaga itu memasuki lesehan itu dan berpura-pura minum untuk memastikan kalau wanita itu adalah orang yang ada di Poto itu.
Setelah selesai makan kedua pasangan itu lalu pergi dari lesehan itu menuju hotel yang mereka tempati,dan Riski sang kepala pengawal itu mengikuti mereka berdua sampai kedalam hotel.Sebenarnya mereka mulai sadar kalau Riski mengikuti mereka tapi mereka tidak peduli karna di hotel itu ada security.
Pada saat Riski ingin masuk kehotel dan mengikuti mereka dia di cegat oleh security
"Maaf pak,anda dilarang masuk kedua pasangan itu merasa curiga kepada anda, yang terus mengikuti mereka."Ucap security,lalu Riski mengambil pistol dari balik bajunya dan menodongkan kepada security itu hingga dia merasa ketakutan.
Setelah Riski yakin dia itu adalah wanita yang di cari oleh tuannya,dia langsung mengirim pesan kepada semua gengnya dan juga kepada Robi.
Setelah mendapat pesan dari Riski Adam dan Robi langsung berangkat ke alamat yang sudah di kirim oleh Riski.Rasanya Adam sangat tidak sabar untuk menemui kedua pasangan itu.sementara itu Riski dan gengnya langsung mendobrak pintu kamar,yang di sewa oleh Susi pada saat itu mereka ingin sedang menonton video film dewasa dari ponsel pria itu.
"Apa yang kalian lakukan?Ucap Susi dia sangat ketakutan karna beberapa pria sudah masuk ke kamar itu dan menghajar pria di sampingnya.
"Pergi kalian dari sini,apa yang kalian lakukan,aku akan melaporkan kalian yang sudah berani menganiaya kekasihku."Ucap Susi dengan gemetaran dia sangat ketakutan dia sudah curiga kalau itu adalah suruhan adam.
Pria yang di hajar mereka sudah mulai tidak berdaya,dia masih bingung,kepada para preman itu karna sudah menghajarnya.
"Tuan,ampun kenapa kalian sampai menghajar ku,apa salahku." ucap pria itu pada saat itu Adam sudah melihat Susi dan kekasihnya Adam langsung berlari ke kamar dan menampar pria itu sekuat tenaganya.
"Plaaakkkk....kamu sudah berani menyentuh istriku.plakkkk...kamu berani main kasar kepada istriku."Ucap Adam, Susi sangat ketakutan hingga dia berusaha ingin lari dari tangan para pria yang sudah menahan nya.
__ADS_1
Lalu Adam berhenti memukuli pria itu dia menatap dengan sangat sinis ke arah susi lalu, dia merobek pakaian Susi "brakkkk" hingga *********** yang penuh dengan tanda biru terlihat jelas di mata para pria itu.
👉bersambung👉