
Semenjak suaminya menjatuhkan talak kepada Amanda,dia merasa hatinya terus gelisah,dia begitu ketakutan kalau Adam akan memberitahu kepada keluarganya semua yang terjadi dipernikahannya.Pada saat Amanda sedang mondar-mandir di ruangan yang begitu besar itu,satpam mengantar abangnya ke ruangan itu juga.
"Abang...kok nga memberitahuku kalau Abang akan ke mansion,aku bisa menemui mu jika ada sesuatu yang perlu bang." Ucap Amanda tiba-tiba wajahnya langsung pusat melihat wajah abangnya yang tidak bersahabat.Lalu pria itu langsung menarik tangan Amanda dan membawanya masuk ke dalam mobilnya.
"Bang,lepasin tanganku!!!!" Pria itu langsung melepas tangan Amanda dengan kasar lalu membawa mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi.Amanda semakin yakin kalau sesuatu pasti sudah terjadi di rumahnya.
Pada saat Amanda sampai di rumah mewah kedua orang tuanya,dia begitu takut melihat wajah-wajah bengis kedua orang tuanya dan juga Kaka ipar dan abangnya.
Tiba-tiba ayahnya langsung melempar beberapa berkas ke wajah Amanda,hingga wanita itu merasa terkejut.
"Pa...Ada apa ini,kenapa sampai melempar semua berkas itu ke wajah ku."
"Kau masih bertanya kenapa,apa kamu bodoh atau memang kamu nga berguna,kenapa hari ini menantu kebanggaan papa,datang ke kantor papa,dia mengambil semua investasinya,bahkan dia sudah membatalkan semua rencana kerja sama dengan perusahaan ayah.Apa kamu pikir perusahaan papa akan bisa berjalan jika Adam mengambil semua investasinya,katakan apa yang terjadi dengan pernikahan kalian." Ucap pria itu,dia menarik napas dengan kasar lalu membuangnya ke udara.
Amanda terus menunduk,dia tidak tau apa yang terjadi kepada keluarganya jika Adam benar-benar menceraikannya.
"Pa...maafkan Amanda,pria itu sudah menjatuhkan talak kepadaku."Amanda begitu ketakutan,melihat wajah papa,mamanya dan juga abangnya.
"Apa.....Kok bisa,apa kamu sebodoh itu Amanda,harusnya bagaimana pun sikap pria itu kepada mu,kamu harus sabar,apa yang sudah kamu lakukan hingga dia menalak mu,jadi bagaimana dengan anak yang dikandungan mu,bukan kah itu anak dari Adam?"
__ADS_1
"Iya papa,ini anaknya,tetapi dia memiliki wanita lain pa..aku sangat membenci wanita itu,bahkan Adam menjatuhkan talak kepadaku karna wanita itu juga."
"Harusnya kamu tidak perlu terusik hannya karna wanita seperti itu,pada dasarnya kamu adalah istri sah,anakmu adalah pewaris,untuk apa kamu peduli dengan satu bakteri yang tidak berarti." Ucap ibunya,Amanda merenungi ucapan ibunya,dia sedikit menyesal dengan kebodohannya.
"Jadi aku harus bagaimana pa,dia sudah menjatuhkan talak kepadaku,dan juga dia sudah beberapa kali memberikan surat cerai untukku."
"Jangan bodoh,kamu harus bisa memperjuangkan rumah tanggamu, jadikan anak itu sebagai senjata mu untuk mempertahankan hubunganmu dengannya.Sekarang temui dia dan minta maaflah kepadanya jika dia menyuruhmu meminta maaf kepada wanita itu lakukan,itu cara agar kamu tetap menjadi nomor satu di keluarga Smith."
"Sekarang pikirkan Amanda apa yang kami ucapkan kepada mu,masa depan keluarga kita ada di tanganmu,hari ini kamu harus bisa menemui suamimu itu,lalu membujuknya agar dia bisa mengembalikan semuanya lagi." Ucap pria tua itu,setelah selesai berbicara dengan keluarganya Amanda langsung meninggalkan rumah orang tuanya.
Amanda membenarkan apa yang dikatakan oleh orang tuanya,wanita itu merasa terlalu bodoh terusik dengan wanita seperti Andini,padahal jelas-jelas dialah istri sah di keluarga itu.
Amanda langsung berjalan menuju ruangan Adam,dia mengabaikan sapaan dari beberapa kariawan yang melihatnya.Dia merasa asing di tempat itu,karna sudah lumayan lama dia tidak mengunjungi suaminya di kantor itu.
"Ada nyonya,tuan Adam,sedang memeriksa beberapa berkas di ruangan itu." Amanda langsung masuk tampa mengetuk ruangan itu.
Adam langsung menghentikan kegiatannya dia mengerutkan keningnya dia merasa heran atas kedatangan orang yang paling tidak diharapkannya lagi.
"Apa kamu tidak bisa mengetuk pintu dulu,ruangan ini bukan kamarmu,yang bisa kamu masuki kapan pun kamu suka."Amanda tidak peduli dengan ucapan suaminya itu,dia langsung mendaratkan bokongnya di sopa.
__ADS_1
"Apa yang kamu inginkan,hingga kamu datang ke perusahaan ini jauh-jauh,tidak kah kamu menemui pria yang sudah menghamili mu,sebentar lagi kamu akan melahirkan,segera perjelas hubunganmu dengan pria itu." Ucap Adam memancing Amanda,dia mengetahui tujuan wanita itu menemuinya.
"Sudahlah jangan memancingku marah,aku hannya ingin minta maaf atas semua kesalahanku,kepada mu,kamu harus tau kalau aku tidak akan pernah mau bercerai denganmu."
"Hahahaha..Aku tidak peduli kamu mau atau tidak,yang jelas aku sudah putuskan kalau kita akan bercerai,aku akan meresmikan hubunganku dengan Andini." Amanda berusaha menahan emosinya saat pria itu menyebut nama Andini.
Terlalu sulit bagi Amada bersikap tetap sabar saat pria yang menikahinya menyebut nama wanita lain di hadapannya.
"Adam,aku mohon kepadamu,jika kamu marah kepadaku,jangan bawa-bawa keluargaku,dan aku mohon kepadamu,jangan pernah kamu cabut semua investasi mu di perusahan papaku,aku tidak ingin melihat papaku bangkrut."
"Jika kamu tau,perusahan ayahmu bergantung kepadaku,kenapa kamu mencari masalah denganku,kamu tau bagaimana besarnya cintaku kepada Andini,tapi kamu tega-teganya menganiaya wanita itu,apa kamu puas jika melihat dia menderita hah."Adam begitu marah kepada Amanda,tetapi wanita itu tetap berusaha menahan emosinya.
Sekeras apapun seorang wanita,jika suaminya menyebut nama wanita lain di depan istrinya pasti dia akan begitu terluka,dan itulah yang di alami Amanda hari ini,dia merasa begitu sakit hati,saat Adam menyebut nama Andini di hadapannya.
Amanda langsung meninggalkan Adam di ruangan itu,dia tidak ingin terpancing,dengan semua ucapan Adam.
Amanda menyetir mobilnya dengan begitu cepat,sepanjang jalan tidak henti-hentinya dia menangis,dia merasa hatinya benar-benar terluka saat mendengar ucapan dari Adam.
"Aku terlalu rapuh,dunia ini begitu tidak adil untukku."Hiks...hiks .hiks." Amanda hampir saja menabrak mobil orang beruntung dia masih bisa mengerem mendadak.Karna merasa takut menyetir sambil menagis Amanda langsung menepikan mobilnya lalu menangis Dengan puas di dalam mobil itu.
__ADS_1
"Tuhan....Kenapa dunia ini tidak adil kepadaku,kenapa sampai hari ini,pria itu tidak bisa jatuh cinta kepadaku..kenapa Tuhan....!!Aku tidak bisa terima jika dia tetap memilih wanita itu,bahkan mengantikan posisi ku,hiks...hiks.."Amanda tidak sadar kalau suaranya sangat kuat saat menjerit di dalam mobil itu.
****bersambung**