
Pagi-pagi kedua orang tua Andini,Fatimah dan Rahmat siap-siap berangkat ke toko mereka,beberapa tetangga mereka merasa curiga karna tiba-tiba saja mereka bergaya bak pengusaha kaya, apalagi mereka pulang membawa mobil,pengangkut barang di toko mereka.
"Mau berangkat ke toko ya enak ya sekarang Uda banyak uang biasanya juga ngutang sana sini." Ucap tetangga yang lumayan nyinyir kepada mereka.
"Iya dong,mang kamu,dari jaman nenek mu Ampe jaman mu hidup mu masih aja miskin UPS...yuk pa takut menular miskinnya." ucap Fatimah membuat tetangga itu,semakin jengkel.
"Paling juga bentar lagi kalian hidup miskin kayak nga kenal aja ma keluargamu yang belagu itu."Ucap tetangga itu lalu pergi meninggalkan kedua suami istri itu.
"huh dasar miskin bilang aja kamu iri "Ucap Rahmat lalu menyetir mobilnya dan segera berangkat menuju toko yang di berikan oleh Adam.
Sesampainya mereka di toko,mereka melihat tokonya di jaga oleh beberapa orang yang berpakaian serba hitam,lalu mereka berdua turun dari mobil dan menemui para pria itu.
"Untuk apa kalian di depan toko kami?"tanya Rahmat merasa sok hebat hingga seorang pria yang berperawakan tinggi,besar dan hitam langsung menghadang Rahmat
"Ini bukan toko mu lagi berikan kunci mobilnya,sekarang juga dan kalian segera tinggalkan tempat ini atau aku menghajar mu disini." Ucap pria itu membuat Rahmat jadi ketakutan,
"Apa maksud dari ucapan mu itu?" tanya Fatimah dia merasa sangat kesal karna tiba-tiba saja mereka di halangi untuk membuka tokonya.
"Maksud kami tuan Adam sudah menarik semua pasilitas yang diberikan kepada kalian karna keluargamu adalah orang yang tidak tau di untung enyah...dari sini." Ucap pria itu lalu mendorong tubuh Fatimah dan Rahmat dari sana hingga mereka terjatuh ke tanah.
__ADS_1
"Hiks....hiks ...bagiamana ini pa ternyata ini semua pemberian Adam hiks...hiks..ini semua karna Andini,anak tidak tau malu itu hiks...hiks." Fatimah terus menagis hingga orang-orang yang ada di tempat itu memandangi mereka tapi mereka tidak berani ikut campur.
Adam hannya bisa memandang dari kejauhan kedua suami istri itu,dia tersenyum puas melihat mereka yang di usir secara kasar oleh para preman sewaan Adam.
"Itulah akibatnya karna sudah berani sombong kepada ku,ayo jalan pak." Ucap Adam lalu pergi meninggalkan kedua suami istri itu.
Lalu kedua suami istri itu meninggalkan tokonya dengan perasan kecewa,mereka benar-benar tidak menyangka kalau toko yang dikelola mereka adalah pemberian dari Adam.Mereka pulang ke rumahnya dengan jalan kaki hingga para tetangga menatap mereka dengan sinis.Lalu buru-buru mereka masuk kerumah karna tidak ingin di bully para tetangganya.
Adam merasa sangat puas karna sudah memberi keluarga istrinya yang tidak tau malu itu,pelajaran lalu dia pulang kerumah nya karna dia ingin melihat apa yang dilakukan istrinya pagi ini.Padahal Adam baru saja meninggalkan istrinya tapi dia penasaran istrinya sedang apa dirumahnya.
Adam langsung beranjak ke masuk kedalam rumahnya,lalu dia pelan-pelan masuk dan melihat istrinya sedang membereskan rumah,dan mengangkat baju-baju Adam yang sudah kotor ke kamar mandi.
"Sayang,kita buat bayi ya kamu udah sembuhkan?" tanya Adam,walau pun dia sangat menginginkannya dia akan tetap menahan hasratnya jika istrinya masih trauma dari pelecehan beberapa hari yang lalu.
Andini terdiam saat Adam menginginkan nya hari ini,tapi entah kenapa Andini merasa dirinya sangat ketakutan dia masih ingat betul rasa sakit yang diberikan pria yang hampir melecehkannya.Payuda****nya yang di gigit pria itu hingga terluka masih teringat di pikirannya.
"Sayang,jika kamu belum siap aku tidak akan memaksanya aku akan menunggu sampai rasa trauma mu itu hilang." Ucap Adam lalu memeluk Andini dan mereka tidur kembali di saat hari masih sangat pagi.Entah kenapa hari ini Adam rasanya sangat malas berangkat kekantor.
" Mentang-mentang istrinya cantik tiap hari nga bosan-bosannya,tuan Adam berkembang biak." Ucap sang supir yang menunggu di luar rumahnya.Dia sudah sangat bosan menunggu Adam yang tidak keluar-keluar dari rumah.
__ADS_1
******
Amanda memandangi dirinya di cermin,dia melihat wajahnya masih terawat lalu dia tersenyum tiba-tiba dia mencari ide supaya dia bisa bertemu Alex,dia lalu mulai merias diri dan memakai pakaian nya yang sangat seksi, tidak lupa dia membawa beberapa pakaian malam wanita yang begitu seksi.lalu dia menyetir mobilnya menuju apertemen Alex hari ini dia ingin membuat kejutan kepada Alex karna sebelum nya dia sudah tau kata sandi pintu apertemen Alex.
Amanda membersihkan seluruh apertemen dari Alex,membereskan pakaian-pakaian yang berantakan di kamar Alex,Amanda sudah terlihat seperti istri yang baik bagi suaminya.Ahirnya apertemen itu terlihat bersih,dan rapi lalu Amanda mandi karna hari juga sudah mulai sore,setelah selesai mandi Amanda merias diri dan memakai gaun malam yang seksi,lalu dia menunggu Alex pulang sambil menonton televisi hingga dia tidak sadar dia tertidur di atas sopa.
Pada saat Alex kembali ke apertemen nya dia merasa heran karna apartemennya terlihat bersih dan rapi serta pakaian bersih ada di jemuran dia ingin pergi melihat ke balkon tetapi dia sangat kaget melihat Amanda sudah tidur di sopa dengan pakaian yang sangat seksi.
Alex langsung buru-buru ingin meninggalkan Amanda di apertemen itu,hingga dia tidak sengaja menabrak meja yang ada di sampingnya,hingga Amanda terbangun dan melihat Alex Sudah berdiri di sampingnya.
"Kamu sudah pulang Lex,aku sudah pesan makanan untuk kita,pasti kamu menyukainya." Ucap Amanda Tampa memperdulikan Alex yang menatapnya dengan tidak suka.
"Apa yang kamu lakukan di apertemen ku ini? apa kamu tidak tau kalau tuan Adam sudah mulai curiga kepada ku,jika kamu ingin hancur jangan pernah libatkan aku di dalam masalah mu." Ucap Alex,dia begitu kesal melihat keegoisan Amanda.
"Aku tidak peduli jika dia tau kita punya rahasia,Alex percayalah aku sudah mulai memiliki rasa untuk mu " Ucap Amanda dengan rasa percaya tinggi,karna dia sangat yakin kalau Alex akan tunduk setiap perintahnya
"Cuiiihhh....siapa yang mau menerima wanita seperti mu,dan asal kamu tau aku juga punya kekasih yang sangat kucintai." Ucap Alex membuat Amanda sangat kesal,hingga dia melempar gelas yang ada di meja itu.
👉bersambung👉
__ADS_1