Rahim Bayaran

Rahim Bayaran
bab 106 ~ pelajaran untuk pelakor ~


__ADS_3

Perkelahian Nadia dengan istri sah dari pria yang dia pacari berlanjut terus,hingga akhirnya pegawai hotel mendamaikan kedua wanita tetapi mereka berdua menolak untuk damai,akhirnya pegawai itu mengusir mereka dari hotel karna sudah mengganggu kenyamanan hotel itu.


"Sial,aku harus mencari hotel lagi,ini semua karna wanita peot itu,bisa-bisanya dia berbuat onar di hotel dasar kampungan pantas saja dia diselingkuhi suaminya." Ucap Nadia,seraya meninggalkan hotel dan membawa semua barang-barangnya,mencari hotel lain.


Setelah merasa tubuhnya benar-benar sehat Smith,keluar dari rumah sakit di jemput oleh cucunya Adam Smith.


"Kakek,kemana tujuan kita sekarang,apa kita langsung ke mansion?" Tanya Adam,pria itu merasa bahagia akhirnya orang yang selalu membelanya kembali sehat dan bisa berkumpul dengannya kembali.


"Kita menemui Alex,anak itu memiliki utang penjelasan kepadaku."


"Kakek,aku mohon apa pun yang terjadi jangan pernah mencurigai Alex,dia sebenarnya pria yang sangat setia,bahkan semua yang terjadi hari ini,itu semua karna Amanda wanita licik itu." Ucap Adam.


"Ehemmm,kakek tau mana yang terbaik,dan aku mempertahankan anak itu selama ini,karna kakek sangat tau kalau dia Persia yang begitu setia." Ucap pria itu,Adam lalu menyetir dengan kecepatan rendah,dia ingin memberikan kenyamanan kepada pria tua itu.


Sesampainya di rumah sakit Adam membawanya ke ruangan Alex,pria itu masih terlelap mungkin karna dia habis makan obat sehingga dia bisa tidur dengan nyaman,Dea tetap setia menemani Alex selama ini.


Pria itu melarang Dea membangunkan Alex.


"Biarkan saja aku menunggunya di ruangan ini." Dan saat itu Alex langsung bangun karna dia mendengar suara pria yang sangat dikenalnya.


"Tuan,anda disini?" Alex berusaha untuk bangun,Dea dengan telaten membantu Alex untuk duduk di pinggiran ranjang.Adam sedikit terhenyak melihat kedekatan antara Dea dan Alex.


"Apa yang terjadi denganmu,kenapa kamu menutupi semua masalahmu kepadaku selama ini?" Tanya pria itu,Alex sedikit gemetaran,dia takut pria itu menendangnya dari keluarga besar Smith.

__ADS_1


"Maafkan aku tuan,nyonya Amanda sudah memanfaatkan ku,selama ini,aku takut memberitahunya kepada tuan,karna aku tidak ingin dibuang dari keluarga ini."


"Jadi menurutmu,jika seperti ini apa kamu masih layak menjadi kaki tangan keluarga Smith."


"Tuan,tolong maafkan aku,hal seperti ini tidak akan terjadi lagi."Alex berusaha turun dari ranjang,


"Kamu mau kemana?"


"Aku ingin bersujud di kaki tuan,aku tidak ingin meninggalkan keluarga ini?"


"Aku tidak butuh sujud mu,karna aku bukan Tuhan,aku hannya butuh orang yang setia kepada keluarga ini,cepat sembuh agar kamu bisa membantu Adam di perusahaan." Lalu pria itu meninggalkan Alex,dia keluar diikuti oleh Adam.


"Kakek,itu artinya kakek Alex masih bagian dari keluarga kita kan"Tanya Adam,pria itu hannya mengangguk lalu mereka pergi meninggalkan rumah sakit Adam mengantarnya ke mansion.


****


Bahkan sekarang dia harus merawat ayahnya,yang menderita struk,dan ibunya yang depresi ringan.


"Papa,aku benar-benar sangat kecewa kepada Adam,selama ini aku sabar dengan sikap angkuh ya karna dia telah memberikan bantuan kepada kita,untuk kali ini aku akan membuat dia menyesal karna sudah menyakiti Amanda,dan menghancurkan keluarga kita." Wajah pria itu terlihat menahan emosi.


"Papa,aku akan menjenguk Amanda di rumah sakit,dia sedang dirawat karna dia sakit,kemungkinan dia mengalami banyak tekanan selama di penjara,ini semua karna ulah pria sombong itu.


Sesampainya di rumah sakit,pria itu langsung menemui Amanda dia melihat adiknya sedang di jaga oleh beberapa polisi,dia sedikit merasa iba karna dia tidak menyangka adiknya akan mengalami hal buruk seperti itu.

__ADS_1


"anda ingin menemui siapa?"


"Saya Kaka dari wanita itu,apa bisa aku menemuinya?" tanya Daniel,dia benar-benar hancur,keluarga yang dulu sanga dihormati oleh orang-orang kini menjadi hancur berantakan.


"Silahkan!!" Kedua polisi itu meninggalkan ruangan Amanda,mereka menjaga Amanda dari luar pintu,Amanda sengaja di pindahkan ke ruangan VIP biasa,karna ini permintaan polisinya langsung.


"Kaka.....tolong bantu Amanda,pria itu sudah membuat Amanda seperti ini hiks...hiks...hiks." tangis Amanda langsung pecah saat melihat Kaka nya datang.


"Apa yang bisa kulakukan lagi,kamu tau rumah kita satu-satunya sudah ditarik oleh pihak bank,dan kita sudah tidak punya apa-apa lagi,Kaka tidak menyangka Adam begitu kejam,Kaka ingin menemui pria tua itu,tapi aku tidak tau kemana dia pergi."


"Apa.....Rumah kita disita,perusahaan juga sudah bangkrut,menghancurkan ku rupanya tidak cukup untuk Adam,dia memang benar-benar pria yang sangat kejam,aku tidak menyangka,hidupku bisa jatuh sampai ke dasar-dasarnya."


Amanda semakin menyimpan rasa dendam kepada Andini,dia selalu berpikir kehancuran hidupnya di awali oleh hadirnya Andini di rumah tangga mereka,padahal dia tidak pernah mengoreksi dirinya sebagai wanita.


Tiba-tiba dia memukul meja yang ada di sampingnya,rasanya dia ingin sekali melarikan diri dari rumah sakit agar bisa membalaskan dendamnya kepada wanita itu,tetapi dia memikirkan ulang karna dia masih belum bebas karna janin yang ada di kandungannya.


"Sepertinya kedua mertuaku tidak bisa di andalkan,kapan bayi sialan ini keluar dari tubuhku,kupikir dengan aku hamil,Adam akan berbalik kepadaku,ternyata semuanya sia-sia,bahkan sekarang hidupku semakin berantakan."Suara hati Amanda.


"Ada apa dengan mu? kenapa kamu memukul meja itu,kamu tidak tau kedua polisi itu selalu berjaga diluar sana."


"Kaka,silahkan pergi,jika ingin mencari pria tua itu,pergilah ke mansion ku,kemungkinan pria itu sudah berada disana,karna menurut informasi dia sudah keluar dari rumah sakit."


"Baiklah,kapan kamu akan melahirkan,apa kamu akan terus dia dengan semua penderitaan yang kita alami?"

__ADS_1


"Secepatnya aku akan memaksa setan kecil ini keluar,aku tidak menginginkannya lagi,dia tidak membawa keberuntungan untukku,sia-sia selama ini aku berjuang untuknya,bahkan aku sudah banyak habis uang untuk biaya vitamin nya." Ucap Amanda Tampa perasaan,dia memang benar- benar wanita iblis.


****bersambung***


__ADS_2