Saat Bangun Tiba Tiba Menjadi Istri Tuan Muda

Saat Bangun Tiba Tiba Menjadi Istri Tuan Muda
Merasa puas


__ADS_3

" Tuan, kenapa anda sangat lama?" tanya Kia, saat merasa sangat lama menunggu.


" Sabar nona, saya tengah melepaskan pakaian dan membuat diri saya wangi" jawab Tama.


" Saya sudah sangat tidak sabar, tuan" ucap Kia.


" Ohh, baiklah. Kau akan segera mendapatkannya" ucap Tama. Ia memberi kode kepada mereka untuk melakukan perintahnya yang sudah ia beri tahu pada Jes.


Para pria berbadan besar itu mulai maju bersama-sama ke tempat Kia berbaring. Mereka mulai bermain-main, tapi mereka bergiliran melakukannya sampai membuat mereka puas .


Kia yang tidak tahu kalau bukan Tama yang di atasnya .Dia hanya menikmatinya saja . Suara-suara aneh itu mulai terdengar. Tama berbohong pada Kia, kalau dia akan mematikan lampunya .


Tama tidak mematikan lampunya dan malah memasang sebuah kamera di dalam kamar itu . Satu jam kemudian pria pertama yang bermain sudah selesai dan mencabut miliknya . Kia terengah-engah , karena gerakan yang begitu cepat .


" Kenapa anda berhenti tuan ? Bukankah anda merasa diri anda adalah orang yang kuat ?" tanya Kia.


Tama yang sedang duduk di sudut kamar dan memperhatikan permainan mereka menyahut dengan senyum liciknya .


" Sabar nona. Saya akan membuat anda tidak sanggup berjalan esok hari . Sabar dan nikmati saja permainanku" jawab Tama bohong. Ia ingin sekali tertawa kerasa. Ia memberi kode lagi kepada salah satu dari mereka untuk melakukan gilirannya .


Mereka kembali bermain suara-suara aneh itu kembali terdengar . Sampai akhirnya 5 pria pertama sudah mendapatkan bagian mereka . Kia yang masih dengan posisi yang sama , mulai merasa lelah . Kedua pahanya sudah mulai merasa keram ,karena terlalu lama terbuka dan bergoyang .


" Bagaimana Nona, apa kau merasa puas ?" tanya Tama.


" Saa..ngat..tuann.." jawab Kia dengan berusaha mengatur nafasnya .


" Tapi ,sayangnya saya belum puas " ucap Tama.


" Saya sudah sangat lelah tuan .Kita sudah melakukan lima kali dan tangan saya juga sudah merasa lelah dengan ikatan ini " ucap Kia.


" Kau yang menantangku tadi untuk melakukannya , tapi kenapa sekarang kau yang k'o duluan " ucap Tama.


" Baiklah,kita boleh melanjutkannya, tapi bisa anda membuka ikatan dan penutup matanya .Biarkan saya kali ini yang memimpin " tawar Kia.


" Tidak bisa .Kau hanya diam saja dan biarkan saya yang bermain " tolak Tama.


Ia memberikan kode lagi kepada para pria itu untuk melakukan giliran mereka .Tama memberikan kode kepada mereka untuk melepas ikatan Kia dan mengganti dengan gaya baru, tapi tetap dengan tangan terikat .


Setelah mereka gak mengerti , Tama keluar dari kamar itu dan pergi menemui Jes.


" Apa pertunjukannya sudah selesai ?" tanya Jes, saat melihat Tama berjalan ke arahnya .

__ADS_1


" Belum, pertunjukannya masih berlanjut " jawab Tama. Jes tertawa mendengarnya .


" Kau tidak ingin pulang ?ini sudah jam 02.00 dini hari " tanya Jes.


" Nanti ,setelah pertunjukan ini selesai .Gue belum puas Kalau belum melihatnya tidak berdaya " jawab Tama.


Jes geleng-geleng mendengar jawaban Tama. Ia heran ada apa dengan Tama, Kenapa dia terlihat tidak menyukai wanita itu .


" Terus kenapa lu nggak tinggal di dalam sama pertunjukannya selesai ?" tanya Jes.


" Gue ada satu rencana lagi yang harus lo lakuin besok" ucap Tama.


" Apa itu ?apa berhubungan lagi tentang wanita itu ?" tanya Jes.


" Yeahh.." jawab Tama.


" Gue heran ,sebenarnya Lu tuh punya dendam apa sih sama wanita itu ?" tanya Jes heran.


" Lo nggak perlu tahu " jawab Tama. "Gue mau lo cari 5 orang pria untuk bermain dengan wanita itu lagi dengan cara yang sama . Lakukan itu besok pagi saat dia baru saja bangun " pinta Tama.


" Lo pengen punyanya bonyok gara-gara terlalu banyak ditusuk" ucap Jes.


" Bagus kalau begitu, hahaha..." jawab Tama tertawa keras.


Setelah sepeninggalan Jes, Tama kembali ke kamar di mana tempat ia menonton pertunjukan.


Jam sudah menunjukkan jam 05.00 pagi .Tama tidak pernah tidur sama sekali .Para pria itu juga sudah selesai melakukan tugasnya dan sudah meninggalkan kamar itu .


Tama berjalan ke arah kasur untuk melihat keadaan Kia. Tama merasa puas dengan permainan mereka . Kia tampak pingsan di atas kasur dengan gaya yang sudah tidak bagus .


Tama mengeluarkan selembar cek dan menaruhnya di dekat Kia. Tama pergi dari sana dan meninggalkan Kia dalam keadaan tidak memakai pakaian , tapi sebelum meninggalkannya ,Tama melepas ikatan pada tangan Kia. Tubuh Kia terpampang dengan jelas di atas kasur dan tidak tertutup sama sekali .


Tama meninggalkan bar dan kembali ke Mansion . Ia juga sudah memberitahu pada Jes untuk jangan lupa melakukan perintahnya .


Di manssion


Tama memarkirkan Mobilnya di garasi dan berjalan masuk ke dalam Mansion . Sebelum ke kamar ia ke dapur terlebih dahulu, karena merasa haus .


Lampu dapur sudah tampak menyala ,itu artinya para pekerja mention sudah bangun . Tama membuka kulkas dan mengambil air dingin .


" Tama..kamu baru pulang ?" tanya bik Nur.

__ADS_1


" Emm..iya, bik" jawab Tama setelah menelan airnya.


"kamu dari mana saja baru pulang jam segini " tanya bik Nur lembut.


" Tama dari Bar, bik" jawab Tama. Ia menyimpan gelasnya di meja .


" Tama ke kamar dulu ya, bik. Tama ngantuk soalnya " ucap Tama. Bik Nur mengangguk .


Tama pergi ke kamarnya untuk tidur ,karena ia tidak pernah tidur semalaman . Bik Nur yang melihat Tama baru saja pulang ,menghela nafasnya melihat kebiasaan Tama.


Bik Nur kembali melanjutkan pekerjaannya. Membuat sarapan untuk para penghuni mansion .


Tak berselang lama ,satu persatu mereka keluar dari kamarnya dan duduk di meja makan untuk sarapan . Seperti biasanya , Key dan Maya duduk bersebelahan dengan Bu Sri dan Bagas di depan mereka .


Mereka Mulai mengambil makanan dan menaruhnya di piring .Maya mengambilkan makanan untuk suaminya.


" Apa ini sudah cukup?" tanya Maya pada Key.


" Cukup, boo" jawab Key. Maya meletakkan piringnya di depan Key, kemudian ia mengambil makanan untuk dirinya sendiri .


Mereka mulai memakan makanan mereka masing-masing. Bik Nur datang membawa sebuah teko berisi air .


Bik Nur tidak ingin bergabung bersama mereka , walaupun Key menyuruhnya untuk bergabung .Bik Nur tidak ingin ,karena ia tidak enak hati dengan pelayan lainnya . Ia tidak ingin merasa diistimewakan oleh Key.


" Maaf, bik Nur. Makanan untuk tuan Tama diantar sekarang ?" tanya salah satu pelayan.


" Jangan diantar dulu , nanti saja . Biar saya yang mengantarnya sendiri ke kamarnya " jawab bik Nur. Pelayan itu mengangguk setelah mendengar jawaban bik Nur .


" Tama sudah datang , bik?" tanya Bagas.


" sudah .Dia datang jam 05.00 subuh tadi" jawab bik Nur.


" Anak itu kenapa suka sekali menghilang " ucap Bagas. Ia kembali makan.


.


.


.


.

__ADS_1


.


LANJUT..


__ADS_2