Saat Bangun Tiba Tiba Menjadi Istri Tuan Muda

Saat Bangun Tiba Tiba Menjadi Istri Tuan Muda
Rumah sakit


__ADS_3

Maya yang harus kembali ke mansion setelah Tama menyuruhnya kembali, karena Tama tidak tahu akan berapa lama dia akan mencari keberadaan Key.


Setelah Maya dan beberapa anggota yang bersamanya kembali ke mansion, kini Maya sudah berada di kamar miliknya dengan sang suami.


Maya langsung merebahkan tubuhnya, karena merasa lelah. Pinggangnya juga merasa sakit, karena terlalu lama duduk di dalam mobil. Maya mengusap-usap pinggangnya sendiri untuk menghilangkan rasa sakitnya.


" Ya Allah, pinggangku sakit sekali " lirih Maya.


Maya butuh bantuan untuk mengusap pinggangnya. Biasanya ada Key yang selalu mengusapnya setiap rasa sakitnya datang, bahkan setiap malam sebelum mereka tidur.


Maya berusaha bangun dan berjalan keluar dari kamar.


" Bik..Bik Nur.." panggil Maya dari atas. Suaranya kurang kencang, sehingga bik Nur dan yang lainnya tidak mendengarnya.


" Bibik..." kali ini Maya berusaha untuk lebih kerasa. Namun masih tidak ada yang mendengarnya.


Maya yang sudah tidak tahan untuk berdiri terlalu lama, berusaha kembali ke kamar dan membaringkan tubuhnya lagi. Maya mengusap-usap perutnya sendiri seakan sedang mengusap bayinya.


" Pinggang Mama lagi sakit. Maaf jika itu membuatmu tidak nyaman, sayang " ucap Maya pada bayi di perutnya.


Maya mencoba untuk tidur agar rasa sakitnya hilang, tapi rasa sakit itu semakin menjadi. Maya benar-benar tidak tahan dan membuatnya gelisah. Keringat dingin sudah keluar dari tubuhnya, terlihat dari keningnya yang tampak berair.


" Arkkhhh..." Rintih Maya.


" Ya Allah.. kenapa sakitnya semakin menjadi" ucap Maya lirih seraya memegang pinggangnya.


" Bibik..." panggil Maya lirih.


Maya benar-benar merintih kesakitan di atas kasur miliknya. Lumayan lama Maya merasakan sakit pada pinggangnya hingga akhirnya bik Nur datang.


" Ya ampun... Maya" pekik bik Nur. Ia segera menghampiri Maya yang masih merintih kesakitan.


" Bik, pinggangku sakit bik " kata Maya saat mendengar suara bik Nur.


" Kita ke rumah sakit. Bibik akan panggil pak Han dan yang lainnya. Kamu tunggu di sini " dengan terburu-buru bik Nur berlari keluar kamar dan memanggil pak Han dan Rud untuk membawa Maya ke rumah sakit.


Mereka bertiga dengan cepat berlari ke kamar Maya.


" Nyonya..." panggil pak Han dan Rud bersamaan.


" Maaf nyonya, kami akan memegang anda untuk kami bawa ke rumah sakit" Rud meminta izin terlebih dahulu, lalu menggendong Maya keluar dari kamar.


Pak Han tidak membantu, karena Rud bisa mengatasinya sendiri. Pak Han berlari lebih dulu ke luar kamar untuk menyiapkan mobil, sedangkan bik Nur mengekori Rud ya'menggendong Maya.


Di perjalanan pak Han membawa mobil dengan kecepatan yang lumayan tinggi.

__ADS_1


" Rud, kamu hubungi Bagas dan beritahu dia jika Maya masuk rumah sakit !" pinta bik Nur.


" Baik, bik " Rud mulai menghubungi Bagas.


Setelah terdengar sahutan dari seberang telepon, Rud pun memberitahu sesuai yang di perintahkan bik Nur padanya.


" Tuan Bagas sudah menuju ke rumah sakit, bik Nur " Rud menyampaikan apa yang di dengar olehnya tadi.


" Baguslah "


Bik Nur mengusap pinggang Maya selama perjalanan ke rumah sakit, karena dia masih merintih kesakitan. Hanya dengan cara itu bik Nur bisa mengurangi rasa sakit pada pinggang Maya.


Rumah sakit


Maya sedang di tangani oleh dokter saat ini dengan di dampingi oleh bik Nur. Bik Nur selalu setia berada di dekat Maya untuk memberinya dukungan.


" Saya sudah memberikan obat untuk meredakan rasa sakit pada pinggang Anda. Anda hanya perlu bersabar untuk menunggu reaksi obatnya bekerja " kata dokter.


" Apa penyebab rasa sakit pada pinggangnya terjadi, dok? " tanya bik Nur.


" Sakit pinggang saat hamil muda terjadi karena mengembangnya rahim menyebabkan pemisahan dua otot parale yang berada, sehingga keluhan sakit pinggang umumnya muncul saat trimester pertama. Pada trimester pertama, kondisi ini biasanya dipicu cadangan kalsium yang mulai berkurang. Kurangnya kandungan kalsium dalam tubuh membuat bayi mengambil 'jatah' kalsium dari tulang ibu hamil " dokter menjelaskan penyebabnya.


" Dan salah satunya juga stres. Ibu hamil rentan mengalami stres akibat perubahan hormon selama masa kehamilan. Kondisi ini menyebabkan otot menegang dan memicu sakit pinggang saat hamil muda " jelas dokter lagi.


Mendengar itu, bik Nur menoleh kearah Maya. Maya pasti stres dan selalu kepikiran dengan keadaan Key saat ini.


" Pertama, tidurlah dengan posisi menyamping, mengompres dengan air hangat dan dingin secara bergantian, olahraga ringan , yoga "


" Aku memang tidak pernah olahraga ataupun yoga selama ini, dok " ucap Maya setelah mendengar perkataan dokter.


" Itulah yang harus anda lakukan nantinya untuk membantu anda dalam mengatasi sakit pinggang selama masa kehamilan. Salah satu pose yoga yang bisa anda coba adalah triangle pose yang dilakukan selama 10 hingga 30 detik untuk setiap sisi pinggul "


" Baik, dok. Setelah ini saya akan lebih memperhatikannya " ucap Maya.


" Dan usahakan jangan stres ya nyonya " pinta dokter.


Karena penyebab paling besar Maya mengalami sakit pinggang adalah stres. Siapa yang tidak akan stres jika tidak bisa melihat keadaan suami sendiri bahkan dia menghilang entah ke mana.


" Iya, dok. Akan saya usahakan " walaupun Maya sedikit ragu untuk hal itu, tapi ia akan berusaha untuk menerima segala kondisi yang terjadi nantinya.


" Baiklah, setelah cairan infusnya habis anda sudah boleh untuk pulang " dokter berdiri dari duduknya dan berjalan mendekat kearah Maya.


" Iya, dok. terimakasih " ucap Maya tersenyum.


" Kalau begitu saya permisi " pamit dokter itu.

__ADS_1


Bik Nur mengangguk dan kini gantian ia mendekati Maya.


" Kamu jangan terlalu memikirkan keadaan Key. Bukan bibik melarangmu untuk selalu mengingatnya, tapi usahakan jangan terlalu terbebani dengan hal itu" bik Nur mengusap bahu Maya.


" Iya, bik. Maafkan aku sudah membuat bibik khawatir "


" Tidak apa-apa. Bibik senang kau baik-baik saja " Maya hanya mengangguk seraya tersenyum.


" Istirahatlah. Biarkan obatnya bekerja. Bibik akan keluar untuk membeli makanan "


Maya mengangguk dan menutup matanya. Bik Nur membuka pintu dan berpapasan dengan Bagas yang baru saja datang.


" Ya ampun, bik. Aku kaget " Bagas memegang dadanya.


" Di mana Maya ?" tanya Bagas dengan khawatir. Ia khawatir Maya dan bayi tidak baik-baik saja.


" Sudah lebih baik dari yang tadi. Dokter sudah memberikan obat untuk menghilangkan rasa sakitnya " bik nur berkata sambil berjalan menuju kursi yang ada di lorong dekat ruangan Maya.


" Sebenarnya apa yang terjadi ?" Bagas ikut duduk di sebelah bik Nur.


" Dia stres dan juga mungkin karena terlalu lama duduk di mobil saat kembali, karena saat Maya baru saja tiba, dia sudah mengeluh sakit pinggang "


" Dia pasti memikirkan Key " duga Bagas.


" Apa tidak ada kabar di mana keberadaan Key saat ini ?"


" Kami hanya mendapatkan bahwa uncle Jang membawa Key keluar dari kota M "


"Tuan Jang ?" bik Nur memang belum tahu tentang adanya uncle yang kembali setelah sekian lama.


" Benar, bik. kami menduga dia yang membawa Key pergi dan dia sengaja menjauhkannya dari Maya "


" Tuan Jang tahu Key sudah menikah ?"


" Iya, bik. Dia sudah tahu dan itu membuat Bagas berfikir uncle sengaja menjauhkan Maya dari Key. Dia juga bahkan tahu kalau Maya saat ini tengah mengandung "


Mendengar itu bik Nur menjadi diam. Dia menatap lurus kedepan mengingat bagaimana sosok Jang sebenarnya.


" Kau benar, Jang tidak menyukai Maya "


" Bibik juga berfikir sama denganku ?" Bagas tidak menyangka bik Nur berfikir sama dengannya, sedangkan Tama tidak berfikir ke sana sama sekali.


.


.

__ADS_1


LANJUT..


__ADS_2