
Setelah Maya membersihkan laukanya.Dia melangkah kembali keruanganya dan melanjutkan pekerjaannya yang tertunta.
"Huuuffft.." Maya membuka nafasnya pelan.
Hari pertama berkerja ia langsung dimarahi oleh atasannya, benar-benar miris.
.
Tak terasa kini waktunya jam pulang kantor.Maya mulai membereskan semua peralatan yang ada dimejanya.Maya melangkah keluar dari ruangannya menuju ruangan Bagas.
"permisi pak"Maya membuka pintu.
"Ada apa maya?"tanya Bagas melihat Maya datang keruanganya.
"Saya sudah pulang duluan pak.Pekerjaan saya sudah selesai"
"Jadi apakah saya sudah boleh pulang?"Tanya Maya ragu-ragu.
"Akkhh.tentu saja kau boleh pulang"Kata Bagas mempersilahkan Maya untuk pulang.
"Baik pak.."
"terimakasih"Maya membungkuk hormat. Sementara Bagas ia hanya mengangguk.
Maya mulai melangkah keluar dari ruangan itu untuk menuju lift.Dia menekan tombal satu dan lift itu mulai melangkah turun.
Saat sampai di lantai bawah, Maya keluar dari perusahaan untuk menunggu angkutan umum lewat. Tak berselang lama ada tukang ojek yang singgah didepan Maya.
"Mau kemana nona?"tanya tukang ojek itu.
"Antarkan saya ke Jln xc ya pak"
"Baik nona"
Motor itu mulia berjalan sesuai dengan arah yang di inginkan oleh Maya .Setelah menunggu waktu selama lima belas menit, akhirnya dia sampai di depan apartemennya.
"Terimakasih pak"Maya memberikan ongkos kepada tukang ojek itu.
"Sama-sama nona"
Maya melangkah masuk kedalam apartemenya. Menuju kamar mandi dan mengenakan pakaian kembali.
"Huuuffft.hari ini benar-benar melelahkan" Kata Maya sambil merebahkan badannya kekasir.
"Cari uang emang susah yah"Maya menolok.
"Sudah mau magrib.Bikin makana dulu deh.Jadi nanti tinggal makan aja kalau sudah sholat".Maya melangkah keluar kamar menuju dapur.Dia mulai memasak masakan yang dia suka.Setelah selesai ia keruang tv sambil menunggu waktu sholat tiba.
.
.
☘️
Di tempat berbeda.
"key"panggal Bagas.
"hmmm"
"Ada apa denganmu?" key yang mendengar itu menautkan kedua alisnya.
"Apa kau tidak suka dengan Maya ?"
"Memang ada apa?"tanya key balik.
"Sikap Lo ke Maya tadi,keterlaluan key"
"Memang kenapa dengan sikapku.Semua biasa biasa saja"
"Apa Lo gak sadar.Dengan Lo melarang gue menggunakan kotak obat itu"
__ADS_1
"ckkk. Hanya hal itu kau permasalahkan"
"hanya? hanya kau bilang.Key,Lo gak hargain dia sebagai bawahan lo"
"Bawahan gue?.Kau yang mengangkatnya menjadi sekertaris gue" Mereka mulia adu mulut
"Apa kau tidak terima gue mengangkatnya menjadi sekertaris?"
"ckkk.sudahlah.gue malas membahasnya"Key melangkah pergi meninggalkan Bagas.
"Key..."panggil Bagas dengan kencang saat key mulai menjauh.
"Anak itu benar-benar tidak berubah semasekali"Bagas melangkah pergi meninggalkan apartemen key.
keesokan harinya.
"Oke mari kita kerja" saat ini Maya sudah berada di depan perusahaan.Dia melangkah mulai masuk.
"Pagi nona Maya" .Sapa karyawan lain
"Pagi juga kak" Sapa Maya balik dengan tersenyum.
Dia melangkah masuk keruanganya dan mengecek jadwal mereka hari ini.
"Sepertinya pak key dan pak Bagas belum datang".
Maya mulai mengerjakan tugasnya kembali.
Tak berselang lama kemudian datang dua orang yang ditunggu oleh Maya sejak tadi.
"Maya keruang saya sekarang"Kata Bagas memerintahkan Maya untuk datang keruangannya melaui sambungan telpon khusus.
"Baik pak"Maya mulai melangkah menuju ruangan Bagas.
tok
tok
tok
"Ada apa bapak memanggil saya!"
"Kau sudah melihat jadwal untuk hari ini?"
"Sudah pak"
"Jadi kau sudah tahu dengan siapa tuan key akan bertemu nantu?"Tanya Bagas kembali.
"Sudah pak.Memang ada apa pak?"
"Begini,saya ada keperluan diluar nanti dan kebetulan bertepatan dengan pertemuan kita dengan perusahaan lain .Jadi saya menugaskan kamu menggantikan saya untuk menemani tuan key untuk bertemu dengan Klaten nanti"
"Maksud bapak saya yang menggantikan anda menemani pak key untuk bertemu dengan tamunya"
"yahh.benar sekali.Apakah kau bersedia?"
"Tentu pak,saya bersedia"
"Bagus.Tugasmu disana hanya mencatat hal-hal penting saja.Kau mengerti?"
"Saya mengerti pak"
"Baiklah kau bisa keluar"Maya mengangguk dan melangkah kembali keruangannya untuk mempersiapkan pertemuan nanti.
Tak terasa waktunya pertemuan dengan perusahaan.Maya Melangkah keruangan key.
"permisi pak" Kata Maya didepan pintu.
"Masuk"kata key tanpa menoleh sama sekali.
Setelah dipersilahkan masuk.Maya melangkah dengan pasti.
__ADS_1
"Pak, waktunya pertemuan dengan perusahaan Jaya abadi".
"Kenapa kau yang memberitahu saya?"Maya yang mendengar itu kebingungan.
"Saya disuruh oleh pak Bagas untuk menggantikannya menemani bapak menemui klayen bapak"
"Dia tidak bilang sama sekali kepada saya"Maya benar-benar bingung mendengarnya.
"Kau pergi keruangannya dan panggil dia kesini"
"Tapi pak, pak Bagas sudah tidak ada di tempatnya saat ini.Dia sudah pergi beberapa menit yang lalu pak"Kay yang mendengar itu menghembuskan nafasnya.
"Baiklah kau temani saya dan persiapkan semuanya apa yang harus dibawa"perintah key.
"Saya sudah menyiapkan semuanya pak.Kita tinggal berangkat saja pak"
"Baiklah,ayo kita pergi"
Mereka mulai melangkah keluar.Merekq masuk kedalam lift dan menuju lantai paling bawah.Saat sudah berada di lantai bawah mereka melangkah kearah mobil yang telah terpakir disana.
key berada didepan dan disusul Maya dibelakangnya.Saat didepan mobil sopir sudah membuka pintu untuk atasannya.Mobil itu kini mulai melaju dijalan yang padat itu.
Setelah menempuh perjalanan selama 20 menit akhirnya mereka sampai ditempat tujuan.pertemuan mereka kali ini berada di dalam cafe.Mereka masuk dan menanyakan meja tempat mereka melakukan pertemuan.
"Mari ikut saya tuan,nona"Kata pramusaji itu.Mereka mulai mengikuti dibelakang.
"Silangkan tuan,nona.Disini tempatnya.
"Baik mbak.terimakasih"kata Maya.
Mereka melangkah masuk dan ternyata sudah ada tamu yang menunggu.
"Tuan key.Apa kabar?"sapa orang itu sambil berjabat tangan.
"Baik tuan Jaya"
"Silahkan duduk tuan"key mengangguk dan mulai duduk diikuti oleh Maya .
"Apa ini sekertaris anda tuan?"tanya tuan Jaya saat melihat Maya.
"benar tuan dia sekertaris saya"
"wahh.. sekertaris anda sangat cantik dan kali ini saya baru melihat sekertaris seperti ini"Maya yang mendengar itu hanya tersenyum.Sementara key mulai geram.
"Bisa kita mulai.saya tidak memiliki banyak waktu"
"Akhhh.baik tuan mari kita mulai"
Mereka mulai membahas tujuan mereka.
"Bagaimana tuan key.apa anda setuju Dengan proyek ini?".
"Baiklah saya setuju.Jadi kapan kita meninjau lokasi pembangunan itu"
"Minggu depan tuan.Kita akan meninjau lokasinya dan kita bertemu dilokasi itu saja"Key mengangguk.sementara Maya mulai menulis jadwalnya.
"Baik, pertemuan kali ini kita tutup sampai sini dan selamat bertemu kembali Minggu depan"Mere berjabat tangan dan mulai meninggalkan tempat itu dan menuju keperusahaan masing-masing.
.
.
To be continue
Kalian jangan bosan membaca cerita author yah.Kalian pasti menunggu pencak dari cerita ini.sesuai dengan judul yang tertera.
Kalian sabar yah.. sebentar lagi pasti bab itu akan muncul.jadi kalian sabar yah.
jangan lupa tinggalkan jejak.
like,kome,and vote
__ADS_1