Saat Bangun Tiba Tiba Menjadi Istri Tuan Muda

Saat Bangun Tiba Tiba Menjadi Istri Tuan Muda
Ingin jalan-jalan


__ADS_3

Hari-hari sudah berlalu. Selama hari itu juga, Maya dan Key menjalani hari-harinya dengan penuh kebahagiaan. Tidak gangguan dari luar yang membuat hubungan mereka menjadi rentan.


Semanjak hari di mana Key mendapat kiriman berisi foto istrinya dan Maya yang merasakan ada yang mengikutinya di mall, sampai detik ini tidak ada yang terjadi. Semuanya baik-baik saja. Membuat Key merasa lega, tapi itu bukan berarti membuatnya lengah.


Key sudah menempatkan 10 anggotanya untuk berjaga di mansion. Tiga di antara mereka selalu mengawasi nyonya Syam. Yang walaupun menghabiskan waktunya hanya di mansion. Sisanya berjaga di sekitar manssion, tapi dengan kondisi bersembunyi dan senyap.


Persiapan Key yang berencana menyerang markas borxta tersisa 3 hari lagi. Sampai kini juga Tama belum mendapatkan bukti apapun tentang borxta. Tama tidak terlalu memfokuskan pencariannya itu, karena ia juga sedang berusaha untuk membuktikan kesungguhannya pada ibu dari anaknya.


Key yang sampai detik ini juga belum menceritakan pada istrinya tentang keberangkatannya 3 hari lagi. Selalu ada rasa khawatir untuk istrinya. Dalam kondisi hamil, Key tidak ingin menambah beban pikiran untuk istrinya.


Dan pagi hari ini, Key sedang berada di rumah. Dia tidak pergi ke kantor di karenakan hari weekend. Key ingin menghabiskan waktu dengan sang istri sebelum dia berangkat.


" Boo, mau jalan-jalan gak ?" Key menawarkan untuk keluar rumah dan berjalan-jalan.


" Emang boleh ?"


" Boleh dong, boo. Kemanapun kamu mau pergi aku akan mengantarmu, kecuali ke klub yah"


" Siapa juga yang mau ke klub "


" Hehehe, becanda boo"


" Emang mau jalan ke mana. Mau ke taman, mall atau ke mana ?" tanya Key lagi.


" Emm.. bagaimana kalau kita ke old spitalfields market atau ke Road flower market "


" Di mana itu? aku baru mendengarnya " Key tidak tahu dengan tempat itu.


" Itu ada di pinggir kota. Aku juga tidak tahu pasti letaknya di mana, tapi aku melihatnya di internet, hihi..." Maya menemukan tempat itu saat sedang melihat-lihat sosial media. Ia melihat seseorang mempostingnya dan ia sangat tertarik dengan tempat itu.


" Shhh...begitu. Coba tunjukan padaku gambar yang kamu lihat !" pinta Key.


" Tunggu dulu Gorge. Hp ku ada di kamar. Tunggu yah ?" Maya menyuruh Key untuk menunggu.


Key mengangguk dan memperhatikan langkah Maya yang sedikit berlari.


" Jangan lari, boo " teriak Key.

__ADS_1


Maya menoleh dan cengengesan. Ia memperbaiki langkah dan berjalan dengan santai. Key menggeleng dengan tingkah istrinya.


Tak berselang lama Maya sudah datang dan memperlihatkan gambar itu pada suaminya. Setelah melihat nama daerahnya, Key mencari tahu bagaimana kondisi di sana.


" Ini lumayan jauh, boo. Perjalanan kesana hampir dua jam " ucap Key setelah mengetahui di mana letak tempat itu.


" Dua tempat itu di tempuh dua jam ?"


" Old spitalfields market yang di tempuh hampir dua jam. Kalau Road flower market lebih dekat 30 menit "


" Yahh...jadi kita tidak bisa pergi, yah Gorge?" tanya Maya lesuh. Padahal ia sudah sangat berharap bisa pergi ke tempat itu.


" Bukan aku tidak bisa membawamu ke sana, boo, tapi aku takut kau kelelahan nantinya. Kita akan duduk hampir dua jam selama di mobil dan perutmu akan terlipat. Dan apakah kamu bisa duduk dengan kondisi hamil? Perutmu juga sudah membuncit " Key menjelaskan alasannya. Ia hanya khawatir bukan melarangnya istrinya.


" Aku nggak apa-apa, Gorge. Perutku juga masih terbilang kecil jadi aku masih leluasa untuk duduk "


Walaupun kadang pegah-pegah dikit , lanjut Maya dalam hatinya.


" Apa kau yakin ?" Key masih tidak yakin dengan perkataan istrinya.


" Yakin, Gorge. Boleh yah sayangku, cintaku, my love-love " Maya mengeluarkan semua panggilan sayang untuk suaminya. Ia juga mengatupkan kedua tangannya dan mata yang berkedip-kedip agar suaminya mengizinkan nya.


" Kamu memang membuatku tidak bisa berkutik. Baiklah kita pergi, tapi setelah kita periksa ke dokter yah ?"


" Mau ngapain ke dokter?"


" Periksa kandungan kamu, apakah bisa untuk berjalan jauh atau tidak "


" Hari ini ?"


" Iya boo, hari ini "


" Ayok kita pergi sekarang " Key menarik lengan istrinya.


" Nggak buat janji dulu ?"


" Nggak perlu, kita langsung ke sana saja "

__ADS_1


" Emang ada dokter di hari libur ? biasanya hanya asistennya saja "


" Ada ,boo. Mereka selalu ada di sana setiap hari " padahal itu tidak ada. Key berbohong pada istrinya. Ia akan mengirim pesan pada Bagas untuk membuat janji temu dengan dokter.


Istrinya itu akan sangat ribet nantinya kalau dia tahu, ia belum membuat janji. Banyak pertanyaan akan keluar dari mulutnya.


***


Saat ini sepasang suami istri itu sudah berada di rumah sakit dan sedang mendengarkan penjelasan dokter tentang kondisi kandungan Maya.


" Sebenarnya ibu hamil tidak disarankan melakukan perjalanan jauh, baik dengan mobil, kapal, pesawat, apalagi motor. Perjalanan jauh tak hanya membuat tubuh menjadi lelah, tetapi janin juga bisa merasa stres. Anda juga tidak dapat membaringkan badan dan mungkin harus duduk berjam-jam.


" Tapi Kondisi kandungan anda sangat sehat. Jadi anda boleh melakukan perjalanan jauh. Asalkan selalu berhati-hati"


" Apa saja yang harus kami persiapkan? atau cara mencegah hal-hal yang tidak di inginkan ?" tanya Key


" Anda harus sering-sering berhenti untuk beristirahat serta meregangkan kaki dan ke toilet. Pakai sabuk di antara payudara dan perut atas, serta di bagian bawah perut untuk menahan guncangan. Hindari memakai seat belt langsung di atas perut "


" Siapkan bantal untuk menopang pinggang agar tidak terlalu pegal selama perjalanan. Lalu, siapkan juga selimut atau jaket, dan perlengkapan lain yang sekiranya dibutuhkan" dokter menjelaskan dengan panjang lebar.


" Ohh..saya mengerti dok. Kalau begitu kami pamit " ucap Key.


Key memegang pinggang Maya sampai di depan mobil. Key membukan pintu untuk istrinya.


" Kita kan sudah mendengar penjelasan dokter. Jadi kita boleh dong pergi " Maya menoleh pada suaminya yang tampak fokus mengemudi.


" Boleh. Tapi, tidak untuk hari ini. Kita harus mempersiapkan semuanya sesuai yang dikatakan dokter tadi. Kita pergi besok saja yah, boo? "


" Besok kan kamu kerja " besok adalah hari senin dan Key pasti pergi bekerja.


" Aku akan cuti "


" Apa itu tidak apa-apa ? kita bisa pergi Minggu depan, jadi tidak mengganggu pekerjaanmu " Maya merasa tidak enak hati, kalau harus mengganggu hari kerja suaminya.


" Tidak apa-apa, boo. Ada Bagas yang akan menghandle semuanya "


" Hmmm..." Maya hanya mengangguk.

__ADS_1


Key yang melihat istrinya masih tidak enak hati dengannya, meraih tangan Maya untuk menggenggamnya. Key membawa tangan halus itu ke bibirnya dan mengecupnya.


Maya yang merasakan benda kenyal mengenai tangannya, tersenyum melihat suaminya. Maya Manarik tangan sang suami dan memeluknya. Selama berjalan Maya tidak melepas tangan Key hingga sampai di manssion. Maya juga tampak tertidur dengan sangat pulas.


__ADS_2