
Selamat membaca🥰
Setelah mencapai kamar Ansel langsung mengunci pintunya.
"Kenapa di kunci suamiku?" tanya Bella.
Mungkin karena kepala Bella habis kejedot dia berubah menjadi sangat polos, apa mungkin lupa jika suami kulkasnya ini sangat mesum.
"Agar lebih nyaman." jawab Ansel dia menarik istrinya ke arah ranjang.
"Lihatlah lama tidak bertemu kenapa bibirmu seperti ini." Ansel meraba bibir istrinya, ia menatap bibir itu dengan rasa ingin.
"Kenapa dengan bibirku?" tanya Bella.
"Kenapa istriku jadi tidak peka begini." batin Ansel.
Terlalu lama menunggu Bella yang tidak mengerti kode darinya, Ansel pun mendekat.
"Sini lihat.." Ansel langsung melahap bibir Bella sampai habis.
Tidak ada perlawanan dari istrinya membuat Ansel kembali melepas pagutannya.
"Apa gara-gara kecelakaan itu kamu melupakan ilmu sosor bebek angsa." ucap Ansel menatap Bella.
Bella menahan senyum mendengar ucapan suaminya, ia beranjak dari duduknya, tubuh kekar yang mengoda iman itu Bella dorong hingga membuat sang pemilik tumbang diatas ranjang.
Bella merayap seperti seekor cicak, dari bawah ke atas membuat bulu kuduk Ansel meremang.
"Sayang.." ucap Ansel dengan suara serak saat Bella berhasil mengukungnya.
Bella dengan cepat merampas bibir sang pengoda itu, ciuman itu bertahan lama keduanya semakin memperdalam ciumannya, hingga membuat ruangan ber AC itu berubah menjadi panas.
Sudah tidak tahan dengan aksi sang istri, Ansel dengan cepat membalikkan badan Bella hingga posisi saat ini berubah.
"Kamu mengodaku heem.." bisik Ansel di telingga Bella, Ansel sengaja menghembuskan nafasnya disana, membuat sang pemilik kegelian.
Ciuman panas pun kembali terulang, Ansel dengan cepat melepas semua kain yang melekat di tubuhnya, ia juga membantu melepas baju milik istrinya, hingga keduanya sama-sama tidak memakai apapun.
__ADS_1
Kegiatan panas ini begitu keduanya rindukan, mereka melakukannya hingga berulang-ulang, tak ada kata lelah saat ini, hampir 3 jam Ansel dan Bella memadu kasih membuat keduanya tumbang dan akhirnya sama-sama terlelap.
Di kamar yang berbeda ke empat pria ini sedang mengosipkan sahabat kampretnya.
"Ver kamu mengenal Bella?" tanya Garvin pada Vero.
Keempat pria ini sudah seperti ikan asin yang berjejer, siap untuk di santap.
"Ya aku sempat berkenalan dengannya di Food Court, tak kusangka ternyata gadis cantik itu sudah bersuami." ucap Vero tersenyum kecut.
"Kamu menyukainya?" tanya Felix melihat gelagat Vero seperti seorang yang sedang patah hati.
"Mungkin." jawab Vero dengan singkat.
"Jangan macam-macam dengan pawang kelinci, kalau masih sayang nyawamu." ucap Mads.
"Kalian tahu anggota Jevarck juga berusaha mencari keberadaan Bella, tak ku sangka ternyata ke empatnya mau meninggalkan pekerjaannya hanya untuk mencari Bella." ucap Felix sang pria tampan yang tahu segalanya.
"Aku bisa menebak jika keempatnya memiliki perasaan pada Bella." ucap Garvin.
"Kalau saja Kucing mesum itu bukan sahabatku, aku siap bersaing." ucapan Mads membuat ketiganya menendang tubuh Mads hingga lelaki tampan itu jatuh terjerembab ke bawah.
"Brengsek kalian." umpat Mads langsung menimpah tubuh ketiga pria itu.
Tawa mereka berangsur hilang berganti senyap, keempatnya tertidur saling memeluk, semalam mereka tidak tidur karena membantu Ansel dalam misi pencarian Bella.
Di tempat lain pria tampan dengan sejuta pesona kini berdiri menghadap matahari seperti menantang pantulan cahaya yang menyilaukan matanya.
"Bella.."
Hatinya bagai terkoyak sembilu saat merelakan kepergian wanita cantik yang menetap di dalam hatinya.
"Jika bukan karena janjiku, kamu tidak akan ku pulangkan, semoga saja pernikahan kalian tidak bertahan lama, jika itu terjadi aku akan mempersuntingmu." ucap Damien tersenyum.
Doa yang begitu kejam, tidak tahu apa yang terjadi bila Ansel mendengar doa Damien yang mengingginkan pernikahannya kandas, mungkin kedua pria tampan dan berkuasa ini saling adu jotos, ini baru dua orang bagaimana jika keempat anggota Jevarck ikut bergabung, di buat pusing bukan wanita cantik itu.
Damien memutuskan untuk kembali ke kantor saja, ia ingin mengalihkan hatinya yang saat ini sedang terluka, mungkin dengan menyibukkan diri membuatnya lupa dengan Bella walau hal itu tidak akan terjadi.
__ADS_1
*
Semua penghuni mansion masih terlelap, padahal hari sudah berganti sore.
Dikamar yang sudah tidak berbentuk ini, tubuh Bella mengeliat dia mengerjap dan mulai membuka matanya.
"Jam berapa ini, perutku lapar sekali." ucap Bella.
Bella beranjak dari ranjang, ia langsung masuk ke kamar mandi, untung saja Bella membawah baju satu koper kecil yang di belikan Damien untuknya.
Hanya perlu waktu 15 menit, Bella keluar sudah memakai baju yang lain, saat ini dirinya memakai dress selutut berwarna hijau muda, Bella menyisir rambutnya yang terurai, dia tidak memakai riasan apapun karena disana memang tidak ada bedak atau alat make up yang bisa Bella pakai, ia keluar dari kamar dengan wajah polosnya.
"Nona Bella apa anda ingin makan, kami akan siapkan makanan baru." ucap Asisten saat melihat Bella turun dari atas.
"Sore ini biar aku yang memasak." ucap Bella tersenyum ramah.
Sang asisten tidak bisa menolak, ia pun mengiyakan saja.
"Kalau begitu saja pamit mau beres-beres." pamit Asisten.
Bella menjawabnya dengan anggukkan, setelah asisten berlalu pergi Bella berjalan ke arah dapur, dari jauh terlihat pria muda berdiri di depan kulkas, mungkin usianya sama seperti Arka.
"Vero.." sapa Bella membuat pria itu tersedak.
"Ukhuk-ukhuk.."
"Astaga maafkan aku membuatmu kaget." ucap Bella tidak enak hati.
"Tidak apa-apa Nona." ucap Vero.
Vero masih berdiri di depan pendingin, ia terlihat gugup karena Bella masih berdiri menatapnya.
"Maaf Ver, aku ingin mengambil sesuatu." ucap Bella.
"Oh iya silahkan." ucap Vero berjalan ke arah meja makan.
Bella mulai beraksi, dia mengambil afron berwarna hijau dan memakainnya, dilihatnya di dalam kulkas pendingin banyak sekali bahan masakan, ia pun memilih beberapa sayuran serta seafood.
__ADS_1
Dengan lincah Bella memotong satu persatu sayuran, tanpa Bella sadari dari jauh ada yang sedang memperhatikannya memasak, Bella tidak mengetahui jika Vero masih berada disana karena posisinya saat ini membelakangi Vero.
Jangan lupa LIKE, VOTE dan KOMEN😘😘😘