
Waktu menunjukkan pukul 8 malam , Dennis dan Yumna selesai menyantap makan malam .
” Sayang , Tadi di kantor aku dapat undangan pernikahan khusus dari Ayah si Rendy . Dia datang dan meminta ku untuk hadir .. Sayang , Apa sopan jika kita tidak datang ? ” Jelas Dennis .
” Hari ini semua orang terus membicarakan hal itu , Pergilah sendiri .. Aku tidak mau .”
” Hah masa sendiri , Kenapa sih kamu tidak ingin datang ? Toh Nadia sudah ingin berdamai dengan kamu .. Dia itu teman kita di SMA lho , Semua teman seangkatan kita akan datang .. sekaligus Reuni ya kan ?” Bujuknya .
” Sayang , Aku tetap tidak mau .. Aku sudah tidak ingin melihat suasana yang mencanggung kan seperti itu .”
” Canggung ? Sayang kamu cemburu liat dia nikah ? ”
” Maksud kamu ? Aku tidak suka dia menikahi gadis lain ? Bukan kayak gitu .. Maksudku mas Rendy sudah bertekad melupakan aku , Aku tidak mau hadir untuk membuatnya semakin sulit untuk upaya nya menjalani hidup yang baru ..Aku takut dia berubah pikiran jika dia masih bertemu dengan ku .. Itu saja , Kamu kok mikirnya kesana sih ?” Jelas Yumna sebal .
” Ya siapa tau aja kamu pernah benar-benar menaruh hati kepadanya ? ”
” Kalo misalkan iya aku menaruh hati padanya , Apa kamu tidak masalah ? ”
” Oh jadi kamu sempat kepincut sama dia ? ”
” Sudah malam mas , Kamu mau nyari gara-gara sama aku ?”
” Ya emang kamu aneh , Kalo kamu gak menaruh hati sama dia , Kenapa kamu gak mau datang ? Pake alasan segala .”
” Tuh kamu gitu , Mintanya ribut Mulu tapi ujung-ujungnya aku gak boleh marah , Kamu selalu salah paham sama aku dari dulu , Aku ngantuk mau tidur , Aku gak mau bahas ini lagi .” Lontar Yumna sembari beranjak dari duduknya .
” Jadi bener dong kalo kamu pernah ngasi ruang di hati kamu buat dia .” Celetuk Dennis membuat Yumna semakin kesal .
” Aku pernah berhubungan dengan dia dan sempat mau menikah tapi karena kamu semuanya gak kesampaian .. Puas .” Gerutunya .
” Kamu bilang kamu gak sempet suka dia kan , Jadi kenapa sekarang kamu bilang gitu .”
” Ya kamu terus mojokin aku , Udah dibilang kalo aku tidak sempat menaruh hati padanya .. kalo kamu gak gagalin hubungan kami , Mungkin sekarang aku sudah menerimanya dengan baik .”
” Kamu bicara seolah menyesal menikahiku ? Aku tau benar kalo dia itu hanya pelarian . Jadi jangan bilang kamu akan suka dia jika aku tidak merusak hubungan kalian .”
” Tuh kan bicaramu kemana-mana , Aku sebel deh . Kamu nih maunya apa sih ? Bukannya kamu tidak suka kalo aku dekat-dekat dengan pria manapun ? Kenapa kamu ngotot mempermasalahkan ini ?”
__ADS_1
” Maksud aku ya udahlah aku pengen liat dia menikah itu aja .”
” Untung nya buat kamu apa ? ”
” Aku pengen dia sadar kalo dia sudah menikah dan tidak perlu terus menaruh hati sama kamu .”
” Ya makanya aku tidak ingin datang , Aku mau bantu dia untuk melupakan aku dengan mudah dengan cara tidak bertemu dimana pun . Kalo kamu masih ngotot dan gak mau ngerti masih pengen bahas ini terus menerus , Aku gak sanggup .. Aku mau nginep di rumah paman aja .”
” Kok jadi nginep di rumah paman sih , Sayang ..”
” Ya habis kamu maunya kita debat terus , Kamu tuh cemburuan dan senengnya mojokin aku .”
” Ya udah kalo kamu gak mau datang ,beres urusan .”
” Kalo aku belum naik pitam kamu ngomongnya yang enggak-enggak kan ? Beres kalo aku udah ngambek .”
” Sayang .”
” Jangan rayu aku .. aku tidak ingin tidur di kamar kamu .”
” Ya habis kamu nyebelin , sadar gak ?”
” Aku cuman ajak kamu doang .. Ya udah sih kalo gak mau jangan melebar kemana-mana .”
” Kamu tuh dari tadi ngomong kayak kamu yang diem aja padahal kamu lho mas yang bikin pembicaraan kita menjadi rumit seperti ini . Sekarang kamu maunya apa ? Aku datang ke resepsi mereka supaya menunjukkan kalau aku tidak punya perasaan apapun sama Mas Rendy ? Oke aku datang , Ayo kita datang ..Aku akan datang titik . Sekarang aku mau tidur .. pembicaraan ditutup .” jelas Yumna lalu bergegas ke kamar meninggalkan suaminya .
” Ini yang salah siapa sih .. Perempuan tuh malah lebih galak kalo lagi debat .” Gerutu Dennis sembari berjalan menuju kamar .
Setibanya di kamar , Dennis mendapati Yumna sedang tidur di sopa kamar dengan selimut yang membungkus tubuhnya . Yumna benar-benar kesal pada suaminya itu .
Dennis menghela nafas panjang melihat hal itu ,
Dia pun mendekati istrinya .
” Sayang , Kamu beneran marah nih ?” Lontarnya .
” Tidur sana. ” Usir Yumna .
__ADS_1
” Aku ingin memeluk istriku .”
” Jangan mencoba merayu , Sana gak ?”
” Kamu sensi banget sih lagi PMS apa ? Iya aku ngaku salah maaf .. ” Bujuk Dennis sembari mengelus rambut istrinya yang tidur membelakangi dirinya .
” Tidur sana .. Istirahat .”
” Percuma , Aku gak akan bisa tidur kalo istriku marah kayak gini .”
” Mas , Kamu maunya banyak .. kasih aku ruang buat sendiri .. kamu gak sadar jika omongan kamu tadi bikin hati aku tidak nyaman , Kamu terus mengira jika aku punya perasaan kepada pria lain .. Berhenti bersikap seperti ini , Aku mencintai kamu saat kita bersama .. Saat aku kasi kesempatan buat kamu , Kalaupun ya aku pernah berhubungan dengan mas Rendy , Saat itu aku hanya ingin memulai hidup baru . Meski sempat ada perdebatan di antara kita , Itu tidak membuat ku mudah mencintai pria lain . Aku mencintaimu .. Harus berapa kali aku mengatakan nya .” Lontarnya sambil beranjak duduk .
Hal itu membuat Dennis bahagia , Yumna membuat nya yakin .
Dennis mencium nya penuh perasaan .
Setelah berselang satu menit , Yumna membalas ciuman tersebut . Tangan Yumna mulai mengalungkan ke leher suaminya .
Tidak ada lagi perdebatan di antara mereka , Dennis menggendong tubuh mungil istrinya menuju tempat tidur dengan mesra .
Setelah itu , Dennis kembali menyentuh dan menciumi rambut yang panjang milik istrinya dengan mesra .
Yumna yang mulai menikmati adegan tersebut , Sesekali membalas nya dengan satu kecupan kecil di pipi pria itu .
Suasana semakin memanas ketika mereka saling berpandangan , Pria itu menyentuh wajah istrinya penuh kelembutan . Tatapan penuh cinta yang menggebu membuat jantung Yumna semakin berdebar .
Dennis mulai membuka tali baju tidur istrinya yang melingkar di pinggang mungil milik istrinya , Yumna menyambut dengan hangat perlakuan dari suaminya .
Ciuman yang semakin memanas berlanjut dengan hubungan yang intim diantara mereka .
Pertengkaran diantara mereka hilang begitu saja saat Yumna lagi lagi mengutarakan perasaannya .
Meski Yumna benci cara suaminya tentang semua hal , Tapi dia sadar Dennis suaminya adalah pria yang baik meskipun apapun yang dilakukannya selalu tak pernah sependapat dengannya .
” Aku lebih mencintaimu .. Maafkan aku yang selalu membuat mu kesal .” Lontarnya dengan pandangan yang masih menggebu bak anak SMA .
Yumna hanya tersenyum dengan kelakuan suaminya .
__ADS_1