
Beberapa jam berlalu, Yumna mengambil air mineral lalu duduk dan meminumnya. Dari wajahnya tampak dengan jelas jika dia sangat lelah .
Hal itu terlihat oleh candra, Dia berniat memberikan ruang untuk yumna beristirahat dulu. kemudian Dessy segera menghampiri nya tak sabar.
" Na. " Sapanya sembari duduk di samping.
" Apa ? "
" Ada seseorang yang ingin kenalan sama kamu. "
" Siapa ? "tanyanya sembari mengotak-atik ponsel.
" Mas !!! " panggil Dessy melambaikan tangan pada candra.
Kemudian dia pun segera berjalan lumayan tegang melihat yumna yang semakin dekat dengan nya .
" Kenalin Na, ini pak produser. masih muda . " Puji Dessy berbisik ke telinga yumna.
" Hai. saya candra. " sapa pak produser sembari mengulurkan tangan.
Kemudian yumna segera menjabat tangannya dengan sopan " Yumna, pak. "
" Duduk mas. " Pinta Dessy tak henti senyum.
Yumna mendelik melihat kelakuan sang manager yang kecentilan.
" Boleh ? "
" Boleh dong mas. "
" Gimana lancar syutingnya ? "
" Alhamdulillah. "
" Semoga film ini meledak di pasaran seperti Film-film mu sebelumnya. saya ini fans mu lho. " puji pak produser.
Yumna hanya tersenyum lumayan bingung dengan sikap pria tersebut.
" Saya suka semua karya film mu. akting mu sangat mengagumkan. " Puji candra lagi membuat Dessy kepanasan berikut gemas.
" Terimakasih pak. saya hanya mencoba berakting dengan baik. para sutradara memberikan masukan yang luar biasa. "
" Oh ya ? Sutradara memang sangat berpengaruh untuk film. "
2 jam berlalu, Yumna menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. dia tak sabar untuk pulang menemui banyu di rumah.
Tiba-tiba Yumna melihat ponselnya berdering. ada beberapa chat yang masuk. dia segera membaca , rupanya yang mengirimkan pesan adalah candra.
Yumna memandang Dessy dengan tajam tanpa mengatakan apapun.
" Apa maksud dari tatapanmu ? " Tanya Dessy heran.
" Produser itu mengirimkan chat. kamu berikan dia nomor telepon ku ??? " Tanyanya yakin.
" Iya, dia terlalu sempurna untuk di tolak. "
" Maksud mu ?? "
" Dia menyukaimu. apa salahnya kalau kamu beri dia kesempatan. dia ngga kalah keren dari Dennis. "
" Kenapa jadi bawa-bawa mas Dennis ? "
__ADS_1
" Sayangku.. gini, yok duduk. aku jelasin pelan-pelan. " Rayunya sembari menghela nafas.
" Kamu masih belum ngerti juga kalo aku gak bisa des, aku nyaman dengan kesendirianku. kenapa kamu masih saja keukeuh minta aku mencoba dengan yang lain. "
" Kalau kamu terus sendiri, Dennis akan terus mengganggumu. aku hanya berupaya melakukan sesuatu untuk mu. " Timpal Dessy meyakinkan.
" Apapun itu, pasti ada cara lain selain menjalin hubungan dengan pria lain . "
" Oke, sekarang menurut mu hal apa yang tepat untuk mencegah bedebah sialan itu ?? "
" Kita sudah punya bodyguard. harusnya itu sudah mumpuni untuk mengatasi mas Dennis. "
" Aku sih gak yakin. tapi okelah, aku hargai keputusan kamu. kita liat, apa bodyguard itu bisa mengatasi Dennis. kalo ternyata engga bisa. kamu mesti setuju dengan caraku.. buka hati untuk mas candra. bisa ?? " tantang Dessy.
Yumna tak berani mengiyakan kesepakatan dari sang manager. dia memang sedikit tak yakin jika Dennis akan teratasi.
" Kok diem ? ragu ?? kamu dan aku Sama-sama tau bagaimana pria itu. tatapannya menakutkan saat dia bilang Tidak. "
Yumna langsung beranjak dari duduk nya tanpa menggubris ucapan Dessy lagi, dia memang merasa ucapan Dessy benar semua. tapi berat buat yumna untuk mulai buka hati lagi.
Dia berjalan dan diikuti kedua bodyguard nya dari belakang. " Non kita pulang ?? " Tanya pak danang.
" Iya pak. " Saat yumna hendak masuk ke dalam mobil, Tiba-tiba di depan terlihat Dennis sedang nongkrong di atas mobilnya seorang diri .
Pak danang langsung bengong melihat majikannya yang menatap nya dengan kejam.
" Ada apa pak ? " Tanya yumna heran, kemudian melihat ke arah pak danang memandang, Dia langsung menghela nafas setelah mendapati Dennis sedang tersenyum sok keren padanya.
Dennis segera berjalan mendekati, Para bodyguard langsung bergerak tanpa diminta. mereka berdua menghadang dennis di hadapan yumna.
" Jangan ganggu nona !! " Pintanya datar.
Dennis hanya tersenyum amat manis mendengar ucapan salah satu dari mereka.
" Sangat perlu, aku sadar seperti apa kamu ini."
" Aku mendekati kamu karena kasih sayang dan cinta yang tulus. bukan untuk menyakiti kamu. aku bukan penjahat. "
" Setelah apa yang kamu lakukan tempo hari aku rasa kamu lebih dari sekedar penjahat. " Pekiknya berusaha melukai.
" Justru itu bagian dari kasih sayang ku, ayolah aku merindukanmu setiap hari. jadi jangan lakukan ini. " Pintanya gemas.
" Tuan, tolong jangan mempersulit nona. dia terganggu dengan sikap anda. makanya beliau menggunakan jasa kami disini. " Timpal adi melukai harga diri.
" Kalian pikir dengan berbadan besar seperti ini, nyaliku akan ciut ? sayang, pinta mereka untuk minggir. " Ujarnya tak tau diri.
" Stop mas. aku buru-buru jadi lebih baik kamu minggir. "
" Mau kemana sih ? aku kangen lho. "
Yumna segera masuk ke mobil tanpa melihat dennis lagi. dia sangat lelah seharian syuting di tambah dengan persoalan Dessy tentang psk produser.
" Jalan pak. " Pinta Yumna pada pak danang.
" Baik non. "
Kesal karena di acuhkan dan tak bisa berlama-lama dengan nya, dennis melampiaskan nya kepada 2 bodyguard yumna.
Dia menghajar keduanya tanpa permisi, Sesekali dennis membanting salah satu dari mereka.
" Akan ku buktikan 2 cecunguk ini tidak bisa Melindungimu dariku , jadi akan ku habisi sampai akhir. " Cecarnya penuh amarah dan kembali membabi buta memukuli mereka berdua.
__ADS_1
" Brrughhh !!! " Dennis membanting keduanya ke tanah dengan seluruh tenaga.
" Cukup tuan. saya menyerah. ! " pekik salah satu dari mereka.
" Bilang pada Nona mu, Tidak ada yang bisa menghentikan ku. "
Kemudian Dennis mengambil ponsel di balik saku jasnya dan segera memotret mereka. Dengan segera dennis mengirim kan poto tersebut pada yumna.
" Kalau kamu punya 2 , Aku punya 20.000 yumna . apa aku perlu datang mengepung rumahmu dengan 20 ribu orang ku, agar kita bisa duduk bersama menyatukan cinta kita. " bunyi pesan darinya setelah poto tersebut terkirim.
Lalu ia segera pergi meninggalkan area sekitar dengan mobilnya tanpa mengurus bodyguard yumna.
Dennis begitu kesal karena waktu nya bersama yumna begitu sedikit.
Tidak ada yang tersisa darinya saat ini selain kemarahan yang menggebu-gebu, Dia begitu tak rela dengan semua yang terjadi padanya.
Kemudian tiba-tiba ponselnya berdering dan tertera di layar ponsel nama sang ibu sedang melakukan panggilan.
Sedikitpun Dennis tak mau menjawab panggilan darinya , dia tak benci pada wanita yang telah melahirkan nya. dia begitu kecewa dengan semua yang di lakukan ibu.
Memutuskan pernikahannya dengan mudah , Merenggut yumna dari hidupnya adalah hal paling menyakitkan untuk Dennis.
Tak perduli berapa kali ponselnya berdering, ia masih santai menyetir .
1 Jam berlalu Dennis sedang mengerjakan beberapa berkas di ruangan, Tiba-tiba ibu datang dengan sebuah kotak makanan.
" Ini ibu. " Ujarnya setelah mengetuk pintu.
Ibu langsung masuk menghampiri dirinya " Nak, ini sudah sore. kenapa kamu masih bekerja. " Ujarnya sembari berjalan menaruh kotak makan di meja.
" Untuk apa pulang , di rumah sangat sepi. tidak ada bayi dan istriku lagi di sana. Aku lebih suka disini. " Ujarnya tanpa memandang ibu.
" Ibu tau semua kesalahan ibu, Tapi tolong jangan menyiksa diri sendiri. kalau kamu kesepian, kamu bisa pulang ke rumah ibu. "
" Untuk apa ? Ibu bahkan membuat ayah tidak nyaman tinggal di rumah , kenapa ibu ingin aku tinggal di rumah . "
" Ibu paham akan kemarahan kalian berdua, tapi sehina apapun aku, aku ini tetap ibumu. apa tidak ada kata maaf untuk ibumu ini . ibu khilaf karena sudah melakukan itu padamu, tapi jangan bersikap seperti ini untuk menghukum ibu. kamu adalah putra ibu Satu-satunya. kalo bukan kamu, siapa lagi ? "
" Aku tidak membenci ibu, aku hanya kecewa. kecewa yang membuat ku bingung harus bersikap apa pada ibu. "
" Kebencian ayahmu cukup menyiksa ibu, jangan tambah lagi dari kamu nis. ibu rela menukar semuanya jika waktu bisa di putar kembali. tapi ibu tidak bisa mengendalikan keadaan walaupun ibu bersujud di kaki yumna. dia sudah tak sudi melihat ibumu ini Dennis. ibu ingin mati saja jika ibu juga kehilangan mu. " Keluh ibu menangis tak kuasa.
Melihat ibunya, Dennis merasa dirinya sudah keterlaluan. dia beranjak dan mendekati ibu " Tidak ada putra yang sanggup meninggalkan ibunya. aku diam pada ibu karena aku sedang kesal. ibu tau sendiri, Bagaimana aku menyukai yumna. saat dia tidak menjadi milikku, Aku hancur setiap hari. melihat dia bersama pria lain, aku benci. dan sekarang, Aku kembali kehilangannya lagi bu.. dia bilang dia nyaman tanpa diriku di hidupnya sekarang. sakit rasanya saat dia bilang dia bahagia tanpaku. bagaimana mungkin dia lakukan itu secepat ini padaku, Aku koma kurang dari satu tahun, tapi dia sungguh membunuh perasaan nya padaku. setiap hari aku takut jika dia membuka hati untuk pria lain dan melupakan ku. ini seperti mimpi bu, aku tidak sanggup menerima kenyataan. banyu dan yumna adalah kebahagiaan ku. kenapa ? kenapa ibu merenggut nya dariku. aku harus kembali menjadi Dennis yang dia benci untuk mendapatkan dia lagi bu. " Lontarnya mulai berkaca-kaca .
" Dennis. ibu janji, Ibu akan mengembalikan semuanya sama kamu nak. beri ibu waktu agar yumna kembali ke rumah. "
" Hal yang sulit di dunia ini yang pernah ku lakukan adalah meluluhkan hatinya bu. dia mengunci semuanya dengan rapat. tapi ibu gak perlu khawatir, Yumna pasti pulang ke rumah suatu hari nanti. "
" Apa kamu merencanakan sesuatu ??? "
" Belum, tapi segera. aku akan membawa menantu ibu pulang. "
Ibu segera memeluk Dennis terharu dengan sikap Dennis yang tak gentar menghadapi yumna.
" Ibu ada di belakang mu. kalau kamu perlu sesuatu, hubungi ibu. akan ku lakukan apapun untuk menebus dosa ini. "
" Tidak perlu, tugas ibu hanya satu. bawa ayah pulang ke rumah. aku tidak mau punya ibu tiri. " Ujarnya.
" Tentu. lalu .. apa kamu sungguh mau memaafkan ibu Nis ?? "
" Bagaimana caraku membenci ibu, sementara ibu yang melahirkan ku . "
__ADS_1
Ibu segera mencium kening sang putra penuh haru.