YUMNA

YUMNA
Episode 283


__ADS_3

Denis membiarkan yumna tidur di sofa seperti maunya, dia mengambil selimut dan menyelimuti sang istri.


Yumna pura-pura terlelap saat suaminya memberikan selimut pada tubuhnya.


Tiba-tiba ponsel berbunyi lalu kemudian denis segera mengangkat telepon dari Mosha.


" *Halo cha. " sapa denis menjauhi sopa,namun terdengar dengan jelas jika dia menerima telepon dari mosha.


" Kak denis kapan ketemu? aku dah kangen pengen ketemu. udah seminggu aku gak ketemu kak natan. " Rengek mosha di balik telepon.


Mendengar ucapan darinya membuat denis tertawa kecil.


" Kangen? buka-bukaan banget sih kamu cha. ya udah nanti kita makan malam. " Jawab denis membuat mosha girang.


" Ya udah aku mau siapin baju dulu. biar terlihat cantik sama kak natan. "..


" Kamu udah cantik kok, mau pake baju apa aja menarik. " Puji denis bak seorang kakak, namun mendengar hal itu yumna menjadi tak karuan.


" Ih kak Denis bisa aja deh. ".


" Ya udah tidur sana udah malem.. kak Denis ngantuk. "


" Iya kak, selamat malam. ".


" Malam*. "


Denis menutup telepon dan segera menuju tempat tidur.


" Semua sudah jelas. kamu senang yumna. harusnya begitu kan?? semua berjalan seperti mauku. " Batin yumna.


Keesokan harinya, denis pamit membawa banyu dan yumna pada ayah.


" Harusnya kalian tinggal beberapa hari lagi, ayah masih kangen. "


" Nanti kami kesini lagi lain kali yah. "


" Beneran ya. "


" Denis jalan yah assalamu'alaikum. "


" Waalaikumsalam. Hati-hati kalian. "


Ayah dan ibu melambaikan tangan kepada mereka.


Denis segera mengemudi kan mobil membawakan mereka untuk pulang .


Yumna tampak diam sedari tadi, dia masih kesal karena sang suami tampak baik-baik saja menjalin hubungan dengan mosha.


Kemudian ponsel denis kembali berdering, Lagi-lagi mosha melakukan panggilan padanya.


Kesal karena hal tersebut, Yumna mengambil ponsel denis dan mematikan panggilan tersebut.


" Kok di reject Na. " Kata denis heran.


" Ini perempuan kecintaan banget ya sama kamu, telepon mulu.. kamu kan lagi nyetir, gak boleh angkat telepon. " Jawab nya lumayan sinis.


" Kan bisa pake earphones. siapa tau mosha ada perlu. "


" Pacaran nya kan bisa nanti aja.. emang gak bisa di tunda. " cecar nya lagi sembari menyilang kan tangan.


" Kenapa rasanya kamu kayak gak suka sama mosha ? "


" Ngapain suka sama dia ? "


" Mosha kan baik, sopan, lucu. dia malah suka sama kamu. "


" Udah deh mending kamu fokus nyetir aja. gak usah ngajakin aku ngobrol. apalagi ngomongin dia, gak penting banget. "


Denis hanya menarik nafas mendapatkan sikap yumna yang jutek minta ampun.


Beberapa menit berlalu, mereka segera tiba di rumah. setelah yumna keluar dari mobil tiba-tiba mosha segera menghampiri Denis di dalam.


" Kak Denis . " Sapanya sembari merangkul tangan Denis.

__ADS_1


" Kamu kok disini cha ? "


" Hehe aku gak bisa nunggu sampe ntar malem. " Bisik mosha padanya membuat yumna semakin kepanasan.


Yumna segera membawa banyu ke dalam tanpa mengatakan apapun.


Sementara Denis tidak ngeh kalo yumna sangat cemburu dengan kedekatan mereka berdua.


" Ya udah yuk masuk.. udah ketemu natan belum ? " Tanya Denis sembari berjalan bergandengan.


" Udah tadi, kak Denis gimana dong kayaknya aku suka banget deh sama kak natan. "


" Ya udah terus gimana apanya ?? "


" Gimana kalo ibuku tau nanti ? "


" Urusan belakangan. "


" Kak Denis janji bantuin aku ya ?? "


" Iya.. kak Denis bantuin.. kamu udah sarapan belum ? "


" Udah tadi . "


" Duduk dulu gih, kak Denis mau ganti baju dulu. "


" Iya kak. "


Denis meninggalkan mosha di ruang tengah sendirian, hal itu di lihat oleh yumna dari atas.


Yumna merasa tidak bisa diam saja menyaksikan kemesraan mereka.


Saat Denis menaiki anak tangga, Yumna berinisiatif untuk menarik natan yang sedang lewat di depannya.


Denis melihat yumna memegang tangan natan lain dari biasanya " Anterin aku ya. " Pinta yumna sengaja.


" Anter ke mana non ? "


" Ke lokasi syuting. "


" Aku maunya di anterin kamu Tan. " Jawab yumna tersenyum..


" Biar aku yang anter. " sahut Denis segera.


Natan melepaskan tangan dari yumna " Engga. aku maunya sama natan. lagian kamu kan ada pacar kamu mas. "


" Tan tinggalin kita. " pinta denis.


" Baik tuan. "


Natan segera meninggalkan mereka berdua.


" Kamu ngapain ? kamu jangan membuat aku mengira yang engga-engga ya na. "


" Engga-engga gimana maksud kamu mas ? emang aku gak boleh jalan sama natan ?? "


" Gini ya. tan itu supir kita, dia juga pacar sepupu kamu.. kamu masih gak lupa itu kan ? "


" Engga. apa masalah nya kalo dia cuma supir ? "


" Yumna !!! "


" Mending kamu urus urusan kamu sama pacar kamu aja deh mas. gak usah ngurusin aku. " Katanya lalu masuk ke kamar.


Yumna merasa puas sudah memanasi denis, sementara denis berlalu begitu saja tanpa menggubris omongan sang istri.


Di lokasi syuting, Yumna sibuk menghapal kan dialog untuk bahan syuting nya.


Tiba-tiba jihan memberinya kabar jika Denis sedang makan siang di suatu cafe dengan seseorang.


Jihan juga memberikan poto mereka berdua " Kalian baik- baik aja kan ? " Tanya jihan.


" Dia pacar mas denis. " Jawab yumna yang kemudian membuat jihan shock.

__ADS_1


Jihan mengajak yumna ketemu untuk meminta penjelasan. Tak lupa dia juga membawa diana ke lokasi syuting.


" Sepertinya malah aku yang tidak bisa move on. apa aku pergi dari rumah mas denis saja ya ? malas juga deh liat mereka berdua terus. tapi gimana sama ayah ? kenapa jadi kayak gini sih ya Alloh. aturan mainnya kan aku bahagia liat mas denis buka hati buat yang lain. " Keluh yumna.


Beberapa menit kemudian, jihan dan diana sampai di lokasi syuting. mereka duduk bertiga bersama Dessy menunggu yumna selesai syuting.


" Sebenarnya apa yang terjadi ? aku ketinggalan banyak deh. " Keluh diana .


" Biar yumna yang jelasin sama kalian, takut salah. " Jawab Dessy.


" Mereka menikah untuk apa coba ? yumna-yumna kapan mau bahagia.. "


" Iya deh, perasaan masalah gak kelar-kelar. "


Tiba-tiba yumna menghampiri mereka. " Hai .. "


" Jelasin deh sama kita, Apa yang sebenarnya terjadi ?? " pinta jihan tak sabar.


Yumna duduk di samping mereka dan mulai bercerita..


" Nikah kontrak dalam waktu yang tidak di tentukan ? " Tanya diana setelah Yumna menjelaskan.


" Iya. "


" Kok Denis cepet banget lupain kamu ? "


" Namanya juga lelaki. mati satu tumbuh seribu. "..


" Tapi na dia itu cinta banget lho sama kamu. "


" Itu dulu. "


" Kamu yakin ?? "


" Yakin.. setiap hari mereka pergi bersama. "


" Terus gimana sama kamu ?? "


" Aku oke, emang kamu kira gimana ?? "


".Gak mungkin sih.. oke gimana. "


" Lah kenapa ?? "


" Kenapa kalian gak balik aja. gak usah ada kawin kontrak segala. "


" Mas Denis juga udah ada perempuan lain. mau balik gimana. "


" Kamu yakin Denis suka sama tuh cewek ?? " Tanya jihan lagi.


" Yakin lah. cewek nya aja lebih muda lebih fresh dari aku. cowok mana yang gak kepincut. "


" Terus kamu mau ngapain setelah Denis sama cewek itu ? "


" Ya udah hidup sejalan nya aja. kan dari awal juga aku gak mau balik sama mas Denis.. "


" Na.. kamu tuh jadi orang masih kayak gini aja. lain di hati lain di mulut. "


" Apa sih han ?? "


" Jangan marah ya, wajah kamu tuh sedih saat menceritakan kedekatan mereka. kita kenal bukan kemarin sore lho Na. " Kata jihan membuat nya diam.


" Tidak sesedih yang kalian kira. "


" Kamu akan merasakan nya saat benar-benar kehilangan denis. jadi udahlah.. ini masih belum terlambat.. bilang sama dia, kalo kamu nyesel. denis pasti mau balik sama kamu. "..


" Han.. "


" Gengsi ? apa perlu aku turun tangan. "


" Aku udah bilang aku nyaman dengan kesendirian ku. aku seneng kok mas denis punya wanita lain. "


" Terserah deh. nanti kalo kamu patah hati dan menyesal jangan cari kita. " Cecar jihan yang segera beranjak meninggalkan yumna.

__ADS_1


" Dasar keras kepala. mau sampai kapan coba kayak gini. "


Yumna hanya diam saat jihan pergi membawa kekecewaan darinya .


__ADS_2