YUMNA

YUMNA
Episode 201


__ADS_3

Yumna pergi ke kamar membawa baju tidur yang di pinjamkan ibu .


Saat dia hendak masuk , handphone nya berbunyi .


Rendy mengirimkan pesan ” Boleh kita ketemu ? ada yang harus aku omongin ?? ” Isi pesannya .


Dengan cepat ia membalas chat darinya .


” Jangan membuat masalah lagi . ” Tulisnya lalu dengan cepat dia menghapus pesan tersebut .


Lalu Yumna masuk kamar " Mas ..”


” Kamu dari mana lama amat ? gak apa-apa kan kalo kita nginep semalam aja ? ”


” Tadi aku ngobrol sama ibu sebentar . gak apa-apa sih . kamu takut aku gak bisa tidur ya ?? ”


” Iya .. ”


” Ya udah aku mau ganti baju dulu , ibu kasi pinjem aku mas . ”


" Iya sana . ”


Yumna meletakkan HP dan segera pergi ke kamar mandi .


Sementara Dennis berbaring sambil memainkan Hp nya .


5 Menit kemudian , Yumna keluar dari kamar mandi , tiba-tiba hpnya berbunyi .. Dennis segera meraih Hp dan Yumna khawatir jika itu chat dari Rendy .


” Mas !! ” Yumna berlari dan menciumi suaminya membuat Dennis kaget .


Yumna berusaha mengalihkan perhatian suaminya , Dia membuat Dennis hilang akal lagi .


Pelan-pelan Yumna berupaya mengambil hp di tangan Dennis yang sudah tidak sadarkan diri dalam buaian .


Dennis amat bernafsu dengan apa yang Yumna lakukan . menciumnya dengan ganas dan membuat sesuatu dalam dirinya sudah tak terkendali .


Berhasil mengambil hp , Yumna meletakkan HP di bawah selimut . dia juga telah mematikan handphone nya .


Lalu ciuman itu di selesaikan oleh Yumna


” Misi berhasil . ” Hatinya lega .


” Sayang , udahan ? ” Keluh Dennis uring-uringan bak bocah SD yang gak jadi di kasi jajan .


” Tidur yuk mas . Aku mau skincare an dulu . ” Katanya sembari beranjak .


" Maksud kamu apasih ? tiba-tiba terkam aku kayak gitu ? eh malah di udahin .. lagi enak sayang . ” Gerutunya lagi sembari menggaruk kepala dengan kesal .


” Hehe habis kamu ganteng sih , aku tuh heran deh kamu pake piyama aja kok sekeren ini sih mas .. jadi aku pengen nyosor terus . ” Timpalnya gemas .


” Lagi dong , tanggung jawab ah . Sayang dadaku berdebar banget deh . sumpah !! ” Katanya putus asa .


” Nanti ya mas di rumah kita , kalo disini aku malu mandinya pagi-pagi . ”


" Malu sama ibu ? kan ada hairdryer ?? ”


" Berisik mas . ”


" Kamu kalo bikin aku seneng nanggung banget sih ? ini aku gimana udah panas gini ?? ”


" Hahaha .." Yumna tertawa terpingkal mendengar ucapan sang suami yang sudah memprihatinkan .


” Dosa lho nolak suami .. ” Katanya lalu beranjak .


” Sayang , ini kan rumah ibu . mandinya itu lho .. ketahuan banget kalo kita abis titik-titik ..”


" Ya udah ambil jaket , kita pulang .." Katanya beranjak sembari meraih kunci mobil di atas meja .


" Sayang udah jam sepuluh . ngeri ah .. ”


" Ya abis kamu gak mau disini , aku gak bakalan bisa tidur ini kalo gak tersalurkan . kamu ngerti gak sih sayang .. ?? ” Gerutunya lagi dengan wajah penuh kesedihan .


” Gak bisa di tunggu sampe besok ? ”


" Enggak bisa sumpah .. kamu jangan nego Mulu sih Yumna .. ini aku udah ketar-ketir , ayo kita pulang . " Ajaknya .

__ADS_1


" Apa kata ibu kalo kita pulang ? kamu mau kasi alasan apa ? nanti ibu ngira aku gak mau nginep , jangan bikin ibu jadi berpikir yang enggak-enggak dong sayang . ”


" Ya kamu pilih dong , kamu mau sekarang disini .. atau kita pulang ? ”


” Kamu kalo udah ada mau nya itu gak mau nunggu sih mas . seneng nya kasi pilihan berat buat aku . " Gerutu Yumna .


" Terus tadi itu apa coba ? kamu tiba-tiba ciumin aku kayak gitu .. gila kali .. aku normal lho sayang .. masa sih kamu tega ?? ” katanya putus asa .


” Cup cup cup sabar ya sayang . ” Katanya sembari mengusap punggung pak suami .


” Sayang .. maaf ya . kayaknya aku gak bisa deh . ” Katanya menatap wajah Yumna membuat Yumna agak ngeri .


Dennis memaksa menciumi istrinya lagi , dia tidak mau mengalah dan mengerti dengan apa yang Yumna katakan barusan .


” Kenapa kamu jadi memaksa ? ” Hardik Yumna .


Dennis melepaskan tangannya dan kesal mendengar ucapan istrinya .


” Memaksa ? Kalo di pikir-pikir kapan kamu mau melakukannya dengan sukarela ? kalaupun ada pasti ada maunya . kamu ini kenapa sih di ajak pulang gak mau . disini gak mau .. aku salah ya kalo aku merasa pengen kayak gini ?? Aku bisa gila ini lama-lama debat sama kamu .. kalo kamu gak mulai , gak mungkin kejadiannya bakal kayak gini coba ? siapa suruh mancing-mancing ?? kamu terimalah akibatnya ?? kamu pikir gak dosa nolak suami kayak gini ?? ”


" Aku gak nolak mas , cuma nanti kalo kita pulang . besok kan kita pulang . ” Tegas Yumna lagi .


" Tau ah aku bete sama kamu . ”


" Sayang .. iya aku minta maaf . masa kamu gak malu sama ibu dan ayah sih ? ”


" Malu ? kenapa aku haru malu sama mereka ? aku menggauli istriku sendiri , apa yang salah dengan itu ?? kenapa semua hal harus menjadi gak mudah sama kamu ?? aku kasih kamu pilihan buat pulang gak mau , sekarang aku minta disini kamu juga gak mau . suka gak ngerti sama kamu .. masalah kayak gini aja kita harus debat dulu .. ” Cecarnya bete melepaskan pelukan darinya .


Tak mau masalah menjadi semakin runyam , Yumna menarik wajah suaminya dan menciuminya membabi buta .


Dennis melepaskan nya marah .


” Apa ? kamu mau PHP lagi hah ? ” Hardiknya .


Yumna menggelengkan kepala sembari membuka kancing baju tidur nya .


” Kalo terpaksa jangan lakukan .. percuma gak bakal jadi ibadah . ” Cecar Dennis lagi sembari memandangi istrinya yang berbenah tempat tidur dan bantal .


” Ya okelah kalo gak mau . " Katanya lalu berupaya memasang kancing bajunya kembali .


” Aku pengen ..” Keluhnya menghempaskan kaki dengan kesal .


Yumna tersenyum melihat wajah suaminya yang semakin runyam . Dia kembali membuat suaminya tak sadarkan diri malam itu .. Yumna harus mengalah darinya .


Mereka melewati malam itu dengan penuh tawa .


Apalagi Dennis , dia begitu lucu dan menggemaskan hanya karena Yumna lagi .


Dia sampai tidak habis pikir kenapa Yumna selalu memikirkan banyak hal untuk segala hal .. malu dan tidak enakan membuatnya selalu ribut dengan suaminya .


Lain dengan Dennis yang urakan dan tidak tau malu , dia akan melakukannya jika dia suka dan tidak perduli dengan orang lain .


” Kamu harus meniru ku .. jangan terus memikirkan apa yang orang lain pikirkan terhadap kita . Kalo kamu kayak gitu terus kapan kamu akan menikmati hidup .. kamu gak akan bahagia . ” Katanya .


” Apa maksud ucapanmu ?? ”


” Kamu menolakku karena malu bertemu ayah dan ibu nanti pagi dengan rambut yang basah kan ? Kamu gak bisa kayak gitu . ”


” Ini kan bukan rumah kita Mas ..”


” Tidak ada yang salah dengan itu . ”


” Iya deh .. kali ini aku yang salah .. maaf ya


.”


” Makanya jangan suka mancing-mancing . kalo aku gak kuat kan gak bisa nego . ”


" Hahaha .." Tawa Yumna terdengar di luar kamar .


” Sudah malam sayang jangan kenceng- kenceng . nanti orang pikir kita lagi ngapain . ” Timpal Dennis membuat Yumna kembali tertawa .


” Apa sih .. tadi marah-marah . liat perut aku udah besar gini .. ini gara-gara kamu nih hahaha . ”


" Ah kamu juga mau . ”

__ADS_1


Pagi pun tiba , waktu menunjukkan pukul 6.30 . Yumna sudah rapih dan bingung harus keluar kamar .


Sementara Dennis masih tertidur di balik balutan selimut .


”Mas bangun sih lah .. ini gimana ? ” Keluh si istri .


” Apanya ? ” Jawabnya lemas masih dengan mata yang tertutup .


” Rambut aku basah , cariin hairdryer sana . ”


" Kamu minta ibu aja sana . ” katanya lagi .


” Ni orang kan ?? gak tanggung jawab . ya kamu cariin dong . aku malu .. ”


" Panggil bibi aja .. ”


” Gak mau , aku ngambek nih lah ..”


Sadar akan hal itu , Dennis berupaya bangun dan membuka mata .


” Sayang , kamu udah mandi aja sih .. Hmmm wangi . ” Katanya menyentuh tubuh sang istri .


” Ini udah siang , mandi dan cepetan pulang . ayo !!! ”..


” Buset , sayang aku lemes . ”


" Tuh kan . kamu sukanya gitu . aku males banget sama kamu . ”


” Ya udah aku bangun dan minjam hairdryer ke ibu , kamu tenang ya . ”


" Jangan minjem baik-baik dong , sama aja ibu bakal tau kalo kita . ” Timpalnya gemas campur kesal .


" Terus ?? ”


" Ambil tanpa sepengetahuan ibu ..” Cecarnya kesal sampe ubun-ubun .


" Aku heran sama kamu .. mana aku tau ibu nyimpan hairdryer dimana ? ”


" Ya ini kamu juga masa gak punya hairdryer sih di kamar kamu ini ? ”


” Aku kan cowok masa punya barang gituan . ”


" Tau ah aku bete . tanggung jawab sih .." Keluhnya .


" Ya udah tunggu , Aku cari sesuatu dulu di lemari . ”


Dennis membuka lemari pakaian miliknya dahulu .


Lalu Yumna juga ikut mencari sesuatu di sana .


" Ini apa ? kerudung ?? ” Tanyanya heran .


” Oh iya , itu kerudung . ”


” Pertanyaan nya adalah , seorang pria memiliki kerudung di lemari pakaiannya ?? ”


” Kalo gak salah dulu ibu pulang dari Singapura .. dia menyuruhku kasih ini ke kamu .. dulu kan kita gak ngomong , masa aku kasih ke kamu gitu aja .. jadi aku simpan aja . Ampe lupa . " Timpalnya agak nyengir .


” Jadi ini buat aku ?? kamu sukanya keterlaluan .. ya udah aku pake aja . ”


” Kamu mau kerudungan dengan piyama kayak gini ?? kotor sayang .. ntar aku cari di lemari ibu ya . ”


" Ibu lagi .. kamu memang anak ibu . jangan-jangan dulu kamu banyak ngeluh soal kita ke ibu ya ? ” Timpalnya curiga .


” Dia sangat mengerti aku .. tanpa bicara pun dia tau jika aku patah hati dan muram .”


” Dih , males . lebay . ”


” Gak percaya ? tanya ibu sana . ”


" Sana mandi lah !!!! ”


” Hehe , ngomong-ngomong semalam kamu luar biasa lho sayang . ” Timpalnya lagi .


” Kapan aku gak luar biasa ?? ” Katanya agak malu .

__ADS_1


” Hahaha . " Tawanya besar sembari pergi ke kamar mandi .


__ADS_2