
Yumna berbaring di sofa kamar tidurnya untuk beristirahat setelah lelah seharian memikirkan masalah yang ada . Dia tertidur pulas di sofa tersebut ,
Tiba-tiba bibi datang mengetuk pintu .
” Non . ” Panggilannya .
Namun tidak ada jawaban apapun , bibi langsung meninggalkan nya dan segera balik ke dapur .
1 Jam berlalu , Yumna masih tertidur . Kemudian Dennis pulang dari kantor .
” Kemana permaisuri ku bi ?? " Tanyanya sembari membuka sepatu .
” Dari tadi non gak keluar kamar tuan . mungkin sedang istirahat . ”
” Oh .. ya udah . ”
Dennis segera pergi ke kamar untuk menemui istrinya .
Dan benar saja dia mendapatkan wanita itu sedang tertidur .
” Ini udah jam 5 sore , gak salah dia tidur jam segini . ” katanya sembari mengelus pipi dan rambut milik pujaan hatinya itu .
Tiba-tiba handphone Yumna berbunyi , Dennis langsung meraih dan membuka chat dari Jihan .
” Maksud nya apa ni orang .. chat kayak gini . ” Gerutu Dennis .
Lalu Yumna terbangun ,
” Kamu udah pulang mas ?? ”
” Udah . kamu capek ya tumben jam segini tidur ?.”
” Aku ketiduran tadi mas . ini jam berapa ? aku belum masak buat kamu . ”
" Enggak usah . Sayang , ini kenapa sih Jihan chat kayak gini ?? ”
" Chat apa emang ?? ”
" Dia nyaranin kamu ganti nomer telpon . ”
" Enggak tau mas . mana sini aku liat ..”
" Nih .. ”
” Gak tau nih Jihan , dari kemaren aneh tau gak sih mas .. waktu Pagi-pagi dia kesini mau pinjam uang ke aku , gelagat nya aneh . ”
" Dia pinjam uang ke kamu ?? ”
" Enggak . kan jadinya pinjem ke kamu . ”
” Apaan , enggak .. kapan ? dia gak pernah pinjem uang ke aku kok . ”
" Itu lho mas waktu Jihan datang pagi-pagi bawa El . dia bilang udah pinjem uang ke kamu .. ”
” Demi Alloh sayang enggak .. ngapain aku bohong . sumpah . ”
" Kamu lupa kali saking kebanyakan uang ?? " Ledek Yumna .
" Dih , enggak aku inget kok dia gak pernah pinjem . ”
" Masa sih ?? Ya udahlah nanti aku tanya dia lagi . kamu mandi gih bau keringat . ”
" Ntar ah aku capek .. pengen duduk dulu . ”
" Ya udah .. Sayang , aku mau ngomong . Natan cuti .. dia udah berangkat tadi . ”
” Cuti ? kok gak izin aku ?? ”
" Aku yang suruh dia buat libur . kasian dia mas .. kamu tau gak dia patah hati lagi karena Sinta gak mau balik ke dia .. ”
__ADS_1
" Sinta lagi , si Natan gak punya pilihan wanita lain apa . banyak cewek lain .. ngapain ngarep dia terus .. ”
" Hmm pinter ya nilai orang , padahal dirinya sendiri juga parah bucin nya ke aku . gak usah ngomong .. ”
” Apa sih sayang .. kok jadi nyamain aku sama dia ?? " Gerutunya .
" Lah kamu kalo ngomong gak pernah ngaca .. ngaca sana , kamu jangan sok-sokan an bilang Natan kayak gitu . kamu lebih parah tau .” Cecar Yumna mendengus .
” Ya beda lah . Natan kan gak kayak aku mampu perjuangin . dia mah setengah-setengah . ”
” Enak ya tuh mulut , pengen tak pitessin .”
" Terus yang temenin kamu kemana-mana siapa ? aku jadi khawatir kalo kamu pergi-pergian . ”
” Lebay . Kan ada pak Danang pak Anto .. ”
" Enggak , kenapa dia gak kirim chat kek apa kek ?? ”
" Aku yang suruh sayang , kamu pasti gak bolehin kalo Natan cuti . ”
Dennis mendelik mendengar ucapan Yumna yang memang 100% benar.
” Terus berapa lama dia cuti ? ”
" Bebas , semaunya dia aja . kalo dia udah agak baikan akan pulang . ”
" Sayang !!! kamu kok gitu sih .. enak amat dia di kasih cuti semaunya . dia kira bosnya ?? jangan gitu lah .. sikap kamu yang kayak gini yang bikin pekerja ngelunjak . ”
” Natan kan gak pernah cuti mas . kamu jadi orang jangan gitu ngapa sih ?? ”
" Iya-iya terserah kamu aja lah , aku emang selalu gak bener di mata kamu . ”
" Kok marah ? Jadi mau apa sekarang ?? ” Tanyanya sembari memasang wajah menantang .
" Gak mau apa-apa . aku mau mandi Wee .suami pulang kerja di ajak ribut terus . ”
Dennis segera pergi ke kamar mandi untuk menghindari suasana menjadi semakin runyam .
1 Jam kemudian , Yumna menerima pesan dari jihan lagi .
“ Na .. nadia balik ke rumah papanya . rendy mutusin ngejar kamu balik . " Tulis Jihan membuat Yumna tercengang . Ia langsung menghapus pesan itu takut terbaca oleh Dennis .
Kemudian Yumna keluar kamar dan menuju ke luar rumah untuk telepon Jihan .
” Halo . kamu ngomong apa sih Han ??? " Tanyanya berusaha pelan .
” Iya Na . makanya aku saranin kamu ganti nomer telpon . kalo Dennis tau , ribet urusannya . " kata Jihan .
” Enggak .. kamu tau dari mana kalo mas Rendy ?? ” Tanyanya sembari celingukan .
” Nadia sendiri yang ngomong . kasian tau dia , sekarang dia udah capek kali Na .. makanya dia milih balik ke rumah papa nya . ”
” Masalah apa lagi sih nih !!! ” Keluhnya sembari meringis .
” Saran aku kamu hapus semua akun media sosial mu dan ganti nomer telpon .. kalo enggak rumah tangga mu akan dapat masalah . ” Saran Jihan membuat Yumna biasa saja ..
Dia lelah mengatasi semua hal itu-itu saja , kali ini Yumna tidak mendengarkan Jihan . Dia malah memilih untuk menghubungi Rendy .
” Aku tutup telepon nya . ”
” Oke . pikirin baik-baik . ”
Yumna menutup telepon dan menarik nafas dengan berat .
” Mas Rendy itu .. apa sih yang ada di otaknya . ” Gerutunya lalu kembali ke dalam .
Kemudian Dennis mencarinya di semua sudut ruangan .
” Sayang . ibu aku minta kita makan malam di sana . ibu udah masakin . ” Lontarnya .
__ADS_1
” Malam ini mas ?? ”
” Iya . jadi kamu gak usah masak .. ”
” Ya udah aku mau rapihkan kamar .. kamu mau di bikinin teh atau apa ?? ”
” Enggak usah lah . aku banyak kerjaan .. kepalaku pening . pengen nyantai sedikit . ”
" Oya udah .. kita duduk di taman belakang aja . ” Ajak Yumna .
" Sayang , rasanya gak sabar deh nunggu kamu melahirkan . sekarang udah berat banget ya ?? ”
" Iya mas .. udah berat banget . apalagi kalo naik tangga ngos-ngosan . ”
” Nanti kalo kamu udah lahiran pengen di beliin apa sama aku ? ”
” Beli apa gitu mas ?? ”
" Ya kamu maunya apa ? nanti aku kasih . ya sebagai tanda terimakasih aku ke kamu .. ”
” Terimakasih untuk ??.”
" Ya karena kamu udah melahirkan bayi kita . ”
" Melahirkan itu sudah menjadi kodrat seorang perempuan mas . kamu gak usah kasi aku apapun . ”
" Iya tau . tapi kan itu pasti sakit banget . ”
” Kamu sayang sama aku kayak gini aja udah lebih dari cukup kok . ”
" Yumna ..” Dennis kehabisan kata mendengar ucapan Yumna .
” Iya lah mas . kamu gak perlu repot nyari hadiah buat aku . karena kamu udah kasi semuanya .. ”
" Tapi tetap aja .. aku pengen beliin kamu sesuatu . ”
” Hehe transfer aja . ” Ledeknya agak tersenyum kecil .
” Tiap bulan aja di transfer .. uang nya pasti gak di pake ..”
” Ya gak apa-apa .. kan itung-itung nabung . ”
” Nabung Mulu kapan pakenya . ”
” Buat sekolah si jabang bayi nanti mas . ”
” Ya ampun kamu nih , buat kamu aja .. beli yang kamu mau . ”
” Aku jajan kok mas . kamu gak tau aja kalo aku sering ambil uang . ”
" Ambil uang di dompet aku maksudnya . alasan kamu kan gak punya uang kes Mas pinjem dulu . ” Ledek Dennis .
" Haha iya , kalo di pikir-pikir utang uang ku berapa ?? ”
" Ganti dengan sebuah ciuman aja . ”
” Ssst malu . ini bukan di kamar .. malu kalo bibi dengar . ”
” Gak ada bibi kok .. ”
" Kamu kalo mau romantis-romantisan di kamar . tau tempat dong ..”
” Kamu jadi orang takutan amat sih . ”
” Hehe .. ngomong-ngomong aku mau bilang makasih ya mas .. Karena kamu sesayang ini ke aku . aku ngerasa wanita paling bahagia di dunia . ”
" Coba aja kamu terima aku dari dulu .. ”
” Mau mulai ?? ” Katanya mendelik .
__ADS_1
” Hehe peace !!! ”