YUMNA

YUMNA
Kisah 12


__ADS_3

♥️ maaf di sini masih mengandung konten dewasa ♥️.


Mohon maaf Auto lama dalam menerus bab Putra dan Yumna karena pikiran terbagi ke tugas dan tugas di kerjaan , maafin dan mohon maaf Auto juga masih belajar dalam menulis 😊🙏.


💙 💙 💙


Lanjut kejadian malam ini yang terus menerus jatuh air dari langit.


Setelah Putra menuntaskan hasratnya dengan Yumna , Putra lalu mencium kening Yumna


" mari bobok Na " kata Putra yang segera memakaikan selimut untuk menutupi tubuhnya dan tubuh Yumna yang sudah polos...dan Yumna hanya bisa pasrah karena dia benar benar lelah untuk menghadapi pergumulan sengit pasutri malam ini 😁😁 ( bahasanya amburadul deh ...intinya itu deh ).


Menjelang subuh Yumna terbangun dari tidurnya dan melihat Putra tertidur lelap di sebelahnya dengan tangan Putra memeluk pinggang Yumna.


" hadeuuuhh.... " kata Yumna meringis pelan saat hendak berdiri menuju ke kamar mandi.


Yumna pelan pelan menuju ke kamar mandi agar tidak membangunkan suaminya.


Yumna menahan rasa sakit di bagian intimnya dan mandi wajib setelah cukup lama mandi, Yumna lalu melaksanakan shalat subuhnya sendirian.. dan Yumna pagi ini melakukan tugas ibu rumah tangga seperti memasak, membereskan rumah, menyiapkan minum suaminya.


Jam 8 pagi Putra duduk di meja makan sementara Yumna baru saja menyiram tanaman di depan dan setelah melihat Putra sudah duduk di meja makan Yumna segera mendekati Putra.

__ADS_1


" ini Mas makan dan minumnya " kata Yumna memberikan piring yang sudah berisi nasi dan sayur dan lauk dan seperti biasa Yumna akan ke dapur entah untuk beres beres atau makan di dapur karena Yumna masih ingat Putra tidak suka mereka 1 meja.


" Na mau kemana ?" tanya Putra setelah Yumna meladeni piring buat makan suaminya.


" Na mau ke dapur mas..." jawab Yumna pelan dan terbata bata


" duduklah...temani aku " jawab Putra cuek.


Yumna lalu duduk di meja makan bersama Putra.


" kenapa tidak makan Na ?" tanya Putra pelan tanpa memandang Yumna


" iya Mas...Na makan nanti..." jawab Yumna pelan


" hhhmm Na biasanya makan dengan piring yang habis Mas pakai " jawab Yumna pelan dan takut


Putra lalu kaget dan menatap Yumna


Ya Allah apakah dia benar benar istri yang soleha , apakah ini wanita yang benar benar di harapkan Mami ??? batin Putra


Yumna takut dengan tatapan mata Putra dan Yumna segera meminta maaf.

__ADS_1


" maafin Na , Mas... Na janji gak lagi " kata Yumna pelan dan menahan sedihnya.


Putra lalu beranjak dari duduknya...dan segera mengambil nasi dan sayur beserta lauknya.


" mas sudah selesai... sekarang Na makanlah, ini piring Mas tadi " kata Putra sambil memberikan makan buat Yumna


Yumna terdiam cukup lama sambil tidak percaya akan yang suaminya lakukan dan Yumna hanya membisu.


" kenapa itu nasi di liatin, di makan Na...." kata Putra meliha Yumna belum menyentuh nasinya.


Yumna akhirnya pelan pelan makan sambil menahan rasa gak enak hati dan setelah Yumna selesai makannya Putrapun berangkat ke kampusnya.


Yumnapun melakukan aktifitas seperti biasanya pekerjaan rumah.


💙💙💙


Di kampus Putra semakin sibuk dengan kuliahnya bahkan kadang Putra pulang sampai larut malam.


Putra pelan pelan mulai bisa membuka hati untuk Yumna dan Putra hampir bisa melupakan Cindi karena memang Putra mulai menjauhi Cindi , mulai menutup akses Cindi yang bisa terhubung ke dirinya lagi.


Sementara di Jakarta....

__ADS_1


Cindi berkali kali mencari Putra di rumah sakit tempat dia kerja tapi tidak seorang pun rekan Putra sesama dokter memberitahukan keberadaan Putra yang sedang menempuh pendidikan lanjut.


Kedatangan Cindi atau istilahnya nenek sihir ni jelas ada tujuan yang gak baik , seperti pepatah mengatakan Ada Udang Di Balik Bakwan


__ADS_2