
Denis menemui pengacara di kantor nya, dia ingin memastikan jika dia akan mendapatkan hak asuh banyu.
" Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu anda pak. " Ujar pak dicky sang pengacara.
" Saya akan membayar sisanya jika ini selesai. " Kata Dennis sembari memberikan sebuah cek.
" Ini terlalu besar pak. "
" Tak apa. asal saya mendapatkan hak asuh putraku, uang bukan masalah. Kalau begitu saya pamit saja. " Ujarnya segera beranjak.
" Mari saya antar pak. " kata pak dicky mengikuti dari belakang.
Setibanya di luar dennis meminta pak dicky untuk tak mengantarnya lebih jauh.
" Baik pak, terimakasih. "
Dennis ,natan dan Affandi segera berjalan melewati beberapa lorong. Saat mereka tiba di ruang tunggu. Dennis melihat yumna dan Dessy sedang duduk di sofa.
" Apa ini ? kalian mau ketemu pak dicky ?! " Ujarnya seraya duduk di samping yumna.
" Kamu ngapain disini ?? " hardik Dessy.
" Menemui pengacara terbaik di negara ini untuk membantu ku mendapatkan banyu. " Jawab Dennis membuat kedua wanita terbelalak kecewa.
" Jadi kamu menggunakan jasa pak dicky dalam hal ini ? " Tanya yumna shock .
" Dia pengacara ku. kok kamu sampai gak tau sih sayang ?? jadi kamu datang kemari untuk meminta bantuannya ?? " ledek dennis.
Yumna dibuat mati kutu karena Dennis mendahuluinya .
" Kalaupun ya, percuma . cari saja pengacara yang lain ya. " timpalnya puas.
" Ayo des kita pulang. kita akan cari pengacara yang lebih bagus. " Ujar yumna.
" Sayang, jangan buru-buru gitu dong. " Timpalnya sembari meraih tangan sang mantan. merasa di rugikan Dessy hendak menyerang Dennis, tapi Affandi bergerak cepat untuk melumpuhkan Dessy.
Fandi memegang kedua tangan Dessy dari belakang " Sabar nona. " Pinta Affandi.
" Lepaskan. " Hardik Dessy kesal.
" Lepaskan dia !? " Pinta yumna kepada Dennis .
" Anak buahku tidak akan melukainya. sudahlah sayang mari kita akhiri semua drama ini, kamu kembali padaku. dan semuanya akan beres. " Jelas Dennis sembari terus memandangi nya penuh cinta.
" Dan aku sudah bilang berapa kali untuk berhenti. kamu gak ngerti juga ya. "
Dennis hanya tersenyum mendengar jawaban darinya " Kamu pikir bisa melawanku ?? "
" Kenapa ? kamu pikir aku lemah ? "
" Semakin kamu menolak ku, aku semakin tergila-gila. Aku tidak bisa berhenti sayang. oya untuk makan malam kita, aku akan menjemput mu malam ini ya. dandan yang cantik.."
" Kalau aku menolak kamu mau apa ? "
" Bocah tengik itu akan mendapat balasannya . " Ujarnya sembari beranjak mendekati.
__ADS_1
" Aku tidak main-main. " bisiknya sembari mencium aroma parfum di leher yumna.
" Jangan mengancam, yumna tidak akan pergi denganmu. " Cecar Dessy.
" Oke. apa boleh buat kalau kamu mencoba menipuku . " Dennis mengambil ponsel di balik saku jas . Hal itu membuat yumna agak takut .
" Kita akan pergi. kamu puas !! " Ujarnya membuat Dennis berhenti menatap ponsel
" Bagus. pilihan yang tepat . nanti malam aku jemput ya. "
Yumna memalingkan wajah, Betapa lelahnya dia menghadapi dennis.
" Ya udah aku pamit ya sayang. sampai jumpa nanti malam. " Katanya lagi sembari mencium dua jari dan menempelkan nya ke pipi yumna.
Mereka bertiga pun pergi setelah menekan yumna habis-habisan.
" Sekarang apa yang harus kita lakukan ? kita mau menggunakan pengacara mana untuk melawan mas dennis. " keluh yumna sedikit putus asa.
" Sabar ya na. "
" Aku semakin yakin kalo mas dennis benar-benar akan mengambil banyu. aku tidak tau lagi harus apa. " Lontarnya berkaca-kaca.
" Kalau dennis benar-benar mendapatkan hak asuh banyu. apa dia tidak akan membiarkan mu bertemu dengan banyu ?? " Tanya dessy.
" Akan. tapi seperti yang udah-udah.. semua itu ada syaratnya. bagaimana kalo mas dennis minta aku buat balik setelah dia mendapatkan hak asuh nya ? "
" Yumna, aku ingin mengatakan ini.. ini mungkin akan membuatmu marah. tapi, Aku tau dennis.. kita tau seperti apa dia.. dia tidak akan berhenti meski kita melakukan banyak hal. tidak bisakah kamu sedikit melunak padanya ?? "
" Maksud kamu ?? "
" Maksud kamu aku pura-pura mau balikan sama dia ?? "
" Iya. dengan begitu, dennis tidak akan memproses pengalihan hak asuh. "
" Des. "
" Aku hanya menyarankan. keputusan ada di tangan kamu. aku tau semuanya akan sangat sulit buat kamu. tapi, kalau kamu benar-benar tidak ingin kehilangan banyu.. kita tidak punya jalan lain. "
" Nanti kalau ketahuan bagaimana ? aku tau seperti apa dia. "
" Kalau pun ketahuan, dia tidak akan sampai memukulmu. ini hanya siasat supaya dia tidak mengambil banyu dari kamu. "
Yumna terdiam dengan saran dessy, jika dipikir bolak-balik ucapan dessy ada benar nya. alasan dennis melakukan banyak hal adalah untuk membuat yumna kembali padanya.
" Kamu pikirkan saja dulu, gak usah buru-buru. " Ujar dessy.
" Iya. ayo kita pulang. " Ajaknya.
1 Jam berlalu, Yumna berusaha untuk fokus dengan pemotretan.
Sementara dessy tampak memandanginya di kursi belakang seorang diri.
Tiba-tiba juna menyapanya " Sayang. " Panggil juna mengagetkan.
" Sayang ? kapan kita jadian ?? "
__ADS_1
" Entah. makan siang yuk. mbak yumna masih lama ?? "
" Masih. "
" Ya udah di tinggal aja, di sebelah ada cafe. " Ajaknya sembari menarik dessy.
" Pergi saja sendiri aku belum lapar. " Tolak dessy.
" Kamu kenapa sih ? ada masalah ?? "
" Ngga. "
" Boong. "
" Serius. "
" Mbak ku kenapa ? kalian berdua menyembunyikan sesuatu dariku ? " Katanya curiga.
" Ngga ada apa-apa jun. "
" Oke. aku emang anak kecil sih, jadi gak pantas dibawa-bawa urusan orang gede. "
" Ish kamu nih, Aku cuma kasihan sama yumna. selalu bermasalah dengan dennis. aku sebagai teman tak bisa melakukan apapun untuk nya. tidak berguna sama sekali. " Jelas dessy hati-hati .
" Apa yang bajingan itu lakukan pada mbak ? apa dia mempersulit mbak ku ?? "
Dessy terdiam dengan pertanyaan juna, dia tidak bisa menjelaskan semua nya pada juna. mengingat yumna telah memintanya untuk tutup mulut.
" Ada lah. "
" Aku sudah disini, aku akan selalu ada buat mbak yumna. jadi kamu jangan khawatir ya. " pinta juna.
Dessy hanya menghela nafas mendengar ucapan juna, dia tidak tau kesulitan apa yang yumna hadapi saat ini demi membebaskan juna dari penjara.
" Malah bengong . "
" Hehe.. gak papa. terharu aja sama kamu.. kamu sama yumna udah kayak saudara kandung. saling membantu dan saling perduli. "
" Kita memang saudara, Beda ayah beda ibu. " pekiknya tertawa membuat dessy sedikit tersenyum.
Malam pun tiba, Yumna menidurkan banyu dan menitipkan nya kepada sus rini. kemudian, dia bergegas ke kamar untuk merias diri. sembari bercermin yumna memikirkan ucapan dessy tadi siang. " Apa yang harus aku lakukan ? apa aku sungguh harus kembali demi banyu. " Tanya nya ke cermin.
Beberapa menit berlalu, Pak satpam membiarkan dennis masuk ke dalam rumah dengan izin yumna.
Sementara menunggu yumna bersiap-siap, dennis memilih untuk mengunjungi banyu di kamarnya .
" Maaf mengganggu, aku hanya sebentar. " Kata dennis kepada sus rini.
" Tidak apa kok tuan..saya juga belum mengantuk. silakan masuk. "
Sus rini segera keluar dari kamar dan membiarkan dennis menemui banyu seorang diri .
" Hai jagoan papi, udah bobo ya. " Lontarnya lalu kemudian memandang dinding yang dulu terdapat poto mereka bertiga, kini sudah tiada.
" Papi janji akan mengembalikan nya sayang, banyu bersabar sedikit ya. Mami pasti kembali pada kita . " Ujarnya menatap sang buah hati yang tertidur pulas.
__ADS_1