
Tangan Yumna berkeringat ketika tiba baginya berhadapan dengan Rendy .
Rendy berusaha tenang melihat Yumna yang sedang menyalami Rinjani disampingnya.
” Selamat ya , Semoga rumah tangga kalian penuh kebahagiaan . ” Lontarnya sambil memeluk menjabat tangan Rinjani .
” Terimakasih ." Jawab Rinjani .
” Selamat ya semoga Lo bahagia dengan dua istrimu ini .. ” Lontar Dennis kepada Rendy .
” Terimakasih .” Jawabnya simpel .
Lalu Yumna menggeser langkah kakinya dan mengulurkan tangannya kepada Rendy .
Rendy terdiam melihat uluran tangan darinya , Dia begitu sedih dengan keadaan itu .
Nadia ,Rinjani , Dennis dan Raka tau betul bagaimana perasaan Rendy .
Mau menangis pun dia sudah tak mampu , Ketika dia harus benar-benar menerima kenyataan .
Bahwa Yumna bukanlah pasangan hidupnya .
” Selamat ya Mas , Aku selalu do'akan yang terbaik buat kalian bertiga . ” Lontar Yumna sedikit tersenyum untuk mencairkan suasana .
” Terimakasih .” Jawabnya sambil meraih tangan Yumna .
Yumna pun melepaskan tangannya lalu buru-buru menyalami Nadia .
” Nad , Selamat ya .. Semoga kamu bahagia sama pilihan kamu .. Kalian harus akur , Kompak , Dan saling melengkapi .”
” Makasih Na .” Nadia memeluk Yumna sambil berlinang air mata , Entah apa yang sedang dia pikirkan saat itu hingga dia menangis .
” Eh kita foto yuk ." Ajak Windy .
" Yumna , Mau kemana ? Sini kita foto dulu .” Kata Ira .
” Kalian saja deh .” Tolaknya halus .”
” Ih kok gitu sih . .Sini kapan lagi coba kita kumpul .” Ira menggandeng tangan Yumna dan membawanya ke samping untuk berfoto .
Yumna benar-benar tidak bisa melarikan diri dari mereka untuk menghindari kecanggungan nya terhadap Rendy . Mau tak mau Yumna harus mengikuti kemauan teman-temannya .
Dennis menghampiri nya dan tersenyum melihat wajah Yumna .
” Sini , Kamu kemana aja sih .” Gerutunya sambil menggandeng tangan Dennis .
" Dari tadi aku disini .”
” Habis ini kita pulang ya .”
” Buru-buru amat . Baru jam berapa ?”
” Kamu kenapa sih ngeselin banget .”
Mereka pun siap diFoto . Tidak seheboh yang lain Yumna hanya tersenyum menggandeng tangan suaminya .
__ADS_1
Mereka begitu bahagia saat selesai mengambil beberapa foto dengan pengantin .
20 menit berlalu , Ayah Rendy menghampiri Dennis yang sedang memainkan Hp.
” Pak Dennis , senang sekali rasanya anda menyempatkan hadir di pernikahan putra saya . Oya pak selamat menikmati hidangan nya semoga anda suka .” Lontarnya dibarengi senyuman yang ramah .
” Iya saya ingin menyempatkan hadir .. Anda datang sendiri ke kantor untuk mengundang , Tidak baik rasanya jika saya mengabaikan anda .”
” Terimakasih sekali pak .. Kehadiran anda adalah sebuah kehormatan bagi saya .”
Ketika Mereka saling menyapa , Yumna tengah mengambil sebuah dessert untuk suaminya . Langkahnya terhenti ketika mendengar 3 Orang pria yang sudah berusia 45 th an sedang mengobrol .
” Lihat upaya Iskandar untuk mendapatkan simpati dari Dennis . Dia begitu ingin bekerjasama dengannya . Heuh dia itu kan Sangat jutek dan sombong , Sulit sekali mendapatkan simpati nya.”
" Iya benar , Dennis memang sulit di dekati . Tapi herannya kok dia mau ya datang kesini .. ”
” Iya .. Pasti Iskandar sudah berupaya sangat keras untuk membuatnya datang kemari ..Jika dia bisa menaklukkan Dennis dan bisa bekerjasama dengannya , kita harus akui jika Iskandar memang hebat .” Lontar salah satu pria itu .
” Menikah kan putranya dengan 2 putri yang bersedia memberinya saham , Apa itu belum cukup ..Dia masih mengincar Dennis juga . Benar-benar Iskandar itu .. ”
” Tapi menurutku Dennis akan sulit di dekati , Semua perusahaan takluk kepadanya , Bagaimana perusahan seperti kita bisa bekerjasama dengannya .. Dia harus berpikir 2x untuk bekerjasama dengan perusahaan kecil seperti Iskandar.”
” Tapi kita lihat saja nanti .. Jika dia benar-benar menaklukkan Dennis , Berarti dia benar-benar hebat .”
Yumna heran dengan pembicaraan mereka tentang Dennis yang memang disegani .
Yumna membawa dessert dan lagi-lagi sebagian dari tamu undangan terlihat membicarakan keberadaan Dennis . Mereka heran mengapa Dennis bisa menghadiri resepsi pernikahan Rendy . padahal setau mereka Dennis tak ada hubungan apapun dengan Iskandar .
” Mungkin mereka mau bekerjasama .”
” Beruntung sekali kalo iya .”
Kehadiran Dennis malah membuat teman-teman Iskandar mengalihkan perhatian dari pengantin .
Yumna malah semakin heran , Mengapa mereka begitu takjub kepada suaminya. Padahal Dennis hanyalah pria 29 tahun yang egois jauh dengan usia mereka .
” Dennis yang mereka maksud itu apa Dennis Suamiku .” Lontarnya heran sembari berjalan membawa dessert .
Tiba-tiba 4 wanita lebih tua darinya berpakaian modis dan menenteng tas mahal menghampiri .
” Hai ..Minta waktunya sebentar boleh enggak ?" Lontar salah satu wanita itu .
” Ada apa ?” Tanya Yumna heran .
” Boleh minta foto sebentar ? ”
” Foto ? Buat apa Tan ? ”
” Ya buat kenang-kenangan dong , Boleh ya ?”
” Aku bukan seleb Tan , Kok minta foto segala .” Lontar Yumna .
” Kamu istrinya Dennis kan ? Ya boleh ya .”
” Lalu kenapa jika aku istrinya ? Apa suamiku seleb .”
__ADS_1
” Dia kan pengusaha muda .. Dia seumuran putraku ..tapi kok sudah mapan dan hebat . Aku menyukainya .. Sampai kan salam ku kepadanya ya .”
” Tante bisa menyalami nya langsung .”
” Ah gak berani .. ayo cepat Foto kan aku berdua dengan nona ini .” Suruhnya kepada temannya .
Yumna hanya menurut mengikuti apa kemauan mereka ,Secara bergiliran mereka mengambil Foto dengan Yumna .
Yumna bak seleb yang di eluh-eluhkan karena Dennis .
30 menit kemudian ,Natan membukakan pintu mobil untuk Yumna dan Dennis . Ketika mereka hendak masuk , tiba-tiba Ken menghampiri .
” Na jangan lupa kirim Nomer Sinta dong , Aku udah gak sabar nih .” Celetuk Ken dihadapan Natan .
Yumna mendelik ke arah Natan ,
” I iya Ken , Nanti aku kasih .. Sabar ya . Kamu udah punya nomer aku emang ? ”
” Udah aku P ke wa mu ..Cek deh .”
” Oh oke entar aku kirim .”
” Bener ya .”
” Udah deh Lo minggir .” Usir Dennis .
Dennis dan Yumna masuk kedalam , Lalu Natan mengemudikan mobil menuju pulang .
” Natan , Kamu gak mau tanya tadi itu siapa ? Dia minta nomer telpon Sinta ..Aku kasih jangan ya ?”
Tanya Yumna pelan .
” Ngapain kamu minta izin dia ?” Kata Dennis mendelik .
” Ya gak apa-apa Non , Saya sudah putus dengan Non Sinta .." Jawab Natan berusaha tenang .
” Kamu yakin ? Kamu rela gitu ? Setahuku kamu kan baru putus sama Sinta ? ”
” Sayang .. Udah kasih aja nomernya .. banyak tanya deh .”
” Apa sih Mas .”
” Iya Non kasih saja , Pria itu pria yang pantas buat non Sinta , Sepadan dan serasi .” Jawaban Natan membuat Yumna sadar jika Natan masih mencintai Sinta . Tatapan dan sikapnya yang biasa saja hanya untuk menyembunyikan perasaannya .
Yumna merasa sedih dan bersalah lagi kepada nya.
” Sayang .. Kamu ngapain bengong ? ”
” Enggak apa-apa Mas ..” Jawabnya Lirih .
” Yakin ? ”
” Natan , Kalo kamu masih mau mengejar Sinta , Aku siap dukung kamu . Kamu bisa memperbaiki semuanya dengan Sinta .. Aku bisa membantu mu .”
” Sayang .” Dennis kesal kepada nya .
__ADS_1
” Saya sadar dimana posisi saya Non ..Saya hanya supir dan saya sudah melukai nya .. Bagaimana hubungan kami bisa diperbaiki .”
” Natan .”