YUMNA

YUMNA
Episode 207


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 8 malam , Yumna masih terlihat risau dengan apa yang terjadi kepada Natan . Dia berpikir untuk memberi tau Sinta .


Yumna segera meraih hp dan mencari kontak Sinta .


” Hari ini Mbak dapat kabar kalo Natan berada di penjara . dia tertangkap tangan sedang membeli sabu di klub kota malang . sin , Dia begitu tersiksa karenamu . dia pria baik , dia begitu tertekan sehingga dia berpikir untuk menggunakan sabu . tetaplah dengan pendirian mu jika kamu tidak perduli dengan nya . ” Tulis Yumna


" Sayang . kamu ngapain ? ngasih tau Sinta ?? ” Tanya Dennis penasaran .


" Dia harus tau . ”


" Sayang !! ”


" Jadi gimana ? kamu udah kasih tau pengacara ?? ”


" Udah . kamu gak perlu mikirin itu ya . semua akan baik-baik saja . ”


" Hmmm .. bantulah Natan sebisa mu . ”


Dennis menyentuh pipi sang istri yang begitu tampak kesedihan .


” Aku tak suka wajahmu yang murung . Apa wajahmu seperti ini saat kita putus ? pandangan matamu sangat teduh sayang ?.”


" Kenapa jadi kesana ? perlukah kita membahasnya ?? ” Ujarnya sembari beranjak merapikan bantal .


" Aku ingin tau apa kamu pernah menangisi ku dulu saat kita putus ? Dan apa yang kamu lakukan saat merindukan aku ?? ”


Yumna tersenyum melihat tingkah Dennis yang begitu penasaran .


" Kita sudah menikah . kenapa kita harus membahas yang dulu-dulu . ”


" Oh jangan-jangan kamu enggak pernah menangisi ku ya ? apa aku saja yang merindukan mu ?? Tentu saja , Saat aku memikirkan mu , Kamu sibuk dengan pacar barumu .. mana ada waktu buat kamu merindukan ku ?? ” Ujarnya sembari menarik selimut dan tidur memunggungi .


Yumna hanya menggeleng kepala melihat sang suami yang cemberut untuk hal yang sepele .


” Tidak ada hari yang terlewat buatku untuk tidak qmerindukanmu Mas .. jangan mengira yang enggak-enggak . Aku kan sudah bilang , Cintaku untuk mu lebih besar daripada perasaan mu kepadaku titik . ”


Dennis terperanjat tidak terima dengan ucapan Yumna barusan .


” Apa ? cintaku lebih besar . tarik kembali ucapan mu !!! ” Hardiknya melotot , Sementara Yumna hanya tertawa kecil menghadapi sang suami .


” Malah ketawa . ”


” Enggak mau . ”


Dennis memeluknya kembali , Yumna berhasil merubah Susana hati Dennis yang sempat kecewa .


” Pelan-pelan . awas kena bayi mu .. ” Ujarnya .


Kemudian disaat bersamaan Sinta mengirimkan pesan kepada Yumna .


" Berikan aku alamat kantor polisi nya . Dennis pasti tau kan Mbak ?? ” Tulis Sinta yang segera di baca Yumna .


” Sinta meminta alamat kantor polisi dimana Natan di tahan . kamu tau mas ? ”


" Dia masih peduli ? ”


” Mas ..”.


Dennis segera mengambil handphone dan mengirimkan alamat kantor polisi kepada Sinta .


" Sudah . apa dia kan kesana ? ”


" Biarlah . mereka harus bicara kan ?? Ayo kita tidur .. " Ajak Yumna sembari berbaring .


" Aku mau ambil minum dulu , Kamu duluan aja . ” Kata Dennis sembari beranjak .


" Aku ambilkan mas ?? ” Kata Yumna menawarkan .


" Enggak usah . kamu tidur aja .. aku juga gak tega liatnya . besok pagi aku temenin kamu jalan-jalan ya . ”


" Kamu kan mesti ke kantor . ”

__ADS_1


" Gak apa-apa .. aku mau temenin kamu biar lahirannya lancar .. jadi mesti banyak jalan-jalan . "


" Ya udah mas . ”


Dennis keluar dari kamar dan segera ke dapur untuk mengganti galon isi ulang untuk di kamarnya .


" Terpaksa pasang sendiri . gak ada Natan semuanya repot . ” Omelnya sembari membuka laci dapur untuk mengambil tisu basah untuk membersihkan bagian pangkal galon .


Tiba-tiba Dennis melihat potongan kartu ucapan yang jelas terdapat kata-kata . Kartu tersebut adalah kartu dari Rendy beberapa waktu yang lalu yang telah Yumna buang . namun malah terselip di laci meja dalam keadaan sepotong .


” Saya tetap cinta kamu Na . " Kata-kata yang tercantum di kartu tersebut.


Dennis meradang membaca kartu dan segera pergi menemui Yumna . Tiba-tiba Dennis melihat bibi yang sedang merapikan sofa .


Dia menghampiri bibi untuk menanyakan hal itu .


” Bi . ” Sapanya.


" Tuan .. tuan butuh apa ? ”


” Saya menemukan ini di dapur . bibi tau kartu ucapan ini ?? " Tanyanya membuat bibi tersengal untuk menjawab .


" Itu .. ”


" Ini membuat saya kepikiran . jelas kartu ucapan ini untuk istriku ? jelaskan kalo bibi tau sesuatu ?? ” Lontarnya sembari mengintimidasi bibi dengan pandangan nya .


Bibi terlihat lebih pucat karena pertanyaan Dennis, Dennis semakin yakin jika bibi mengetahui sesuatu .


” Itu punya bibi kok tuan . mungkin tulisannya terpotong . ” Sangkal bibi jelas membuat Dennis tau jika dirinya sedang berbohong .


” Jangan bohong lah bi. saya tau ekspresi bibi kalo lagi bohong . atau jangan-jangan .. bunga yang kemarin adalah bunga yang di tujukan untuk Yumna ?? ”


” Itu .. Itu bunga dari pacar bibi tuan .. kan udah tau . " Sangkalnya lagi .


Dennis tidak menggubrisnya , Dia langsung menunju ke kamar untuk menanyakan langsung kepada Yumna .


Wajah Dennis tampak serius , Dia sudah tidak terkendali .


" Sayang .." Panggilnya .


" Ada apa mas ?? ”


” Aku temukan ini di laci dapur . " Lontarnya sembari menyodorkan kartu ucapan tersebut .


Yumna terkejut melihat hal itu , Nafasnya mulai tersengal memikirkan alasan yang akan dia berikan kepada Dennis .


" Apa ini sayang ? potongan kartu ucapan ?? ” Tanyanya berusaha mengalihkan pertanyaan .


" Ya . dari siapa ? ”


” Apanya ? Kamu ngomong apa sih sayang ?? aku gak ngerti . ”


" Aku udah tanya bibi tadi .. dan dia udah jelasin semuanya . ” Ucap Dennis memancing Yumna agar mau buka suara .


" Aku udah temui mas Rendy .. kami udah bicara kok . ” Tuturnya gemetar .


" Rendy ? jadi kartu ucapan ini dari baj*Ngan itu .”


" Mas .. sini aku jelasin . jangan marah dulu .. sebenarnya , Aku udah atasi masalah ini .. aku ... aku udah minta dia untuk .. berhenti .. ” Jelas Yumna terpotong-potong .


" Berhenti mengejar kamu . jadi dia masih nekat ?? " Katanya lalu beranjak .


Sementara Yumna semakin panik dengan apa yang akan di lakukan Dennis . wajahnya jelas sangat marah .


" Mas mau apa ?? ”


" Apa lagi selain pergi menemui pria itu . dan menghabisinya . ”


" Mas .. enggak mas .. Jangan aneh-aneh . aku udah selesai kan ini . ayolah mas .. jangan di besar-besarkan . " Pinta Yumna namun sama sekali tidak di gubris .


Dennis keluar kamar dan mengambil kunci mobil , Sementara Yumna mengambil hp dan menulis chat kepada Diana dan Jihan untuk meminta pertolongan .

__ADS_1


Yumna takut Dennis berbuat yang tidak-tidak kepada Rendy dengan kondisi amarah yang tidak terkontrol .


Kemudian Yumna mengetuk pintu kamar supir agar bisa mengantar dirinya .


20 menit berlalu , Dennis menerobos garasi rumah Rendy . Dia menabrak mobil Rendy yang terparkir di depan rumah .


Kegaduhan itu membuat Rendy keluar dan mencari tau apa yang terjadi . Rendy terkejut saat mengetahui bagian belakang mobilnya sudah penyok .. kemudian Dennis keluar dari mobil .


Tanpa menunggu lama , Dennis melayangkan pukulan di wajah Rendy .


" A*nj*Ng . Harusnya dari dulu .. , gue abisin lo aja .” Cecar Dennis sembari terus memukuli Rendy .


Begitu pula Rendy juga berusaha melawan Dennis , Tapi kemarahan Dennis kali ini tidak bisa terkontrol . dia memukuli Rendy semakin membabi buta .


Tiba-tiba Yumna datang dengan supir , Begitu pula Raka dan Aditya datang bersamaan dengan mobil mereka masing-masing .


Lagi-lagi Jihan dan Diana mengirim mereka untuk membantu Yumna , meski mereka begitu enggan melakukan , tapi Aditya dan Raka tidak bisa menolak .


Mereka segera memisahkan keduanya .. Sementara Yumna berteriak menghentikan sang suami yang sudah berubah seperti monster .


" Gak usah ikut campur .. lepas !!! " Hardik Dennis kepada raka .


Begitu juga dengan Rendy yang berontak melepaskan diri dari Aditya .


Dia begitu berapi-api ingin menyerang Dennis , dia tidak terima dengan perlakuan Dennis .


" Lo masih kecintaan sama bini gue !!! " Teriak Dennis kepada Rendy .


" Kalo iya kenapa ? sayang banget Yumna punya suami kayak Lo .. " Timpal Rendy membuat Dennis kembali geram .


Dennis memukul kepala Raka agar dia melepaskan dirinya . Dan kembali menyerang Rendy .


Aditya malah kesal dengan sikap kekanak-kanakan Dennis , Dia meninju perut Dennis sangat keras hingga membuatnya terkapar .


" Bisa gak Lo ngomong baik-baik ? Lo gak kasian sama Yumna .. !!! " Cecar Adit .


Adit kembali ingin memukul Dennis , Namun Yumna menghadang dirinya .


" Jangan .. Cukup . cukup .. ngerti gak ? dan kamu mas .


kenapa kamu gak dengerin aku .. semua udah aku jelaskan .. kenapa kamu gak mau dengar !! " Cecar Yumna kesal dengan sang suami .


" Minggir Yumna .. biar sekalian aku abisin suami kamu .. ! ” Teriak Rendy yang terus berontak .


” Kamu bohong sama aku .. Kenapa kamu gak bilang kalo dia berusaha untuk kembali mengejar kamu lagi .. kamu malah tutupin ini dari aku !! ” Katanya tidak terima .


" Aku gak mau masalah nya semakin melebar mas . aku tau reaksi kamu kalo aku kasih tau soal ini .. makanya aku memilih untuk selesaikan ini sendiri . aku udah ngomong sama mas Rendy .. dia udah ngerti . tapi kenapa kamu gak mau dengar penjelasan aku dulu ?? "


" Pokoknya aku gak terima !! aku mau abisin dia malam ini juga . aku yakin dia pasti akan kembali melakukannya lagi ..” Cecar Dennis Terus berupaya melepaskan diri dari Raka .


Yumna sangat stres dengan keadaan itu , tiba-tiba perutnya berkontraksi .


" Aw !! " Teriaknya meringis .


Melihat itu , Aditya dan Rendy reflek memegang tangan Yumna .


" Kamu kenapa Na ???.” Tanya Adit khawatir .


" Kamu baik-baik aja ?? ” Susul Rendy lebih mengkhawatirkanya ..


Sementara Raka hanya diam melihat reaksi mereka berdua yang masih care dengan Yumna .


Dennis apa lagi , Dia sangat gusar karena sikap mereka kepada istrinya .


Namun melihat Yumna kesakitan , Dennis memilih untuk mengenyampingkan egonya dulu .


" Sayang .. kamu kenapa ? "


" Sakit Mas .." Yumna melihat cairan yang mengalir di kakinya ,


" Kayaknya aku mau melahirkan deh mas .." Ujarnya membuat mereka berempat terkejut .

__ADS_1


" Apa ?? masa sih ?? Kan HPL nya masih 2 Minggu lagi . ” Kata Dennis bingung .


" Jangan banyak tanya kenapa ? gimana ini .. Ayo ke rumah sakit ..” Cecar Aditya kepada Dennis


__ADS_2