YUMNA

YUMNA
Kisah 38


__ADS_3

Assalamualaikum sobat semua , mohon maaf kalo Auto telat melanjutkan lagi kisah YUMNA di karenakan akhir bulan , ada tugas yang harus Auto lakukan , tapi inshaAllah Auto akan menyapa kisah YUMNA.


Mohon masukkannya sobat ... maafin Auto masih pemula 😩🙏.


💚 💚 💚 💚 💚


🌞


🌞


" Assalamualaikum Na .... " sapa Putra subuh itu ke kamar Yumna dan Riski di lantai atas.


Putra mengetuk kamar Yumna karena Putra tahu Yumna pasti sudah bangun dan sudah melaksanakan shalat subuh.


" Walaikumsallam wr wb ... ee Mas ... ya gimana Mas ? " kata Yumna membuka pintu kamar dan di lihatnya Putra sudah rapi.


" Mas harus berangkat hari ini kembali ke Sumatra karena dokter yang utamanya sedang cuti jadi Mas harus stay di hospital " kata Putra menjelaskan pelan


" hhhhmmm iya Mas ... " kata Yumna pelan.


" boleh mas masuk untuk mencium Riski , Na ? " tanya Putra meminta ijin


Yumna lalu membuka pintu lebar lebar dan mempersilahkan Putra masuk ke kamarnya menemui anaknya yang masih tertidur.

__ADS_1


" masuklah Mas ... " kata Yumna pelan.


Putra lalu masuk dan mencium pipi dahi anaknya


" Ayah berangkat dulu ya nak ... jangan rewel, jangan buat Ibu sedih ya, jagain Ibu , Oma dan Opa ya nak ... " kata Putra pelan kepada Rizki putranya yang sedang tertidur lelap.


Saat Putra mencium baby boy ni ada reaksi dari anaknya yang seakan akan memberitahukan bahwa dia akan mengikuti perintah Ayahnya.


" makasih ya Na ... Mas berangkat dulu " kata Putra pelan sambil berlalu jalan keluar kamar.


" Mmmmm ... Mas ... ini bawalah sebagai pengobat rindu Riski dan agar Riski pun tidak rewel selalu ingat Mas " kata Yumna sambil memberikan baju yang Riski sering pakai agar di bawa oleh Putra


" ooo ya Na ? ya ya ya ... makasih ya " kata Putra lalu mengambil baju Riski dan mencium baju yang ada bau keringat anaknya itu.


" Hati hati di jalan ya Mas ... " kata Yumna





( Cuti tlah usai .... cuti tlah usaiii )

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sudah beberapa minggu ini Putra di sibukkan oleh pasien yang banyak , tetapi Putra masih menyempatkan diri untuk selalu berkomunikasi dengan orang tuanya dan Riski putranya 👶 yang lucu yang selalu dia kangenin.


" maaf dokter , ada yang mencari anda ? " kata perawat laki laki masuk ke ruangan tempat dokter Resident istirahat dan Putra sedang duduk di sofa sambil nonton TV


" siapa ? kayaknya saya gak ada janjian , apakah keluarga pasien ? " tanya Putra


" sepertinya bukan pasien dokter tapi lebih ke fans kayaknya .... hahahha ini cewek cantik dokter " kata perawat tersebut berkelakar tertawa simpul.


Putra beranjak dari duduknya dan segera menemui tamunya tersebut di lobby rumah sakit..


" maaf ... apakah anda mencari saya ? " sapa Putra saat melihat tamu wanitanya


" Puutrrraaa .... " balas wanita tersebut saat bertatapan dengan Putra, kekasihnya yang lama menghilang.


Seketika Putra kaget ternyata wanita yang mencarinya adalah Cindi.


" hayyy ... silahkan duduk ... " kata Putra terlihat santai


Cindi lalu duduk berhadapan dengan Putra dan terlihat Putra menjaga jarak.


" Aku beberapa minggu lalu sempet datang ke rumah mu tapi kamu sedang cuti " kata Cindi memulai pembicaraav dan terlihat kaku.

__ADS_1


Putra hanya tersenyum membalas kata kata Cindi.


" hhhmm gimana kondisimu setelah tindakan kuretase ? ada keluhan / perdarahan gak ? " kata Putra mengalihkan pembicaraan


__ADS_2