
Ibu menemui yumna setelah dia keluar dari ruangan ayah..
" Kamu sudah memikirkan nya ? " Tanya ibu membuat yumna tak lagi menundukkan kepala .
" Tentang apa bu ? Menceraikan mas dennis ? aku tidak akan melakukannya. akan ku berikan apapun yang ibu mau, tapi tidak untuk yang satu ini. " Ujarnya agak tegas.
" Yumna. !! " Ibu mulai khawatir.
" Pantaskah ibu membicarakan hal ini sekarang, Kenapa ibu tidak fokus dengan kesehatan mas dennis ? "
" Dia akan pulih, Justru ibu ingin kehidupan yang lebih baik saat nanti dia pulih. "
" Apa aku tidak ada baiknya di mata ibu sekarang ? apa aku menjadi sesuatu yang mengerikan di kehidupan putra ibu ?? " Tanyanya agak sedih.
" Yumna, Ibu tidak pernah ingin menyakiti kamu . ibu sudah bilang kamu terlalu banyak sangkut paut nya dengan banyak orang . "..
" Jawaban ku tetap tidak. "
" Baik. kalo begitu ibu tak punya pilihan lain. "
Ibu mengeluarkan sesuatu di tasnya. " Apa itu ? " Tanya yumna heran.
Ibu langsung meneguk obat kecil tersebut tanpa menjawab pertanyaan dari yumna.
" Bu. !! " Panggil nya agak panik.
" Lebih baik aku tiada, Daripada melihat putraku terus terluka. " Ujarnya lalu obat nya bereaksi.
Ibu menjadi lemas dan terjatuh, Hal itu membuat yumna sangat ketakutan.
." Ibu !!! " Teriak yumna panik menyentuh kedua pipi ibu mertua.
" Sus tolong !!! " Teriaknya kepada beberapa suster yang sedang lewat.
Mereka segera mengambil tandu dan membawanya ke ruangan untuk di periksa.
" Cepat sus. " Pintanya sembari menangis.
" Baik bu, Anda silahkan tunggu di luar. " Dengan segera tenaga medis memasukkan ibu ke IGD.
Yumna tak sanggup menopang tubuhnya lagi, dia tertekan dan perlahan hancur. Dia takut terjadi apa-apa pada ibu mertua karena nya lagi .
" Haruskah ibu melakukan hal sejauh ini demi memisahkan aku dari mas dennis. segitu tidak ingin nya ibu sampai rela kehilangan nyawa. "
20 Menit kemudian, Dokter keluar dari ruangan.
Dia langsung pun segera menghampiri " Bagaimana keadaan ibu dok ?? "
" Alhamdulillah ibumu dapat di tangani, Kami sudah mengeluarkan racun yang baru saja dia minum. Kalau terlambat, Beliau bisa kehilangan nyawa . " Jelas dokter.
" Racun ??? ibuku meminum racun ?? "
__ADS_1
" Iya. kalo begitu saya permisi. Suster akan segera memindahkan pasien ke ruangan. Anda tunggu saja. "
Dokter pun pergi, Sementara yumna semakin lemas mendengar penjelasan dokter.
Dia tidak habis pikir mengapa ibu tega menekannya.
Yumna langsung masuk dan menemui ibu " Maaf bu, Tapi pasien belum sadar. Kami akan memindahkan beliau ke ruangan nya. Sementara itu .. anda boleh mengurus biaya dan data pasien dulu . " Ujar suster.
" Baik sus. " Yumna segera meninggalkan ruangan itu dan mengurus data ibu ke resepsionis.
Beberapa menit berlalu, Yumna berjalan tanpa arah setelah menyelesaikan pembayaran untuk ibu . Hatinya semakin hancur atas perlakuan ibu mertua kepadanya.
" Suamiku, Ayah, lalu ibu. apa semua karena aku ? apa yang aku lakukan sehingga mereka terluka karena aku ? lucu sekali kan.. aku tidak melakukan apapun, Tapi semua seolah menjadi tanggung jawabku. Nenek, belakangan ini hidup terasa berat bagiku. aku ingin memeluk nenek. " Ujarnya penuh linangan air mata.
Kemudian yumna masuk ke dalam ruangan dennis, Dia mendapati natan sedang menunggunya.
" Kamu disini Tan ? " Tanyanya lalu segera menutup pintu.
" Nona perlu saya ? "
" Iya, tolong antar kan ASI untuk banyu ya. sampai kan pada sinta maaf karena aku merepotkan nya. "
" Baik non. "
Yumna segera membuka freezer dan menata botol asi untuk banyu.
" Nih. ".
" Ya.."
Natan keluar mengantarkan asi tersebut, Sementara yumna duduk menatap sang suami.
" Bangunlah mas. aku harus apa sekarang ?? tolong jangan siksa aku seperti ini. ibumu ingin kita berpisah, Dia bahkan tak segan meminum racun untuk menekan ku. aku mencintaimu, Bagaimana aku harus hidup jika bercerai darimu. " Keluhnya hampir tak berdaya.
Keesokan harinya, Ibu sudah menyiapkan berkas perceraian untuk yumna tanda tangani, Yumna semakin berat menghadapi ibu mertua.
" Bagaimana ibu bisa menyiapkan semua ini sementara ibu belum pulih ? " Tanya nya heran.
" Ibu meminta tolong pak arif. Ya sudah tolong tanda tangani berkas nya ? "
" Kenapa ibu tega padaku ? kalaupun aku harus menceraikannya.. apa tidak bisa kita menunggu mas Dennis pulih dulu ? "
" Kalo menunggu Dennis, Jelas dia tidak akan membiarkan semua nya terjadi. "
" Jadi ini kesempatan ibu untuk memisahkan kami ? aku mencintai putra ibu. Kenapa ibu berubah padaku. "
" Ibu gak berubah. ibu akan tetap menyayangi kamu. tapi ibu tidak sanggup kalo harus melihat putra ibu. "
" Terluka karena aku ??? " Potong yumna amat sedih .
Ibu mertua menangis mendengar ucapan yumna, Dia begitu tidak tega menekan yumna seperti itu.
__ADS_1
" Baik. aku menyerah. tapi jika mas dennis pulih, Tolong jelaskan padanya siapa yang ingin kami berpisah. karena aku pasti tidak akan sanggup untuk menemui apalagi bicara dengannya nanti. " Pinta yumna sembari menandatangani berkas gugatan cerai.
" Iya sayang. ibu janji... ibu juga janji akan menjamin kehidupan kamu dengan banyu sampai kapanpun. kamu boleh menggunakan rumah, aset dan uang Dennis. " Lontarnya.
" Bagaimana aku bisa setidak tau diri itu. sekarang dia terbaring untuk melindungi ku. disaat dia kritis aku malah menceraikannya. ibu ingin aku masih menikmati seluruh uang mas Dennis ?? aku punya perasaan, tidak seperti yang ibu bayangkan. "
" Ibu tau yumna. anggap ini sebagai balasan atas apa yang ibu lakukan sama kamu. "
" Uang tidak bisa menukar apapun bu. apa yang ibu ambil dariku tidak akan pernah cukup dengan nominal berapapun. "
" Yumna. "
" Ayah dan ibu sudah ku anggap orang tuaku. tapi sudahlah aku harus memahami ibu, meski berat sekali. "
Ibu memeluk yumna sembari terisak, " Maafkan ibu sayang. ibu sungguh tega sama kamu. "
Yumna menangis sejadinya di pelukan ibu mertua " Ibu janji tidak akan melakukan apapun lagi ke kamu. ini yang pertama dan yang terakhir ibu melukai kamu. " Ujarnya meyakinkan.
Sementara itu, Natan ikut sedih mendengar semua yang terjadi kepada Yumna.
" Apa yang harus saya lakukan tuan? Anda akan marah karena saya tidak bisa mencegah semuanya . " Batin natan .
2 Jam segera berlalu, paman dan bibi datang mengunjungi .
Yumna menceritakan semuanya kepada mereka.
" Kenapa ibu mertuamu berpikiran sempit. ini tidak adil untuk kamu Na. " Ujar paman tak habis pikir.
" Jika aku tak punya banyu , Bagaimana aku akan hidup selanjutnya ? "
" Yumna, Kami tidak akan meninggalkan kamu, "
" Menurut paman dan bibi, Apa keputusan ku salah ?? "
" Jelas salah. kalo berat kenapa kamu tanda tangani ?? "
" Ibu meminum racun karena aku mengabaikan nya. dan yang membuat ku terasa terbebani adalah aku selalu menjadi alasan mengapa suamiku terluka. beliau takut nanti akan terjadi lagi. Apa salahku disini ? Apa aku tidak menyesali apa yang telah terjadi ?? Jika aku menjadi sumber masalah untuk orang lain, lalu mengapa aku hidup ?? "
" Tidak Nak.. tolong jangan katakan itu sayang. paman sedih dengar nya. "
" Jika kita ingat dulu waktu masa Dennis menyerang perusahaan paman demi egonya. Paman jadi hancur karena aku , Dia melakukannya karena aku kan paman. mengapa sekarang aku merasa jika ucapan ibu ada benarnya. "
" Jangan mengaitkan masalah ini dengan hal itu, paman tidak pernah menyalahkan kamu dengan apa yang Dennis lakukan pada paman. "
" Iya yumna. memang awalnya kami sempat kesal dengan suamimu. tapi perlahan dia membuktikan jika dia Sungguh-sungguh sama kamu. " Ujar bibi .
" Tapi sekarang apa yang tersisa dariku ? tidak ada.. sudah tidak ada. "
Bibi memeluk yumna yang semakin tak sanggup menghadapi ibu mertuanya.
Sementara itu paman berinisiatif untuk menemui ayah Dennis.
__ADS_1
Dia tidak bisa tinggal diam melihat yumna menghadapi masalah yang amat berat untuk nya.