
Dennis membiarkan yumna mengomel sendirian. dia sudah tidak ingin menjawab lagi. Dennis hanya diam mengangguk dan menerima.
Dia sadar apa yang dia lakukan kemarin cukup membuat yumna sedih.
" Aku ingin makan masakanmu lagi. ngambeknya udahan dong.. " Rayu Dennis sembari mengunyah sarapan pagi buatan bibi.
" Bibi lebih mahir memasak apapun. engga usah ngeluh karena kamu yang memulai. "
" Suami mau berangkat kerja tuh jangan di omelin mulu. gimana aku mau semangat kerja ? "
" Cepat habiskan sarapan mu dan segera berangkat. "
" Sayang!!! "
Saat Dennis berjibaku dengan sang istri yang tiada henti tiba-tiba bibi datang memberitahu bahwa natan berada di ruang tamu .
" Apa ?? "
Mereka berdua segera menemui natan, Yumna mendorong kereta bayi menuju ke depan.
" Natan!! " Panggil yumna haru.
Natan segera beranjak dari duduknya dan menyapa mereka.
" Non, Tuan. .. kalian sehat ?? "
Dennis memandangi nya amat sinis, Lain dengan yumna yang begitu bahagia karena Natan sudah kembali.
" Alhamdulillah sehat tan. duduk tan.. oya gimana kabar kamu ? " Tanya yumna terus tersenyum.
" Baik non. saya..."
" Gimana rasanya jadi narapidana ? " Potong Dennis agak sinis.
" Mas!!! "
" Izin cuti seenaknya, bikin masalah . kamu habiskan uang untuk membeli narkoba hanya karena masalah perempuan, Kamu harus se gila ini ? gak banget!! " Cecar Dennis membuat yumna kembali mendelik.
" Natan baru datang, kenapa kamu langsung mengomelinya . kamu gak punya basa-basi apa gitu ? lagian kamu gak usah komen kenapa dia melakukan itu karena perempuan, Kamu ngaca kek.. gih, Kaca di rumah kita banyak lho mas.. "
" Maksud kamu apa nyuruh aku ngaca ?? "
" Wih bener-bener nih orang . masa gak paham , Kamu gak usah belaga lebih baik dari natan deh. "
" Apa sih sayang!!! "
" Waktu kita putus juga kamu agak gila kan ? Ayah dan ibu menceritakan semuanya. " Cecar yumna lagi. "
" Kamu sama suami kok kayak gitu sih. aku berhak marahin dia.. "
" Udahlah , Jangan terlalu keras pada natan. kasian dia.. terus gimana tan, Aku dengar sinta sudah luluh untuk kembali sama kamu ? "
" Alhamdulillah non. kami akan kembali.. setelah non sinta melahirkan dan bercerai, kami akan menikah. "
" Syukur deh aku ikut seneng denger nya..dibalik semua musibah yang ada, akhirnya sinta mau kembali sama kamu. "
" Iya non. "
" Oya mas soal natan, Kamu gak bisa kasih kerjaan yang lebih selain cuma jadi supir ? dia harus menata masa depannya dengan sinta nanti.. "
" Maksud kamu dia kerja di kantor ? emang dia punya pengalaman kerja di kantor ? setahuku dia cuman berpengalaman untuk memukuli orang. apa yang bisa dia kerjakan dengan skill nya itu ? "
" Ah kamu mas . "
" Gak apa-apa kok non, pekerjaan ini sangat berarti buat saya. non sinta juga menerima saya dengan keadaan saya yang hanya seorang supir. "
" Tetap aja masa kamu masih mau kerja disini kalo udah nikah sama sinta ? dia kan sepupuku apa pantas ? "
" Emang kenapa ? kamu jangan menghasut dia dong. kalo natan gak kerja sama kita, kita gimana ? bakal repot. " Omel Dennis.
" Kenapa sih kamu butuh natan banget. kan masih ada pak danang pak anto buat anter kamu kerja ? "
" Pak danang sama pak anto emang bisa berantem. dia kan di tugaskan dari awal jadi supir kamu. jaga-jaga terjadi sesuatu di jalan.."
" Lebay deh. emang siapa yang mau nyari masalah sih. enggak kok.. kita udah aman. "
" Tetep aja.."
" Mas !! "
__ADS_1
" Dia gak kerja sebulan aja kemaren bikin kepala pusing, apalagi selamanya.."
" Ya ampun mas. "
" Enggak.. udah jangan aneh-aneh.."
" Dih.. "
" Aku mau berangkat . ".Ujarnya sembari beranjak.
" Kamu keterlaluan . "
Dennis tak lagi menoleh saat yumna terus Menggerutu.
" Oya non... saya mau langsung ke kamar untuk membereskan pakaian. "
" Pergilah, kamu harus istirahat. "
Natan segera beranjak dan meninggalkan yumna.
1 Jam berlalu, Dessy menemani juna yang sedang pemotretan.
Wajahnya masih muram karena andre tak membalas pesan nya.
" Ini semua gara-gara juna. dia tidak membiarkan aku bahagia dengan calon pacarku. aku harus membalas perbuatan nya itu. "
Dessy mengambil ponsel juna dan mengetik sandi di layar ponsel tersebut " Tentu saja aku tau sandinya. ini adalah pelajaran untuknya. "
Dessy mengunggah poto nya ke akun media sosial pribadi milik juna " Dia adalah hidupku. selamanya akan begitu 😘🥰" Tulis caption poto tersebut .
Dessy segera keluar dari akun tersebut dan kembali menaruh ponsel juna.
" Hari ini semua pacar akan memberimu sedikit tamparan. " Lontar Dessy sembari menatap sinis pada sang model.
Tak butuh waktu lama, ponsel juna langsung sibuk berdering .
Dessy hanya tersenyum menanggapinya " Habislah kamu jun ha-ha-ha. "
Sadar akan apa yang telah dia perbuat, Dessy berencana menghindari .
" Juna, Aku izin ke mini market . aku tinggal sebentar ya. " Pintanya.
" Oke. "
" Sekarang aku harus kemana untuk melarikan diri ? "
Dessy kepikiran untuk menemui andre " Ya. aku mesti jelasin semuanya ke mas andre.."
Dessy banting stir pergi ke kantor andre " Juna urusan belakangan, Yang terpenting sekarang aku harus memperbaiki masa depanku dengan mas andre. "
Setibanya di kantor, Dessy di antar sekertaris menuju ruangan andre.
" Hai mas. kamu lagi sibuk ? " Sapanya setelah sekertaris nya keluar.
" Enggak kok. tumben kamu kesini ada apa ? duduk "
" Aku ingin jelasin soal kelakuan juna tempo hari. "
" Oh itu, kamu pacaran sama dia ? "
" Dia lebih muda dariku, masa iya aku pacaran dengan anak kecil . " Ujarnya agak tersenyum.
" Jadi ? Sebenarnya gak apa-apa juga kalo kamu nyaman. usia tidak akan menjadi batasan untuk saling mencintai. "
" Mas andre ada-ada aja. "
" Oya, kamu mau minum apa ? aku lupa menawarkan.. maaf ya. "
" Ah gak apa-apa kok mas. jangan repot. "
Tiba-tiba ponsel andre berbunyi " Maaf ya saya mau angkat telepon dulu. "..
" Silahkan mas. "
" Halo. Kenapa mendadak ?? ya ampun kamu ris, Kasian arya masa kamu tinggal dia selama itu ?? ya udah antar aja nanti sore . " Andre segera menutup telepon nya.
" Maaf ya. sampe dimana tadi ? "
" Soal Juna.. maaf ya dia memang banyak tingkah. "..
__ADS_1
" Iya gak apa-apa ."
Dessy melihat poto Andre bersama anak kecil di mejanya " Ini ?? " Tanyanya ragu.
" Itu, anakku. " Jawab andre membuat nafas Dessy lumayan berat.
" Apa ? Dennis bilang anda belum menikah ??? " Tanyanya lagi sedikit tersendat.
" Saya memang belum menikah, Tapi saya sudah memiliki putra. "
Dessy semakin tidak mengerti ucapan andre.
" Maksud mas ? Kalian tidak menikah tapi mempunyai putra ?? "
" Ibuku tidak menyukainya, dia tidak merestui hubungan kami karena pacarku dari kalangan biasa. "
Dessy kaget tak percaya dengan penjelasan andre.
" Tidak di restui, tapi dia tidur dengan nya. bodoh sekali pacarnya. " *Batin Dessy tak habis pikir.
" Pasti kamu kaget ya des. kami memutuskan untuk saling menjaga putra kami, meski kami tidak menikah. " Ujarnya lagi.
" Tapi pacar mas tidak keberatan dengan hal itu ? maaf ya mas, bukankah ini sangat merugikan pihak perempuan ? "
" Saya membiayai seluruh hidupnya*, Jadi.. kami sepakat untuk hidup baik-baik saja. "
" Apa ?lalu bagaimana dengan mas yang mau dekat dengan saya ? Apa ibu dari putramu tidak keberatan ?? "
" Engga. hubungan kami udah berakhir.. meski begitu, saya akan bertanggungjawab penuh dengan hidup nya. "
" Apa ?? "
" Seandainya kita menikah, kamu gak keberatan kan ?? "
20 menit kemudian, Dessy kembali ke tempat pemotretan semula.
Dia datang amat pucat, Dessy masih memikirkan ucapan andre.
Tiba-tiba Juna menjegal nya dari belakang, Dia kesal akan kelakuan Dessy.
Dessy terjatuh dan sangat kaget " Aaaahh... !!!
" Kamu ngapain upload ini ?? " Cecar juna amat kesal.
Namun Dessy tak bereaksi apa-apa, Dia kembali menundukkan kepala seakan tak perduli dengan kemarahan juna.
" Aku lagi ngomong sama kamu. maksudmu apa ?? "
".Tutup Mulutmu. aku mau pulang. " Ujarnya segera beranjak.
" Itu orang kesambet setan apaan coba.. woi !!! "
Juna menarik tangannya " Gue lagi ngomong sama lo." bentak juna serius.
" Apa ?? gimana rasanya di ganggu ?? itu kan yang kamu lakukan padaku . Kamu ingin merusak hubungan ku dengan pacarku ?? kita impas. " Cecar Dessy.
" Dia gak baik buat lo !!! "
Dessy hanya terdiam mendengar ucapan juna, Dia merasa sedih karena semua yang juna katakan adalah benar.
Dia berjongkok dan mulai menangis karenanya, Juna malah semakin heran dengan kelakuan Dessy.
" Kamu ngapain sih ? Nangis ?? "
" Semuanya hancur. "
" Apa ? Karirku ?? memang benar. " Ujarnya.
" Hidupku, setan !! " Bentak Dessy kesal.
" Maksud nya ?? kamu kenapa sih hah ?? "
" Mas andre udah punya anak. "
Juna malah tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Dessy.
Tak Terima di tertawa kan, Dessy memukulinya dengan tas.
" Brengsek. aku lagi sedih.. kamu tertawa ?? "..
__ADS_1
Cecarnya lalu segera pergi meninggalkan Juna yang masih tertawa terpingkal .
" Apa di dunia ini tidak ada pria yang baik untukku, pacarku menghamili saudariku, sekarang calon pacarku punya riwayat kumpul kebo. Semuanya tidak adil untukku . aku mau mati saja. " Cecarnya putus asa.