
Yumna dan Dennis begitu menikmati kebersamaan mereka .
Mereka belum beranjak dari tempat duduknya .
” Aku membelikan Kalung untuk mu , Lihatlah ”
” Apa ini mahal ?” Tanyanya sembari membuka kotak perhiasan .
” Jauh lebih mahal dari kalung yang dibelikan oleh pacar selingan mu . ”
” Apa ? ”
” Aku pernah membuangnya , Jadi aku mengganti nya dengan yang baru .”
” Dasar , Kamu buang kemana kalung itu ? Aku tidak bisa menemukan nya dimana-mana .”
” Aku lupa , Sini aku pake in .” Katanya sambil beranjak dari duduknya .
” Hari ini kamu memberikan ini itu , Hari ini aku baik sekali . Apa aku sedang ulang tahun ?”
” Kewajiban seorang suami membahagiakan istrinya . Apa harus menunggu ulang tahun dulu baru aku menyenangkan kamu ?”
” Terimakasih ya ..Ini sangat indah .” Lontar nya tulus .
” Syukur lah kalo kamu suka . Berarti aku memilih kan kalung yang tepat .”
” Sebenarnya ini tidak perlu , Dari dulu aku tidak suka jika kamu menghambur-hamburkan uang untuk membeli hal yang tidak penting .”
” Untuk apa aku bekerja keras , Seperti katamu .Harta tidak bisa dibawa mati , Jadi apa salahnya membahagiakan istri ku .”
” Aku bahkan tidak bisa memberimu apapun , Sementara Kamu !”
” Ganti saja dengan hatimu , Kembalikan hati kamu yang dulu mencintai ku .Tetap di sisiku dan cintai aku terus .”
” Mas .”
” Kita bisa memulai semuanya lagi kan ? Berjanjilah tidak akan pernah ada perpisahan diantara kita selain maut ?”
” Jangan membuat ku berjanji , Aku takut mengingkarinya .”
” Kenapa ? Apa kamu berniat meninggalkan aku lagi ?”
” Tidak , Maksudku aku tyfe orang yang tidak mudah untuk memberikan Janji . Karena itu akan Sulit .”
” Jika kamu mencintaiku , Kamu pasti melakukan nya .”
” Kenapa kamu mengukur Cinta seperti itu ? Aku mencintaimu. berapa kali aku harus mengatakan nya . Jujur saja , Saat kamu meminta ku untuk menggantikan posisi Sinta .Aku memang membencimu , Kamu pikir apa perlakuanmu itu bisa di maafkan ? Aku membencimu sekuat tenaga , Hingga aku tidak bisa membohongi diri ku sendiri, Aku memang belum move on . Kamu terus mendekati ku meski aku menaikan nada bicaraku , Aku bahkan tak pernah ingin bertemu denganmu setelah pernikahan , Tapi apa daya ku ? Kamu selalu membuat ku mengingat tentang kita , Tentang cinta yang dulu sebelum kamu hancurkan .Apa kamu ingat ? Bagaimana kamu tidak mempercayai ku ? Bagaimana kamu menuduhku ? ”
” Sayang kamu bicara seolah semua salahku .”
” Oh jadi kamu merasa tidak bersalah ?”
” Bukan gitu , Aku kan sudah minta maaf dan kita sudah bersama kan ? Jadi kenapa kamu masih membahas itu ?”
” Tidak mudah bagiku melupakan semua tuduhan mu .”
” Oke aku salah , Aku janji tidak akan mengulanginya lagi , Aku akan mempercayai mu walau apapun yang terjadi ”
” Lihatlah bagaimana Mudah nya kamu memberikan janji, Meski aku tidak memintanya .”
” Kan salah lagi , Kamu gitu .”
__ADS_1
” Ini sudah malam , Ayo kita pulang . Besok kamu kerja, harus istirahat .”
” Iya sebentar .”
Saat mereka bersiap untuk pulang , Tiba-tiba Hp Yumna berbunyi .
Yumna membukanya dan terdiam membuka pesan yang baru saja ia terima .
” Ada apa ? Siapa yang mengirim pesan padamu ?”
” Pamanku , Dia mengeluh tentang Sinta. Sinta mengurung diri di kamar , karena pacarnya Natan tidak bisa di hubungi. Rupanya Sinta Benar-benar jatuh hati padanya .”
Dennis terdiam mendengar ucapan Istrinya itu .
” Kemana ya dia ? ”
” Sudahlah ayo kita pulang .” Ajak Dennis mengalihkan pembicaraan .
” Sayang , Kita ke rumah paman sebentar ya . Aku mau ketemu dulu dengan Sinta .”
” Apa tidak bisa besok saja ?”
” Mas , Aku tidak bisa tenang .” Keluhnya membuat Dennis Luluh .
” Ya sudah kita mampir sebentar .”
” Makasih ya Mas .Yuk kita pulang .”
Mereka pun beranjak dari duduknya dan menuju luar . Setibanya diluar Tiba-tiba Dennis memutuskan untuk kembali dalam mengambil kunci mobil yang ketinggalan di atas meja .
” Sayang bentar ya , Aku lupa kuncinya .”
Dennis meninggalkan Yumna sendirian . Saat itu entah darimana datangnya Rendy , Dia menghampiri Yumna .
” Mas .” Lontarnya kaget .
” Jadi , Kalung yang kuberikan padamu . Dia merampas dan menghilangkan Yumna ?” Tanyanya .
” Kok kamu tau ? Dan kenapa kamu bisa ada disini ?”
” Kenapa ? Apa karena dia Booking restauran ini jadi aku tidak bisa menyelinap masuk ? Jawab pertanyaan ku yang tadi ?”
” Iya .”
” Dan kamu melindungi dia , Kamu bilang sama aku kalo kalung itu jatuh dan hilang ? ”
” Sudahlah Mas , lebih baik kamu pergi. Mas Dennis sebentar lagi akan kesini .” Bujuknya .
” Aku tidak perduli , Jika dia menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kamu . Apa salahnya jika aku menirunya ?”
” Kamu jangan macam-macam , Pergilah .”
” Aku akan pergi , Tapi aku akan kembali dengan caraku merebut kembali apa yang dulu menjadi milikku .” Ancamnya sembil berlalu .
Yumna khawatir jika Rendy akan berbuat yang tidak-tidak kepada nya , Terlebih Yumna takut jika Dennis hilang kesabaran nya dan menyerang Rendy dengan caranya .
Dennis tiba dan mendapati istrinya nya agak melamun .
” Sayang , Ayo .. Ada apa ?”
” I iya ..”
__ADS_1
” Kenapa ? Apa pamanmu mengirimkan pesan lagi dan membuatmu jadi pucat seperti ini ?”
” Tidak Mas , Aku tidak apa-apa .Ayo kita masuk .” Lontar nya sambil masuk kedalam mobil .
” Kamu yakin gak apa-apa ? Wajah kamu berubah saat aku tinggal sebentar .”
” Tidak Mas , Mungkin aku sangat khawatir dengan Sinta kali Mas .”
” Oh , Ya udah kita kan sekarang akan kesana . Kamu gak usah cemas gitu .”
” Iya Mas .”
20 menit berlalu , Yumna dan Dennis tiba di rumah paman .
” Assalamualaikum .”
” Waalaikum salam , Eh Yumna .. Maaf ya apa pesan dari paman yang membut kamu langsung datang ?”
” Tidak paman , Aku agak khawatir saja dengan Sinta , Dimana dia ?”
" Dikamar , Dia murung dan bersedih .Kemana paman harus mencari Nak Natan ? Sinta bahkan tidak punya alamat Rumah atau tempat dia bekerja .”
” Yumna juga tidak punya . Oya apa dia di Bandung kali Paman .Kost nya kan dekat dengan Kost Yumna .Mungkin dia disana ?”
” Oya ..?”
” Mas , kamu duduk dulu sebentar ,Aku temui Sinta sebentar saja .”
” Iya .” Jawabnya sambil Duduk .
Saat Yumna pergi menemui Sinta , Paman dan Dennis duduk diruang tamu .
” Kopi Nak ?” Lontar Paman memulai pembicaraan
” Enggak Paman , Aku sudah ngopi .”
” Paman lihat , Hubungan kalian membaik ? Nak ,Meski kita bertemu dengan awal yang tidak cukup baik . Tapi Paman ingin meminta mu satu hal .. Jangan lukai Yumna ya , Keponakan ku itu tidak punya Ayah dan Ibu untuk sekedar mengadu . ”
” Aku tidak akan melukai Isteri ku .” Jawabnya singkat.
” Seandainya Sinta yang menjadi istri mu , Apa kamu akan memperlakukan nya sama dengan Yumna ?”
” Aku tidak bisa menjawab pertanyaan Paman .”
” Kenapa ? Apa karena Yumna dan Kamu dulu bersama ? Karena kalian saling mencintai ? 1hal yang tidak Paman mengerti, Kenapa kamu dulu memaksa ingin menikahi Putriku ? ”
” Meski aku ini Suami Keponakan mu , Bukan berarti Paman bisa mengajukan berbagai pertanyaan yang tidak ingin aku jawab . Aku masih sama dengan Dennis yang hendak ingin memenjarakan mu .Jadi lebih baik Paman jaga sikap Paman .”
” Apa sikap Paman berlebihan ? Paman hanya mempertanyakan 1hal, Tapi reaksi mu merasa terancam . Justru karena sikapmu , Aku khawatir jika kamu melukai Yumna .”
” Aku lebih mencintainya jauh sebelum Paman datang dan mengenal Yumna . Jadi , Jangan berlaga Paman lebih melindungi nya daripada Aku .” Lontarnya kembali sombong .
" Syukurlah jika Nak Dennis lebih menyayangi Yumna dari pada Paman . Tapi , Jika Nak Dennis melukai Yumna , Paman tidak akan berdiam diri .”
” Paman mengancam ku ? ”
” Bukan , Hanya saja memberi tau mu . Agar kamu tau , Meski dia yatim piatu . dia memiliki keluarga.”
Dennis mendengus sambil tersenyum mendengar perkataan Paman .
” Aku terima ancaman dari Paman .”
__ADS_1