YUMNA

YUMNA
Episode 210


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 11 siang , Paman dan bibi menengok Yumna di rumah sakit .


" Selamat ya Na .. Paman lega kamu udah lahiran . ” Kata paman sembari menatap wajah Yumna.


" Makasih paman . Sinta sama si bungsu mana ?? ”


" Sinta pergi ke malang kemarin , dia harus ketemu dengan Natan . Kalo si bungsu lagi sekolah belum pulang ”


" Sinta sendiri kesana ?? ”


" Iya . dia bilang tidak mau di temani . ”


" Gimana ceritanya Natan bisa di tangkap polisi Na ? ” Tanya bibi .


" Mas Dennis bilang sih . katanya lagi tertangkap tangan beli barang itu. Aku gak ngerti kenapa Natan sampe harus melakukan itu. ”


” Kasian Sinta .. walaupun dia bilang tidak apa-apa .. tapi paman tau kalo dia sangat sedih. ”


” Ya semoga pintu hati Sinta terbuka di balik semua musibah ini . " Ujar bibi lagi.


" Amin . ”


" Oya Dennis kemana ?? ”


" Tadi keluar terima telepon . enggak tau sekarang belum pulang . ”


" Oh .. ”


" Gimana perusahaan paman ? ”


" Alhamdulillah Na .. semakin membaik .. ”


" Syukurlah . Aku senang dengarnya . ”


” Lalu si ganteng ini ? Mau di kasih nama siapa ?? ”


" Mas Dennis lagi nyari . ada recommend gak ? nama-nama yang bagus bi ? ”


" Hmmm apa ya ? Fatih ? Razka ? " Usul bibi sembari tersenyum .


" Bagus ya .. nanti aku bilang mas Dennis deh . ”


" Adam bagus . ” Sela paman .


" Iya ya bagus .


Saat mereka asik bercengkrama , Tiba-tiba Dennis datang bersama Juna dan Desi.


Mereka membawa buket bunga dan beberapa hadiah.


" Hai .. ” Sapa Desi sembari memeluk Yumna .


" Ya ampun lucunya .. jadi pengen hamil deh .. ” Lontar Desi membuat gelak tawa semua orang .


Sementara itu Dennis mencoba menghalangi Juna untuk mendekati Yumna .


" Awas lah , Gue mau sapa Mbak Yumna . ”


” Ya sapa aja situ. gak usah macem-macem . ”


" Ya elah ni orang masih cemburu an aja . udah tua juga. .


gak pantes. ” Ledek Juna .


" Biarin lah mas .. ngapain di tahan-tahan .. sini Bocil , mau apa ?? ”


" Mbak makin cantik aja makin kesini . gimana aku bisa move on coba . Aura udah melahirkan malah makin kinclong . " puji Juna namun tidak di gubris Dennis .


Dennis sibuk memainkan hp di sofa .


” Ih gombal deh . ”


" Serius mbak .. ”


" Oya kenalin ini paman sama bibi " Lontar Yumna .

__ADS_1


" Halo paman namaku Juna , aku itu penggemar setia Mbak Yumna . kalo aja dulu gak nikah sama tuh orang , udah pasti aku nikahin . " Lontar Juna asik menggoda Dennis .


" Penggemar Yumna banyak ya . paman Seneng Yumna banyak yang sayang . " puji paman .


" Hehe .. ”


" Jangan di dengerin paman . dia suka ngada-Ngada ..”


" Iya Na . tapi na dia asik gonta-ganti perempuan tuh omelin aja .. mentang-mentang keren . " Omel Desi .


" Hehe apa lagi dong ? ”


" Oya ? tapi serius mbak liat kamu makin kesini karir nya keren , Mbak mau jadi fans kamu Jun . ajarin Mbak dong lenggok lenggok catwalk . ”


" Boleh . Mbak mau jadi model . bisa lho .. masuk management Juna serius . ”


" Apa sih .. kalo ngomong kemana-mana . ” Hardik Dennis sebal .


" Canda mas . sensi banget sih . ”


" Dih .. itu orang kaku banget deh mbak .. heran kok mau sih sama dia ? " Ledek Juna pecicilan.


Yumna dan yang lain hanya tersenyum mendengar Juna yang terus-menerus menggoda Dennis .


" Udah . nanti dia kebakaran .. jangan urusan sama dia deh , Ribet .. ” Ujar Yumna menimpali .


" Terus aja . dari tadi yang nengokkin kamu pada julit sama aku semua deh perasaan , Dari ayah , Jihan Diana sekarang bocah tengik ini . " Cecar Dennis lagi .


" Siapa suruh kamu kayak gitu . ” Jawab Yumna tersenyum .


Tiba-tiba ponsel Dennis berdering , Dennis segera menjawabnya " Apa ? Semuanya cabut .. iya .. ” Kemudian dia menutup telepon .


" Apa yang di cabut Mas ?? ” Tanya Yumna serius .


" Urusan di kantor . ”


" Ya udah ya Na .. paman pamit ya .. mau balik ke kantor . " Kata paman.


” Cepet amat sih paman . ”


" Ya udah deh . hati-hati ya paman bi . ”


" Iya . hai ganteng .. opah pulang dulu ya . jagain mama nya ya .. sehat-sehat ya .. Nis , Paman pamit ya . ” Lontar paman pamit .


" Iya paman. ”


Yumna mencium punggung tangan paman dan bibi seperti biasa , Namun tidak dengan Dennis .. dia memang tidak pernah melakukan kebiasaan yang Yumna lakukan .


Kekakuan itu terasa oleh Juna dan Desi .


" Ni orang gak ada hormat-hormat nya sama tetua . masa asik main hp aja . ” Batin Juna sebal .


" Nak Juna , Paman pamit ya . lain kali main ke rumah dong ya . ”


" Pasti paman . ”


" Ya udah , Yumna cepet sehat ya .. assalamualaikum ..” Paman dan bibi memberi pelukan yang hangat kepadanya .


" Iya paman amin makasih ya .. Wa'alaikum salam . " Paman dan bibi pun segera pergi .


1 Jam berlalu , Juna dan Desi juga sudah pamit pulang , Kini tinggalah Dennis dan Yumna lagi .


" Akhirnya mereka pulang juga . ”


" Kamu kenapa sih sama semua orang gitu banget . jutek .. ”


" Enggak kok perasaan kamu aja . ”


" Perasaan apa ?? dari tadi kamu tuh asik main hp .. ada paman sama bibi tanya apa kek basa-basi .. mereka itu kan keluarga aku mas . masa sikap kamu kayak gitu ?? " Lontar Yumna keberatan .


" Paman sama bibi juga tau watak aku kayak gini . Kenapa kamu komplain ?? ”


" Ya di ubahlah sedikit . Kamu bersikap kayak gitu di kantor wajar . tapi janganlah di bawa-bawa ke keluarga . ”


" Aku menghormati paman kok . ”

__ADS_1


" Sedikit . ”


" Sayang kamu kan tau aku , jujur aku orangnya gak bisa lupa sama perbuatan seseorang . ”


" Maksud nya ?? ”


" Ya bibi mu itu , waktu dia minta kamu ceraikan aku ?? buat aku itu lebih dari luka . ”


" Itu kan udah lalu . gak baik memendam kebencian .. bibi juga gak serius waktu itu . ”


" Enggak kok .. aku gak benci . cuman sulit buat aku bersikap biasa aja . ”


” Terus kamu cuman sama aku doang bersikap asiknya ? ”


" Iya dong .. kamu kan istri aku . Oya sayang aku tadi pesan sesuatu buat kamu .. semoga kamu suka ya .. coba liat . ” Pintanya sembari menyodorkan sebuah kotak .


" Apa ini ?? ”


" Buka dong ..." Lontarnya sangat manis .


Yumna membuka kotak tersebut , Dia menganga saat mendapati 1 set perhiasan darinya .


" Apa ini mas . ”


” Kamu suka ? ”..


" Aku kan gak ulang tahun . pasti mahal ya ?? " Hardiknya .


" Itu gak ada apa-apanya di banding saat kamu menahan rasa sakit saat melahirkan bayi kita . Masih sakit gak sayang ?? Oya aku juga udah transfer uang ke rekening kamu .. anggap aja itu sedikit hadiah buat kamu ..”


" Ih kamu mas .. apa sih . nanti uang kamu abis lho . ”


" Gak kok .. ada .. aku masih ada uang . ”


" Tapi makasih ya Mas . ”


" Aku yang makasih .. bukan kamu .. ”


Yumna mengecek mbanking miliknya segera , Dia kembali terkesima dengan nominal yang Dennis berikan .


" Ini gak kebanyakan Mas ? ”


" Enggak kok .. cukup . ”


" Kamu kan capek nyari uang .. masa main kasih aja . mana bisa kasih aku sebanyak ini . ”


" Gak apa-apa . Kamu do'akan aja semoga usaha aku lancar terus ya . ” Dennis segera mencium kening sang istri penuh perasaan .


" Oya sayang .. kamu mau kasih nama anak kita apa ?? ” Tanya Yumna tersenyum .


" Ada . Kendra bagus gak . belum ada panjangnya sih ? ”


" Ah nanti di panggil nya Ken . ngingetin aku sama Kenan . yang lain .."


" Hmmm apa dong , banyu ?? ”


" Fatih aja . ”


" Fatih ?? enggak ah . ”


" Bagus loh Muhammad Al Fatih . ”


” Banyu juga bagus . ”


" Banyu itu air .. mengalir sampai jauh . " Ucap Yumna gemas .


" Ih sayang bagus tau .. banyu biru . ”


Yumna tertawa terpingkal mendengar ucapan Dennis yang sangat lucu baginya .


" Malah ketawa .. serius . " Ujar Dennis .


" Terserah . kamu bapaknya . ”


Dennis kembali tersenyum menggoda sang istri .

__ADS_1


__ADS_2