
Waktu menunjukkan pukul 11 siang , Paman dan bibi menengok Yumna di rumah sakit .
" Selamat ya Na .. Paman lega kamu udah lahiran . ” Kata paman sembari menatap wajah Yumna.
" Makasih paman . Sinta sama si bungsu mana ?? ”
" Sinta pergi ke malang kemarin , dia harus ketemu dengan Natan . Kalo si bungsu lagi sekolah belum pulang ”
" Sinta sendiri kesana ?? ”
" Iya . dia bilang tidak mau di temani . ”
" Gimana ceritanya Natan bisa di tangkap polisi Na ? ” Tanya bibi .
" Mas Dennis bilang sih . katanya lagi tertangkap tangan beli barang itu. Aku gak ngerti kenapa Natan sampe harus melakukan itu. ”
” Kasian Sinta .. walaupun dia bilang tidak apa-apa .. tapi paman tau kalo dia sangat sedih. ”
” Ya semoga pintu hati Sinta terbuka di balik semua musibah ini . " Ujar bibi lagi.
" Amin . ”
" Oya Dennis kemana ?? ”
" Tadi keluar terima telepon . enggak tau sekarang belum pulang . ”
" Oh .. ”
" Gimana perusahaan paman ? ”
" Alhamdulillah Na .. semakin membaik .. ”
" Syukurlah . Aku senang dengarnya . ”
” Lalu si ganteng ini ? Mau di kasih nama siapa ?? ”
" Mas Dennis lagi nyari . ada recommend gak ? nama-nama yang bagus bi ? ”
" Hmmm apa ya ? Fatih ? Razka ? " Usul bibi sembari tersenyum .
" Bagus ya .. nanti aku bilang mas Dennis deh . ”
" Adam bagus . ” Sela paman .
" Iya ya bagus .
Saat mereka asik bercengkrama , Tiba-tiba Dennis datang bersama Juna dan Desi.
Mereka membawa buket bunga dan beberapa hadiah.
" Hai .. ” Sapa Desi sembari memeluk Yumna .
" Ya ampun lucunya .. jadi pengen hamil deh .. ” Lontar Desi membuat gelak tawa semua orang .
Sementara itu Dennis mencoba menghalangi Juna untuk mendekati Yumna .
" Awas lah , Gue mau sapa Mbak Yumna . ”
” Ya sapa aja situ. gak usah macem-macem . ”
" Ya elah ni orang masih cemburu an aja . udah tua juga. .
gak pantes. ” Ledek Juna .
" Biarin lah mas .. ngapain di tahan-tahan .. sini Bocil , mau apa ?? ”
" Mbak makin cantik aja makin kesini . gimana aku bisa move on coba . Aura udah melahirkan malah makin kinclong . " puji Juna namun tidak di gubris Dennis .
Dennis sibuk memainkan hp di sofa .
” Ih gombal deh . ”
" Serius mbak .. ”
" Oya kenalin ini paman sama bibi " Lontar Yumna .
__ADS_1
" Halo paman namaku Juna , aku itu penggemar setia Mbak Yumna . kalo aja dulu gak nikah sama tuh orang , udah pasti aku nikahin . " Lontar Juna asik menggoda Dennis .
" Penggemar Yumna banyak ya . paman Seneng Yumna banyak yang sayang . " puji paman .
" Hehe .. ”
" Jangan di dengerin paman . dia suka ngada-Ngada ..”
" Iya Na . tapi na dia asik gonta-ganti perempuan tuh omelin aja .. mentang-mentang keren . " Omel Desi .
" Hehe apa lagi dong ? ”
" Oya ? tapi serius mbak liat kamu makin kesini karir nya keren , Mbak mau jadi fans kamu Jun . ajarin Mbak dong lenggok lenggok catwalk . ”
" Boleh . Mbak mau jadi model . bisa lho .. masuk management Juna serius . ”
" Apa sih .. kalo ngomong kemana-mana . ” Hardik Dennis sebal .
" Canda mas . sensi banget sih . ”
" Dih .. itu orang kaku banget deh mbak .. heran kok mau sih sama dia ? " Ledek Juna pecicilan.
Yumna dan yang lain hanya tersenyum mendengar Juna yang terus-menerus menggoda Dennis .
" Udah . nanti dia kebakaran .. jangan urusan sama dia deh , Ribet .. ” Ujar Yumna menimpali .
" Terus aja . dari tadi yang nengokkin kamu pada julit sama aku semua deh perasaan , Dari ayah , Jihan Diana sekarang bocah tengik ini . " Cecar Dennis lagi .
" Siapa suruh kamu kayak gitu . ” Jawab Yumna tersenyum .
Tiba-tiba ponsel Dennis berdering , Dennis segera menjawabnya " Apa ? Semuanya cabut .. iya .. ” Kemudian dia menutup telepon .
" Apa yang di cabut Mas ?? ” Tanya Yumna serius .
" Urusan di kantor . ”
" Ya udah ya Na .. paman pamit ya .. mau balik ke kantor . " Kata paman.
” Cepet amat sih paman . ”
" Ya udah deh . hati-hati ya paman bi . ”
" Iya . hai ganteng .. opah pulang dulu ya . jagain mama nya ya .. sehat-sehat ya .. Nis , Paman pamit ya . ” Lontar paman pamit .
" Iya paman. ”
Yumna mencium punggung tangan paman dan bibi seperti biasa , Namun tidak dengan Dennis .. dia memang tidak pernah melakukan kebiasaan yang Yumna lakukan .
Kekakuan itu terasa oleh Juna dan Desi .
" Ni orang gak ada hormat-hormat nya sama tetua . masa asik main hp aja . ” Batin Juna sebal .
" Nak Juna , Paman pamit ya . lain kali main ke rumah dong ya . ”
" Pasti paman . ”
" Ya udah , Yumna cepet sehat ya .. assalamualaikum ..” Paman dan bibi memberi pelukan yang hangat kepadanya .
" Iya paman amin makasih ya .. Wa'alaikum salam . " Paman dan bibi pun segera pergi .
1 Jam berlalu , Juna dan Desi juga sudah pamit pulang , Kini tinggalah Dennis dan Yumna lagi .
" Akhirnya mereka pulang juga . ”
" Kamu kenapa sih sama semua orang gitu banget . jutek .. ”
" Enggak kok perasaan kamu aja . ”
" Perasaan apa ?? dari tadi kamu tuh asik main hp .. ada paman sama bibi tanya apa kek basa-basi .. mereka itu kan keluarga aku mas . masa sikap kamu kayak gitu ?? " Lontar Yumna keberatan .
" Paman sama bibi juga tau watak aku kayak gini . Kenapa kamu komplain ?? ”
" Ya di ubahlah sedikit . Kamu bersikap kayak gitu di kantor wajar . tapi janganlah di bawa-bawa ke keluarga . ”
" Aku menghormati paman kok . ”
__ADS_1
" Sedikit . ”
" Sayang kamu kan tau aku , jujur aku orangnya gak bisa lupa sama perbuatan seseorang . ”
" Maksud nya ?? ”
" Ya bibi mu itu , waktu dia minta kamu ceraikan aku ?? buat aku itu lebih dari luka . ”
" Itu kan udah lalu . gak baik memendam kebencian .. bibi juga gak serius waktu itu . ”
" Enggak kok .. aku gak benci . cuman sulit buat aku bersikap biasa aja . ”
” Terus kamu cuman sama aku doang bersikap asiknya ? ”
" Iya dong .. kamu kan istri aku . Oya sayang aku tadi pesan sesuatu buat kamu .. semoga kamu suka ya .. coba liat . ” Pintanya sembari menyodorkan sebuah kotak .
" Apa ini ?? ”
" Buka dong ..." Lontarnya sangat manis .
Yumna membuka kotak tersebut , Dia menganga saat mendapati 1 set perhiasan darinya .
" Apa ini mas . ”
” Kamu suka ? ”..
" Aku kan gak ulang tahun . pasti mahal ya ?? " Hardiknya .
" Itu gak ada apa-apanya di banding saat kamu menahan rasa sakit saat melahirkan bayi kita . Masih sakit gak sayang ?? Oya aku juga udah transfer uang ke rekening kamu .. anggap aja itu sedikit hadiah buat kamu ..”
" Ih kamu mas .. apa sih . nanti uang kamu abis lho . ”
" Gak kok .. ada .. aku masih ada uang . ”
" Tapi makasih ya Mas . ”
" Aku yang makasih .. bukan kamu .. ”
Yumna mengecek mbanking miliknya segera , Dia kembali terkesima dengan nominal yang Dennis berikan .
" Ini gak kebanyakan Mas ? ”
" Enggak kok .. cukup . ”
" Kamu kan capek nyari uang .. masa main kasih aja . mana bisa kasih aku sebanyak ini . ”
" Gak apa-apa . Kamu do'akan aja semoga usaha aku lancar terus ya . ” Dennis segera mencium kening sang istri penuh perasaan .
" Oya sayang .. kamu mau kasih nama anak kita apa ?? ” Tanya Yumna tersenyum .
" Ada . Kendra bagus gak . belum ada panjangnya sih ? ”
" Ah nanti di panggil nya Ken . ngingetin aku sama Kenan . yang lain .."
" Hmmm apa dong , banyu ?? ”
" Fatih aja . ”
" Fatih ?? enggak ah . ”
" Bagus loh Muhammad Al Fatih . ”
” Banyu juga bagus . ”
" Banyu itu air .. mengalir sampai jauh . " Ucap Yumna gemas .
" Ih sayang bagus tau .. banyu biru . ”
Yumna tertawa terpingkal mendengar ucapan Dennis yang sangat lucu baginya .
" Malah ketawa .. serius . " Ujar Dennis .
" Terserah . kamu bapaknya . ”
Dennis kembali tersenyum menggoda sang istri .
__ADS_1