
Yumna berlari ke lantai bawah untuk mencari kalung .
" Dennis benar-benar keterlaluan ,Dia ini mau nya apa kali ." Gerutunya sambil celingukan .
Sementara di luar Cafe ,Natan menghadap Dennis .
" Ini kalung nya Tuan ."Lontar Natan .
" Buang saja ..Kamu sudah mengurus Sinta ? Dalam waktu dekat kita akan melancarkan rencanaku ."
" Jujur saja belum Tuan , Saya masih memikirkan caranya ." Lontar Natan .
" Mikirnya jangan lama-lama . kalau sampe rencana ku gagal , Aku bukan hanya akan menghabisi mu ..Sana pergi ,terus ikuti mereka ."
" Baik tuan ."
Dennis pergi meninggalkan Cafe , Sementara Natan kembali masuk ke Cafe .
Saat Natan masuk sambil menaruh kalung ke saku nya ,ia tidak melihat jika Yumna melihat nya .
" Natan ." Sapa nya sambil menghampiri .
" Mbak , Kok ada disini? "Lontarnya pura-pura kaget .
" Aku lagi ada urusan .Kamu ada orderan ya ?"
" Iya , Kebetulan banget ya Mbak ketemu disini ."
" Iya ." Lontarnya sembari tetap memeriksa area lantai .
" Mbak kenapa ?" Tanyanya pura-pura.
" Ini , Aku kehilangan kalung ..tadi jatuh ,Tapi aku belum menemukan nya ."
" Kalung ,Oh kalung ."
" Kamu liat ?"
" Tadi sepertinya ada orang yang mengambil lalu pergi ."
" Apa ?? serius ."
" Iya , Aku kira itu miliknya ."
" Gimana ini , Apa Yang harus aku Jelaskan kepada mas Rendy ? " Keluhnya .
Tiba-tiba HP nya berdering . Rendy menelepon.
" Halo , Iya Mas ."
Yumna menutup telepon nya .
" Tan , aku mau naik ke lantai atas ,Kamu mau ikut atau apa ?"
" Enggak Mbak ,.saya mau pulang saja ..saya duluan ya ."
" Ok ."
Natan pura-pura keluar Cafe , Sementara Yumna menaiki tangga menuju tempat dimana dia dan Rendy duduk . Langkah kakinya terasa lemas ,Dia tidak tau apa yang harus dia lakukan dengan kalung yang belum satu jam Rendy berikan padanya sudah hilang .
" Harus memberi Alasan Apa ? Ini semua gara-gara Dennis .."
" Kamu dari mana ? dan kemana kalung mu ? " Tanya Rendy .
" Aku .." Wajah Yumna terlihat bingung ,Rendy menyadari jika terjadi sesuatu pada nya.
" Duduklah , Ada apa ?"
" Aku menghilangkan kalung nya , Bagaimana ini ? Aku tidak tau jatuh di mana tapi seseorang telah menemukan nya dan membawa nya . Mas aku akan menggantinya ." Lontar Yumna putus asa.
Rendy hanya tersenyum melihat Yumna .
__ADS_1
" Kalung nya hilang ? Ya sudah tidak apa-apa , Jangan di pikirin dan gak usah di ganti ."
" Apa , Maaf ya Mas ."
" Iya , Tapi kok bisa hilang ? Kamu Jatuh atau gimana ?"
" Tadi aku tidak tahu tiba-tiba sudah tidak ada ."
" Kok bisa ya , Mungkin tadi kurang pakem kali ya ."
" Iya Mas ."
" Ya udah gak usah dipikirin ."
" Terpaksa bohong ,Aku gak mungkin bilang semua nya Jika ini semua perbuatan Dennis .."
" Ya udah kita pesan makan aja ."
1 Jam berlalu, Yumna dan Rendy tiba di depan rumah Paman.
" Masuk dulu yuk ."
" Gak usah , Aku masih ada urusan ..salam buat Paman dan Tante aja ."
" Ya udah ,,Maaf ya sekali lagi ."
" Udah jangan di pikirin ..Aku tinggal ya ."
Rendy pun pergi dengan mobilnya , Sementara Yumna masuk ke dalam Rumah .
Saat Yumna masuk ,Dia melihat Paman, Bibi, dan Sinta sedang duduk di sofa seperti sedang membicarakan hal yang serius.
" Paman , Bi ."Yumna mencium tangan Paman dan bibi .
" Kamu kapan ke Jakarta ?" Tanya Paman .
" Tadi sore ..Ada apa dengan Sinta? "
" Sin ."
" Yumna , Biarkan dia sendiri , Duduklah ." Suruh Paman .
" Kenapa ya pak Dennis ingin Buru-buru Yah ? " Lontar Bibi .
" Entahlah ,Padahal setahu ku Pak Dennis tidak bertemu dengan Sinta..Tapi kenapa dia ingin buru-buru menikahinya ." Lontar Paman .
" Maksud Paman ,Dalam waktu dekat Mereka akan menikah ?"
" Iya ,Tadi pak Dennis menghubungi Paman .Minggu besok dia ingin segera menikahi Sinta ."
" Minggu besok ? Apa tidak salah ? Menyiapkan pernikahan kan tidak sedikit waktu ."
" Paman Juga heran ."
" Dennis benar-benar keterlaluan ,Jangankan membatalkannya ,Dia malah ingin mempercepat pernikahan ..Apa dia melakukan ini untuk melukai aku lagi ,Dia sengaja ingin menikahi sepupu ku agar dia bisa terus menyakitiku ..Nenek lihatlah pria yang Nenek pilihkan untukku ."
Yumna tampak sedih dan kesal .
" Kasihan Sinta ,Dia pasti sangat sedih ."Lontar Yumna.
" Tapi tidak ada hal yang bisa kita lakukan ."
" Meski Sinta bilang Iya ,Tapi aku tau betul jika dia sedih .. Seandainya Ibu bisa melakukan sesuatu ."
" Ini semua karena kesalahan Ayah ,Ayah yang membuat nya harus melakukan ini ."
" Paman ."
" Aku tidak apa-apa ,Aku akan menikahinya kapan pun ...Ayah dan ibu jangan mengkhawatirkan aku ." Sinta memeluk Ayah dan Ibu nya .
Keharuan Itu membuat Yumna semakin membenci Dennis .
__ADS_1
" Sudah ,Aku tidak mau kalian bersedih , Semua akan baik-baik saja ." Lontar Sinta .
Keesokan harinya Yumna sedang duduk sendiri di depan rumah .
Lalu Paman menghampiri ,
" Yumna Jadi mau pulang ke Bandung ?" Tanya Paman .
" Iya Paman nanti sore aku pulang ,Oya paman ini tabungan Nenek ..Nenek menabung semua uang yang Paman beri ..Aku akan kembalikan ."
" Paman sudah memberikan semua uang itu ,Jadi pake saja sama kamu ."
" Enggak Paman , Aku tidak bisa menerima nya ."
" Yumna ."
" Oya ,Aku akan membeli rumah di Bandung ,,aku punya tabungan ."
" Apa ? Kamu mau beli rumah ,Yumna kamu mau menetap selamanya disana ..Gak paman gak mau ."
" Maaf Paman tapi aku sudah putuskan ."
" Tapi kenapa ? Kenapa harus di Bandung ? Rumah nenek ada ..Kamu gak kasian sama Paman ?"
Yumna hanya tertunduk dan diam .
" Paman akan ditinggal oleh Sinta , Sekarang kamu malah mau ninggalin Paman juga ."
" Paman ."
" Kalo Kamu punya masalah tolong cerita sama Paman ..Paman keberatan saat kamu memilih kerja di Bandung , Sekarang kamu malah mau menetap di sana ."
" Aku tidak punya masalah apapun kok paman ."
" Terus kenapa kamu harus pergi jauh-jauh ke sana ?"
" Terkadang ada hal yang tidak bisa di ceritakan Paman ."
" Kenapa ? Apa terlalu menyakitkan untuk di ceritakan , Apa ada seseorang yang menyakitimu sampe kamu pergi dari Jakarta ?"
" Iya , Dan aku tidak ingin bertemu dengan nya
lagi . Beberapa hari aku kesini aku selalu bertemu dengan nya meski aku berusaha untuk menghindari ."
" Bilang kepada Paman siapa orangnya ?"
" Paman tidak akan bisa melakukan apapun kepadanya ,Karena orang itu adalah Dennis, Orang yang telah membuat Paman mengalami kesulitan ini .Dia yang sudah mengambil ketentraman di keluarga ini ."Gumam hatinya.
" Yumna ,siapa orangnya ?" Paman terlihat penasaran .
" Sudahlah Paman, tidak perlu di bahas lagi ."
" Kenapa ? Jika ada orang yang menyakiti Kamu bilang ..Paman akan memberikan peringatan ."
" Aku sudah ingin melupakannya ."
" Tapi Paman tidak akan memberi kamu izin untuk membeli rumah dan menetap di Bandung atau dimana pun ,,tapi kalau kamu masih keukeuh berarti Paman tidak penting buat Kamu ."
" Tolong Jangan bilang kayak gitu Paman , Di dunia ini Aku hanya memiliki Paman saja . bagaimana bisa Paman bicara seperti itu ."
" Kalau gitu Jangan pergi kemana pun ..Kenapa kamu memilih pergi dari orang menyakitimu itu ..Paman akan melindungi kamu Nak ..Katakan saja siapa dan dimana rumahnya ."
Yumna menangis karena terharu dengan kasih sayang Paman untuk nya.
" Terima kasih sudah menjadi Paman ku .."
Paman memeluk dan mengusap rambut Yumna.
" Dengar Nak ,Kamu tidak sendirian .Mengeluhlah pada Paman jika kamu ada masalah ..Paman pasti akan bantu kamu ."
" Paman ."Yumna kembali menangis .
__ADS_1