YUMNA

YUMNA
Episode 151


__ADS_3

Sinta menemui Natan di rumah Yumna .. Dia membawa kue untuknya .


Mereka duduk di taman belakang .


" Mbak Yumna lagi ngapain kak ? ” Tanya Sinta .


" Beliau sedang istirahat . Nanti jika mau ketemu tunggulah beberapa jam . ”


” Sebenarnya aku kemari untuk menemui mu aja kak . Aku rindu . " Lontarnya sembari tertunduk malu .


” Non , Apa aku boleh menanyakan ini ? Apa tidak salah jika kita kembali bersama ? Aku mendengar pembicaraan kalian tadi di rumah mu . ”


" Jangan di ambil hati . Dengan berjalannya waktu semua akan baik-baik saja . ”


” Aku tidak mau kamu menjadi pembangkang. Aku juga tidak mau menjadi penyebab perselisihan kamu dengan Ibumu . ”


” Ayah dan mbak Yumna ada di pihak ku . Hanya perlu waktu sedikit lagi untuk meluluhkan hati ibu . ”


" Semua yang dilakukan oleh ibumu adalah kebaikan . Harusnya kamu tau itu . ”


" Maksud kamu ngomong kayak gitu apa sih kak ? Kamu pengen kita putus ? ” Tanya nya mulai serius.


” Aku hanya bingung , Aku tidak bisa tidur nyenyak dengan semua masalah yang kamu hadapi . ”


" Apapun itu ayo kita hadapi bersama . Aku tidak mau kita putus . ”


Natan hanya terdiam mendengar ucapan Sinta . Pandangan nya jelas terlihat sedih ketika menatap Sinta.


" Aku janji akan segera meluluhkan hati ibu . Semua pasti ada jalannya . " Katanya lagi berusaha meyakinkan.


" Entahlah . Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan . Aku tidak ingin putus dengan mu , Tapi aku juga tidak sanggup menjadi belenggu antara kalian. ” Batin Natan .


* Di rumah Paman .


*


*


Kenan datang menemui Ibu Sinta dengan membawa parsel buah .


" Gimana keadaan Tante ? Aku dengar Tante sakit . ” Tanyanya dengan wajah agak cemas .


” Biasalah Nak , Oya diminum teh nya . ”


” Iya makasih. Tan , Apa aku gak ganggu nih ? ”


" Enggak dong . Justru Tante senang nak Kenan kesini. ”


” Syukurlah . Aku gak bawa apa-apa Tan , Aku cuma sempet beli buah aja . ”


” Jangan repot-repot segala . ”

__ADS_1


” Tan , Aku udah denger soal Sinta dengan supir itu . ”


” Oya ? hubungan Tante sama dia juga lagi kurang baik gara-gara supir itu. putriku tetap memilih dia daripada ibunya . ” Lontar nya berkaca-kaca .


" Kenapa Tante gak suka pada Natan ? ”


" Dia pernah menipu dan mencampakkan Sinta dengan kebohongan yang tidak patut untuk di maafkan . Aku tidak perduli walau dia hanya supir , Aku restui mereka dengan segenap hatiku . Hingga sesuatu telah terjadi , Intinya Natan sudah menipu kami habis-habisan . Sinta sangat terpukul setelah dia campakkan. Aku tidak tega melihat dirinya waktu itu .. Tapi , Dengan mudah dia mau kembali ke pelukan laki-laki itu . Dia bilang hanya karena cinta .. ” Lontar ibu semakin menangis dihadapan Kenan .


” Maaf membuat Tante seperti ini . Sinta memintaku untuk tidak menemuinya lagi .. Tanpa alasan dia menolak untuk aku dekati . Padahal aku ingin sekali bersamanya . Tapi . " Lontarnya terhenti .


" Nak Kenan sungguh mencintainya ? " Tanyanya lagi .


" Apa Tante tidak melihat itu di mataku . Aku hancur Sebelum kami jadian . Dan saat aku tau dia memilih pria itu , Aku tidak tau harus berbuat apa ? Aku hanya merasa patah hatiku malah semakin membesar . ”


" Tolong maafkan dia Nak . Tante yakin dia akan sadar kalo dia sudah keliru . ”


" Ah sudahlah Tante . Aku harus menerima kenyataan. ”


" Bolehkah Tante minta satu hal ? ”


" Tentu Tan , Bilang aja ? ”


" Tunggulah beberapa waktu . Jangan menyerah ya kamu pria yang baik . Kamu pantas buat putriku Sinta . ”


" Jangan bicara seperti itu Tan . Aku tidak ingin semakin berharap .. ”


” Tante janji akan menyelesaikan masalah ini . Asal kamu mau bersabar ya . ”


” Putriku harus sadar . Mau tidak mau dia harus mengerti dan meninggalkan pria itu . ”


” Aku gak ngerti Tan ? ”


" Kamu gak perlu mikirin apapun . ”


Kenan masih tidak mengerti dengan ucapan Tante . Dia berusaha untuk tidak ambil pusing , Mungkin baginya dia hanya sedang bergurau .


" Tan , kalo gitu aku pamit ya . ”


" Kamu gak mau tunggu Sinta dulu ? ”


" Enggak ah Tan . Dia pasti enggak mau ketemu Aku . ”


" Gak apa-apa sih . Kamu jangan tersinggung gitu dengan ucapan Sinta . ”


” Maaf Tante bukannya aku enggak mau . Tapi aku ingin menghargai perasaan Sinta . Dia mungkin akan merasa canggung kalo kita ketemu . ”


" Harusnya Sinta melihat ketulusan kamu Nak . Kamu begitu perduli padanya .. Kamu bahkan mau menuruti Sinta meski itu berat bagimu . ”


" Saya sadar Tan . Cinta itu tidak harus memiliki . ”


Lontarnya sembari beranjak .

__ADS_1


" Aku pamit Tan , Salam buat Paman . ”


” Ya .. nanti datang lagi ya . ”


" Aku akan kemari Jika Sinta tidak di rumah . Makanya aku akan lebih dulu chat Tante sebelum aku kesini ya Tan . ”


" Ya ampun Kenan . Sebenarnya kamu gak perlu kayak gitu .”


” Gak apa-apa dari pada Sinta marah . ”


Kenan pun pamit pulang , Dia pergi dengan mobilnya .


Saat mobil Kenan keluar , Tiba-tiba mobil ayah Sinta datang.


Dia keluar dari mobil dan berjalan menuju ke dalam rumah .


Wajahnya yang bingung sangat terlihat jelas menandakan betapa beliau banyak pikiran.


" Assalamualaikum ..Bu , ayah pulang . ” Panggil nya sembari menjatuhkan badannya di atas sofa .


Paman memijat dahinya .


” Waalaikum salam . ” Jawab ibu sembari duduk mendekati dirinya .


” Maafkan ayah ya Bu . Kantor kita kayak nya udah bener-bener tutup . " Keluhnya .


” Mau bagaimana lagi . ” Jawab ibu datar .


" Kamu masih cemberut aja sih Bu .Kamu masih marah pada Ayah ? ”


” Kenapa ibu harus marah pada ayah . Ayah yang ingin bertentangan kan denganku . ”


" Apa ibu gak kasian sama ayah . Ayah tuh butuh support dari ibu . ”


" Tadi Kenan kesini . Dia sangat terluka karena putrimu . Dia bahkan masih sanggup menjaga perasaan Sinta setelah apa yang putrimu perbuat padanya .. Sadarlah kalian , Buka mata kalian lebar-lebar . Kenan itu kurang apa buat Sinta .. Dia pria yang baik . ” Cecar ibu kesal .


” Apa daya kita jika Putri kita tak menyukainya . Jangan bersikap seperti ini Bu .. Kasian Sinta , Kebahagiaan nya ada pada Natan .. kenapa kamu mau merampasnya . Buka hati kamu .. ”


" Ayah tuh memang keterlaluan , Jadi maksud ayah .. Aku ini hendak merampas kebahagiaan Sinta gitu ? Ayah salah kalo ayah berpikir kesana . Justru aku tidak mau kalo Sinta mengalami hal yang sama . Dicampakkan dan dilukai .. Kenapa ayah begitu mudah memaafkan supir itu .. Ayah lupa bagaimana Sinta menangis dan terluka karenanya ? Jawab aku ?? Apa aku salah jika aku tidak mau putriku kembali terluka . ”


" Semua orang berhak mendapatkan kesempatan . Kamu tidak bisa berpikir sejauh itu .. Sinta sudah dewasa . Dia tau mana yang benar dan salah .. Tolong hargai keputusannya . ”


" Oh lihat suamiku ini . Dia begitu menentang ku sekarang . Dia tidak perduli meski aku terluka dan tidak bersikap baik padanya . Jadi kalian akan tetap seperti itu ? Tidak mau menyerah ? ”


" Bu , Aku sadar jika darahku tidak mengalir di tubuh Sinta Putrimu .. Jika kamu merasa aku tidak berhak atas dirinya , Baiklah .. kalo begitu Tolong abaikan aku .. Dia memang hanya Putrimu saja .. Kamu yang berhak atas dirinya . ”


" Aku tidak mengatakan hal itu Yah . Aku sedang membicarakan tentang kalian yang menentang ku ! ”


” Lalu apa mau ibu ? ”


" Berhenti mendukung Sinta . minta dia untuk melepaskan pria itu . " Lontar ibu .

__ADS_1


” Dia Putrimu . Jadi bicaralah dengannya . Jangan memintaku untuk melakukan hal itu . Jika kamu berpikir bahwa aku tidak perduli tentang kebahagiaan Sinta karena mendukung nya dengan Natan . Kamu salah Bu .. Kamu lupa bagaimana aku mencintai putrimu itu , saat dia masih bayi aku menggendongnya .. aku ciumi bayimu . ” Lontar ayah lalu pergi meninggalkan istrinya seorang diri .


__ADS_2