
Dennis pergi ke rumah ibunya setelah pulang dari rumah yumna.
Ibu tampak senang saat dia melihat mobil putranya datang.
" Dennis. " Sapanya bahagia.
" Ayah sudah pulang atau masih tinggal di apartemen ? " Tanyanya sembari berjalan kedalam.
" Belum. ayahmu butuh waktu .. ibu tidak ingin mengganggu nya. "
" Apa ibu tidak khawatir jika ayah pergi ke wanita lain ? "
" Engga. ayahmu bukan pria seperti itu. kamu mau sarapan ? bibi udah masak.. sarapan bareng yuk. " Ajaknya sembari menggandeng.
" Aku udah sarapan di rumah yumna. " Ujarnya membuat sang ibu menatap kecewa .
" Kenapa ? apa ibu berencana mengirimkan pesan padanya untuk menjauhi ku lagi ?? "
" Jangan merusak pagi ini untuk membahas yumna . ibu mohon. "
" Aku tidak tau mengapa ibu bersikap seperti ini. berhenti menekan nya bu, apa yang ibu lakukan malah menyakiti ku. ibu tau, Setiap kali aku bertemu yumna dia terus meyakinkan ku untuk menerima semua ini .kenapa ibu tidak tau hatiku, rasanya aku ingin menyerah . "
" Jaga ucapanmu. ibu sungguh hancur. "
" Sehancur apa bu, semua tidak tersisa dari ku. mengapa ibu sendiri yang tega menjauhkan aku dari kebahagiaan. aku harus apa supaya ibu percaya kalau aku sudah mati sekarang. putra ibu harus apa ? aku ingin tiada saja daripada hidup seperti ini. aku tidak minta apapun dari ibu, Dia adalah seluruh hidupku. sakit sekali saat dia mau membuka hatinya untuk pria lain. aku ingin mencegahnya tapi aku tak berhak melakukanya seperti dulu. tidak perduli seberapa besar cinta yang kumiliki, Dia sungguh akan terus menolak ku. mengapa ibu lupa bagaimana aku mendapatkan yumna sebelum nya, Putra ibu bahkan harus menyakiti untuk mendapatkan egoku. apa aku harus mengulangi nya lagi ? Saat aku dengar ibu memintanya untuk terus menjauhi ku, Aku begitu tak percaya jika ibu sungguh membuang yumna dari hidupku. dia harus bekerja keras menafkahi dirinya dan cucu ibu. dia tak suka pekerjaannya, dia sungguh mengeluh bu . tapi dia lakukan demi uang, sampai mati pun dia tidak akan membutuhkan uangku sekarang , ibu juga lupa jika dia penuh dengan harga diri. sesulit apapun dia tidak akan meminta bantuanku. dia membuang ku seperti kemauan ibu. apa ibu puas akan hasil dari semua yang ibu lakukan ?? " cecarnya putus asa.
" Ibu tau tapi kamu hanya perlu waktu. yumna penuh dengan bahaya, Apalagi sekarang.. bertambah banyak Orang-orang yang tidak menyukainya karena profesi nya sebagai publik figur. dan ibu tidak siap akan apa yang terjadi lagi nanti. ibu mohon pahami ibu. " Pintanya setengah menangis.
" Jadi ibu ingin aku melakukan apa ? mengikhlaskan dia ?? aku mohon bunuh aku saja bu, daripada ibu lakukan ini padaku. "
" Apa ibu tidak lebih berharga dari yumna untuk mu ??"
" Ibu adalah ibuku, Jika sesuatu terjadi padamu. aku juga tidak akan membiarkan itu.. jangan tanya nilai berharga antara ibu dan yumna karena aku sungguh mencintai kalian. apa aku salah jika menyukainya bu ? kalau aku bisa melupakan yumna, sudah aku lakukan dari dulu . aku tidak mau terus memaksa atau menyakiti siapapun karena perasaan ku padanya. aku tak sanggup lagi, Semua sudah berakhir dalam hidupku. " Lontarnya menangis tak sanggup untuk berkata lagi.
" Sayang. tidak, jangan katakan lagi. ibu mohon.. aku hanya ingin kamu tak terluka lagi. kamu hidup ibu, "
Dennis sungguh menangis di pelukan ibunya, dia tidak percaya jika putranya sampai seperti ini karena seorang wanita.
" Aku tidak tau lagi harus apa bu. "
Ibu membawa Dennis ke ruang depan dan mengambilkan air putih untuknya.
Saat dia berjalan, Ibu memikirkan semua yang telah dia lakukan. " Apa aku sudah membuat kesalahan?? " Batinnya sembari menuang air.
Ibu memberikan segelas air padanya dan menatap wajah Dennis yang begitu sedih.
" Apa yang harus ibu lakukan ?? " Tanya nya perlahan.
" Jangan memintanya untuk menjauh, biarkan aku bersama nya lagi. "
" Ibu tidak yakin. "
" Aku tau. tapi aku tidak mau menyerah. "
" Apa kamu sungguh ingin kembali padanya ? ibu hafal benar watak Yumna. "
" Tidak apa, Sekarang bagiku hanyalah restu ibu lagi. "
" Kenapa dia sungguh berharga untuk mu. "
" Aku tidak punya jawabnya. "
__ADS_1
Ibu memeluk putranya sembari menangis . entah apa yang ada dalam hatinya sekarang,
1 Jam berlalu, Yumna di temani Dessy membuka siaran langsung.
Untuk pertama kali dia melakukan nya, yumna baru sadar jika para fans sangat berarti.
Yumna membuka satu persatu kado dari fans , Dia tidak henti tersenyum saat membuka kado tersebut. " Maaf karena aku baru membukanya. manajer ku menyimpan ini semua sampai banyak begini. dia menyiapkan kejutan yang luar biasa. terimakasih untuk cinta kalian. " Ujarnya sembari berkaca-kaca setelah membaca semua surat dari mereka.
Dessy memberinya tisu dan memeluknya " Tidak apa-apa, buang semua kesedihan itu. Sekarang yang tersisa hanyalah kebahagiaan. " Lontarnya membuat yumna menangis tersedu-sedu. Yumna mengingat semua kepedihan setelah melepaskan dennis dari hidupnya.
Hidupnya masih berjalan meski dennis hanya tinggal kenangan.
Yumna larut dalam tangisan , Dessy sungguh membuat nya terharu.
" Kendalikan dirimu. " Bisik Dessy padanya pelan.
" Camera masih on. " Timpalnya lagi.
Yumna segera melepas pelukan darinya dan mengusap air mata yang terus mengalir.
" Aku sungguh akan baik-baik saja berkat kalian. terimakasih , Hari ini udah dulu ya. see you next time. " Ujarnya lalu segera mematikan kamera.
" Kenapa ? " Ledek Dessy .
" Terharu aja tadi, sorry kebawa emosi. "
" Hmmm kamu di live pertama malah nangis, bentar lagi media bakalan heboh . mereka pasti bingung kenapa kamu harus menangis sesedih itu. kamu mikirin dennis udah gak ada lagi di hidup kamu ?? "
" Suudzon. aku terharu aja gak nyangka kalo aku banyak yang sayang. "
" Baru ngeh sekarang, Kemaren-kemaren kemana ? makanya buka hati kamu lebar-lebar. jangan terus menerus sedih. "
" Dih, yang sedih siapa kali. "
" Kenapa kamu membenci mas dennis ? dia tidak melakukan apapun padaku. "
" Karena dia berikan sedih di hati kamu terus menerus. feeling aku gak enak kalo dia datang lagi. "
" Des. "
" Aku juga pernah terluka karena pria. aku tidak menyimpan nya dalam hatiku lagi saat dia mengkhianati ku.jadi , kalo kamu mau kamu bisa kok lupakan dia. "
" Kasus kita beda. mas dennis tidak mengkhianati ku. justru aku lah yang merasa melukainya. " Timpalnya.
" Jadi itu yang membuat mu tidak sanggup menyingkirkan dia di hatimu ?? "
" Masih dalam proses. "
Tiba-tiba saat mereka membahas dennis , bibi datang mengabari jika jihan dan diana mengunjunginya.
Tanpa basa-basi yumna segera beranjak dan menemui mereka.
" Hai. " Sapanya.
Kedua sahabat itu segera memeluk nya entah mengapa.
" Ada apa ? " Tanya yumna bingung.
" Kita disini untuk kamu. kamu jangan sedih."
" Kalian melihat live ku barusan ?? "
__ADS_1
" Tentu. kita kan fans berat mu. ".
" Ya ampun. kalian ini.. aku mau memeluk kalian. " Ujarnya menarik kembali mereka.
Yumna kembali tersedu-sedu di pelukan mereka, " Aku tidak tau kalian itu datang dari mana sehingga selalu ada untukku. " Ujarnya sembari menangis.
" Tentu kita datang dari pintu depan. " Ledek jihan.
" Jihan !! " mereka kembali berpelukan sangat mesra.
2 Jam berlalu, Jihan menemui dennis di kantor.
Dia menunggu beberapa menit karena dennis sedang tidak berada di ruangan.
Tiba-tiba dennis pun datang " Han. " Sapanya . sembari menutup pintu dan berjalan .
" Kamu udah lama ? "
" Enggak nis, Baru aja. kamu apa kabar ? kamu udah bener-bener pulih ? udah ngantor." Tanya jihan.
" Yang parah disini han . " Ujarnya menunjuk ke dada dengan jarinya.
" Nis.. !! "
" Menurut kamu aku harus apa ?? "
" Lupakan Yumna, cari kebahagiaan kalian sendiri. " pintanya.
" Lagi, Yumna,ibuku, sekarang kamu han. meminta ku hal yang sama, tidak ada satu orang pun yang memintaku untuk mengejar wanita itu lagi . "
" Itu yang terbaik. "
" Kenapa ? apa aku tidak baik untuknya ? "
" Nis, Aku ngerti perasaan kamu. "
" Gak ada yang ngerti, Kamu, ibu, yumna bahkan ayahku gak akan memahami perasaan ku. " Timpalnya geram.
" Jadi kamu mau apa ? "
" Jika kamu tanya , aku ingin mati. "
" Nis.. kamu tau , raka, aditya, bahkan rendy pernah berada dalam kesedihan karena yumna. tapi sekarang mereka baik-baik saja . aku ada buat kamu kalo kamu butuh teman. "
" Thanks . tapi aku mau balik padanya. "
" Itu gak mudah. "
" Tau. jadi mendingan kamu bantu aku. "
" Nis please !! "
" Kalo gak mau gak papa. aku bisa sendiri kok. "
" Yumna bilang kamu udah terima semuanya. terus apa maksud dari ucapan kamu ini ?? "
" Terima apa ? aku tidak sanggup menerimanya. biarkan yumna berpikir seperti itu. kamu tutup mulut saja tentang ini. "
" Aku gak yakin. "
" Kita masih teman kan ? kamu mau kan bantu aku mendapatkan yumna balik ? "
__ADS_1
Jihan hanya diam mendengar permintaan dennis.
Terimakasih buat yang setia baca, mohon tinggalkan jejak ya supaya aku semangat nulisnya 😉🙏🙏