
Yumna menceritakan semua tentang keberadaan nya di video .
" Harusnya kamu pulang dulu jangan ikut . Aku khawatir sama kamu .. Apa yang udah menimpa kamu kemarin-kemarin cukup membuatku sangat takut. Apalagi kamu tidak didampingi Natan . ”
" Ya udah sih Mas , Toh aku gak apa-apa kan ? ”
" Terus ngapain juga kamu mesti harus menggoreng bakwan segala . Kamu gak takut minyak nya panas ? Sayang kalo tumpah gimana ? ”
" Lebay amat sih Mas , Aku udah biasa kali cuman ngebantuin doang . Kasian Windy dia repot tau Mas melayani pembeli sendiri . Masa aku diam aja .. Udah ya jangan khawatir .. Nih aku gak luka gak apa kok .. ”
" Tetap aja .. Biiii .. ” Panggil Dennis.
" Iya tuan . ” Jawab bibi sembari menghampiri .
" Tolong Panggil pak Anto ya . ”
" Baik tuan. ” Jawab bibi lalu pergi .
" Kamu mau ngapain Mas ? " Tanya Yumna agak serius .
" Ya aku cuman mau tanya-tanya aja ..”
" Kamu mau marahi dia ? Atau mau pecat dia ? ”
" Apa sih sayang . ”
" Kalo kamu macam-macam sama pak Anto , Aku gak mau ngomong sama kamu . " Ancamnya .
" Aku cuma mau tanya doang sayang . ”
" Tanya apa , Aku udah jelasin semuanya .. Kenapa kamu harus memanggil pak Anto segala . ”
" Dia kerja sama aku . Salah kalo aku Panggil pak Anto ? ”
" Pokoknya aku gak akan pernah maafin kamu kalo kamu berbuat yang enggak-enggak sama pak Anto . ”
Tiba-tiba pak Anto datang menghadap Dennis dengan keringat di dahinya . Dia tau betul jika Dennis akan marah karena hal itu.
" Tuan Panggil saya ? ” Tanyanya pelan .
” Sayang aku mau ngomong berdua aja sama Pak Anto . Kamu ke kamar gih . " Pintanya pelan .
" Aku gak mau , aku mau disini . Aku mau tau kamu mau ngomong apa ? ” Jawab Yumna dengan wajah menantang .
" Aku gak akan pecat pak Anto kok . ”
" Ya udah anggap aja aku gak ada , Ngomong aja . ”
Dennis menghela nafas menghadapi Yumna .
” Pak , Kenapa tidak memberitahu saya dulu waktu pak Anto mau pergi ke rumah kerabat ? Kenapa enggak anterin Istri saya pulang dulu ? " Tanyanya pelan .
" Aku kan sudah bilang Mas , Aku yang minta pak Anto buat kesana .. Kenapa kamu mesti tanya pak Anto . ” tegas Yumna kesal .
” Sayang , Aku cuma takut kamu kenapa-napa aja gak lebih . ”
" Aku gak kenapa-napa kan ? Mas kamu selalu mempersulit semuanya . ”
" Sayang ,, Wajar dong kalo aku khawatir . Pak Anto ini kerja sama aku .. Aku punya aturan untuk semua orang yang kerja sama aku . Jadi please ..Kamu diem dulu ya . ”
__ADS_1
Yumna memalingkan wajahnya setelah mendengar ucapan suaminya .
" Pak Anto tau kan istri saya baru pulang dari rumah sakit . Dia baru sehat .. Kalo ada orang yang mengintai bagaimana ? Kalo ada yang Menculik dan mencelakai dia lagi bagaimana ? Pak Anto mau tanggung jawab ? ”
" Maafkan saya tuan , Saya benar-benar menyesal . " Lontar pak Anto sembari menunduk .
Yumna mulai geram melihat wajah Pak Anto .
” Sebenarnya saya malas untuk banyak bicara , pak Anto tau sendirilah saya bukan orang yang mudah memberikan kesempatan pada seseorang . entah itu dengan karyawan di kantor atau orang-orang yang bekerja di rumah .. Saya selalu memecat dengan mudah . Bagi saya kata maaf itu tidak berlaku . ”
" Saya paham tuan . Saya tau kesalahan saya ini sangat fatal . " Jawab pak Anto lagi .
" Tapi istri saya ini sudah mengancam dia tidak akan membiarkan saya kalo saya pecat Pak Anto. Dia mungkin akan marah 7hari 7malam . Jadi saya tidak akan memecat pak Anto tapi dengan syarat , Tolong Jangan ulangi lagi ya pak . ” Jelas Dennis membuat Pak Anto lega .
" Terimakasih tuan . Saya janji tidak akan mengulanginya lagi . "
" Berikan terimakasih itu kepada singa disebelah ku pak . Dari tadi dia hendak menerkam saya . " Lontar Dennis membuat Yumna tersenyum-senyum .
" Non .. terimakasih . ” Lontar Pak Anto tulus .
" Tidak perlu pak . Sekarang pak Anto boleh pergi . "
” Iya non ,, Tuan saya tinggal . ”
" Ya . ”
Pak Anto pun pergi meninggalkan mereka berdua .
" Aku gak pecat dia kan ? ”
" Ya karena aku kan ? Sayang , Aku kan udah bilang jangan suka memecat orang karena kesalahan yang sepele . ”
" Pokoknya awas aja kalo kamu pergi kaya kemarin . ”
" Iya . ”
” Tuan , Non . " Sapanya .
" Natan , duduk gih .. Gimana udah baikan ? " Tanya Yumna penuh perhatian .
” Sayang , Biasa aja sih . " Celetuk Dennis .
" Apa ? ”
" Ya nanyanya biasa aja dong wajahnya . ”
" Kamu kalo cemburu liat-liat ngapa mas . Ini Natan juga dicemburui .. ”
" Sama orang lain jangan perhatian kayak gitu Napa sih yang . ”
" Masya Allah Natan , Tolong maklumi dia ya . Gimana-gimana kamu udah sehat ? ”
" Alhamdulillah udah non . Saya udah siap kerja lagi . ”
" Tunggu dulu , Natan .. Kemarin lusa Sinta minta saya untuk mecat kamu . Ya kamu taulah apa masalahnya . Sebenarnya saya masih butuh kamu untuk menjaga Yumna .. Tapi kalo kamu mau berhenti , Saya tidak akan menghalangi . Semua keputusan ada di kamu . " Lontar Dennis .
" Natan , Kalo kamu mau perjuangankan Sinta . Kamu ikuti saja apa maunya .. Aku dan Mas Dennis akan menghargai keputusan kamu . ”
" Saya belum bisa memutuskan non . Tolong berikan saya waktu ya non . ”
__ADS_1
" Tentu . Kamu harus sehat ya . ”
" Kalo gitu saya tinggal ya non . ”
" Iya . ”
Natan kembali ke kamar meninggalkan mereka berdua .
Malam pun tiba , Di rumah Rendy .
Waktu itu Nadia sedang membereskan tempat tidur Rendy di kamar utama .
Tiba-tiba Rendy masuk dan mengagetkan nya .
" Mas . Aku lagi beresin seprei nya . Kamu udah mau istirahat ? Udah beres kok . " Katanya lalu berjalan menuju pintu .
" Tidurlah disini . Aku harus terbiasa denganmu .. " Lontar Rendy mengejutkan Nadia , Dia berbalik tidak percaya dengan semua ucapan Rendy barusan .
” Maksud kamu Mas ? A aku tidur sama kamu disini ?? ”
" Apa ucapan ku tidak jelas barusan . Aku ingin mencoba memberimu kesempatan. ”
Nadia berkaca-kaca mendengar nya bicara .
" Apa artinya itu ? Aku enggak ngerti dengan perempuan . Mereka selalu membuatku bingung . ” Katanya lagi .
Nadia berlari memeluk suaminya dan menangis .
" Aku bahagia Mas , Terimakasih sudah mau membuka hatimu . ” Katanya sembari terisak .
" Apa harus seperti ini . Aku hanya memberimu kesempatan bukan memberikanmu berlian . ”
" Itu lebih berarti Mas . ”
" Ya udah sana tidur duluan , Aku belum ngantuk .. Aku mau ngecek file dulu . ”.
" Iya Mas . Apa kamu mau kopi ? ”
” Ya ampun Nadia , Kamu sangat berubah . hanya demi hatiku kamu harus seperti ini. Semoga keputusan yang aku ambil benar . Memberi mu kesempatan dan berusaha melupakan Yumna . ” Batin Natan .
" Mas . ” Panggilnya lagi membuyarkan lamunan Rendy.
" Kalo kamu gak keberatan boleh . ”
" Iya mas aku akan bikinin buat kamu ya . ”
Nadia pergi ke dapur untuk menyeduh kopi , Sementara itu Rendy duduk di meja kerjanya sembari membuka laci .
Saat Rendy mengambil sebuah berkas , Dia melihat Poto Yumna terjatuh dalam berkas tersebut.
" Yumna , Aku mencoba terima dan mengikhlaskan kamu . Meski tidak mudah .. Tapi aku mau mencoba demi kamu . aku ingin kamu bahagia bersama pilihanmu . ” Lontar Rendy agak sedih lalu memasukan kembali Poto Yumna ke laci .
Tiba-tiba Nadia masuk dengan segelas kopi di tangannya .
” Ini Mas . ”
" Makasih . Kamu duluan aja tidur . ”
” Iya mas . " Nadia pergi ke ranjang dan menarik selimut .
__ADS_1
Dia terlihat sangat bahagia hari ini , Dia tidak berhenti tersenyum sedari tadi .
Hati Rendy yang mulai melunak kepadanya adalah kebahagiaan yang tidak ternilai baginya .