YUMNA

YUMNA
Episode 145


__ADS_3

Yumna menceritakan semua tentang keberadaan nya di video .


" Harusnya kamu pulang dulu jangan ikut . Aku khawatir sama kamu .. Apa yang udah menimpa kamu kemarin-kemarin cukup membuatku sangat takut. Apalagi kamu tidak didampingi Natan . ”


" Ya udah sih Mas , Toh aku gak apa-apa kan ? ”


" Terus ngapain juga kamu mesti harus menggoreng bakwan segala . Kamu gak takut minyak nya panas ? Sayang kalo tumpah gimana ? ”


" Lebay amat sih Mas , Aku udah biasa kali cuman ngebantuin doang . Kasian Windy dia repot tau Mas melayani pembeli sendiri . Masa aku diam aja .. Udah ya jangan khawatir .. Nih aku gak luka gak apa kok .. ”


" Tetap aja .. Biiii .. ” Panggil Dennis.


" Iya tuan . ” Jawab bibi sembari menghampiri .


" Tolong Panggil pak Anto ya . ”


" Baik tuan. ” Jawab bibi lalu pergi .


" Kamu mau ngapain Mas ? " Tanya Yumna agak serius .


" Ya aku cuman mau tanya-tanya aja ..”


" Kamu mau marahi dia ? Atau mau pecat dia ? ”


" Apa sih sayang . ”


" Kalo kamu macam-macam sama pak Anto , Aku gak mau ngomong sama kamu . " Ancamnya .


" Aku cuma mau tanya doang sayang . ”


" Tanya apa , Aku udah jelasin semuanya .. Kenapa kamu harus memanggil pak Anto segala . ”


" Dia kerja sama aku . Salah kalo aku Panggil pak Anto ? ”


" Pokoknya aku gak akan pernah maafin kamu kalo kamu berbuat yang enggak-enggak sama pak Anto . ”


Tiba-tiba pak Anto datang menghadap Dennis dengan keringat di dahinya . Dia tau betul jika Dennis akan marah karena hal itu.


" Tuan Panggil saya ? ” Tanyanya pelan .


” Sayang aku mau ngomong berdua aja sama Pak Anto . Kamu ke kamar gih . " Pintanya pelan .


" Aku gak mau , aku mau disini . Aku mau tau kamu mau ngomong apa ? ” Jawab Yumna dengan wajah menantang .


" Aku gak akan pecat pak Anto kok . ”


" Ya udah anggap aja aku gak ada , Ngomong aja . ”


Dennis menghela nafas menghadapi Yumna .


” Pak , Kenapa tidak memberitahu saya dulu waktu pak Anto mau pergi ke rumah kerabat ? Kenapa enggak anterin Istri saya pulang dulu ? " Tanyanya pelan .


" Aku kan sudah bilang Mas , Aku yang minta pak Anto buat kesana .. Kenapa kamu mesti tanya pak Anto . ” tegas Yumna kesal .


” Sayang , Aku cuma takut kamu kenapa-napa aja gak lebih . ”


" Aku gak kenapa-napa kan ? Mas kamu selalu mempersulit semuanya . ”


" Sayang ,, Wajar dong kalo aku khawatir . Pak Anto ini kerja sama aku .. Aku punya aturan untuk semua orang yang kerja sama aku . Jadi please ..Kamu diem dulu ya . ”

__ADS_1


Yumna memalingkan wajahnya setelah mendengar ucapan suaminya .


" Pak Anto tau kan istri saya baru pulang dari rumah sakit . Dia baru sehat .. Kalo ada orang yang mengintai bagaimana ? Kalo ada yang Menculik dan mencelakai dia lagi bagaimana ? Pak Anto mau tanggung jawab ? ”


" Maafkan saya tuan , Saya benar-benar menyesal . " Lontar pak Anto sembari menunduk .


Yumna mulai geram melihat wajah Pak Anto .


” Sebenarnya saya malas untuk banyak bicara , pak Anto tau sendirilah saya bukan orang yang mudah memberikan kesempatan pada seseorang . entah itu dengan karyawan di kantor atau orang-orang yang bekerja di rumah .. Saya selalu memecat dengan mudah . Bagi saya kata maaf itu tidak berlaku . ”


" Saya paham tuan . Saya tau kesalahan saya ini sangat fatal . " Jawab pak Anto lagi .


" Tapi istri saya ini sudah mengancam dia tidak akan membiarkan saya kalo saya pecat Pak Anto. Dia mungkin akan marah 7hari 7malam . Jadi saya tidak akan memecat pak Anto tapi dengan syarat , Tolong Jangan ulangi lagi ya pak . ” Jelas Dennis membuat Pak Anto lega .


" Terimakasih tuan . Saya janji tidak akan mengulanginya lagi . "


" Berikan terimakasih itu kepada singa disebelah ku pak . Dari tadi dia hendak menerkam saya . " Lontar Dennis membuat Yumna tersenyum-senyum .


" Non .. terimakasih . ” Lontar Pak Anto tulus .


" Tidak perlu pak . Sekarang pak Anto boleh pergi . "


” Iya non ,, Tuan saya tinggal . ”


" Ya . ”


Pak Anto pun pergi meninggalkan mereka berdua .


" Aku gak pecat dia kan ? ”


" Ya karena aku kan ? Sayang , Aku kan udah bilang jangan suka memecat orang karena kesalahan yang sepele . ”


" Pokoknya awas aja kalo kamu pergi kaya kemarin . ”


" Iya . ”


” Tuan , Non . " Sapanya .


" Natan , duduk gih .. Gimana udah baikan ? " Tanya Yumna penuh perhatian .


” Sayang , Biasa aja sih . " Celetuk Dennis .


" Apa ? ”


" Ya nanyanya biasa aja dong wajahnya . ”


" Kamu kalo cemburu liat-liat ngapa mas . Ini Natan juga dicemburui .. ”


" Sama orang lain jangan perhatian kayak gitu Napa sih yang . ”


" Masya Allah Natan , Tolong maklumi dia ya . Gimana-gimana kamu udah sehat ? ”


" Alhamdulillah udah non . Saya udah siap kerja lagi . ”


" Tunggu dulu , Natan .. Kemarin lusa Sinta minta saya untuk mecat kamu . Ya kamu taulah apa masalahnya . Sebenarnya saya masih butuh kamu untuk menjaga Yumna .. Tapi kalo kamu mau berhenti , Saya tidak akan menghalangi . Semua keputusan ada di kamu . " Lontar Dennis .


" Natan , Kalo kamu mau perjuangankan Sinta . Kamu ikuti saja apa maunya .. Aku dan Mas Dennis akan menghargai keputusan kamu . ”


" Saya belum bisa memutuskan non . Tolong berikan saya waktu ya non . ”

__ADS_1


" Tentu . Kamu harus sehat ya . ”


" Kalo gitu saya tinggal ya non . ”


" Iya . ”


Natan kembali ke kamar meninggalkan mereka berdua .


Malam pun tiba , Di rumah Rendy .


Waktu itu Nadia sedang membereskan tempat tidur Rendy di kamar utama .


Tiba-tiba Rendy masuk dan mengagetkan nya .


" Mas . Aku lagi beresin seprei nya . Kamu udah mau istirahat ? Udah beres kok . " Katanya lalu berjalan menuju pintu .


" Tidurlah disini . Aku harus terbiasa denganmu .. " Lontar Rendy mengejutkan Nadia , Dia berbalik tidak percaya dengan semua ucapan Rendy barusan .


” Maksud kamu Mas ? A aku tidur sama kamu disini ?? ”


" Apa ucapan ku tidak jelas barusan . Aku ingin mencoba memberimu kesempatan. ”


Nadia berkaca-kaca mendengar nya bicara .


" Apa artinya itu ? Aku enggak ngerti dengan perempuan . Mereka selalu membuatku bingung . ” Katanya lagi .


Nadia berlari memeluk suaminya dan menangis .


" Aku bahagia Mas , Terimakasih sudah mau membuka hatimu . ” Katanya sembari terisak .


" Apa harus seperti ini . Aku hanya memberimu kesempatan bukan memberikanmu berlian . ”


" Itu lebih berarti Mas . ”


" Ya udah sana tidur duluan , Aku belum ngantuk .. Aku mau ngecek file dulu . ”.


" Iya Mas . Apa kamu mau kopi ? ”


” Ya ampun Nadia , Kamu sangat berubah . hanya demi hatiku kamu harus seperti ini. Semoga keputusan yang aku ambil benar . Memberi mu kesempatan dan berusaha melupakan Yumna . ” Batin Natan .


" Mas . ” Panggilnya lagi membuyarkan lamunan Rendy.


" Kalo kamu gak keberatan boleh . ”


" Iya mas aku akan bikinin buat kamu ya . ”


Nadia pergi ke dapur untuk menyeduh kopi , Sementara itu Rendy duduk di meja kerjanya sembari membuka laci .


Saat Rendy mengambil sebuah berkas , Dia melihat Poto Yumna terjatuh dalam berkas tersebut.


" Yumna , Aku mencoba terima dan mengikhlaskan kamu . Meski tidak mudah .. Tapi aku mau mencoba demi kamu . aku ingin kamu bahagia bersama pilihanmu . ” Lontar Rendy agak sedih lalu memasukan kembali Poto Yumna ke laci .


Tiba-tiba Nadia masuk dengan segelas kopi di tangannya .


” Ini Mas . ”


" Makasih . Kamu duluan aja tidur . ”


” Iya mas . " Nadia pergi ke ranjang dan menarik selimut .

__ADS_1


Dia terlihat sangat bahagia hari ini , Dia tidak berhenti tersenyum sedari tadi .


Hati Rendy yang mulai melunak kepadanya adalah kebahagiaan yang tidak ternilai baginya .


__ADS_2