YUMNA

YUMNA
Episode 76


__ADS_3

Pagi itu Yumna sibuk mengeringkan Rambutnya dengan Hairdryer .


Suaranya mengganggu tidur Dennis .


" Sayang , Berisik banget sih . Ini baru jam 5 pagi ." Omelnya .


" Mandi dan sholat sana . Karena Mu , Aku harus mandi sepagi ini .Aku malu dengan Ibu dan Ayahmu kalo ketahuan basah seperti ini ."


" Kenapa harus malu ? Mereka juga pernah mengalaminya ."


" Dasar . Tetap saja aku malu ."


" Terserah ." Lontarnya sambil kembali menarik selimut .


" Kapan kamu akan solat dengan benar ? Kamu tidak takut mati ? sehari pasti ada yang terlewat .Mau jadi apa ?" Omelnya lagi .


" Sayang , Ini masih terlalu pagi untuk mengomeli ku . "


" Nenek ingin kamu menjadi suamiku bukan hanya untuk menjagaku saja , Tapi menjadi imam yang baik buatku . Jangankan menjadi imam dalam solatku, solat sendiri saja susah ."


" Oh ya ampun.. Apa seperti ini punya isteri ? "


" Bangunlah usiamu sudah 28 tahun tapi solat saja masih bolong-bolong sih .. Harta mu tidak akan bisa membuatmu masuk ke dalam surga ."


" Sayang !!! " Jengkelnya .


" Kamu tau, Hanya orang yang tidak ber akal yang di perbolehkan untuk meninggalkan solat , Kamu sehat dan punya akal apa mau disamakan dengan orang yang tidak ber akal ? "


" Baik , Aku akan mandi dan solat . Jadi hentikan ceramah mu ." Lontarnya sambil beranjak dari tempat tidur dan menuju kamar mandi .


" Isterinya tidak boleh mengomel tapi sikapnya selalu ingin di omeli ."


Setengah Jam berlalu , Yumna dibantu bibi sudah masak dan menyiapkan makanan untuk suami dan mertuanya .


" Kamu masak sendiri ? " Tanya Ayah .


" Di bantu Bibi Yah , Mana Ibu ? kita sarapan yuk ."


Tiba-tiba Ibu datang bersama Dennis dengan merangkul putranya itu .


" Yah , Hebat nih anak kita sekarang sudah bisa solat subuh loh . "


" Oya ? Yah pasti dipaksa Yumna , Iya kan ?"


" Apasih Ayah ? " oleh


" Sepagi ini kamu juga sudah mandi ." Lontar ibu berusaha meledek . Yumna mengerutkan Dahinya mendengar Ibu mertuanya bicara .


" Mandi pagi kan bagus bu ." Lontar Dennis sambil menarik kursi dan duduk .


" Putramu selalu di keceng in melulu , Ayo sarapan ." Ajak Ayah .


" Maaf Yah bu kalo masakannya kurang enak ." Lontar Yumna .


" Ah pasti enak . Yumna kan bisa masak ." Puji Ayah .


" Yumna setiap hari memasak buat Dennis ?"


" Iya , Mas Dennis ingin aku memasak untuknya , Padahal masakan Bibi jauh lebih enak ."


" Siapa bilang ? Masakan istriku lebih enak ." Lontar Dennis .


Mereka sarapan bersama , Ibu dan Ayah sangat bahagia dengan momen itu .Mereka me,,lihat Dennis tak berhenti tersenyum karena Yumna .


2 Jam sudah berlalu , Yumna pergi ke rumah pamannya .


" Assalamualaikum ."


" Waalaikum Salam . Yumna ."


" Paman tidak ke kantor ?"


" Belum , Na..Temui Sinta gih ."


" Kenapa Sinta ?"


" Gak tau , Dari kemarin dia tidak keluar kamar . Tapi tidak cerita ada apa .."

__ADS_1


" Ya udah deh ..Aku ke kamar Sinta ."


Yumna pergi menemui Sinta di kamarnya .


" Sin , Ini Mbak ..Mbak boleh masuk ?"


" Masuk aja ."


" Eh ada Nayla juga , Sini sayang ." Lontar Yumna sambil menaikan Nayla ke pangkuannya .


" Nay sudah sarapan ? "


" Udah Mbak .."


" Oh hebat .. Makan apa ? Harus makan sayur ya . Suka gak sama sayur ?"


" Suka Mbak sayur kan enak ."


"Selain enak Sayur juga baik buat kamu . "


" Iya Mbak ."


Tiba-tiba ibu Nayla datang .


" Nay , Ayo mandi . sebentar lagi kan berangkat sekolah ."


" Iya bu ."


" Ditinggal dulu ya Mbak ."Lontar Bibi pada Yumna .


" Iya bi ..Dah ."


Bibi dan Nayla pun meninggalkan mereka berdua .


" Kamu kenapa ? "


" Mbak sudah tidak marah ? "


" Mbak tidak pernah marah sama kamu . Cuman kesal saja ."


" Natan . Mungkin dia sedang ke luar kota ."


" Tapi tidak biasanya dia tidak mengabari ku seperti ini ."


" Mungkin HP nya mati . Jangan memikirkan yang tidak-tidak . Sana makan dan mandi , Tidak baik berdiam diri dikamar terus ."


" Aku tidak ingin melakukan apapun Mbak ."


" Cinta jangan membuatmu lemah Sin . Do'akan kan saja semoga Tidak terjadi apa-apa padanya ."


" Masalahnya kok hatiku kayak gak tenang gini ."


" Iya . Tapi kamu harus makan .. Jangan kayak gini ah ."


Sinta pun beranjak dari tempat tidur dan menuju kamar mandi .


2 Jam berlalu Yumna datang ke rumah Diana membawa kue .


Dia melihat Diana hendak berangkat ke kantor .


" Di ." Panggilnya .


" Ada apa Na ..Tumben ?"


" Mau kerja ya ? Aku mampir sebentar mau kasi kue , Aku membuatnya kemarin . Lumayan buat Cemilan ."


" Ya ampun kenapa repot-repot gini . Makasih ya ."


" Ya udah aku pergi , Aku juga mau ke rumah Jihan ."


" Oke ."


Yumna pergi menuju rumah Jihan . Dalam perjalanan Mobil yang di kendarai nya di hadang mobil lain . Sang pemilik keluar dari mobil membuat Yumna terkejut .


Ya dia adalah Rendy .


" Aku ingin bicara denganmu ." Lontarnya mengetuk kaca mobil .

__ADS_1


Yumna pun keluar .


" Ada apa Mas ?"


" Kenapa kamu lakukan ini padaku ? Apa salahku ? Secara tiba-tiba kamu membuatku bahagia lalu kamu tidak perlu butuh lama untuk membuang ku seperti ini . Tega sekali ." Lontarnya dengan penuh penyesalan .


" Aku tau aku salah , Sudahlah Mas . Lebih baik kamu menjalani hidupmu yang baru ."


" Kenapa ? Apa kamu melakukan ini karena kamu tidak pernah mencintaiku ? Aku dengar Suamimu adalah kekasihmu sebelum aku , Apa itu benar ?"


" Kamu tau darimana ?"


" Kamu tidak perlu tau , Jadi itu benar ? Dan suamimu ini merencanakan semuanya untuk merebut kembali kamu dariku ?"


" Tidak Mas , Ini hanya kebetulan ."


" Kebetulan ? Bagaimana kamu berpikir seperti itu . Orang seperti Dennis akan melakukan banyak hal ."


" Berhenti bicara yang tidak-tidak .Tolong pinggirkan mobilmu .Aku mau lewat ."


" Kamu bilang kamu akan bertahan denganku , Tapi apa ini . Bukankah kita akan mencari cara untuk semua masalah ini ? Kamu mengambil keputusan untuk memtuskan aku karena apa ? Apa karena Kamu masih mencintainya atau karena dia mengancam pamanmu ?"


" Jujur saja karena dua alasan itu . pertama karena pamanku , Kedua karena aku masih mencintainya ."


" Rasanya begitu menyakitkan Yumna , Tega sekali kamu lakukan ini ." Lontarnya sembari memasuki mobil dsn berlalu .


Yumna kembali masuk mobil , Ia merasa bersalah karena dia kembali harus melukai Rendy .


" Ini yang aku takutkan, Jika aku bertemu denganmu dan terus melukai kamu Mas . Maafkan Aku ." Gumamnya .


30 menit kemudian Yumna mengurungkan niatnya untuk pergi ke rumah Jihan , Dia kembali ke rumah .


Setibanya di rumah , Nadia sudah menunggunya di dalam untuk menemuinya .


" Ada apa kamu kesini ?" Tanya Yumna .


" Yumna , Apa tadi kalian bertemu ?"


" Siapa ? Maksud mu Mas Rendy ?"


" Iya ."


" Iya , Aku kembali melukainya . Entah kenapa dia selalu tau dimana aku berada ." Lontarnya sambil duduk .


" Mas Rendy di jodohkan dengan wanita kaya Na . Aku patah hati sekali lagi ."


" Apa ?"


" Orang tuanya menjodohkan dia dengannya karena bisnis . "


" Baguslah semoga dia bahagia dan mencintai calonnya ."


" Apa ? Lalu aku ? Kenapa kamu men do'akan mereka bahagia . Aku ini temanmu ."


" Kapan kita berteman ? Teman tidak akan bersikap sepertimu ."


" Apa salahku ?"


" Kamu kan yang memberitahu Mas Rendy jika dulu aku dan Suamiku berpacaran ?"


" Apa yang salah dengan itu ?"


" Mas Rendy jadi mengira bahwa Suamiku merencanakan sesuatu kepada pamanku dan merebut ku darinya ."


" Itu memang benar , Dennis memang merampas mu dari Mas Rendy ."


" Oh ya ampun wanita ini ."


" Aku kesini ingin curhat , Tapi malah di omeli begini .Aku menyesal datang kesini ."


" Pergilah , Dan jangan datang lagi ."


" Yumna , Jangan lupa aku ini pernah menjadi bos mu ya , Jangan kurang ajar . Dulu kamu minta pekerjaan padaku . Lupa?"


" Ya habis kamu bersikap seperti ini padaku ."


" Dasar ."

__ADS_1


__ADS_2