
Yumna tiba di Rumah Paman , Dia melihat banyak saudara bibinya dan para tetangga sedang melantunkan ayat suci Alquran .
" Kamu sudah sampe Na ?"
" Iya Paman ..Dimana Bibi dan Sinta ."
" Dikamar Sinta ."
" Pergilah ke kamar ,Kamu pasti sangat capek ,Tambah lagi besok pagi kita harus berangkat ke gedung ."
" Akad nikah nya gak di sini aja Paman ? Kan mereka juga bakal ngadain Resepsi Malemnya ."
" Nah itu dia ,Pak Dennis bilang dia juga akan mengundang banyak kerabat , kolega ,dan klien-kliennya . Paman juga heran kenapa harus mengundang banyak Orang di saat akad nikah ."
" Jangan bahas dia lagi Paman , Lebih baik kita membicarakan tentang Sinta . Bagaimana keadaan Sinta ? Pasti sulit baginya ."
" Aku baik-baik saja Mbak ." Lontar Sinta sambil menghampirinya .
" Sin .."
" Mbak pasti capek , Ayo ke kamar ." Ajak Sinta .
" Iya ."
Sinta berusaha tegar dihadapan Ayah Ibunya ,Dia tidak ingin mereka sedih lagi.
" Ini sudah di kamar ,Jangan senyam-senyum terus ..disini tidak ada hati yang harus kamu Jaga ."
" Apa maksud Mbak ? "
" Mbak berharap semua pengorbanan mu akan berakhir bahagia . Yakinlah kita akan menuai apa yang kita tanam . Ketulusanmu itu luar biasa Sinta ." Yumna mulai berkaca-kaca .
" Semua orang mengkhawatirkan aku , Jangan menangis lah ."
" Kamu sudah bertemu calon mu ? "
" Tidak ,Ayah bilang dia tampan dan lebih tua dariku 5tahun .Aku akan melihatnya besok kan ."
" Nanti mungkin kamu akan menyukai nya ."
" Kenapa ? Mbak tau dia ?"
" Aku melihatnya di koran .."
" Lebih tampan mana dengan kak Natan ?"
" Lebih tampan pria yang kamu cintai daripada pria yang akan kamu nikahi besok ."
" Mbak ngomong apa sih ?"
" Kamu suka Natan kan ? Kemarin Mbak bicara dengan Natan ,Dia sedang gelisah . Apa dia sedang galau mikirin kamu yang akan segera dipinang Orang ."
" Apa ? Gak mungkin lah Mbak ."
" Dia juga bilang kalian sering chatting an , Kamu dapet nomer telpon nya dari mana ? Ngambil dari HP Mbak ya ? "
" Mbak nanya tapi di jawab sendiri .."
" Jadi bener kamu suka Natan ?"
" Suka juga percuma Mbak ,Toh besok aku juga bakal nikah sama orang lain ." Wajah Sinta mulai berubah setelah membahas Natan .
__ADS_1
" Seandainya Mbak bisa melakukan sesuatu ,Mbak akan melakukannya . Sungguh !!! "
" Mbak ."
Yumna memeluk keponakannya itu yang sedari tadi menahan untuk menangis .
" Sinta , Mbak tau rasanya hati kamu sekarang , Maafin Mbak yang gak bisa melakukan apapun buat kamu ." Ucapan Yumna membuat Sinta tak kuasa menahan lagi kesedihannya .Dia menangis tak bersuara ,Dia begitu takut jika ayah dan ibunya melihat kerapuhan putrinya itu ,Yumna mengelus rambut Sinta dan menciumi rambutnya .
" Sekarang tidur, Kamu harus istirahat .Besok akan sangat melelahkan ."
Yumna menyelimuti Sinta yang berusaha untuk tidur .
" Kenapa Nis ,Kenapa kamu lakukan ini .Apa yang kamu inginkan dengan pernikahan ini? " Gumamnya .
Keesokan harinya ,Sinta dan yang lain sudah tiba di sebuah hotel .
Sinta sedang di make over oleh penata rias .
Tidak ada rona bahagia ataupun sedikit senyuman hadir diantara mereka .
Paman dan bibi begitu juga Yumna , Mereka sangat cemas .
Sementara itu Dennis sudah siap dengan setelan Jas ,Ia begitu tampan jauh dari biasanya .
Dennis sudah tiba di gedung tempat mereka Ijab Qabul . Dennis mondar-mandir memainkan Hp nya,Dia begitu gelisah lalu Ayah menghampiri.
" Buat apa mengundang banyak tamu ,Kenapa kamu gak undang mereka di resepsi nanti malam saja Dennis ."
" Ayah tolong Jangan Rewel ,Aku ingin mereka menyaksikan Ijab ku."
" Ada yang aneh sama kamu , Ayah curiga ."
" Pertunjukkan ? Kamu jangan gila ya , Jangan macam-macam ".Ancam Ayah .
Dennis malah tersenyum menanggapi ancaman Ayahnya itu .
" Apa yang lucu ?"
" Diamlah dulu ,Aku harus menemui seseorang ."
Dennis pergi meninggalkan ayahnya menemui dan Natan .
" Gimana ?"Tanyanya mengagetkan Natan yang masih gelisah .
" Tuan ."
" Semua bereskan ?"
" Saya masih memikirkannya tuan , Saya belum tahu apa yang harus saya lakukan ."
" Aku membayarmu tidak murah ,1Jam lagi acaranya akan di mulai ,Semua tamu sudah datang dan Lonbilang belum tau mau melakukan apa pun ? Lo mau bikin gue mati berdiri ? "
" Saya akan memikirkannya ."
" Kemaren Lo ngapain aja , Gak beres .Gue gak mau tau, Kalo sampe ini gagal .Abis Lo ."Ancamnya kesal .
Dennis pergi meninggalkan Natan ,Natan semakin gelisah dibuatnya.
Tamu mulai memenuhi area gedung , Yumna keluar dari kamar tempat Sinta di rias. Dia melihat Dennis sedang duduk dengan wajah yang kesal .
Yumna menghampiri Ayah dan ibu Dennis .
__ADS_1
" Paman ,Tante ,Kalian sehat ? " Sapanya sambil mencium tangan mereka .
" Yumna , Alhamdulillah . Oya maaf ya paman gak berhasil bicara dengan Dennis ."
" Ya Paman mungkin Dennis benar-benar menyukai Sinta ."
" Kamu sendir gimana,Apa sudah punya pasangan ?"
" Aku juga akan segera menikah ."
" Syukurlah semoga kamu bahagia ya Nak ."
" Makasih Paman ."
" Sini Yumna ,Tante pengen peluk kamu ,Sayang apapun yang terjadi hubungan kita harus tetap baik ya ,,Tante sayang sekali sama kamu ."
" Makasih Tan ."
Tante memeluk Yumna erat ,Momen itu dilihat Dennis .Tanpa buang waktu Dennis menghampiri mereka .
" Ya ampun apa ini , cantik sekali ..Aku tidak sabar ." Celotehnya membuat Yumna Muak,Tapi dia menahan diri untuk memaki Dennis.
" Dennis,Kamu sadar mau nikah. Jaga sikap mu "Lontar Ayah.
" Apasih ayah ." Dennis mengirimkan pesan kepada Natan.
" Gue gak main-main ,Harusnya Lo tau apa Yang akan gue lakuin ." pesan dikirim kepada Natan..Nampaknya Dennis mulai khawatir jika anak buahnya itu menggagalkan rencana yang selama ini sudah di rancang .
Tiba-tiba Ayah dan ibu Sinta datang menyalami Kedua orang tua Dennis .
" Oh ini calaon besan kita ." Lontar Ayah Dennis .
" Bagaimana apa pengantin wanita nya sudah siap ?"
" Hampir selesai ."
Orang tua Dennis dan Sinta tampak bercengkrama dengan baik meski mereka sebelumnya tidak bertemu .
Yah apa boleh buat mereka tidak bisa melawan kemauan Dennis untuk datang ke rumah mereka untuk sekedar berkenalan ataupun melamar . Mereka bingung dengan sikap Dennis yang tak bisa di tebak .
Dennis sibuk memainkan HP-nya mungkin dia terus-terusan mengancam Natan .
" Tante , Paman acaranya akan di mulai ."Lontar Yumna .
Mereka pun duduk berdampingan dan mendengarkan seseorang sedang membuka acara tersebut .
Tanpa lama-lama Dari pihak keluarga Sinta mengusulkan untuk segera menyiapkan acara Ijab Qabul .
Dahi Dennis mulai berkeringat , Ia nampak cemas .
" Ketika semua orang menyiapkan Perlengkapan untuk Ijab Qabul ,Yumna dan bibi pergi ke ruangan tempat Sinta di rias .Mereka akan menjemput Sinta menuju Tempat Ijab Qabul .
Setibanya di Ruangan tersebut ,Yumna dan bibi kaget melihat ke 3 penata rias di ikat dan mulut mereka di sumpel ,Yumna dan bibi tidak melihat keberadaan Sinta disana .
" Apa-apaan ini ?" Yumna dan Bibi membuka ikatan tali mereka .
" Kemana putriku ?" Tanya Bibi cemas ."
" Dia pergi bersama kekasihnya ." Lontar salah satu perias itu .
" Apa ??" Bibi dan Yumna terkejut.
__ADS_1