YUMNA

YUMNA
Episode 237


__ADS_3

Dennis pergi dari rumah dengan mengendarai mobil seorang diri .


Dia tak percaya jika ibunya tega melakukan itu kepadanya.


Entah kemana dia akan pergi, Yang pasti dia begitu sedih.


Hingga pada akhirnya dia berhenti di sebuah klub malam.


Dennis segera memarkirkan mobil dan keluar. Dia berjalan dan duduk seorang diri.


Lalu dia memesan minuman . " Silahkan pak. " Ujar pelayan lalu segera pergi.


Dennis mulai menuang dan meminumnya . " Apa yang tersisa sekarang? " batinnya sembari terus meneguk minuman tersebut


Tiba-tiba natan datang menghentikan bosnya yang hendak meneguk minuman lagi.


" Anda baru sehat tuan. ini gak bagus buat kesehatan anda . " Tegur nya.


" Gak usah melarang, kalaupun aku mati tidak akan ada yang menangisi. "


" Semuanya belum berakhir. jadi, Jangan merusak diri sendiri . "..


Dennis tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan natan .


" Kamu sendiri? kamu lupa ya gara-gara kehilangan pacar kamu sampai membeli sabu? aku sudah hancur sehancur-hancurnya. sekarang aku tidak peduli dengan apapun. "..


" Saya mengerti perasaan tuan. tapi tolong ini bukan saatnya anda minun alkohol . " Tepis nya lagi.


" Kenapa kamu tidak melakukan apapun untuk menghentikan istriku ? "


" Saya di ancam nyonya. maafkan saya. "..


" Dia adalah hidup ku.. tidak dalam waktu yang sebentar aku mengejarnya. aku bahkan harus melakukan kecurangan untuk mendapatkan dia. setelah dia memaafkan dan menerima ku, Ibuku malah menghancurkannya . sekarang apa yang harus ku lakukan? ". Tuturnya sembari tertawa tak sadarkan diri.


Natan hanya terdiam melihat Dennis sangat hancur.


" Aku ingin pendapat mu. bagaimana aku akan hidup sekarang? "


" Jika tuan masih menginginkan nya, Maka kejar lagi. saya yakin.. nona juga masih sangat mencintai anda. ".


" Aku tidak yakin, Aku tau seperti apa dia. dia tidak akan mudah untuk aku dekati. terlebih ibu sudah begitu menyakiti nya. "


" Saya juga heran mengapa nyonya bersikap seperti itu. menyalahkan nona dengan semua yang terjadi. tapi, Meski tidak mudah.. bukan tidak mungkin kan kalo tuan terus mendekati nya? "..


1 - 3 jam Dennis betah tinggal di sana. sementara waktu sudah pukul 10 malam. natan tak membiarkan dirinya meminum dengan tenang .


" Ini sudah malam. ayo kita pulang. " Ajak natan..


Dennis tak lagi menjawab, Dia beranjak dan segera meninggalkan tempat tersebut . Sementara itu natan mengeluarkan uang dan menaruhnya di meja untuk membayar minuman Dennis.


Natan segera masuk ke mobil dan membiarkan motor nya di sana.


Tentu saja dia khawatir dengan keadaan Dennis jika menyetir dalam keadaan mabuk.


" Tuan tidur saja. nanti saya bangunkan jika sudah sampai. "


" Pergi ke rumah yumna. aku ingin lihat dia. " Pinta Dennis


"Ini sudah malam. kita tidak akan bisa menemuinya . "


" Kamu ikuti saja mauku, Atau menyingkir biar aku yang nyetir. " Ancam nya di pengaruhi alkohol.


" Baik tuan. "


Natan tak punya pilihan selain mengikuti keinginan Dennis..


Dalam perjalanan ibu sibuk menelepon , Dennis hanya mengabaikannya. " Apa mau ibu? apa tidak cukup setelah semua yang ibu lakukan. " Gerutunya sembari mematikan ponsel.


Tiba-tiba ibu melakukan panggilan kepada natan. Natan segera mengambil earphones untuk menjawab telepon darinya.


" Halo. "


" Apa Dennis bersamamu? "


" Iya nyonya. kami dalam perjalanan pulang . "


" Syukur lah. apa dia baik-baik saja?? "..


" Tuan baik-baik saja. "


" Ya sudah . cepat bawa dia pulang. "..


" Baik nyonya. "

__ADS_1


Natan menutup telepon dan kembali menyetir.


" Cepat sedikit. Aku ingin menemui istriku. ".. Ujarnya sudah tak terkendali.


Tiba-tiba mobil yang dikendarai nya tiba-tiba berhenti begitu saja. " Apa lagi? "


" Sebentar tuan. sepertinya ban nya bocor. saya akan periksa dulu. " Natan segera keluar memeriksa apa yang terjadi.


" Benar kan. ban nya bocor. "


Natan segera masuk ke mobil " Tuan ban nya bocor. saya akan mengganti nya dulu. tuan tidur saja. " Ujar natan lalu segera kembali keluar .


Kesal dengan apa yang terjadi, Dennis keluar dari mobil tanpa sepengetahuan natan.


Dia tidak bisa melewatkan malam ini untuk tidak bertemu yumna.


Dalam keadaan setengah sadar, Dennis berjalan agak sempoyongan menuju rumah yumna.


" Harusnya ini sudah dekat. " Ujarnya.


Tiba-tiba hujan turun sangat deras, Itu tak membuat Dennis berhenti untuk menepi. dia berjalan tak perduli jika dia basah kuyup.


" Lihat ini yumna. Alam pun tau jika aku sangat sedih . Aku tidak bisa menerima kenyataan ini. semua terasa menyakitkan untukku . " Katanya sembari terus berjalan .


20 menit berlalu, Setibanya di depan gerbang rumah yumna . Dennis berteriak tiada henti.


Membuat satpam di rumah kewalahan untuk mengusirnya.


Bagaimana tidak, Dia datang dengan keadaan mabuk seperti orang gila. salah satu dari satpam itu ingat jika dia adalah pria yang tadi siang mengaku mantan suami yumna.


Lalu Pak aryo menelepon yumna untuk mengabari nya.


" Iya non. ini non di depan ada pria yang tadi siang . Dia datang lagi.. ini gimana? saya udah suruh pulang tapi, Dia kayak mabuk. " Ujar pak aryo .


Mendengar hal itu yumna semakin panik, Dia keluar dari kamar dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. yumna juga melihat jika di luar sedang hujan deras.


Dia mengambil payung dan segera menuruni anak tangga dengan terburu-buru.


" Kalo benar mas Dennis. apa-apaan dia, Tapi seingat ku dia tidak pernah mabuk. " Lontarnya menerobos hujan.


Setibanya di depan gerbang, Yumna benar-benar melihat Dennis sedang berdiri dengan basah kuyup .


" Mas?? Pak tolong buka kuncinya . " Pinta yumna.


" Yumna. " Sapa Dennis tersenyum di balik hujan.


" Kamu ngapain mas disini? ini hujan. " Tanya yumna cemas.


Dennis hanya memandang nya penuh kesedihan. Air matanya kembali jatuh melihat wajah sang mantan .


" Pulang mas. kamu kan baru pulih, kamu bisa tambah sakit. " Lontar yumna lagi sembari mendekat kan payung padanya.


" Buat apa aku sehat? semuanya sudah hancurkan? tolong maafkan perlakuan ibuku, Kembalilah . Aku janji tidak akan ada orang yang menyakitimu lagi . " pintanya tersedu.


" Mas. kamu bau alkohol.. ya sudah ayo masuk. " Ujarnya lalu menggandeng tangan Dennis untuk masuk ke dalam.


Biar bagaimana pun dia tidak tega melihat keadaan Dennis.


Yumna sadar jika perpisahan ini pasti menyulitkan dirinya.


Dennis menggenggam erat tangan yumna sembari berjalan agak sempoyongan.


Setibanya di dalam, Yumna membawanya ke kamar tamu lantai pertama. dia tidak bisa memapah Dennis ke lantai dua, Karena badan Dennis cukup berat.


Yumna meminta bantuan pak aryo untuk menggantikan baju Dennis di kamar.


Dia memberi kan kaos all size milik dirinya dan sebuah celana training.


" Pakaikan ini ya pak. " Pinta yumna kepada pak aryo..


" Aku bisa sendiri. aku hanya meminum beberapa gelas.. aku masih sadar sayang. " Timpal Dennis segera menghampiri.


" Kamu yakin? Ya udah pak, Gak usah pak aryo keluar aja. "


" Baik non. " pak aryo pun balik ke luar untuk berjaga lagi.


Yumna meminta Dennis berganti pakaian, Dia menunggu nya di luar pintu.


" Mas??? udah??? " Tanya yumna.


Namun tak ada jawaban, Karena penasaran yumna membuka sedikit pintu untuk mengecek jika dia benar-benar berganti pakaian .


Yumna tak melihat keberadaan Dennis di sana, Dia pun masuk dan memeriksa area kamar.

__ADS_1


Alangkah terkejutnya yumna, Tiba-tiba Dennis memeluknya dari belakang.


" Aw.. Mas??? " Teriaknya kaget.


" Ini bukan kamar kita? kamu gak kangen sama kamar kita. kamu gak mau pulang?? " Lontarnya sembari memeluk dengan erat.


" Mas lepasin. " Pinta yumna seraya melepaskan diri.


" Kamu pasti cape. sini.. kamu tidur ya. " Yumna membawanya ke ranjang dan menyelimuti mantan suaminya itu.


" Tidur lah mas. "


Dennis memegangi tangannya " Jangan kemanapun. jangan pergi lagi , Aku sungguh membutuhkan kalian berdua. kamu dan banyu adalah hidupku. Jangan berikan neraka ini yumna, jika aku punya pilihan, Lebih baik aku tak usah selamat daripada menerima kenyataan ini . Aku sungguh tak bisa melakukannya tanpa kalian. aku mencintaimu lebih dari nyawaku. kamu tau itu kan sayang. Jadi kembali padaku. " Rengeknya membuat air mata yumna tak sanggup di bendung.


" Iya. tidur lah mas. nanti kita akan bicarakan ini. " Pinta yumna tak sanggup.


Dennis mulai mengantuk dan memejamkan matanya .


Kemudian yumna mengabari natan jika Dennis tidur di rumahnya, Dia meminta natan untuk tak melaporkan ini pada ibu Dennis . Yumna tak mau berurusan lagi dengan ibu Dennis.


Setelah Dennis terlelap, Yumna segera meninggalkan nya dan pergi ke kamar untuk tidur.


Keesokan harinya, Pagi itu waktu menunjukkan pukul 7 pagi. Yumna sudah mandi dan menyiapkan sarapan untuk banyu.


Tiba-tiba Dennis datang memegangi kepala karena merasa sakit akibat mabuk semalam.


" Kamu udah bangun mas? " Tanya yumna sembari menyuapi banyu dengan bubur tim.


" Aku kok disini? " Tanya nya heran.


" Semalam kamu mabuk, Mana Ujan-ujanan lagi. aku gak tega, jadi ajak kamu untuk menginap. "


" Oh. "


" Mbak... " Panggilnya kepada suster.


" Iya non. "


" Tolong lanjutin ya suapi banyu . "


" Iya non. "


Suster mengambil alih urusan banyu darinya.


Kemudian yumna membuat teh manis panas untuk Dennis.


" Sini mas duduk. " Ajak yumna ke meja makan dengan teh di tangannya.


" Minum. Kamu mau sarapan? " Tanyanya.


" Engga usah. "


Yumna melihat lagi raut wajah Dennis yang sedih.


Kemudian dia memegang tangan Dennis " Aku Tau kamu sangat marah karena semua yang terjadi. ini pasti menyulitkan kamu.. tapi mas, Meskipun kita sudah bercerai, Kamu akan selalu menjadi papi dari banyu. dia tidak akan kekurangan kasih sayang dari kita meski kita sudah tak lagi menjadi suami istri. percayalah.. semua akan baik-baik saja. kekecewaan di hati kamu perlahan akan memudar. dan kamu akan menerimanya dengan berjalan nya waktu. seperti aku, Awalnya aku tak sanggup untuk hidup.. tapi sekarang aku sadar kalau jodoh kita sudah di takdirkan hanya segini saja. jadi kamu harus terima ini dengan hati yang tabah. " Ujarnya berusaha memberinya pengertian.


" Apa? mana bisa yumna. sampai kapanpun aku tidak bisa terima ini. ini adalah kesalahan.. dan aku harus memperbaikinya dengan caraku sendiri. kamu adalah kita. perpisahan ini hanyalah bagian dari hidup kita, aku pastikan keluarga kecil kita menyatu lagi. aku janji sayang .. untuk kamu dan banyu. " Batinnya seraya terus menatap mantan istri.


Dennis kembali memegangi tangan yumna " Oya? aku tidak yakin kalau kamu sungguh menerima perpisahan ini. Matamu masih memancarkan cinta untukku. " Tuturnya percaya diri.


Yumna melepaskan tangan Dennis mendengar ucapannya.


" Aku akan mengabari natan untuk menjemput mu. " Lontarnya sembari mengambil ponsel .


" Tunggu aku , Aku pasti mengembalikan keadaan. "


" Sudah lah mas. aku udah capek di tuduh yang macam-macam sama ibumu. setiap hari ibu mengirimkan chat agar aku menjauh darimu. rasanya memuakkan. aku punya harga diri, Jadi bilang sama ibu.. aku sama sekali tidak tertarik untuk menyentuh putra nya lagi. "


" Dia hanya seorang ibu. abaikan saja . "


" Aku sudah memahaminya sejauh ini. aku merelakan apapun demi menjaga perasaan ibu. Apa tidak cukup ? "


" Yumna.."


" Mas. seperti yang kamu bilang, Tidak mudah buatku melewati semuanya . sekarang aku sudah menerima semuanya jadi tolong jangan menghadang jalan ku. "..


" Aku cuma. "


" Aku gak mau kalo kamu berniat mau kembali. Jangan memaksaku untuk membuat jarak di antara kita. ".. Lontar yumna memotong ucapan Dennis


Mendengar ancamannya. Dennis memutar bola matanya . Dia berpikir Yumna sudah kuat, Dia bisa melakukan apapun untuk menghindari nya.


" Jadi lebih baik kamu hentikan niatmu , Atau aku akan bertindak. " Tepisnya lagi.

__ADS_1


Dennis terdiam berusaha sabar menghadapi mantan istrinya kali ini. Dennis sadar sekarang yumna sudah punya segalanya termasuk uang.


__ADS_2