YUMNA

YUMNA
Episode 161


__ADS_3

Siang itu Yumna pergi ke mini market dekat rumahnya di antar Natan .


Dia membeli keperluan di rumah yang sudah habis .


Ketika dia sibuk memilih produk yang akan dia beli , Tiba-tiba seseorang menghampiri .


” Hey Na . ” Sapa Nadia.


” Kamu Nad . Lagi belanja juga ? ”


” Iya mau beli tisu di mobilku abis . ”


” Apa kabar kalian ? Dan Jani ? kalian sudah jenguk dia ? ”


” Buat apa ? ”


” Dia kan istri pertama . Kenapa kalian mengabaikannya ? ”


” Suamiku juga udah mau mengurus perceraian . Jadi , ya udah buat apa Mas Rendy perduli lagi . ”


” Kasian Jani . Dia pasti sangat terpukul karena hal Ini . ”


” Sudahlah Jangan membicarakan dia . harus nya kamu lebih enek sama dia . ”


Yumna tersenyum mendengar ucapan Nadia yang malah lebih membenci Jani .


” Ya udah .. . ”


” Berapa usia kandungan kamu ? ” Tanyanya .


” 6 bulan . ”


” Aku juga mau hamil seperti kamu . Kamu kan orang baik .. Tolong do'akan aku agar aku bisa hamil . ”


" Baik ? Kata siapa aku baik ? Memangnya kalian sudah menyatu ? ”


Nadia lemas mendengar pertanyaan Yumna .


” Apa dia sudah melakukan tugasnya sebagai seorang suami ? ” Tanya Yumna kepo .


” Belum . Sepertinya butuh waktu yang lama untuk itu . ” Keluhnya lemas .


” Lalu kenapa kamu meminta aku do'akan , kalo kalian saja tidak melakukan apapun . ” Ledek Yumna agak tertawa kecil .


” Jangan ketawa . Memangnya ini lucu ? Ini penderitaan ku . ”


” Ya habis kamu aneh sih . ”


” Udah ah ketemu kamu malah diledekin gini . Aku duluan . ” Lontar Nadia meninggalkan Yumna .


” Dah .. Kapan-kapan jalan ya . ” Teriak Yumna kepadanya .


5 Menit kemudian , Yumna membawa belanjaan nya .


Dia melihat Natan sedang duduk di samping Mini market sedang melamun .


Biasanya dia akan segera menghampiri Yumna dan segera membawa belanjaan nya .. Kali ini entah apa yang sedang dia pikirkan hingga dia mengabaikan Yumna , dia tidak sadar dengan kedatangan Yumna .


” Natan . ” Sapa Yumna pelan .


Dia tidak menjawab sapaan Yumna .


” Kamu ngelamun . ” Katanya sembari duduk di bangku membuyarkan lamunan Natan .


” Nona sudah beres ? ” Katanya dengan pikiran kacau .


” Udah . ”


” Ya udah mari kita pulang . ”


” Tunggu sebentar . Duduk dulu . ” Pintanya .

__ADS_1


” Kenapa non ? ”


” Kamu cuti gih . Liburan atau apa . ”


” Saya cuma supir non . Gimana saya bisa cuti . ”


” Kamu butuh waktu untuk sendiri . Aku tau ini pasti berat buat kamu . ”


” Saya . ”


” Aku sangat mengerti posisi kamu saat ini . Dengan mudah kamu ikhlasin Sinta . ”


” Kenan pria yang tepat Non . ”


” Natan . Aku gak tau harus ngomong apa sama kamu ...tapi sinta pasti lebih terluka karena sudah mengambil keputusan ini . ”


Natan hanya diam mendengar ucapan Yumna , Dia berusaha tegar dihadapan Yumna .


” Jadi pergilah perbaiki hatimu . Kamu tidak perlu bekerja dulu . ”


” Apa saya terlihat lemah Non ? Sampai Nona merasa saya butuh cuti . ”


” Ragamu disini .. Tapi pikiranmu entah dimana . Kamu merindukan nya ? ”


” Saya berharap dia bahagia . Saya tidak menyesal karena telah merelakan dirinya. Saya tau ini yang terbaik . ” Lontarnya dengan wajah yang agak sedih.


” Natan . ” Yumna tidak tau harus mengatakan apa kepada Natan untuk menguatkan .


” Semoga pengorbanan ku berbuah manis untuk Non sinta. Ayo kita pulang Non .. " Kata Natan sembari membawa belanjaan Yumna menuju ke mobil .


Lalu Yumna mengikutinya dari belakang .


Wajahnya kembali muram karena Natan begitu sedih meski dia mengatakan jika dia baik-baik saja .


Saat Yumna hendak masuk ke dalam mobil , Tiba-tiba seseorang menghampiri .


” Mbak . ” Sapa Juna .


" Mbak habis belanja ? ”


” Iya , Ada barang yang harus aku beli . Kamu sendiri ngapain ? Belanja juga ? ”


” Enggak . lagi lewat aja eh liat Mbak . ”


" Oh gitu . ”


” Mbak aku mau main dong ke rumah . Boleh ya ? ”


” Mau apa ? ”


” Main . Emang kenapa gak boleh ? ”


” Suamiku gak ada di rumah . ”


” Ya gak apa-apa .. ”


” Nanti kalo suamiku ada di rumah kamu boleh main . ”


" Ya ampun , Mbak perhatian banget sih sama suaminya . Mau dong punya istri kayak Mbak .. Aku pengen ngobrol . ”


Juna menggandeng tangan Yumna menuju kursi minimarket tadi tanpa meminta izin dulu .


” Kenapa Jun .. Mau kemana ? ”


" Katanya aku gak bisa ke rumah Mbak karena suami mbak gak di rumah . Ya sudah ayo kita ngobrol disini saja . Nanti aku belikan cemilan. ”


" Jangan lama ya . ”


” Siap . ”


Natan memperhatikan pria yang bersikap manis kepada Yumna . Dia masuk ke dalam mobil dan membuka pintu kaca mobil untuk melihat Yumna bersama Juna .

__ADS_1


” Aku dengar Mbak di sakiti Mas Raka ya ? ”


” Dengar dari mana ? ”


" Bibi .. Dia cerita semuanya tadi malam . Harusnya Mbak tidak cepat-cepat menikah .. ”


” Maksudnya ? ”


” Kenapa enggak menghubungi nomor ku dulu waktu itu . Aku akan datang dan menikahi Mbak . ” Lontarnya sembari asik memakan cemilan yang barusan dia beli .


” Kamu ngomong apa . ” Jawab Yumna tersenyum .


” Aku serius . Meski Mbak lebih tua dari ku ,, Aku tidak masalah. ”


” Hahaha .. Waktu itu aku tidak kepikiran Jun . Suamiku datang dan mau menerima ku dengan segala kekuranganku . Hanya dia saja yang mau menikahi aku .. Jadi aku terima saja . ”


" Apa dia tampan . Lebih tampan mana dengan ku ? Kenapa Mbak gak upload foto suami Mbak di medsos ? ”


” Aku tidak mau . Aku takut para gadis mencuri Poto suamiku . ”


” Hahaha .. Apa dia sekeren itu ? ”


” Dia sangat rupawan . Aku takut sekali kehilangan dia . ”


" Ya ampun sangat menyebalkan . Aku tidak percaya kalo dia lebih mumpuni dariku . ”


” Datang lah nanti sore .. Aku akan kenalkan dia padamu . ”


” Lihat Poto nya saja sini .”


” Poto sama aslinya beda banget Jun . Lagipula kami tidak pernah mengambil foto . ”


” Pasangan macam apa kalian . Masa enggak punya Poto sih . ”


" Hehe .. Aku lebih suka liat dia langsung dari pada di Poto . Dia sangat **** dan Tampan . ”


” Oke Nanti sore aku mau main ke rumah . Tapi tolong berikan nomor telepon dulu . ”


” Kamu saja yang kasih . Sini . ”


" Suamimu cemburuan banget ? Kenapa susah sekali cuman minta nomer doang . ”


” Dia gak cemburuan . Justru aku yang selalu cemburuan . ”


" Yang bener yang mana . Mbak Jihan bilang kalo suamimu lebih dominan cemburu . ”


.”


” Dia tidak pernah cemburu . Aku malah lebih tergila-gila padanya. ”


" Haduh .. Parah .. Ini nomer telpon ku .. Hubungi aku ya . Awas .. ”


" Baik . ”


Saat Yumna mengambil nomer telpon Juna , Juna mengambil Poto Mereka berdua kilat tanpa meminta nya dulu .


" Cekrek . ”


” Buat Kenangan Mbak . Nanti kalo aku rindu kan mudah . Tinggal melihat Poto ini saja .. Aku akan mencetak dan menyimpan nya di dompet . ” Cecar nya datar Tanpa dosa .


Sementara Yumna kehabisan kata-kata untuk menjawab lagi ucapan Juna .


” Kenapa kamu harus rindu segala . ”


” Mbak keberatan . ”


" Pacarmu akan cemburu . Jadi hapus saja . ”


” Pacar ? Aku tidak pernah menjalin hubungan dengan perempuan serius . Mereka selalu banyak mau .. Selalu cemburu dan memaksaku ini itu .. Kan model seperti ku pasti akan melakukan pemotretan dengan model wanita . Mereka itu selalu bikin pusing . ”


” Hehehe .. jadi lebih suka jomblo ? ”

__ADS_1


” Ya gimana lagi . Pekerjaan ku cukup melelahkan .. Aku tidak mau ditambah pusing dengan wanita yang terus cemburuan . ”


__ADS_2