YUMNA

YUMNA
Episode 53


__ADS_3

Jakarta pukul 7 malam ,Yumna pergi menemui Dennis di rumah kedua orang tua nya.


" Assalamualaikum ."


" Waalaikum salam , Non Yumna ."Lontar Bibi .


" Bi, Paman Sama Tante ada ?"


" Ada non masuk Non ."Lontar Bibi sembari masuk mengantar Yumna ke ruang tamu.


" Non, bibi panggil dulu nyonya sama tuan ya ."


" Iya Bi ."


" Non mau minum apa ? biar sekalian bibi buatin ?"


" Gak usah bibi, Jangan repot-repot ."


Bibi pergi memanggil Ibu dan Ayah Dennis .


Beberapa menit kemudian,


" Yumna ?? Kamu disini ??" Lontar Tante tak percaya.


" Yumna, Paman khawatir sama kamu. Kamu sehat kan Nak ?"


" Alhamdulillah Paman Tante,Aku sehat ."


" Syukurlah ,Oya kamu mau ketemu Dennis ya ?"


" Iya Tan , Dennis sudah pulang belum ?"


" Dennis sudah tidak pulang kesini ,Dia udah punya rumah sendiri ."


" Oh gitu ya Tan , Kalo gitu aku boleh minta alamat nya boleh ?"


" Boleh dong ."


" Ada apa Yumna nyari Dennis ? Apa dia buat masalah ?" Tanya Paman khawatir.


Yumna terdiam dengan pertanyaan Paman .


" Ada apa Yumna ?"


Kedua orang tua Dennis bingung pada Yumna .


Pelan-pelan Yumna menjelaskan semua kepada Mereka .Yumna berharap Mereka bisa membantunya .


" Paman, Aku enggak ngerti sama Dennis. Kenapa dia melakukan ini pada Pamanku ?? Aku minta tolong , Bicaralah pada Dennis ." Pintanya berkaca-kaca.


" Dennis tidak memberi tau Paman dan Tante tentang apapun ,Kamu Jangan khawatir ,Paman akan bicara padanya ."


" Ini nomor telepon Yumna, tolong hubungi Yumna saat Paman sudah bicara dengan Dennis ya..Paman aku malu minta bantuan Paman , Tapi aku gak punya pilihan lain ."


" Jangan ragu untuk menghubungi kami ,Kami sangat menyayangi mu Nak .."


" Yumna gak tau harus membalas dengan apa .. Kalian sangat baik dan ."


" Yumna .. sudahlah ,Kamu sudah datang ke orang yang paling tepat ..Tante pasti bicara sama Dennis ."


" Makasih Tan ."Yumna memeluk Ibu Dennis sambil mengusap air mata nya.


" Yumna pamit ya ."


" Kamu tinggal di mana ?"


" Aku kerja di Bandung Paman ."


" Datang lah lagi jangan sungkan jika ada apa-apa Paman dan Tante sudah menganggap mu putri kami sendiri ."


" Iya Paman, Tante aku pulang ya ."


" Kamu tidur di rumah paman mu ? "

__ADS_1


" Iya .."


Saat Yumna mau pamit dan menciumi tangan Tante dan Paman , Dennis tiba membuyarkan suasana .


" Yumna ." Sapa nya dengan wajah yang berbinar.


Tentu saja Dennis bahagia melihat Gadis yang dia cintai ada di hadapannya .


Lagi-lagi Natan memberi tau jika Yumna ada di rumah kedua orang tua nya.


Dennis menahan diri untuk sekedar memeluknya melepas Rindu beberapa hari ini ,Dia tau Yumna belum bisa di lumpuhkan .


Pandangan sinis dari Yumna membuat Dennis sadar tapi dia mencoba untuk santai menghadapi Macan yang seperti mau menerkamnya itu .


" Aku merindukan mu ."Lontarnya tanpa dosa.


Yumna mengepal tangannya dia begitu gatal ingin segera meninju Pria di hadapannya itu .


Yumna hanya menelan ludah bulat-bulat menghadapi Dennis.


" Kalian bicaralah , Ayo Bu kita tinggalkan mereka ."Paman menyeret ibu ke kamar.


Ibu Dennis malah kembali memilih menguping di balik dinding,Paman juga ikutan menguping.


" Aku datang kesini bukan merindukan mu ."Lontar Yumna .


" Lalu ?"


" Apa yang kamu lakukan pada Paman ku ?? tolong hentikan ..Jangan ganggu mereka ."


" Oh soal itu ,Kamu udah tau ya ."


" Aku tidak tau apa maksudmu tapi , Aku yakin kamu lakukan ini hanya untuk melukaiku .


Kamu pikir aku perduli jika kamu mau menikahi wanita lain ? Jangan sentuh keluarga ku ."


" Sayang sekali aku tidak bisa melakukannya ." Tantangnya .


" Iya kecuali ."Dennis tak melanjutkan ucapannya membuat Yumna penasaran .


" Kecuali apa ?? bicara yang jelas ."


" Ganti saja dengan mu,,Kamu mau mengganti kan posisi Sepupu mu untuk menjadi pengantin ku ?"


Yumna hanya tersenyum sinis menanggapi Dennis.


" Bagaimana yah , itu tidak akan pernah aku lakukan , Aku akan mencari jalan yang lain untuk semua masalah ini ."


" Yakin ? Percuma Yumna .."


" Baiklah aku akan pamit pulang, titip salam untuk Tante dan paman ya ."


" Ayo kita pergi sebentar untuk makan malam , Setidaknya kita harus melepas rindu ."


" Aku datang jauh-jauh kesini bukan untuk makan malam dengan mu .."


Yumna pergi meninggalkan rumah Dennis .


" Kita lihat saja , siapa yang akan berdiri di sampingku menjadi pengantin ku , Aku bersumpah akan membuatmu menjadi milikku lagi Yumna ."


Lontar Dennis percaya diri.


Dalam perjalanan Yumna terus menggerutu dengan sikap Dennis yang tidak tau malu.


" Dia masih saja kecentilan meski aku sudah menolak mentah-mentah ..Entah terbuat dari apa dia itu ..Heran ."


Yumna pergi ke sebuah cafe untuk bertemu dengan Rendy.


" Ke Jakarta kok gak bilang ,Tau gitu kemaren bareng ." Lontar Rendy sambil menarik Kursi untuk Yumna .


" Iya ini dadakan tau ..Bos ku Nadia ada keperluan di Jakarta jadi aku ikut aja , soalnya aku juga ada urusan..kamu kan Jum'at berangkat sementara aku masih harus kerja. Jadi ya Sabtu ."


" Urusan apa ?"

__ADS_1


" Masalah keluarga ..tapi gak apa-apa gak usah di pikirin ..Kamu udah pesen ?"


" Enggak nanti aja .."


" Terus ?"


" Aku mau ngobrol sama pacar ku yang cantik ini,sehari bak setahun rindu berat ."


" Ah jangan gombal ." Yumna tertawa terbahak-bahak.


" Oya tadi pas kamu bilang mau ke Jakarta aku beli ini buat kamu ,,dibuka gih ..Suka gak ?"


" Apaan sih , Aku kan belum ulang tahun ."


" Buka aja ."


Yumna membuka kado kecil dari Rendy, Dia teekejut,Rendy memberinya sebuah kalung dengan liontin huruf RY .


" R Y ??"


" Rendy dan Yumna ." Jelas Rendy.


" Mas ..aku gak perlu ini ."


" Terima ya ,,masa aku harus kasi orang lain ."


" Apa ini mahal ? "


" Curiga akan di gadaikan kok nanya harga ."


" Aku terima , Lain kali Jangan beli-beli lagi ya ."


" Iya ..Aku pake in ya ." Rendy memakaikan kalung tersebut ke leher Yumna.


Pemandangan itu dilihat Dennis ,Dari tadi dia mengikuti Yumna.


Dennis tak kesal dengan kemesraan diantara mereka.


" Suka gak ?"


" Suka lah bagus banget makasih ya mas ."


" Iya sama-sama ..Yumna ,Aku bahagia sekali ."


" Iya mas ."


" Aku mau ke toilet dulu ya ,Kamu pesan dulu aja ,Aku tinggal sebentar ."


" Kamu mau pesan makan apa biar aku pesan ."


" Ayam bakar boleh ."


Rendy bergegas menuju toilet ..Saat Yumna sibuk melihat menu ,Dennis mengahmpiri.


" Nikmati selagi bisa ."Lontarnya.


" Kamu ngapain disini ?"


" Kenapa? gak boleh ? Ini kan tempat umum ..Aku sih gak mau lama-lama Yumna, Aku gak suka dia atau siapa pun yang menjadi pacarmu. dan ."


" Dan aku gak perduli ."


" Dan aku tidak suka barang ini ,,ini tidak cocok untuk mu ." Dennis menarik kalung dari Leher Yumna. hingga membuat kalung itu patah.


" Dennis, Apa-apaan kamu ..balikin gak ?"Ancamnya semakin marah .


" Gak akan ,ini tuh pantes nya di buang ." Dennis melempar Kalung itu ke lantai bawah .Yumna sangat kesal dengan sikap Dennis.


" Dennis !!!" Teriaknya.


" Aku akan menyingkirkan dia , Mudah bagiku melakukan segalanya ..tunggu waktunya saja ."


Dennis pergi meninggalkan Yumna . Sementara Yumna berlari ke bawah untuk mencari kalung tersebut.

__ADS_1


__ADS_2