YUMNA

YUMNA
Episode 211


__ADS_3

Keesokan harinya Yumna sudah pulang dari rumah sakit , Dia sangat semangat memandikan bayi , menggantikan popok dan lainnya .


Sementara Dennis tengah belajar untuk menggendong putranya .


” Sayang pegel . ” Rengek nya .


” Baru segitu mas . ”


” Kita cari baby sitter aja . biar kamu gak kecapean . ”


” Enggak usah . aku mau ngapain kalo sewa baby sitter ? Aku kan udah lama jadi pengangguran mas . ”


” Hehe takutnya kamu repot . ”


” Enggak . ”


" Ih sayang liat senyum .. halo Dede banyu ..” Lontar Dennis .


" Sayang yakin mau di kasih nama itu ?? Tanyanya tidak yakin .


" Yakin lah . emang kenapa ?? ”


” Pikirin lagi lah . ”


" Udah ah pokoknya banyu biru. ”


Yumna tersenyum mendengar ucapan Dennis , Dia agak ragu dengan pemberian nama dari sang suami.


" Nanti ngadain syukuran aqiqah setelah bayi berusia 1 Minggu ya ? ”


" Kita nyari kambing kemana ? kambing nya dua . Kamu ada uang gak ? ”


Dennis mengerutkan dahi merasa di sepelekan Yumna ,


" Masa aku gak ada uang sih sayang ?? ”


" Uangmu kan udah di transfer ke rekeningku. ”


" Ya ampun . aku lupa .. boleh aku pinjem lagi gak ? " Tanya Dennis menggoda .


” Boleh dong . uang yang dari kamu yang kemarin-kemarin aja belum ke pake . ”


Dennis menggelengkan kepala menanggapi ocehan Yumna .


” Jadi kapan kita nyari kambing ?? ”


" Minta tolong pak Danang nanti . Kita tau beres aja ..”


" Oh gitu . ”


Tiba-tiba ponsel Dennis berdering seseorang telah melakukan panggilan telepon .


” Halo .. gimana ? bagus . ” Lontarnya lalu segera menutup nya .


" Siapa Mas , rekan bisnis ? ”


" Iya sayang . Oya besok aku mesti balik kerja ya .. gak papa di tinggal ? ”


" Ya gak apa-apa dong mas . masa kamu mau diem di rumah terus . gimana bisa punya uang kalo ga kerja . ”


" Kamu khawatir banget deh kayaknya kalo aku gak ada uang . " Ledek Dennis .


" Maksud kamu ngomong gitu ? jangan salah kira ya . ”


” Emang kamu kira aku mikir apa ? ”


" Aku takut kamu gak ada uangnya ya ? kamu kira gitu kan ??? ”


" Kalo aku beneran gak ada uang , kamu masih mau ? ”


" Apa sih ngomong nya gitu . ”


" Sekarang aku tanya , Amit-amit gitu ya .. seandainya suatu hari tiba-tiba aku bangkrut . kamu bakal ninggalin aku gak ?? ”


" Pertanyaan menjebak , Oh jadi kamu kira aku nikahin kamu karena uangmu ya . padahal aku nikahin kamu kan gara-gara paman . lupa ?? ”


" Bukan itu sayang . kamu mah . " Lontarnya menggaruk kepala tidak gatal .


" Hehe . emang bener kan .. udah sana ah kalo ngobrol sama kamu suka kemana-mana . ”


" Malah ngusir . ”


" Si dede nya mau bobo katanya pah .. hehe enaknya di panggil apa ya .. mami papi atau mama papa ?? ”


" Ibu sama ayah ?? ”

__ADS_1


" Mama aja . ”


" Mami papi . ”


" Cie .. papi .. " Ledek Yumna geli .


" Apa kali . Bunda sama papi bagus gak ?? ”


" Hahaha . yang senada gih . masa bunda sama papi ?? udah mami papi aja . ”.


" Oke . Hehe .. mi , papi boleh tanya gak ?? ”.


" Ya elah . tinggal ngomong . ”


" Kamu selesai nifas nya kapan sih ?? " Bisik Dennis membuat Yumna melotot .


” Mau Ngapain ?? baru kemaren aku lahiran . ” Tanya nya amat gemas .


” Ya aku tanya aja . masa gak boleh ?? ”


" 40 hari masa gak tau ? kamu bikin aku takut deh . ”


" Kan aku gak tau . biar aku hitung .. ”


" Buat apa di hitung segala ?? ”


" Ih kamu . ”


Yumna tertawa terpingkal melihat wajah Dennis yang belum apa-apa sudah bertanya ke arah sana .


" Mas kamu bisa gak sih nanyanya yang beneran dikit gitu . aku aja ini masih ngilu , Luar biasa sakitnya . malah tanya gituan . ”


" Normal dong . aku kan pria sejati . ”


" Udah ah malu kalo ada yang denger . ”


" Sayang . si dede nya kan lagi tidur tuh .. taro aja . aku tutup pintu dulu . ”


Dennis segera beranjak untuk menutup pintu kamar , kelakuan sang suami malah membuat buluk kuduk Yumna berdiri .


" Mas ?? ”


" C*um aja . gak apa-apa kan ?? ”


" Enggak deh . sumpah jangan aneh-aneh . "


" Ih enggak dong , nanti kalo kamu gak kuat gimana . udah dong Mas jangan aneh-aneh .. kamu gak kecium aku bau darah apa ?? ”


" Kamu gitu sih . masa kayak gitu doang gak mau ? sebel !! ” Lontarnya marah .


" Aku bilangin ibu ya .. mending kamu kerja sana .. yang enggak-enggak aja . ”


" Apa sih .. aku kan lagi cuti . ”


" Ih .. sana ah aku takut deh sama kamu mas !! " Lontarnya dengan wajah pucat .


Yumna mendorong Dennis ke luar kamar sekuat tenaga .


” Sayang .. masa gitu .. kalo gak mau jangan ngusir-ngusir .. ”


Di rumah Rendy ,


*


*


Nadia mengurus suaminya yang masih sendu , Dia mencoba untuk berada di sisi nya meski menyakitkan .


" Sarapan mas . ”


" Kamu gak ke kantor Nad ? ”


" Setelah kasih kamu sarapan , Aku ke akan berangkat . ”


" Kamu bilang kamu muak denganku , tapi kenapa masih Sudi menyiapkan sarapan ?? ”


" Orang patah hati itu biasanya tidak mood untuk makan , Aku takut kamu mati karena tidak ingin makan . jadi aku berinisiatif untuk kesini .. melihat kamu makan . ”


" Thanks . dan sorry untuk semua kesalahan yang udah aku buat . ”


" Hmm .. Bagaimana perasaan mu sekarang ?? ”


" Lebih baik . sepanjang malam aku berpikir .. aku harus melanjutkan hidupku . ”


" Ya . itu benar . ”

__ADS_1


" Jadi kapan kita bercerai ? ”


" Apa ? ”


" Setelah kita bercerai , Aku tidak akan menyakiti mu lagi . aku akan do'akan untuk kebahagiaan mu Nad . mendapatkan pendamping yang pantas buat kamu . ”


Nadia hanya termangu mendengar ucapan sang suami .


” Terimakasih untuk banyak hal yang selalu kamu lakukan untukku . aku menghargai nya Nad .. ”


Nadia mulai berkaca-kaca dengan sikap Rendy yang begitu pasrah akan hidupnya .


” Kalo kamu menghargai nya .. kenapa kamu tidak meminta ku untuk tidak melepaskan mu ?? ”


" Setelah aku pikirkan .. perceraian adalah jalan terbaik . ”


" Lalu bagaimana dengan perasaanku ? aku begitu ingin lari darimu tapi tetap tidak sanggup melakukannya . seperti sekarang , Tidak perduli berapa luka yang kamu berikan , Aku tetap memikirkan kamu dan datang menemui mu terus . Ayah bilang , aku tidak punya harga diri . ”


” Apa aku bisa meminta nya .. ?? " Tanya Rendy lalu beranjak dari kursi , kemudian berlutut di hadapan Nadia .


” Aku memerlukan mu . bisakah kita mulai dari awal lagi ?? setelah aku pikirkan mengapa hanya kamu yang mengerti aku ? apa aku pantas mendapat kesempatan ? ”


Nadia menangis melihat Rendy yang memintanya dengan tulus .


" Lalu perasaan mu pada Yumna ?.”


” Akan ku lepaskan seluruh perasaanku untuk nya . ”


Nadia memeluknya sembari terisak , ” Jika hati mu berubah lagi, maka aku akan membunuhmu sekalian . ” Ancam nya di sela-sela Tangis .


" Jadi aku di terima ?? ”


" Bagaimana aku menolak mu ? ”


Malam pun tiba , Yumna meletakkan banyu ke box bayi , Dia segera mengambil pompa asi dengan pelan . Tiba-tiba Dennis datang membuat Yumna merinding .


” Ngapain ?? " Hardiknya .


" Ya tidur lah . banyu udah tidur sayang ?? ”


” Udah . terus kenapa ?? ”


" Kamu kenapa sih ?? ”


" Sayang .. aku . darahku banyak .. lebih baik kamu tidur di kamar sebelah aja .. takut bau darah . " Pinta nya dengan nafas tersengal .


" Gak apa-apa kok . yuk tidur . ”


" Stop .. jangan pegang-pegang . ”


" Kenapa ? Aku gak boleh pegang kamu ?? " Tanya Dennis melotot tidak terima .


" Bukan gitu mas . aku ... aku takut sama kamu . ”


" Lah kenapa . emang aku gigit ?? ”


" Pokoknya kamu jaga jarak ya . ”


" Oh kamu kepikiran soal omongan aku tadi pagi ya ?? enggak kok sayang .. aku mana berani ngapa-ngapain kamu yang lagi kayak gini .. gila apa aku ?? ”


" Emang kamu gila . buktinya kamu minta itu tadi . ”


" Canda kok . ”


” Ah pokoknya aku gak mau kamu deket-deket . ”


" Sayang .. jangan keterlaluan dong . Masa memperlakukan suami kayak gitu . mau aku laporin polisi ..”


" Kok bawa-bawa polisi . ”


" Ya kamu semena-mena sama aku . ”


" Mas aku masih inget kemarin gimana lahiran . ya aku parno dong kamu tadi ngomong gitu . ”


" Apa sih lebay . aku kan cuman minta cium . di cium juga haram emang ? " Omelnya lalu segera ke tempat tidur .


Yumna hanya mengerucutkan bibirnya mendengar ucapan Dennis .


" Yang salah siapa ? yang marah siapa ?? ”


" Aku dengar ya Yumna . Jangan takut .. aku gak bakal pegang-pegang kamu . liat aja . " Ancam Dennis kesal .


" Bagus deh . " Timpal Yumna malah membuat Dennis kebakaran jenggot .


Dennis bangun dari tempat tidur dan mengacak-acak rambutnya sendiri .

__ADS_1


" Awas gila mas . ”


" Emang aku udah gila ngadepin kamu !! " Rengek nya .


__ADS_2