
Keesokan harinya Yumna sudah pulang dari rumah sakit , Dia sangat semangat memandikan bayi , menggantikan popok dan lainnya .
Sementara Dennis tengah belajar untuk menggendong putranya .
” Sayang pegel . ” Rengek nya .
” Baru segitu mas . ”
” Kita cari baby sitter aja . biar kamu gak kecapean . ”
” Enggak usah . aku mau ngapain kalo sewa baby sitter ? Aku kan udah lama jadi pengangguran mas . ”
” Hehe takutnya kamu repot . ”
” Enggak . ”
" Ih sayang liat senyum .. halo Dede banyu ..” Lontar Dennis .
" Sayang yakin mau di kasih nama itu ?? Tanyanya tidak yakin .
" Yakin lah . emang kenapa ?? ”
” Pikirin lagi lah . ”
" Udah ah pokoknya banyu biru. ”
Yumna tersenyum mendengar ucapan Dennis , Dia agak ragu dengan pemberian nama dari sang suami.
" Nanti ngadain syukuran aqiqah setelah bayi berusia 1 Minggu ya ? ”
" Kita nyari kambing kemana ? kambing nya dua . Kamu ada uang gak ? ”
Dennis mengerutkan dahi merasa di sepelekan Yumna ,
" Masa aku gak ada uang sih sayang ?? ”
" Uangmu kan udah di transfer ke rekeningku. ”
" Ya ampun . aku lupa .. boleh aku pinjem lagi gak ? " Tanya Dennis menggoda .
” Boleh dong . uang yang dari kamu yang kemarin-kemarin aja belum ke pake . ”
Dennis menggelengkan kepala menanggapi ocehan Yumna .
” Jadi kapan kita nyari kambing ?? ”
" Minta tolong pak Danang nanti . Kita tau beres aja ..”
" Oh gitu . ”
Tiba-tiba ponsel Dennis berdering seseorang telah melakukan panggilan telepon .
” Halo .. gimana ? bagus . ” Lontarnya lalu segera menutup nya .
" Siapa Mas , rekan bisnis ? ”
" Iya sayang . Oya besok aku mesti balik kerja ya .. gak papa di tinggal ? ”
" Ya gak apa-apa dong mas . masa kamu mau diem di rumah terus . gimana bisa punya uang kalo ga kerja . ”
" Kamu khawatir banget deh kayaknya kalo aku gak ada uang . " Ledek Dennis .
" Maksud kamu ngomong gitu ? jangan salah kira ya . ”
” Emang kamu kira aku mikir apa ? ”
" Aku takut kamu gak ada uangnya ya ? kamu kira gitu kan ??? ”
" Kalo aku beneran gak ada uang , kamu masih mau ? ”
" Apa sih ngomong nya gitu . ”
" Sekarang aku tanya , Amit-amit gitu ya .. seandainya suatu hari tiba-tiba aku bangkrut . kamu bakal ninggalin aku gak ?? ”
" Pertanyaan menjebak , Oh jadi kamu kira aku nikahin kamu karena uangmu ya . padahal aku nikahin kamu kan gara-gara paman . lupa ?? ”
" Bukan itu sayang . kamu mah . " Lontarnya menggaruk kepala tidak gatal .
" Hehe . emang bener kan .. udah sana ah kalo ngobrol sama kamu suka kemana-mana . ”
" Malah ngusir . ”
" Si dede nya mau bobo katanya pah .. hehe enaknya di panggil apa ya .. mami papi atau mama papa ?? ”
" Ibu sama ayah ?? ”
__ADS_1
" Mama aja . ”
" Mami papi . ”
" Cie .. papi .. " Ledek Yumna geli .
" Apa kali . Bunda sama papi bagus gak ?? ”
" Hahaha . yang senada gih . masa bunda sama papi ?? udah mami papi aja . ”.
" Oke . Hehe .. mi , papi boleh tanya gak ?? ”.
" Ya elah . tinggal ngomong . ”
" Kamu selesai nifas nya kapan sih ?? " Bisik Dennis membuat Yumna melotot .
” Mau Ngapain ?? baru kemaren aku lahiran . ” Tanya nya amat gemas .
” Ya aku tanya aja . masa gak boleh ?? ”
" 40 hari masa gak tau ? kamu bikin aku takut deh . ”
" Kan aku gak tau . biar aku hitung .. ”
" Buat apa di hitung segala ?? ”
" Ih kamu . ”
Yumna tertawa terpingkal melihat wajah Dennis yang belum apa-apa sudah bertanya ke arah sana .
" Mas kamu bisa gak sih nanyanya yang beneran dikit gitu . aku aja ini masih ngilu , Luar biasa sakitnya . malah tanya gituan . ”
" Normal dong . aku kan pria sejati . ”
" Udah ah malu kalo ada yang denger . ”
" Sayang . si dede nya kan lagi tidur tuh .. taro aja . aku tutup pintu dulu . ”
Dennis segera beranjak untuk menutup pintu kamar , kelakuan sang suami malah membuat buluk kuduk Yumna berdiri .
" Mas ?? ”
" C*um aja . gak apa-apa kan ?? ”
" Enggak deh . sumpah jangan aneh-aneh . "
" Ih enggak dong , nanti kalo kamu gak kuat gimana . udah dong Mas jangan aneh-aneh .. kamu gak kecium aku bau darah apa ?? ”
" Kamu gitu sih . masa kayak gitu doang gak mau ? sebel !! ” Lontarnya marah .
" Aku bilangin ibu ya .. mending kamu kerja sana .. yang enggak-enggak aja . ”
" Apa sih .. aku kan lagi cuti . ”
" Ih .. sana ah aku takut deh sama kamu mas !! " Lontarnya dengan wajah pucat .
Yumna mendorong Dennis ke luar kamar sekuat tenaga .
” Sayang .. masa gitu .. kalo gak mau jangan ngusir-ngusir .. ”
Di rumah Rendy ,
*
*
Nadia mengurus suaminya yang masih sendu , Dia mencoba untuk berada di sisi nya meski menyakitkan .
" Sarapan mas . ”
" Kamu gak ke kantor Nad ? ”
" Setelah kasih kamu sarapan , Aku ke akan berangkat . ”
" Kamu bilang kamu muak denganku , tapi kenapa masih Sudi menyiapkan sarapan ?? ”
" Orang patah hati itu biasanya tidak mood untuk makan , Aku takut kamu mati karena tidak ingin makan . jadi aku berinisiatif untuk kesini .. melihat kamu makan . ”
" Thanks . dan sorry untuk semua kesalahan yang udah aku buat . ”
" Hmm .. Bagaimana perasaan mu sekarang ?? ”
" Lebih baik . sepanjang malam aku berpikir .. aku harus melanjutkan hidupku . ”
" Ya . itu benar . ”
__ADS_1
" Jadi kapan kita bercerai ? ”
" Apa ? ”
" Setelah kita bercerai , Aku tidak akan menyakiti mu lagi . aku akan do'akan untuk kebahagiaan mu Nad . mendapatkan pendamping yang pantas buat kamu . ”
Nadia hanya termangu mendengar ucapan sang suami .
” Terimakasih untuk banyak hal yang selalu kamu lakukan untukku . aku menghargai nya Nad .. ”
Nadia mulai berkaca-kaca dengan sikap Rendy yang begitu pasrah akan hidupnya .
” Kalo kamu menghargai nya .. kenapa kamu tidak meminta ku untuk tidak melepaskan mu ?? ”
" Setelah aku pikirkan .. perceraian adalah jalan terbaik . ”
" Lalu bagaimana dengan perasaanku ? aku begitu ingin lari darimu tapi tetap tidak sanggup melakukannya . seperti sekarang , Tidak perduli berapa luka yang kamu berikan , Aku tetap memikirkan kamu dan datang menemui mu terus . Ayah bilang , aku tidak punya harga diri . ”
” Apa aku bisa meminta nya .. ?? " Tanya Rendy lalu beranjak dari kursi , kemudian berlutut di hadapan Nadia .
” Aku memerlukan mu . bisakah kita mulai dari awal lagi ?? setelah aku pikirkan mengapa hanya kamu yang mengerti aku ? apa aku pantas mendapat kesempatan ? ”
Nadia menangis melihat Rendy yang memintanya dengan tulus .
" Lalu perasaan mu pada Yumna ?.”
” Akan ku lepaskan seluruh perasaanku untuk nya . ”
Nadia memeluknya sembari terisak , ” Jika hati mu berubah lagi, maka aku akan membunuhmu sekalian . ” Ancam nya di sela-sela Tangis .
" Jadi aku di terima ?? ”
" Bagaimana aku menolak mu ? ”
Malam pun tiba , Yumna meletakkan banyu ke box bayi , Dia segera mengambil pompa asi dengan pelan . Tiba-tiba Dennis datang membuat Yumna merinding .
” Ngapain ?? " Hardiknya .
" Ya tidur lah . banyu udah tidur sayang ?? ”
” Udah . terus kenapa ?? ”
" Kamu kenapa sih ?? ”
" Sayang .. aku . darahku banyak .. lebih baik kamu tidur di kamar sebelah aja .. takut bau darah . " Pinta nya dengan nafas tersengal .
" Gak apa-apa kok . yuk tidur . ”
" Stop .. jangan pegang-pegang . ”
" Kenapa ? Aku gak boleh pegang kamu ?? " Tanya Dennis melotot tidak terima .
" Bukan gitu mas . aku ... aku takut sama kamu . ”
" Lah kenapa . emang aku gigit ?? ”
" Pokoknya kamu jaga jarak ya . ”
" Oh kamu kepikiran soal omongan aku tadi pagi ya ?? enggak kok sayang .. aku mana berani ngapa-ngapain kamu yang lagi kayak gini .. gila apa aku ?? ”
" Emang kamu gila . buktinya kamu minta itu tadi . ”
" Canda kok . ”
” Ah pokoknya aku gak mau kamu deket-deket . ”
" Sayang .. jangan keterlaluan dong . Masa memperlakukan suami kayak gitu . mau aku laporin polisi ..”
" Kok bawa-bawa polisi . ”
" Ya kamu semena-mena sama aku . ”
" Mas aku masih inget kemarin gimana lahiran . ya aku parno dong kamu tadi ngomong gitu . ”
" Apa sih lebay . aku kan cuman minta cium . di cium juga haram emang ? " Omelnya lalu segera ke tempat tidur .
Yumna hanya mengerucutkan bibirnya mendengar ucapan Dennis .
" Yang salah siapa ? yang marah siapa ?? ”
" Aku dengar ya Yumna . Jangan takut .. aku gak bakal pegang-pegang kamu . liat aja . " Ancam Dennis kesal .
" Bagus deh . " Timpal Yumna malah membuat Dennis kebakaran jenggot .
Dennis bangun dari tempat tidur dan mengacak-acak rambutnya sendiri .
__ADS_1
" Awas gila mas . ”
" Emang aku udah gila ngadepin kamu !! " Rengek nya .