
Dennis masih berusaha menenangkan Yumna .
” Sayang , Nanti aku ganti .. udah dong . ” Bujuknya .
” Kenapa kamu yang mesti ganti ? Gelang , Dan handphone ku juga di ambil mereka . ” Keluhnya disusul air mata yang mengalir .
” Iya aku ganti .. Jangan sedih terus . ”
" Berapa kali kamu membelikan aku HP ? Sayang , Aku malu sekali . Udahlah aku gak perlu perhiasan dan HP .. Percuma , Aku selalu menghilangkan nya . ” Keluhnya putus asa .
” Nih aku Transfer ya sekarang . ” Kata Dennis meraih ponselnya .
” Jangan !! Gak usah mas . Kamu kerja siang sampe sore hampir setiap hari kamu lembur .. Sementara aku ini istrimu hanya membuang-buang uangmu saja . Tidak usah .. ” Pintanya .
” Itukan tugasku .. Membahagiakan kamu selalu menjadi prioritas utama . Percuma aku kerja kayak gini buat apa uang nya kalo bukan untuk bahagiain istri . Ibuku tidak pernah mau dikasi uang .. Dia bilang , berikan saja uang pada Istriku .. Sayang , Berhenti bersedih ya . Justru kamu harus bersyukur karena kamu gak kenapa-kenapa .. Uang itu bisa dicari . ”
” Tetap saja .. Uang darimu kemarin sangat banyak buatku . Kamu tau , Aku bahkan terbawa mimpi karena aku tidak sabar untuk mengambil uang itu di bank . ”
Dennis hanya tersenyum mendengar curhatan istrinya .
” Pokok nya aku tidak mau menerima uang sebanyak itu lagi . beri saja aku uang 2ratus ribu setiap hari untuk uang jajanku . ”
Dennis malah tertawa terpingkal mendengar permintaan istrinya .
” Apa yang lucu ? ” Tanya Yumna heran menatap wajah Dennis .
" Sayang , Kamu aneh deh .. ”
” Dimana anehnya ? Aku tidak pernah menghilangkan uang sebanyak itu seumur hidupku .. Uang dengan jumlah segitu bisa untuk gajiku selama 3bulan . ”
” Iya .. Oke , Aku nurut aja deh maunya kamu . ”
” Ya udah mas .. Minta uang buat ongkos dong . Aku mau pulang pakai taksi . ”
” Suruh supir aja antar . ”
” Enggak ah . ”
Dennis membuka brankas dihadapan Yumna , Yumna tercengang melihat isinya .
" Nih ..”
" Kamu punya uang banyak .. apa aku boleh memegang nya . Sayang . ” Lontar Yumna panas dingin .
Matanya melotot tidak berkedip menatap isi brangkas itu .
” Sayang , Kenapa kamu menaruh uang sebanyak ini di kantor . Kalo hilang gimana ? Aku simpan ke rumah ya .. Dikamar kita jauh lebih aman . ”
Dennis tertegun mendengar Istrinya bicara .
" Apa ? Tidak sayang tidak akan hilang kok , Aman .. ”
” Kamu nih kalo dibilangin suka gitu . pindahin ke rumah aja . ”.
” Ya udah sana ambil .. Tadi bicara panjang lebar tidak mau . ”
Yumna tersenyum melihat wajah Dennis ,
" Berapa total nya ini mas ? ” Tanyanya sembari memindahkan satu persatu uang tersebut ke tas nya .
” 25 juta . ”
Yumna terbelalak mendengar jawaban dari suaminya .
” Apa ? ” Kata Yumna dengan mulut menganga .
” Dasar . ”
" Sayang , Aku boleh minta buat beli tas untuk Diana gak ? Aku minta seikhlasnya aja deh . ” Pintanya pasrah .
" Ya udah buat kamu semua . ”
Yumna kaget tambah bahagia mendengar Suaminya . Dia langsung menciumi suaminya .
Dia menciumi pipi , Kening hingga bibir Dennis .
Dennis pasrah dengan kelakuan istrinya yang plin-plan .
” Aku mencintaimu . ” Lontarnya lagi .
” Tadi perasaan ada yang bilang , Gak usah diganti mas , Aku minta dua ratus ribu aja .. ” Ledeknya .
__ADS_1
" Sayang . ” Ketus Yumna .
” Iya udah ambil aja . ”
Wajah yang tadinya sedih lenyap begitu saja ketika dia menerima uang dari suaminya dengan jumlah yang lebih banyak.
” Wajahmu berbinar ya kalo pegang uang . ”
” Ngeledek terus ih .. Ikhlas gak nih ? ”
" Ikhlas .. " Jawabnya dengan nada datar .
Beberapa Jam berlalu , Dennis meminta Ibunya untuk mengajak Yumna shopping .
Dalam perjalanan menuju Mall , Yumna lebih banyak diam daripada berbicara .
Rupanya dia cemas dengan bandrol .
” Mas Dennis itu gimana sih , Kok suruh ibu buat ajakin aku shopping .. Kan sayang uangnya . Mana di mall ini kan mahal-mahal . Dulu aja aku pernah diajakin Sinta belanja disini . Ih kesel . ” Batin Yumna .
" Kamu perlu apa sayang ? Baju atau sepatu atau apa ? ” tanya ibu mertuanya .
” Ibu dulu aja deh .. Aku sih gampang .”
" Ya udah , Ibu lagi nyari BH , Yuk ke sebelah sini .” Ajak ibu .
Yumna mengikutinya dari belakang sembari memegang tas berisi uang dari Dennis , Dia begitu erat memegang tas tersebut . Yumna takut jika uangnya kembali hilang .
Saat Ibu asik memilih BH , Yumna melihat BH berwarna merah muda mencuri perhatian nya .
Yumna memegang dan jatuh hati pada bra tersebut .. Saat dia membolak-balik kan bra tersebut , Wajahnya terlihat lesu melihat bandrol yang tertera dalam Bra tersebut .
” Ya ampun . harganya bisa membeli beras lima karung . ” Gerutunya sembari kembali menaruh bra tersebut .
” Yumna mau ? Ambil aja .. Ntar ibu yang bayar . ” Kata Ibu .
" Enggak Bu , Yumna masih punya banyak kok . ”
” Yakin ? Ambil aja .. ”
Ibu mengambil bra itu dan menaruhnya bersama BH milik nya .
Dia tidak menanyai menantunya lagi kali ini , Ibu Dennis paham jika Yumna pasti akan menolak barang pemberian darinya .
Saat mereka selesai membayar , Yumna kembali bergidik ngeri tambah lesu melihat total nominal barang mertuanya di monitor komputer .
” Nenek , Mataku kunang-kunang . Aku lemes nek . ” Batin Yumna .
" Na .. kita mampir makan siang Yuk . Kamu pengen makan apa ? ” Tanya ibu .
" Aku ikut ibu aja . Aku suka semua . ”
" Semua ? Kamu lucu banget sih . Enggak kamu ngomong aja kamu mau makan apa ? ”
” Kalo di rumah makan Padang ? Aku punya uang buat traktir ibu .. Mas Dennis ngasih aku uang Bu . ” Lontar Yumna tidak berhenti tersenyum .
" Oke kita berangkat . ”
Mereka pun memasukkan barang belanjaan ke bagasi mobil , Lalu ibu menyetir .
" Kamu seneng sayang ? ” Tanya ibu mertuanya .
" Seneng Bu . Makasih udah ajak aku . ”
” Iya lain kali kita harus jalan lagi ya . ”
” Iya Bu . ”
" Oya , Yumna mau makan apa sampe matanya berbinar saat Ngomongin rumah makan Padang ? ”
” Paru , Otak , satenya , Sambel ijonya, Kikil , Aku mau semuanya Bu . ”
Mendengar ucapan menantunya malah membuat Ibu Dennis tertawa .
" Semuanya ? Yakin ? oke kita pesan semua ya . ”
” Asik .”
Beberapa menit kemudian , Yumna dan ibu memesan semua menu kemauan Yumna . melihat pelayan menaruh semua pesanan , Mata Yumna berbinar .
Sementara itu ibu asik mengambil gambar saat Yumna melongo mendapati semua makanan dihadapan dirinya .
__ADS_1
Ibu mengirimkan photo itu kepada Dennis , Dennis tersenyum melihat tingkah Yumna .
" Ayo makan . " Suruh ibu .
Yumna tidak bisa berhenti tersenyum hari ini , Dia menyantap makanan itu dengan lahap .
" Ini enak Bu .. Cobalah . ”
*
*
*
1jam kemudian , Yumna dan ibu keluar dari rumah makan tersebut .
Mereka mampir ke sebuah minimarket untuk membeli tisu untuk di rumah .
Tiba-tiba seseorang menghampiri Yumna .
" Sayang !! ” Sapa nya sembari memeluk Yumna .
Dia adalah ibu dari Raka , mantan calon mertuanya dulu .
" Tante .. Apa kabar ? ” Sapa nya basa-basi .
” Tidak lebih baik setelah pembatalan pernikahan itu . Kenapa nomer telpon kamu tidak bisa di hubungi ? Tante sedih sekali .. ”
" Iya Tan . Nomer ku sudah ganti . ”
" Tante dengar kamu sudah menikah ya ? Rindu sekali rasanya saat kita pergi sama-sama Kemanapun . Sayang , Tante kangen sama kamu . ”
" Iya aku juga kangen Tan . ”
” Mana dong nomer telpon baru kamu ? ”
" Kebetulan HP aku ilang Tan , Tante beri aku nomer Tante aja . Nanti aku hubungi . ”
" Oh gitu .. Ya udah ..nih kartu nama Tante , Jangan lupa ya . Ya udah Tante juga minta Poto dong ya .. ”
” Iya Tan . boleh .”
Ibu Raka memeluk Yumna mesra bak anak dan ibunya .
" Makasih lho sayang , sebenarnya Tante pengen sekali ngobrol banyak sama kamu .. tapi Tante lagi buru-buru nih ada meeting jadi gak bisa deh . Tante duluan ya , Jangan lupa lho hubungi nomer Tante . ”
" Siap Tan .” Jawab Yumna sembari mencium tangan ibunya Raka .
Adegan itu dilihat oleh mertuanya , Ibu Dennis terlihat sebal melihat wanita itu yang menciumi menantunya .
" Siapa dia ? " Tanya ibu
" Itu ibunya Raka Bu . ”
" Oh Raka yang menghamili Jihan ? Mantan kekasih mu ? ”
" I iya Bu ..”
" Ya udah yuk ibu sudah selesai . " Ajak ibu .
Setibanya di rumah , Ibu menurunkan barang belanjaan dari bagasi mobil .
” Kok di turunin Bu ? " Tanya Yumna heran .
" Inikan buat menantu ibu . Ini buat Yumna semua .”
" Lho jangan dong Bu ..Ini terlalu banyak . ”
" Jangan ditolak ya sayang , Nanti ibu sedih . ”
" Tapi Bu . ”
" Ibu pamit pulang ya . Istirahat . ”
Ibu masuk mobil tanpa mendengar kan Yumna .
" Hati-hati ya Bu .. jangan ngebut . ”
" Iya sayang , Assalamualaikum .”
" Waalaikum salam .”
__ADS_1